tittle : Bad Boy Good Boy

author :

cast : taohun, exo members

genre : romance, family, angst

rate : T

summary : Tao, seoorang bad boy yang berubah setelah kehadiran seorang namja baik-baik bernama Sehun. Tapi ada satu rahasia yang di sembunyikan Sehun.

desclaimer : semua cast bukan punya saya, mereka milik orang tua masing-masing. Tapi saya yakin cerita ini milik saya sendiri.

warning : YAOI/BL, OOC, cerita pasaran, membosankan, crack pair, typo(s), alur berantakan, alur kecepetan, tidak sesuai EYD, gak suka gak usah baca

...

happy reading

.

.

.

Sehun pov

"Ehm, dan ini Tao. Hwang Zitao." Namja tinggi dengan deretan gigi rapi bernama Chanyeol memperkenalkan namja yang ada disampingnya.
Aku menoleh dan tersenyum ramah. Namja bermata panda itu hanya memandangku datar. Lalu untuk beberapa detik mata kita bertemu.
Deg
"Hyung, aku pergi dulu." Ucap Tao dingin setelah memutuskan kontak mata kami. Lalu ia mulai berjalan menjauh. Kupandangi punggung tegap itu sampai menghilang di seberang kantin.
"Kau baik-baik saja kan?" Tiba-tiba suho hyung bertanya padaku, menyadarkanku dari lamunanku tentang Tao.
"E-eh? A-aniyo. Gwenchana." Jawabku sedikit tergagap.
"Sudah jangan dipikirkan. Tao memang begitu. Tapi sebenarnya dia baik." aku tersenyum kecil membalas perkataan Lay hyung.
"Baik, tapi sangat brutal." Baekhyun hyung tiba-tiba saja menyaut, disusul pukulan pada kepalanya dan pelakunya adalah Chen hyung. Aku menatap Baekhyun hyung meminta penjelasan dari ucapannya. Tapi Baekhyun hyung tidak menanggapi karna sedang sibuk beradu mulut dengan Chen hyung.
"Diamlah kalian!" Seruan tegas dilontarkan Suho hyung, membuat pasangan baekchen yang sibuk bertengkar langsung diam seketika.
"Sebaiknya kita kembali ke kelas. Sepertinya bel akan segera berbunyi." Lanjut Suho hyung yang diangguki olehku dan Lay hyung.
"Ehm.." Ucapku gugup.
"Ada apa hun-ah?" Tanya lay hyung menyadari kegugupanku.
"L-luhan?" Kuberanikan diri, menyakan keberadaan teman pertamaku yang tega meninggalkanku sendirian bersama teman-temannya -walaupun mereka baik dan menyenangkan.
"Kau kembali ke kelas duluan saja. Atau perlu kuantar?" Jawab lay hyung menawarkan.
"E-eh? Tak usah. Gomawo, hyung." Aku menjawab dengan gugup.
"Kajja kalau begitu." Suho hyung mulai berdiri dan diikuti olehku, Lay hyung, dan Kyungsoo.
"Kalian tidak kembali ke kelas?" tanya Suho hyung heran melihat yang lainnya tidak berdiri.
"Err.. Kita kembalinya nanti saja saat bel bunyi." jawab Kai gugup.
"Kalian tidak berniat membolos lagi kan?" Suho hyung memicingkan matanya, membuat keempat namja itu semakin gugup.
"A-aniyo, chagi. Kita bahkan belum memesan makanan." Chen hyung memberikan alasan yang lebih masuk akal.
"Oh, kupikir kalian akan membolos lagi." balas Suho hyung ringan. Suho hyung mendekatkan wajahnya ke telinga Chen hyung. "Kau tidak berbohong kan, chagiya?" Suho hyung berucap sangat lembut dengan senyum manis pada bibirnya. Tapi Chen hyung tau maksud lain dari senyum itu.
"A-aniyo." Chen hyung masih tetap tergagap.
"Baiklah kalau begitu kita kembali ke kelas duluan. Kajja, Sehunnie!" Suho hyung berlalu diikuti Lay hyung. Kubungkukkan sedikit badanku kearah Chen hyung, Kai, Baekhyun hyung, dan Chanyeol hyung lalu segera menyusul Suho hyung dan Lay hyung.

Sehun pov end

.
"Huhh..." Chen mengehela nafas setelah kepergiaan Suho, Sehun, dan Lay. "Sepertinya hari ini kita tidak bisa membolos." ucap Chen menyesal.
"Kita? Sepertinya hanya kau, Troll." Baekhyun menyeringai saat mengatakan itu. Ia begitu bahagia melihat Chen menderita.
"Yak! Apa kalian berniat meninggalkanku?" Chen mulai kebingungan melihat Kai, Baekhyun, dan Chanyeol mulai beranjak dari tempat duduknya. "K-kai! Akan kulaporkan pada Lay hyung."
"Aku bisa mengatasi dia nanti." Kai tersenyum manis ke arah Chen.
"Kau tidak berniat untuk mengadukanku kepada baby Kyungie kan?" tanya Baekhyun yang dijawab dengan gelengan dan tampang horor dri Chen. "Bagus. Karna itu tidak akan berpengaruh."
"Kau tentu tahu siapa Kris hyung, Chen?" kali ini Chanyeol, dan Chen tetap menggeleng dengan tampang bodohnya. "Kalau begitu kami pergi dulu. Paii paii... Jongdae-ah." lanjut Chanyeol dengan senyuman sangat manis, lalu berlalu pergi meninggalkan Chen diikuti Kai dan Baekhyun.
"Yak! Kalian tidak setia kawan!" teriak Chen frustasi membuat ia menjadi perhatian seluruh penghuni kantin. "Suho chagiya, ottokhae..."

.

.

.

Sehun berjalan sendiri ke kelasnya setelah berpisah dengan Suho dan Lay di tangga menuju kelas mereka berdua. Ia sedikit menundukkan wajahnya, karena dia merasa diperhatikan oleh setiap orang yang ia lewati maupun melewatinya.
"Dia anak baru itu?" samar terdengar seorng yeoja yang sepertinya bertanya pada temannya. Sehun tetap berjalan masih dengan menundukkan wajahnya.
"Dia beruntung hari pertama sekolah sudah bisa berteman dengan 'mereka'." terdengar lagi seseorang berbisik, kali ini namja.
"Beruntung? Bagaimana bisa beruntung berteman dengan 'mereka'?" Sehun mengernyitkan alisnya heran mendengar perkataan mereka. Ia sedikit mengangkat wajahnya, sedikit memperlihatkan wajah manisnya.
"Kyaa... Dia sangat manis." kali ini pekikan kecil dri beberapa yeoja. Sehun sedikit lega melihat pintu kelasnya sudah terlihat. Ia sedikit mempercepat langkahnya agar segera sampai di kelasnya.
Sehun memasuki kelasnya, dan segera menuju tempat duduknya. Dia tampak lega saat sudah menduduki bangkunya. Dilihatnya meja sampingnya masih kosong, ia mengedarkan pandangannya menyisir seluruh area kelasnya mencoba menemukan sosok teman pertamanya -Luhan. Ia tak menemukan sosok Luhan.
Sehun mengeluarkan buku Biologi dan membukanya. Pada halaman yang ia buka, terdapat gambar seekor panda, membuat Sehun kembali mengingat perkenalannya dengan Tao. 'Apa dia tidak suka jika aku bergabung dengan dia dan teman-temannya?' batin Sehun bertanya pada diri sendiri. Ia melamun memikirkan kelakuan Tao yang sedikit aneh.
Tiba-tiba Luhan masuk dengan terengah-enggah, tepat saat bel selesai istirahat berbunyi. Luhan mendudukkan tubuhnya sedikit kasar, membuat Sehun tersadar dari lamunanku.
"Kau kenapa, Lu?" tanya Sehun hati-hati.
"Aku lebih senang bakpao itu dihukum setiap istirahat, ketimbang ia mengejarku sepanjang jam istirahat." jawab Luhan dengan wajah kesal. Sehun hanya mengernyitkan dahinya, tidak paham dengan apa yang Luhan katakan. Cho songsaenim memasuki kelas saat Sehun akan menanyakan siapa bakpao yang Luhan maksud. Akhirnya ia mengurungkan niatnya, dan mulai berkonsentrasi dengan apa yang Cho songsenim akan terangkan.

.

Langit mulai berubah warna menjadi jingga. Bel pulang sekolah sudah berbunyi sekitar 20 menit yang lalu. Di sebuah atap salah satu sekolah menengah atas di Seoul seorang namja dengan rambut berwarna merah marun baru saja membuka matanya setelah menghabiskan hampir seharian untuk tidur. Ia tidur sejak jam istirahat pertama hingga beberapa menit yang lalu.
Merenggangkan tubuhnya sambil menguap, lalu menengok ke arah pergelangan tangan kirinya, dimana arloji hitamnya melingkar dengan manis. Ia mengucek matanya masih sambil menguap sebelum beranjak dan pergi meninggalkan atap.
Tao -namja itu- menuju kelasnya untuk mengambil tasnya yang masih tertinggal di kelas. Ia tidak perlu membereskan barangnya, karena ia memang tidak mengeluarkan apapun sejak pagi. Tadi saat ia mengikuti pelajaran, ia hanya meletakkan kepalanya diatas meja, dan tertidur. Lalu saat istirahat sampai pulang ia memutuskan tidur di atap. Jadi dia tidak mengeluarkan barang apapun.
Sekolah tidak sepi meskipun bel pulang sudah lama berbunyi. Banyak siswa yang masih tinggal di sekolah untuk mengerjakan tugas, mengikuti ekskul, maupun hanya sekedar bercengkrama dengan kawannya. Tao berjalan santai menuju ruang ekskul martial art. Ia sedikit heran melihat seorang namja sedang mengintip ke dalam ruang dance. Tao tau itu Sehun. Ia kembali mengingat perkenalannya tadi dengan namja manis itu. Tao melangkahkan kakinya menghampiri Sehun.
"Apa yang kau lakukan?" Tao menepuk pundak Sehun yang bertanya dengan nada datar. Sehun menolehkan kepalanya. Mata sipitnya sedikit melebar, kaget.
"T-tao?!"

.

.

.

TBC

Annyeong~ jeongmal mianhae baru update setelah... /liat kalender/ 6 bulan. Setelah tablet rusak /chapterselanjutnyaadadisana/ aku jadi kehilangan ide buat ff ini. Jadideh males gelanjutin, malah bikin ff baru. Mian untuk menelantarkan ff ini. Mian untuk update lama dan ternyata pendek T.T Mian untuk yang udah nunggu ff ini /emang ada/ Mian untuk typo dan teman-temannya /males ngedit/

Aku usahain buat gak terlalu lama update chapter selanjutnya. Doain aja ideku gak ikut terbang ke galaxy bareng Yifan /huwah galau lagi/. Tapi ga janji buat panjang. Wkwkwk.

Aku ga nyangka banyak yang suka ff abal-abal ini. Tapi, terima kasih yang sebesar-besarnya untuk para reader yang mendukung ff ini /terharu/. FYI, aku lagi galau sama skandal Baekhyun, dan masih sedih sama skandal Yifan /miss him so bad/. Tapi aku kok gak gaau ya kalo gak Cuma baekhyun yang taken? Udah deh aku curhatnya. Annyeong~

bbuingbbuingaegyo: gomawo udah ripyu. iya, ini taohun wkwkwk /semoga/. Iyenih Tao cuek-cuek mau *eh. Ini udah lanjut. Hehe. Mian terlalu lama.

loveHEENJABUJA: gomawo udah review. Iyanih, suka aja liat baeksoo atau sekarang bakyeon? /mian/. Hehe, diliat aja siapa aja seme dan ukenya. Wkwk. Ini udah lanjut. Mian telalu lama.

hyona21: gomawo sudah rewiew.

peachpetals: Menurutku wajah Tao lebih macho. Wkwkw. Tapi pendapat orang berbeda kan? gomawo sudah review. Gomawo juga sudah baca :D

rainrhainyrianarhianie: hehehe. Couplenya absurd banget nyeh? Tapi beberapa aku suka tuh couple. Mian, bawaannya pingin ada bias terus. Aku usahain taohun moment diperbanyak, oke?! Gomawo udah review.

: me too~ ahh... kyungie emang selalu imut. Wkwkwk. Diliat aja siapa seme siapa uke, ara? Iya, ini udah lanjut. Makasih review nya.

chuapExo31: Gomawooo~ :D

pandarkn: iyadong, aku juga suka Tao manly. Ehehe. Gomawo reviwnya.

YoungChanBiased: ini sudah lanjut. Gomawo

dew90: ini sudah lanjut. Gomawo

nin nina: ini lanjut. Ehehe. Gomawo~

xxx: iya, mian taohun belum keliatan u,u makasih reviewnya~

EvilsehunWind13: ini sudah lanjut. Gomawo :D

LKCTJ94: ini sudah lanjut. Ehehehe.

liisa: ini sudah lanjut

putrijkm: syukur deh ada yang ketawa. Hehehe. Ini lanjut makasih reviewnya~

park in: makasih reviewnya. Hehe. Buat permintaan perpanjangan, mian belum bisa kabulin. Aku udah ngerasa ngetik panjang di hp, ternyata waktu dipindahin pendek. Mian.

jung oh jung: ini sudah lanjut

Minta reviewnya dong /bbuing-bbuing/ /muntah/ hehehe