A/n : moshi-moshi... Balik lagi dengan Aiko disini, ( readers : katanya mau hiatus? | Aiko : iya nanti selesai liburan!), Aiko telah melihat banyak reviews saran juga di chap sebelumnya , jadi begini Aiko memutuskan bahwa fict ini akan memakai pair SasuSaku *bersorak* baik kita balas reviews dulu yaa...

Happy readings!

Don't like? Don't read!

Balasan reviews ;) !

Akira fly : terimakasih atas sarannya dan aku pastikan cerita ini pairnya adalah SasuSaku , arigatou silahkan reviews lagi.

Febry feven : ini sudah dilanjutkan XD , arigatou silahkan reviews lagi.

Akiko Nagato : iya nanti aku bikin sabar aja aku juga ngak bakal ngilang XD , arigatou.

Disclaimer : Masashi Kishimoto

Rate : T

Genre : Friendship , romance and hurt/comfort.

By Aiko Yuuki

^^ Triangle Love ^^

Chapter sebelumnya...

Sepanjang pelajaran Sakura tak bisa berkonsentrasi karena terus melirik sebelahnya "hei.. Sasuke kau dan Sakura sangatlah cocok" teriak Naruto seraya memberi tanda love ditengah-tengah antara Sasuke dan Sakura BUGG... Sasuke langsung memukul Naruto "diamlah Dobe aku tak suka kau begitu" teriak Sasuke "ba...baiklah Teme" sahut Naruto terbata-bata, " sudah kuduga dia tak menyukaiku" batin Sakura sedih.

Chapter 2 : perasaan ini...

Karin melambai-lambaikan tangannya dimuka Sakura "Kau baik-baik saja kan, Sakura?" tanya Karin khawatir dengan keadaan Sakura yang terdiam saja, "Umm... Aku baik-baik saja kok" jawab Sakura tersenyum palsu walau di dalam hatinya sangatlah pilu,. "Teme apa aku dan Karin cocok?" tanya Naruto seraya cengar-cengir "hn" jawab Sasuke singkat tetapi berhasil membuat Naruto jingkrak-jingkrakan di kelas "tapi aku tak mau denganmu Naruto" sahut Karin dengan sinis yang membuat Naruto mendengus kesal.

Mereka akhirnya saling mengenal satu sama lain maklum walau mereka sekelas tetap saja mereka tak sedekat ini dahulu, etelah saling mengenal mereka menjadi sangat-sangat dekat.

"Mmm... Aku bosan, bagaimana kalau kita main TOD kalian taukan permainan itu" usul Karin yang disetujui ke-3 sahabatnya itu, pensil mulai diputar oleh Sakura dan tepat mengenai Karin "Baik Karin T or D?" tanya Sakura "T" jawab Karin singkat, "Siapa laki-laki yang paling dekat denganmu?" tanya Sakura, "Naruto" jawab Karin dan mengukir satu senyuman di wajah Naruto, Baik kali ini Karinlah yang memutar pensil tersebut dan,.. Gollllll yeay (readers: kenapa Goal? Haah Pe'a? | Aiko : mari lanjutkan permainan ini *gregetan*).

Baik lupakan percakapan itu, dan akhirnya pensil itu mengenai Sasuke "Ok, Sasuke kau pilih apa?", "T" jawab Sasuke "Siapa orang yang kau suka?"tanya Karin bersemangat "Jangan beritahu siapa-siapa ya? Hinata adalah orangnya" Jawab Sasuke sambil nyengir, DEGGG... Sakura tersentak mendengar perkataan Sasuke "Sasuke menyukai Hinata? Ini tidak mungkin" batin Sakura, setetes Air mata keluar dari matanya itu "Sakura?" tanya Naruto, Sakura yang tau apa yang kira-kira ditanyakan langsug menggeleng cepat dan berkata "Aku hanya kelilipan" sambil menghapus air matanya, "Mari kita lanjutkan permainan" teriak Naruto girang begitu pensil diputar langsung berhenti mengenai Naruto "Kau pilih apa Dobe" tanya Sasuke "D" dengir Naruto, "Besok kau harus bawakan kami 1 buah kue tart besr ya" perkataan Sasuke langsun membuat mereka bersoak-sorak kecuali Naruto yang langsung menelan ludah mari putar lagi dan kini pensil itu sudah mengarah ke arah Sakura, "Baik Sakura pilih", "T saja" jawab Sakura dengan tersenyum simpul", "Siapa orang yang kau suka haah?" tanya Naruto, "Aku menyukai...menyukai..." jawab Sakura tebata-bata KRIINNGG suara Bella memekakkan telinga tetapi kali ini sangatlah membuat Sakura terasa tertolong karena hal ini.

Sepanjang perjalanan menuju rumah seperti ada sesuatu yang mengganjal, "Aku tak boleh menangis, aku bukan siapa-siapanya dia" batin Sakura tapi percuma cairan bening itu tetap keluar dari pelupuk matanya tadinya ke-3 sahabatnya mengajaknya pergi tapi dengan senyum yang dibuat-buat dia menolak halus, kalau dihitung sudah beberapa kali Sakura merasakan cemburu seperti ini.

Kali ini Sakura memutuskan untuk tidak langsung pulang melainkan pergi dulu ke danau tempat ia dan Sasuke pertama kali bertemu, sesampainya disana Sakura terus saja melamun tanpa melihat bahwa sepasang bola mata melihatnya "hai, kau disini?" Sakura terkejut ketika melihat dibelakangnya terdapat Tenten sedang berdiri dengan tenang "Seperti yang kau lihat sendiri" jawab Sakura singkat seraya mempersilakan Tenten duduk di sebelahnya.

"Ku tau kamu sedang apa, memikirkan Sasuke kan?" tebak Tenten yang dijawab dengan anggukan lesu Sakura, "Ceritakanlah padaku, semoga saja aku dapat membantu" dielus oleh Tenten bahu Sakura "Sasuke menyukai Hinata, hiks...hiks..." tangis Sakura kembali pecah mengigat kejadian itu rasanya sakit sekali tak biasanya Sakura menangisi seorang lelaki kecuali Sasuke."Tenang saja selama merek belum menikah masih ada kesempatan untukmu" nasehat Tenten dan mencoba bergurau "Terimakasih Tenten kau baik sekali" sahut Sakura seraya memeluk Tenten baginya Tenten adalah orang yang selalu ada saat ia membutuhkan seseorang yang sangat mengertinya ia juga menyesali saat ia senang ia tak membawa Tenten ikut serta dalam kebahagiaanya itu, setelah beberapa lama bercengkrama akhirnya Sakura pun pamit pulang dengan Tenten "Kau tak pulang?" yang dijawab dengan gelengan kepala, akhirnya Sakura pun meninggalkan Tenten seoran diri. "Mungkin kau bukan cinta sejatiku Sasuke" batin Sakura sambil melangkah pulang kerumahnya. Begitu sampai Sakura langsun merebahkan diri mengingat saat ia, Sasuke, Karin dan Naruto pergi piknik di taman Sakura sugguh menyenangkan

Flashback..

"Hei ayo kita main disini" teriak Karin girang, mereka bermain kejar-kejaran hingga membuat Sakura terjatuh "Aduhh..." keluh Sakura, Sakura yang terkenal cengeng mulai mengeluarkan air matanya hingga Sasuke mengusap air mata itu dan ia juga mengobati luka Sakura hingga Naruto menulis sesuatu dan memberikan ke sahabatnya masing-masing yang bertuliskan "Naruto love Karin & Sasuke love Sakura" membaca tulisan itu membuat muka mereka masing-masing memerah dan kita hitung sampai 3, 1...2...3... "NARUTO " teriak mereka dan sepertinya mereka kembali bermain kejar-kejaran seperti tadi sebelum Sakura terjatuh

Flashback end...

Walau piknik itu hanya singkat tapi sangat berkesan bagi Sakura dan "Sasuke menyukai Hinata" bayang-bayang itu kembali megingatkan Sakura dan kini dia mulai membenci Hinata yan tak mempunyai salah itu tapi ia berharap rasa bencinya terhadap Hinata akan hilang mengingat Hinata sejak kecil sudah menjadi sahabatnya dan Sakura memutuskan tak akan menunjukkan asa bencinya terhadap Hinata.

^^ To be countinue ^^

A/n : yosh... Cerita ini sudah chap 2 saja ^^, bagaimana kalian menyukainya kah? Semoga saja ya XD*maksa. Oh ya sudah memasuki liburan panjang saja ya ^^ Aiko ucapkan selamat liburan deh dan jangan lupa ya terus reviews cerita ini dan Ino memang sengaja belum Aiko munculkan karena unuk menegangkan suasana XD, yasudah Aiko hahya minta reviews ya readers, arigatou.