Uuuaaalloooo semuanya…!
Q'ssa back… hohohoho #gaya pahlawan bertopeng#. Ini sudah chapter ke dua kissa. Hehehe. Kissa ngga nyangka. Makasi sudah baca chapter satu Q'ssa yang dulu. Sekarang baca chapter duanya juga iah..? arigatou gosaimasu… ^^v
Disclaimer :
Masahi kisimoto
Rated :
T
Gender :
Drama, roman, tragedy
Pair :
KibaHina
Warning :
OOC, LIME, terinspirasi dari lagu-lagu Justin Bieber, kalau bisa waktu baca chapter ini
Sambil dengerin lagunya Justin Bieber - One Less Lonely Girl iya? Nggak denger juga nggak apa-apa… hehehe… Hinata seorang Lelaki & Kiba seorang perempuan.
Sumari :
Hinata adalah seorang remaja yang tidak pernah jatuh cinta.
Lalu, setelah bertemu kiba, ia merasakan jatuh cinta pada pandangan pertama.
Hwo Can make me falling in love..?
CHAPTER 2 - One Less Lonely Girl
"Sa-sa-saya dari keluarga hyuuga ingin mengambil pakaian yang di laundry tadi pagi"#Q'ssa binggung. Hinata kan kaya. Kenpa harus mencuci baju di laundry?#
"Hmmm…. Keluarga Hyuuga ia..? tmggu sebentar saya cari"
"Baiklah."
"Mohon tunggu sebentar di sana" katanya sambil menunjuk kea rah salah satu kursi
"I-iah" entah sejak kapan hinata terserang penyakit gagap dan grogi akut
Hinata's POV:
Anak tadi manis juga ya? Terutama senyumnya mirip ibu. Tapi terlihat sedikit pemalu. Eh… tunggu dulu. Kenapa aku mikirin anak itu? Apa benar yang kupikirkan tadi?
End of Hinata's POV
Saw so many pretty face before I saw you
Now all I see is you
I'm coming for you (I'm coming for you)
"Maaf. Ini pakaian anda." Ia berkata sambil membawa pakaian tersebut ke arahku.
Belum sampai ke tempatku duduk ia jatuh. Baju yang di bawanya berserakan. Tanpa pikir panjang aku langsung membantunya.
"Kamu tidak apa apa?" kataku sambil membantu memungut baju yang berserakan.
"Tidak apa apa" jawabnya dengan kikuk. Terlihat wajahnya memerah semerah tomat. Tanpa sadar aku tertawa tipis
"Tidak apa apa. Maaf atas ke jadian ini. Saya akan mencuci ulang pakaian ini" sahutnya masih dengan wajah memerah.
"Tidak masalah. Kalau begitu besok saya akan kembali ke sini untuk mengambil pakaiannya"
"Terima kasih. Dan sekali lagi saya minta maaf sebesar-besarnya"
"Tidak apa-apa. Saya akan tinggalkan nomor telefon saya di sini. Agar gampang kau hubungi"
"Terima kasih" jawabnya dengan seyuman termanis yang pernah kulihat
"Kalau begitu saya permisi dulu"
Aku beranjak dari tempatku duduk dan pergi dari laundry tersebut. Perjalanan pulang terasa menyenangkan. Kakiku seperti tidak menginjak tanah.
Hinata's POV :
Ohohoho. Baru kali ini aku sebahagia ini. Aku tak sabar untuk bertemu dengannya besok. Eh. Maksudku mengambil pakaian di laundry besok. Oh iya, aku harus berterima kasih pada mama. Berkat mama aku dapat bertemu gadis yang membuatku jatuh cinta. Thank's mom.
End of Hinata's POV
Don't need these other pretty faces like I need you
And when you're mine in the world
There's gonna be one less lonely girl
(I'm coming for you) One less lonely girl
(I'm coming for you) One less lonely girl
(I'm coming for you)One less lonely girl
Sepanjang perjalanan hinata terus tersuyum. Kali ini dia benar-benar tidak perduli dengan tatapan orang-orang sekitarnya.
~how can make me falling in love~
"Minna. Aku pulang" masih dengan seyuman yang makin mengembang di bibirnya.
"Selamat datang tuan muda."
"Ibu ada dimana?"
"Nyonya sedang berada di dapur jika boleh saya tahu, pakaian yang di ambil tuan muda dimana?" Tanya pelayan dengan rambut mirip nanas. Ia bernama sikamaru.
"Hh. Hum. Pa-pakaiannya. Tidak sengaja aku jatuhkan saat kembali kemari. Jadi aku cuci lagi di laundry." Aku terpaksa berbohong agar citra laundry gadis itu tidak jatuh.
"Ooo begitu. Kalau begitu besok biar saya yang mengambil pakaiannya"
"TIDAK. Tidak perlu. Biar aku saja"
"Ba-baiklah" jawabnya setengah terkejut mendengar aku berbicara setengah berteriak.
"Hinata cepat ke sini." Terdengar suara mama dari arah dapur
"Baik ma" aku segera bergegas menghampri mama
"Hinata, dagingnya mana?"
Aku memberikan bungkusan berisi daging.
"Hinata sebaiknya kamu harus segera mandi karena sebentar lagi makan malam segera siap."
"Ya"
Aku bergegas menuju kamarku dan mandi.
~how can make me falling in love~
"Terima kasih atas makanannya"
"Tunggu Hinata,bagaimana sekolahmu hari ini?" kata seorang pria separuh baya dengan berambut panjang dan bermata onyx. Terkadang saat marah, matanya berubah warna menjadi merah. Papaku bernama Itachi.
"Semuanya baik-baik saja . Tidak ada yang buruk hari ini. Aku malah sudah menemukan seseorang yang menarik perhatianku" jawabku dengan cengiran penuh arti.
"Hah? Siapa orang itu?"
"Secret" kataku sambil pergi meninggalkan papa
"Hiinnaataa. Kau tidak kuijinkan untuk pacaraaann!"
"Tenanglah. Hinata sudah besar." Mama menahan papa yang hendak mengamuk
Aku tahu papa akan seperti ini. Papaku itu mengidap penyakit "anakku adalah milikku" yang sudah memasuki stadium akhir
"Hiiinnaaaaataaaaa!" papa tetap teriak-teriak dari meja makan
"Hahahahahaha. Aku ke kamar dulu pa. ada tugas."
"Mama, Hinata sudah besar. Aku akan di tinggalkannya" papa berkata sambil terpuruk dan menangis
Aku berlari ke kamarku sambil tertawa kecil
Hinata's POV :
Hahahahahahaha. Dasar papa, papa selalu membesar-besarkan masalah seperti ini. Tapi papa lucu juga. Hari ini benar-benar menyenangkan.
End of hinata's POV
Aku mengambil hand phoneku
Terdapat satu pesan dari nomor tidak kukenal. Aku membaca pesannya.
Selamat malam. Saya Kiba Inuzuka dari laundry Inuzuka.
Baju anda sudah selesai saya cuci kembali.
Silahkan di ambil besok.
Kami buka dari jam 09.00 sampai 19.00
Terima kasih
Hinata's POV :
I-i-ini. Ini benar-benar pesan dari gadis yang tadi aku temui? Ini pesan pertamaku darinya. Akanku jadikan ini harta karunku. Kubawa sampai keliang kubur. Ah. Harus segera membalas pesannya.
End of hinata's POV :
Aku akan mengambilnya besok jam 17.00
Terima kasih telah mencuci kembali bajuku kembali.
Pesan di kirim
Tidak berapa lama, pesan balasan masuk.
Itu memang sudah kewajibanku. Karena aku yang membuat pakaian anda kotor.
Saya akan menunggu anda besok.
Selamat malam
Saw so many pretty faces before I saw you you
Now all I see is you
I'm coming for you (I'm coming for you)
Noo No
Don't need these other pretty faces like I need you
And when you're mine in the world
There's gonna be one less lonely girl
(I'm coming for you) One less lonely girl
(I'm coming for you) One less lonely girl
(I'm coming for you)One less lonely girl
Hinata's POV :
Dia menungguku? Apa aku tidak salah baca? Dia bilang dia menungguku. #dasar terlalu percaya diri. Padahal maksudnya'kan menunggu karena, Hinata mau mengambil pakaiannya#. Aku tidak sabar untuk besok. Sekarang aku tidur saja. Agar cepat besok pagi. Soal tugas besok pagi-pagi saja di buat. Tugas itu soal gampang. Hehe.
End of hinata's POV
Tbc.
Yak! Chapter ke dua selesai.
Tolong reviewnya iya?
Q'ssa tunggu ^^
