The Prince's Cactus ©Xu Ci
Rate : T+
Genre : Comedy, Drama, Romance
Cast : EXO Member and Other
Summary : The Prince's Cactus KrisTao ver
KRIS
Membuatku kehilangan muka saat bertemu untuk pertama kalinya, dia hanya rakyat biasa! Berani-beraninya ia memberitahu apa yang harus ku lakukan? Mengapa ia tidak bisa menjadi seperti perempuan lain di sekitar yang manis, lugu dan menggemaskan. Tapi kenapa harus seperti kaktus, penuh duri, menusuk-nusuk orang lain?
TAO
Aku tidak bisa mengerti mengapa ia membutuhkan pelayan untuk membantunya. Menyuruhku seenaknya seperti mengenakan pakaian, meskipun fakta mengatakan bahwa ia memiliki tangan dan kaki!
WARNING!
GS, TYPO BERTEBARAN, BAHASA KACAU+ANCUR.
Diadaptasi dari Manga dengan judul yang sama. Akan ada beberapa yang ditambah dalam fict ini dikarekan keterbatasan author dalam masalah translate~~
PS : bold dan italic adalah flashback
Enjoy this fict ^^
The Prince's Cactus Xu Ci
dragonpeach
.
.
.
.
Tao yang sedang tidur terganggu oleh suara musik yang keras dari kamar sebelah. Ia terpaksa harus terbangun dari istirahatnya setelah perjalanan yang melelahkan tadi.
"Akh, pesta makan malamnya sudah mulai? Bukankah sekarang masih sore?" Tao bermonolog ria. Ia turun dari ranjangnya dan berjalan menuju pintu. Ia keluar dan mencari sumber suara yang benar-benar telah mengganggunya.
Tao adalah wanita yang sukatidur dipagi hari dan terbangun dimalam hari. Itu terjadi karena semenjak ia alergi dengan matahari dan itu membuat kantung matanya semakin jelas. Ia terus berjalan sambil menutup kedua telinganya denan tangannya. 'Musik rock? Berisik sekali!' omelnya selama perjalanan.
"Apa orang Yunani terbiasa menghidupkan musik dengan volume keras?" ia bertanya entah pada siapa.
Tao sudah sampai didepan sumber suara. Ia pun lalu membuka pintu dan betapa terkejutnya Tao ternyata pelakunya adalah Kris. Ia melihat Kris disana, dengan dilayani para maid yang merapikan penampilannya. Disana ada 3 orang maid, satu membantunya merapikan rambutnya, yang satunya lagi membantunya merapikan celananya dan terakhir membantunya merapikan jas yang ia kenakan untuk acara makan malam.
Tao tercengang melihat pemandangan didepannya. Langsung saja otaknya berkhayal melihat Kris bagaikan seorang 'Kaisar' yang dilayani banyak dayang.
'Dia bersikap seolah-olah orang-orang adalah maidnya! Dia benar-benar hidup seperti seorang idiot!'
"Tao?"
'Dia benar-benar membuatku muak!'
Tao langsung teringat dengan ucapan Kibum tentang Kris.
"Tao, kau tau kenapa semua orang memanggilnya Pangeran Kris?"
"Tidak, aku tak tau." Balas Tao cuek.
"Kris adalah pangeran Kerajaan Santorini. Ratu Losimali adalah neneknya. Dia telah dinobatkan menjadi seorang pangeran sejak ia lahir. Meskipun Santorini adalah negara kecil,tetapi kekayaan negara ini ada pada berlian, kekayaannya mendekati posisipertama di dunia. "
.
"Untuk saat ini, tolong bawakan sepatuku!" Tao terkejut dari lamunannya. Tunggu, membawakan sepatunya?
"Kau memanggilku?" tanya Tao dengan polosnya sambil menujuk dirinya sendiri.
"Tentu saja kau. Memangnya siapa lagi? Hanya kau yang berdiri didekat sepatuku!"
Dengan kesal, Tao mengambilkan sepatu Kris.
"Ini?" Tao menyodorkan sepatu yang dimaksud Kris.
"Pasangkan kekaki ku!" perintah Kris dengan seenaknya. Para maid terkejut dibuatnya.
"Biar kami yang melakukannya, Yang Mulia." Ucap para maid. Dengan santai Kris melambaikan tangannya seakan-akan berkata 'Tidak'.
"Tao. Lakukan!"
'Oh tuhan, haruskah aku melakukan perintah si laki-laki pirang itu? Haruskah aku memakaikan sepatu laki-laki sialan itu? ' emas=matahari=musuh . 'baiklah, berhubung matahari tidak ada, berarti tidak ada alasanku untuk takut!' (emas itu rambutnya Kris yang golden blonde)
"Pangeran, kau membutuhkan maid untuk memakaikan baju dan sepatumu. Apa kau tidak punya tangan?" 'dia benar-benar membuatku marah! Kau harus membayar semuanya!'
"Memang itu yang harus dilakukan para maid." Balas Kris tak mau kalah.
'Apaa? Aku maidnya?'
"Apa kau lupa, Pangeran?" tanya Tao dengan nada sakrastik. "Aku bukanlah maid mu! Dan itu artinya aku tak harus menuruti perintahmu!" Tao berdiri didepan jendela kamar Kris dan masih memegang sepatu Kris. Ia mengarahkan tangannya yang masih memegang sepatu Kris keluar jendela. Tao pun menjatuhkan sepatu Kris kebawah.
"Apa yang akan kau lakukan?" tanya para maid yang melihat aksi Tao. sedangkan Kris semakin geram melihat Tao yang benar-benar tidak menghargainya.
"Maaf, aku bukanlah orang baik yang akan menolongmu." Ucap Tao santai. "Bye~"
Tao keluar kamar Kris dan berjalan kebawah. Para tamu sudah mulai berdatangan. Tao berjalan kearah Kibum dan Siwon yang sekarang sedang membelakanginya.
"Tao, matahari baru saja tenggelam. Kau bangun diwaktu yang tepat." Ucap Kibum.
"Musiknya sangat berisik!" ucap tao penuh amarah. Ia benar-benar berada dalam mood yang buruk.
"Tapi, kau band ini bisa memainkan segala jenis musik. Kenapa kau tidak pergi kesana dan meminta musik yang kau suka? Lalu, setelah kau menukarnya dengan yang kau suka, aku akan mengatakan kepada Kris untuk tidak memainkan jenis musik ini." Ucap Kibum mencoba menenangkan Tao.
'Kris lagi? Benar-benar tidak bisa dipercaya!'
Tao menukar lagunya dengan musik yang benar-benar aneh (menurut mereka). Suasana pun menjadi mencekam dengan tambahan lagu pilihan Tao.
"Tao, musik jenis apa ini?"
"Jenis musik yang aku pilih ini adalah musik opera! Jesaier!" Jawab Tao. "Jesaier menemukan cintanya yang ternyata bertunangan dengan orang lain. Tiba-tiba ia mengalami serangan jantung dan meninggal. Lalu arwahnya menari-nari di halaman kuburan." Papar Tao sambil melambai-lambaikan jarinya membentuk putaran. Siwon dan Kibum takut akan cerita yang baru saja Tao ceritakan.
"Tao tidak menyukaiku , honey." Ucap Siwon kepada Kibum.
"Kau memiliki selera musik yang bagus." Ejek Kris yang beru saja datang.
"Apa? Oh apa kau sudah menemukan sepatumu, Pangeran?" tanya Tao
"Aku ragu, apa kamu mengetahui siapa aku!" ucap Kris mendekati Tao yang duduk di kursi dekat kolam. "Aku adalah pewaris dari keluarga Wu! Aku yang memegang bisnis keluarga ini!"
'Wu family? Aku sudah mendengarnya!'
Nenek moyang keluarga Wu adalah seorang bajak laut di Samudra Atlantik, mereka menjadi kaya setelah itu mereka membangun kapal-kapal di darat. Maka selama ratusan tahun, mereka menjadi keluarga yang paling terkenal di Eropa. Mereka masih menguasai dunia dibidang keuangan di seluruh Samudera Atlantik.
"Kau sudah tau siapa aku?"
"..."
"Hey, kau!"
"Kakakku, Kibum, adalah pengisi acara pada pesta kali ini. Suaminya, Wu Siwon, sekarang adalah kepala keluarga Wu. Dan laki-laki itu adalah orang yang bangga dengan putranya, Kris Wu." Ucap Tao sambil menunjuk kearah Kibum dan Siwon yang tengah duduk dikursi yang berada didekat kolam. "Lagi pula, aku, aku adalah bibimu yang sangat luar biasa, Huang Zi Tao. " ucapnya penuh rasa bangga. Kris menatap Tao dengan tatapan horror. "Kau mengerti?"
Pertarungan masih sengit terjadi antara Tao dan Kris. Keduanya saling menatap tajam satu sama lain. Kris sangat benci kenyataan ini, ya, kenyataan bahwa wanita yang ia anggap 'gila' ini adalah bibinya. Oh Kris, kenyataan tak akan pernah berubah. Kau harus ingat itu!
"Sepertinya aku selalu berada satu langkah dibelakangmu."
"Baguslah kalau kau mengerti situasinya. Berikan aku segelas jus, aku tidak suka minum wine." Perintah Tao kepada Kris. Kris yang tak terima hanya bisa memberi glare dan terpaksa melakukan perintah 'bibi'nya itu.
"KAU!"
"Ada masalah, Kris?"
"Kau memerintahku sekarang?"
"Keliatannya begitu, lihatlah situasi sekarang!" Kris pun memutar balik tubuhnya dan berjalan mengambilkan pesanan sang 'bibi'. Sedangkan Tao? Ia duduk kembali ketempat awal dan bersulang dengan keranjang buah-buahan yang ada dimeja itu. 'Selamat atas kemenanganmu membalas dendam kepada musuhmu, Kris' ucapnya sambil bersulang dengan keranjang buah.
'Dia hanyalah pangeran dinegara kecil. Kenapa pula semua orang membungkuk memberi hormat kepadanya? Maaf saja, itu tidak berlaku kepadaku. Jika kau ingin bertengkar denganku, kau lebih baik menjauh sekarang!'
Tao yang sedang sibuk dengan pikirannya akan Kris dan kemenangannya di kejutkan oleh kedatangan 3 orang gadis dengan pakaian yang seksi. Mereka bertiga memakai baju dengan bagian dada yang rendah. Memperlihatkan belahan dada mereka masing-masing.
"Hey, kau, aku peringatkan. Jauhi pangeran Kris!" ucap wanita yang memakai mini dress pink sambil bertegak pinggang. "Kau pikir kami tidak tau kalau kau ingin merebut perhatian pangeran Kris? Apa kau yakin pangeran akan menyukaimu?" tanyanya lagi. "Itu benar." Sambung wanita dengan dress berwarna hitam dengan corak bunga putih.
"Apa kalian semua menyukainya?" tanya Tao malas sambil menopang dagunya dengan tangannya. 'dengn sikapnya yang seperti itu kalian menyukainya?' sambung Tao dalam hati.
"Tentu saja, dia itu pangeran yang sangat tampan. Dan dia adalah impian semua wanita." Ucap wannita dengan dress hitam.
"Ooohh. Dia adalah pangeran yang sempurna." Ucap wanita yang memakai mini dress berwarna hitam.
"Iya. Iya, benar, dia adalah pangeran yang sangat sempurna." Ucap wanita yang memakai mini dress pink yang bagaikan ber-fangirling ria. "Hanya orang-orang seperti kau yang tidak bisa mengalamatkan
"APA?" tanya Tao kaget.
"Ngomong-ngomong, orang Asia sepertimu seharusnya pergi dari sini. Kau sangatlah jauh berbeda dengan Kris!" ucapnya kasar pada Tao.
Tanpa mereka bertiga sadari, Kris berjalan mendekati Tao dengan membawakan jus pesanan Tao. Kris berjalan dengan gagahnya dan sedikit berbicara. Mendengar seseorang yang berbicara dibelakangnya, mereka bertiga kaget dan langsung melihat kebelakang.
"Jadi, seperti itukah pendapat kalian tentangku?" ucap Kris sambil memegang jus Tao. Mereka yang tadinya terkejut langsung mempersilahkan Kris untuk duduk di kursi yang langsung mereka sediakan. Ada yang langsung memijat bahu Kris, memberikan segelas wine, dan memberikan buah-buahan. Kris benar-benar mendapatkan pelayanan yang memuaskan. Wanita cantik dan seksi juga wine yang sangat berkualitas yang diberikan para wanita tadi.
"Hey, kau minggirlah. Aku yang pertama." Ucap salah satu dari mereka.
"Pangeran, pestamu sangat luar biasa. Maukah kau berdansa denganku?" ucap wanita yang memakai mini dress pink yang bernama Jessica. "Berdansalah denganku, pangeran." Pintanya lagi.
tao yang melihatnya hanya bisa memasang tampang bosan. Memuakan sekali melihat para wanita yang berebut berdansa dengan laki-laki aneh yang meruapakan 'keponakannya' itu. Tao hanya memperhatikan saja tanpa ingin berkomentar. Lama-lama ia menjadi semakin muak dan mengeluarkan komentarnya.
"Kalian, berhati-hatilah." Ucapnya santai. Sontak Tao langsung mendapatkan deathglare dari ketiga wanita tadi. Sayang sekali, glare yang mereka lemparkan tidak mempan membuat Tao takut.
"Aku bilang juga apa, kau itu mudah sekali untuk dibenci." Ucap Kris sinis sambil menatap Tao intens. Tao menatap balik Kris dengan tatapan benci. "Kenapa kau memeberiku glare seperti itu?
"Apa kau selalu cinta kepada dirimu sendiri? Dasar lelaki egois!"
DRRTTT DRRRTT!
Smartphone Tao bergetar, dengan cepat Tao langsung mengangkatnya.
"Halo. Ini aku, Tao."
"..."
"Oh boss, aku akan kembali dalam beberapa hari kedepan. Disini sangat panas."
"..."
"Aku hampir saja dihanguskan oleh matahari. Tak ada satu orang pun yang ingin tinggal disini." Tao yang sedang asyik mengobrol harus rela mengakhiri obrolannya karena secara tiba-tiba Kris merebut smartphone putih Tao dan mematikannya.
"Aku sedang berbicara denganmu!" tegas Kris kepada Tao. Tao yang terheran-heran dengan sikap Kris yang seenaknya merampas dan mematikan sambungan telepon Tao dengan boss nya. "Kau harus melihat kepadaku ketika berbicara denganku. Tapi kau malah menelepon." Ucap Kris ketus. Tao yang tak terima langsung merebut kembali handphonenya dari tangan Kris.
"Kris, aku bukan pembantumu! Lebih baik kau menjauh dariku atau tak ada jaminan untukmu tentang apa yang akan terjadi!" bentak Tao penuh amarah. Kris membelalakan matanya mendengar ucapan Tao. Tao menjauhi Kris dan kembali menyambung percakapannya yang tadi sempat terputus.
"Halo, ini aku, Tao. Maaf tadi sambungan teleponnya terputus begitu saja." Tao sepertinya asyik mengobrol dengan boss nya. Kris yang kesal karena ia dicuekin dan dibentak langsung berjalan kearah Tao dan kembali merampas smartphone Tao yang sedang menempel ditelinga Tao. Kris langsung melempar smartphone Tao kekolam.
"Oh tidak! Handphone ku! Kris, apa yang kau lakukan?"
"Kau membentakku? Beraninya kau!"
"KAUU! BERANINYA KAU MELEPMAR HANDPHONE KU YANG SANGAT BERHARGA?" berang Tao dengan emosi yang meluap-luap.
"Hmm. Sekarang kita –"
"Kris, kau benar-benar membuat ku marah!" Tao langsung memegang bahu Kris. Kris hanya memperhatikan apa yang akan dilakukan Tao. Betapa terkejutnya Kris ketika ia merasakan sakit ditulang keringnya akibat tendangan Tao. Belum sampai itu saja, Tao mendorong Kris kedepan hingga membuat Tubuh tinngi Kris terjatuh kebelakang dan ia pun tercebur kedalam kolam.
"Sekarang, kau ambilkan handphoenku!"
'Wanita ini benar-benar gila'
"OMG! Pangeran!" teriak Jessica dan teman-temannya yang melihat Kris sekarang sudah berada didalam kolam. "Kau! Beraninya mendorong Pangeran kekolam!" ucapnya sambil menunjuk Tao tepat kewajah Tao! Tao melemparkan glare nya kearah mereka bertiga.
"Kenapa tidak?" tanya Tao enteng.
"Apa kau gila? Kenapa Kau harus lakukan itu?" tanya salah satu teman Jessica.
"Lihatlah kelakuanmu! Lekaslah meminta maaf kepadanya!" bentak Jessica.
Tanpa Tao sadari, tangan Kris sudah berada dipergelangan kaki Tao dan memegangnya. Dengan sekali sentakan, Tao pun ikut tercebur kekolam. Tangan Tao mengerjap-ngerjap keatas dan dapat ia lihat sekarang Kris berada didepannya.
"Kris, kau gila!"
"Kelihatnnya kau tidak suka padaku."
"APA? Aku tak akan pernah suka padamu!"
Kris semakin mendekatkan dirinya kearah Tao. Jarak mereka dekat, dan mereka saling menatap intens satu sama lain. Pada saat ini, mereka masih memiliki pendapat yang sama tentang satu sama lain.
'Dan pada saat ini, aku memutuskan untuk tetap disini dan bertarung dengan pangeran yang menjijikan seperti dia! Lihat saja, siapa yang akan jadi pemenang!'
.
.
.
.
.
TBC~~
Ok, Chapt 2 done.
Oh iya,
Masalah tentang rate nya?
Jawabannya : fict ini rate T+. Aku nulis rate T pas info itu karena gak ada T+ dan aku juga gak inget kalo nulis rate M dalam fict. Aku nulis M karena aku mikirnya ini ratenya M. Setelah aku tanya-tanya sama temen-temen, mereka bilang kalo manga aslinya tu rate T+ . dengan kata lain, fict ini juga T+
Masalah kenapa bisa Tao jadi bibi Kris?
Jawabannya : Kan Tao itu adik angkatnya Kibum, makanya dia di panggil bibi. Kibum nikah sama Siwon –Bapaknya Kris, itu artinya Tao jadi adik ipar Siwon dan secara otomatis Tao itu bibinya Kris karena kakaknya Tao nikah sama bapak Kris.
Masalah umur mereka?
Jawabannya : Tao umurnya 21 tahun dan Kris 23 tahun. Siwon anggap saja umurnya 48 tahun, dan Kibum itu 32 tahun. Dalam manga aslinya, yang diketahui Cuma umur Tao, yaitu 21 tahun. Yang lainnya gak di perjelas gitu dalam manganya. /kalo gak salah sih, ya gitu/ /eh?/
Masalah kenapa di warning aku nulis YAOI padahal GS?
Jawabannya : Aku kira walau GS tetap ditulis kalo itu YAOI karena kan cast nya itu sebenarnya para namja.
Sekali lagi saya minta maaf kepada para readers atas kesalahan di chapt pertama. Dan terima kasih atas review dari para readers semua. Benar-benar membantu saya dalam pembuatan fict ini. Saya masih membutuhkan kritik dan saran dari kalian semua untuk kemajuan fict ini dan saya sendiri dalam membuat sebuah fict. Sekali lagi, Untuk yang sudah kasih review, saya sangat berterima kasih karena mau memberi reviewnya. Dan buat yang Cuma view doang, saya ucapkan terima Kasih dan tolong kasih review untuk selanjutnya. /Bow/
Review, please! ^^
dragonpeach_
