VERY PERFECT?

—Sequel Perfect—

Created by BluePrince14

Declaimer

Super Junior isn't Mine

Cast

Choi Siwon/Cho Kyuhyun

Warning!

Alternate Universe | Out of Characters | Drabble | Yaoi/BL | nyerempet M-rated?

DON'T LIKE DON'T READ!

.

Summary

Di kehidupan sempurna seorang Choi Siwon pun terkadang ada rencana yang berjalan tak sempurna seperti keinginannya. Oh, benar-benar sempurna—gagal.

—o0o—

Kyuhyun tersenyum memandang sekelilingnya.

Ia suka—begitu suka dan takkan pernah bosan mengagumi kamar ini. Ia berada di apartemen Siwon sekarang—di kamarnya lebih tepatnya, duduk di samping tempat tidur.

Rapi. Itulah kata yang mungkin pantas menggambarkannya—mungkin bisa ditambah kata sangat atau banget di belakangannya semuanya akan sempurna. Semua barang di sini tersusun apik, terlihat—luar biasa. Ia suka semuanya—terlebih, ia suka ruangan ini karena ia bisa mencium wangi maskulin khas Siwon sepuas-puasnya di sini..

Ah~ Benar-benar memabukkan.

Ini bukanlah kali pertama ia datang ke tempat ini. Ia sudah sering—bahkan sudah menganggap apartemen ini adalah rumah keduanya. Saat ia mengatakannya pada Siwon dia mendapat ciuman—dan Kyuhyun menganggap itu adalah tanda 'boleh' untuk menganggapnya terus seperti itu.

Kyuhyun senang bagaimanapun. Bersama Siwon-nya selalu saja terasa begitu berkesan.

"Baby, kenapa kau senyum-senyum sendiri?" Siwon muncul dari balik pintu kamar mandi—tersenyum memandangnya yang kini tengah berada di samping ranjang.

Siwon bisa melihat wajah Kyuhyun memerah.

Ah, Siwon tahu. Ia lupa—belum memakai pakaian, hanya memakai kimono handuknya.

"Baby," Siwon berjalan mendekat ke arah Kyuhyun, dan Siwon bersumpah ia bisa melihat wajah manis itu benar-benar merah. Lucu sekali. Ia merangkul pinggang Kyuhyun, "Tak usah malu begitu," godanya sambil terkekeh.

"N—ggak." Kyuhyun menjawab gelagapan, mengelak. Siwon tersenyum saja—ia tahu kalau itu bohong.

Pelukan semakin dipererat. Kyuhyun menyenderkan tubuhnya di dada Siwon, menikmati aroma yang menguar dari tubuhnya. Aroma yang menyenangkan untuknya—aroma Siwon-nya.

Hening yang nyaman menyelimuti keduanya.

Betapa mereka merindukan ini, betapa mereka menginginkan ini berlangsung selamanya.

"Kyu—" Siwon mengecup puncak kepala Kyuhyun—begitu lembut, begitu perasaan, penuh cinta, "—aku merindukanmu." kali ini ia berbisik—menghembuskan napas panas di sekitar tengkuk dan cuping telinga Kyuhyun.

Kyuhyun merinding, jantung berdebar berdebar tak karuan. Entah semerah apa wajahnya sekarang. "Wonnie~" ia melenguh, menggeliat saat merasakan Siwon mengecup tengkuknya berulang, mengulum cuping telinganya. Darahnya berdesir saat merasakan Siwon mulai menggerayang.

"Lihat aku, Baby," Siwon berbisik seduktif—membuat Kyuhyun menoleh. Ia bisa melihat mata itu—mata yang penuh kerinduan yang ia yakin sama besarnya dengan yang ia rasakan sekarang. Wajah itu—wajah sempurna milik orang yang sangat ia cintai.

"Ahhmmppp~~"

Kyuhyun melotot saat tiba-tiba sesuatu menyumpal bibirnya.

Itu—

—bibir Siwon!

Siwon tersenyum menanggapi keterkejutannya. Ia hisap pelan bibir itu—atas dan bawah bergantian. Tak lama karena ia langsung mendapatkan akses lebih saat Kyuhyun membuka mulutnya—membiarkan lidahnya menyapa miliknya.

Tubuh Siwon perlahan jatuh ke atas kasur—membuat Kyuhyun menindih tubuhnya di atas tanpa melepaskan pagutan mereka.

Lidah mereka saling menyapa di dalam dan Kyuhyun harus pasrah karena ia kalah berduel. Suara keciprak terdengar bersama napas mereka berdua yang memburu.

Tangan siwon bergerak—melepas satu persatu kancing kemeja Kyuhyun setelah terlebih dahulu membalik posisi—sekali lagi, tanpa melepas pagutan.

Ciuman semakin panas.

Siwon benar-benar terlihat seperti akan 'memakan' habis namja di bawahnya.

Bibir itu akhirnya terpisah—memutus ciuman mereka. Tapi Siwon tak berhenti, ciumannya turun ke bagian leher dan dada Kyuhyun yang terekspos. Mengecup setiap yang dilaluinya. Terus turun—membuat Kyuhyun hampir kehilangan akalnya. Ciuman itu hampir mengenai nipple—

Tapi

—Siwon malah tiba-tiba bangkit.

Drrrrrrrrrrrrrrrtttttt Drrrrrrrrrtttttttt

Handphonenya yang ia simpan di meja nakas bordering, tak kunjung berhenti—sebuah panggilan masuk. Ia beranjak dan mengangkat teleponnya, "Halo?" sambil berjalan menjauh ke arah balkon.

Kyuhyun bangkit dengan tatapan tak percaya. Siwon meninggalkannya begitu saja hanya karena telepon!

"Ish!" dengan sebal ia mengancing kemejanya. Hasratnya beberapa detik tadi menguap begitu saja. Wajahnya cemberut akut.

—Tak lama Siwon kembali. Ia melangkah menuju lemari pakaiannya dan mulai berpakaian, hendak pegi. Ia menengok ke arah Kyuhyun dengan pandangan menyesal, "Baby, sorry—"

"—Ya, ya, ya."

"Aku harus pergi, relasi bisnisku meminta kemajuan jadwal. Jadi—"

"—Ya, ya, ya."

Kyuhyun beranjak dengan wajah sebal—sangat sebal.

"Ya, ya, ya."

"Ya, ya, ya."

"Ya, ya, ya."

BLAM!

—dan membanting pintu kamar Siwon tanpa perasaan. Pergi begitu saja.

"Haaaah."

Siwon mendesah berat.

Rencana sempurnanya—

SEMPURNA GAGAL LAGI.

—o0o—

F I N ~

—o0o—

Ahhh, author mutusin buat jadiin ini kumpulan drabble aja. Hehe :D Mungkin ga cuma Wonkyu aja buat ntar-nya, pair lain juga. Dan ini akan di update kalo kebetulan aja ada ide /author seenaknya. Banyak yang bilang pendek ya? Hehe namanya juga Drabble /author ngeles

Yang minta sequel:

Review Dongs :D

*yang engga review dicium tomcat hayoo XD*

.

Spesial thanks for:

Rachma99 | Kyuya13 | baby quila | sicacraft | Babywonkyu | ShayraKIm | aiiukiu | Cho KyuNa | KyuLuphChangHanWonMi | MissChoi | lee minji elf | rikha-chan | muzdalifa | mhiakyu | deathglare | Choi See Won | WonKyuBi |

*BIG HUG*

See yaa ^^

Bandung, 15/07/2012.