Tittle: Twins
Cast: Cho Kyuhyun, Kim Kibum and others
Genre: Brothership, friendship, family
Rate: T
Disclaimer: Cerita ini milik saya, saya cuma minjem nama member SJ untuk mempermudah saya dalam berimajinasi
Warning: Cerita yang absurd, bahasa yang acak adul dan typo harap dimaklumi^^
Baca dulu baru bilang tidak suka.
Happy reading!
.
.
.
Chapter 2
.
.
~Cause drama~
.
Akhir pekan yang indah dikeluarga Kim karena kebetulan orangtua sikembar juga sudah kembali dari Jepang. Lalu dimana mereka semua karena Rumah besar itu jelas terlihat sepi seperti kuburan.
Tadi sehabis sarapan Appa Kangin memilih masuk ruang kerjanya. Begitulah, dan entah apa yang dilakukan oleh orang sesibuk dia bahkan diakhir pekan sekalipun yang katanya waktu untuk bersantai dan berkumpul bersama keluarga. Umma Leeteuk terlihat sedang menonton TV. Simuka datar titisan es kutub benua antartika Kibum, entahlah dari tadi dia bahkan belum keluar dari perpustakaan keluarga. Sejak Kibum dipanggil songsaenim beberapa hari lalu hingga bekal yang dibawanya untuk Kyuhyun saat itu tertunda dan berakhir dimulut Donghae sahabatnya, Kibum memang lebih sering menghabiskan waktunya dengan bertapa diperpustakaan saat berada disekolah maupun dirumah dan hal itu sukses membuat maknae keluarga Kim kesal. Lalu dimana anak itu sekarang...
Ctak...ctak...ctak...duarr...duarr...duarr...
Hiks...hiks...hiks...
Bip...bip...bip...duarr...duar...duar...
Hiks...hiks...hiks...
Kyuhyun mempouse permainannya ketika suara isakan terdengar ditelinganya. Saat ini dia sedang duduk yang lumayan jauh dari home theater karena tak ingin mengganggu dan terganggu dengan acara drama yang sedang ditonton oleh Ummanya.
Entah sejak kapan Ummanya menyukai drama. Seingat Kyuhyun Ummanya jarang sekali nonton TV ketika dirumah. Kyuhyun terkikik kemudian setelah beberapa saat melihat tingkah Ummanya. Ternyata Ummanya adalah korban drama. Sesekali Ummanya terlihat menyeka airmata didepan TV sampai-sampai tak menyadari kehadirannya. Bahkan ketika dia sudah duduk disampingnyapun Ummanya terlihat acuh. Rupanya nyonya rumah keluarga Kim, Park Leeteuk yang kini lebih sering dipanggil Kim Leeteuk sedang menghayati drama yang sedang ditontonnya.
Tidak biasa memang, Leeteuk lebih sering mendampingi sang suami Kim Kangin untuk urusan bisnis dan sering bolak-balik Korea-luar negeri. Tapi sekalinya nonton ya beginilah jadinya, satu kotak tisue menjadi pendampingnya menonton. Mengabaikan cemilan yang daritadi minta perhatian lebih.
Kyuhyun lama mengamati layar datar itu kemudian ia fokus menatap Ummanya lalu beralih kelayar lagi dan menatap Ummanya lagi begitu terus berulang. Ummanya masih setia dengan airmata yang menggenang dipipinya hingga tiba-tiba_
" Hiks...hiks...hiks..."
Terdengar suara isakan lagi, tapi kali ini suaranya berbeda dari suara isakan yang pertama. Kalau Ummanya menangis karena terlalu menghayati drama seolah-olah dialah pemeran utamanya. Sebaliknya, Kyuhyun terlalu menghayati kesedihan Ummanya hingga tanpa sadar airmatanya pun ikut mengalir. Bahkan kotak tisue sekarang pindah kepangkuanya ditambah tangan ibu dan anak itu tanpa sadar sudah saling menggenggam seolah menguatkan satu sama lain. Entah menguatkan dalam hal apa.
Tap...
Tap...
Tap...
Suara langkah kaki itu berhenti ketika melihat pemandangan ganjil didepannya. Kibum yang kebetulan melewati home theater memperhatikan tingkah absurd dua orang yang ada didepan TV.
Hiks...Kibum hyung...hiks...
Kibum semakin mengernyitkan alisnya saat mendengar lirihan yang dialamatkan padanya oleh maknaenya itu. Padahal Kibum yakin kedua orang yang sedang asik menangisi layar kaca itu tidak atau belum menyadari keberadaannya. Matanya kini fokus kelayar datar itu dan dia bisa melihat adegan ibu dan anak yang sedang bersitegang entah apa yang mereka perdebatkan hingga membuat Umma dan dongsaengnya banjir airmata. Diambilnya remot TV dan Blip...seketika dua orang dengan kelakuan absurd yang tidak lain tidak bukan adalah Umma dan dongsaengnya sendiri itu menoleh tak suka kearahnya.
" Apa-apaan Kibum!" hardik Ummanya merasa kesenangannya diganggu. Kyuhyun walaupun tidak bersuara tapi sepertinya anak itu juga protes hyungnya dengan seenaknya mematikan TV-nya.
" Kalian berdua yang apa-apaan?" tanya balik Kibum. Sama seperti Kyuhyun, Kibum juga heran sejak kapan Ummanya menyukai drama sampai penghayatannya melebihi pemainnya sendiri.
Lalu Kyuhyun...? Kenapa dongsaengnya itu juga sampai ikut-ikutan menangis gegara drama.
" Ada apa dengan matamu?" tunjuk Kibum dengan dagunya. Kyuhyun meraba matanya terkejut mendapati jejak airmatanya masih tersisa. Dia sangat malu ketahuan menangis hanya karena menonton drama. Tapi bukan Kyuhyun namanya jika dia tidak bisa mengatasi rasa malunya. Ditatapnya Kibum dengan ekspresi datar yang sukses dia pelajari dari kembarannya itu.
" Tidak ada " jawabnya dan melenggang begitu saja melewati Kibum menuju kamarnya. Tak lupa ia mengambil PSP yang tadi sempat dia lempar entah dimana.
" Umma, lain kali kalau menonton drama jangan mengajak Kyuhyun. Apalagi sampai menangis"
" Siapa yang mengajak Kyuhyun, anak itu tau-tau sudah duduk manis disini" elak Leeteuk karena Kyuhyun memang datang sendiri tanpa dia undang. Tapi sepertinya Kibum enggan untuk percaya.
" Iya...iya, lain kali Umma tidak akan mengajak Kyuhyun tapi Umma akan mengajakmu" Leeteuk menatap Kibum sambil mengedip imut.
" Umma! hentikan itu. Itu tidak lucu!"
" Aish ...kenapa kau beda sekali dengan dongsaengmu. Susah sekali untuk diajak bercanda,kau tidak asik Bumie. Sebaiknya Umma menyusul Appamu saja!" Leeteuk kemudian berlalu begitu saja meninggalkan Kibum diruangan itu.
.
.
Kyuhyun duduk diatas tempat tidurnya, tangannya masih setia menggenggam PSP-nya tapi dia sama sekali tidak tertarik untuk memainkannya. Pikirannya melayang entah kemana.
" Dasar anak durhaka! Beginikah sikapmu pada ibu yang sudah melahirkanmu. Kau mengabaikan kami sekarang, orang tuamu hanya karena yeoja jalang itu!" Tiba-tiba saja salah satu dialog didalam drama tadi terngiang ditelinganya. Kyuhyun masih ingat betul Ummanya menangis lebih keras ketika adegan itu dan saat itu jugalah airmatanya tumpah karena melihat Ummanya menangis. Kyuhyun juga ikut sedih saat melihat Ummanya sedih.
Kyuhyun jadi teringat dengan Kibum. Hyungnya itu akhir-akhir ini sering pulang terlambat. Dia juga sering melihat kembarannya bersama seorang yeoja yang entah siapa Kyuhyun tidak tau. Kyuhyun tidak mau Kibum hyungnya jadi anak durhaka, pokoknya tidak boleh.
Kyuhyun benci melihat yeoja yang ada di drama itu jadi dia berjanji tidak akan mencari istri dengan kelakuan menjengkelkan seperti yang ada di drama agar Ummanya nanti tidak sedih. Ngomong-ngomong masalah menikah, sejak kapan uri Kyuhyunie memikirkan hal sejauh itu.
.
.
.
~Cause drama~
.
SM High School!
" Apa Kibum sunbae menolak pulang bersama lagi?" tanya Jonghyun saat melihat Kyuhyun memandang punggung Kibum yang semakin menjauh bersama yeoja yang akhir-akhir ini sering Kyuhyun lihat bersama dengan hyungnya.
" Dia mengabaikanku lagi Jong"adu Kyuhyun dengan wajah sedihnya.
" Mungkin Kibum sunbae ada urusan dengan Yoon hee sunbae Kyu. Aku pernah melihat mereka dipanggil Lee songsaenim keruangannya" ujar Minho menenangkan sahabat sekaligus leader Kyuline itu. Meski mereka tau Kibum seumuran dengan mereka, Kyuline tetap memanggil Kibum dengan sebutan sunbae karena menghormati Kibum sebagai senior mereka.
" Mereka pasti berkencan" asumsi Changmin dengan tampang bodohnya tidak menyadari pendapatnya membuat wajah Kyuhyun berubah. " Kau tadi lihat wajahnya, dia cantik seperti Gaul" tambahnya memperkeruh suasana hati Kyuhyun
"Gaul siapa Chwang?" tanya Minho yang merasa belum pernah mendengar nama itu di SMHS.
" Gaul itu yang main di Boys Before Flowers yang jadi pacarnya So Yijeong yang diperankan Kim Kimbum."
" Kim Soeun maksudmu"sela Minho
" Oh jadi namanya Kim Soeun. Kalau begitu mereka pasangan serasi, tampan dan cantik" ujarnya sambil mengulum lollipopnya. Kyuhyun tambah merengut mendengar pendapat Changmin.
" Seperti pangeran dan tuan putri, begitu maksudmu? Atau seperti Romeo dan Juliet" Komentar Minho asal
" Pangeran dan tuan putri saja Min, Romeo dan juliet mereka tidak bahagia. Aku tidak suka pasangan tragis" ucap Changmin sambil mengelengkan kepala dan telunjuknya
"Aish kalian ini!" Jonghyun menatap kesal dua makhluk yang sialnya adalah sahabatnya. Tangannya sudah ia angkat seolah-olah ingin memukul mereka berdua karena akibat mulut berisik yang tidak bisa mereka kontrol itu dia bisa melihat wajah leader mereka mendadak keruh.
" Kita ke game center bagaimana?" Ucap Jonghyun akhirnya. Berharap Kyuhyun kembali ceria dengan usulnya.
" Aku mau pulang saja" Kyuhyun kehilangan moodnya bahkan untuk ke game center sekalipun. Dia berjalan menjauh dari Kyuline menuju sepedanya di parkir.
" Kalian benar-benar tidak peka!" marah Jonghyun. Tapi sepertinya kedua orang itu tidak menyadari Jonghyun marah karena apa.
.
~Cause drama~
.
Langkah itu begitu pelan seolah sang pemilik kaki begitu malas hanya untuk menggerakkan kakinya. Kyuhyun berjalan menunduk tidak menyadari banyak pasang mata mengawasinya.
" Hei...apa benar kau yang bernama Kim Kyuhyun?" suara itu sukses menghentikan langkah Kyuhyun. Dilihatnya beberapa yeoja dengan rok mini diatas lutut yang dikenalnya sebagai sunbaenya telah berdiri menghadang langkahnya.
" Annyeong sunbae, ne,Kim Kyuhyun imnida" Kyuhyun membungkukkan kepalanya sebentar dan memberi salam pada sunbaenya sebagai bentuk sopan santun.
" Benar kau kembarannya Kim Kibum?" tanya salah satu diantara mereka
" Ne, sunbae" jawab Kyuhyun was-was. Pasalnya sejak satu sekolah tau dia kembaran dari seorang Kim-Kibum yang terkenal dengan kepintaran dan kekayaannya dia pun mendadak populer. Dan Kyuhyun tidak suka itu.
" Aish...jangan panggil kami sunbae, kami ini temannya Kibum. Panggil saja kami noona. Perkenalkan, aku Han hyejin, dia Jung hyesung dan yang berdimpel itu Song hyera. Ternyata kau sangat manis" ucap salah satu yeoja bername tag Han Hyejin memperkenalkan diri dan teman-temannya. Yeoja itu sukses membuat Kyuhyun takut karena berhasil membelai pipi cubbynya. Spontan Kyuhyun memundurkan langkahnya.
" Mau kemana?" Tanya yeoja cantik berlesung pipi,Song Hyera.
" A...aku mau pulang sunbaenim" ada nada gemetar disela ucapannya. Kyuhyun tak terbiasa dengan wanita apalagi wanita agresif seperti ketiga yeoja didepannya. Dia jadi teringat dengan yeoja yang ada didalam drama yang kemarin ditontonnya hingga tanpa sadar menangis berjamaah bersama Ummanya. Ah kenapa Kibum hyungnya punya teman-teman dengan pakaian minim bahan seperti mereka. Kyuhyun lupa semua temannya juga memakai seragam yang serupa atau dia hanya tidak menyadarinya.
" Kenapa buru-buru, ini kan masih sore" yeoja satunya lagi kali ini Jung Hyesung berusaha mendekat bermaksud menggoda Kyuhyun. Dan saat ketiga yeoja itu semakin mendekat Kyuhyun memilih menggunakan langkah seribunya.
" Annyeong sunbae mianhae aku harus segera pulang mengerjakan PR dan Umma juga sedang menungguku!" Kyuhyun langsung kabur begitu saja setelah mengucapkan kalimat tanpa jedanya. Kebiasaan yang selalu terjadi jika dirinya dalam keadaan panik meninggkalkan ketiga yeoja yang menatapnya dengan cengo. Sesaat kemudian ketiganya tak bisa menahan tawa mereka. Niat awal mereka hanya untuk menggoda dongsaengnya Kibum itu, tidak disangka menggoda anak itu sungguh menyenangkan.
" Aigo, anak itu benar-benar lucu"
" Aku menginginkannya"
" Jangan serakah Hyejin, kau sudah punya Jongsuk!"
" Kalau begitu berikan padaku saja"
" Kau juga sama serakahnya. Kau kan mau hyungnya masa dongsaengnya mau kau embat juga!"
" Tapi adiknya Kibum-si lebih manis"
" Sepertinya Kim Kyuhyun mudah untuk didapatkan"
" Dan lebih mudah untuk dibodohi"
"Hahahaha..."
Dan sekali lagi ketiga yeoja dengan nama depan Hye itu tertawa entah untuk apa. Niat awal yang hanya ingin menggoda sekarang berkembang menjadi ingin memiliki.
.
Selamat...selamat! Kyuhyun berhenti tepat didepan sepedanya dengan nafas ngos-ngosan. Dia harus segera meninggalkan tempat itu sebelum yeoja-yeoja genit yang akan selalu mengingatkannya dengan tokoh yeoja dalam drama yang sekali lagi ditonton bersama Ummanya menyusulnya. Kenapa Kyuhyun membuat hidupnya jadi serumit drama.
" KYUHYUNNNNNN...!"
" Aish...siapa lagi sih!" Kesal Kyuhyun saat tiba-tiba suara tinggi melengking mengagetkannya. Dengan takut-takut Kyuhyun pun menoleh.
" Wookie hyung!" Pekiknya. Kyuhyun lega karena ternyata sepupunya , Kim Ryewook yang seangkatan dengan hyungnya tapi berbeda kelas dengan Kibum yang memanggilnya.
" Kau mau kemana?" Tanya Ryewook saat dia sudah berdiri didepan Kyuhyun
" Pulang"
" Masih sore, bagaimana kalau ikut aku saja!"
" Kemana hyung!"
" Kerumahku. Aku ingin mencoba semua resep baru yang baru saja kupelajari. Tapi sebelumnya kita mampir supermarket dulu untuk belanja bahannya, bagaimana?"
Kyuhyun tampak berpikir. Sepertinya bukan ide buruk mengikuti sepupu yang selalu memanjakan perutnya itu. Apalagi sekarang moodnya sedang buruk.
" Jangan khawatir, ada ice cream juga" Dan sepertinya sudah tidak ada alasan lagi buat Kyuhyun untuk menolak ajakan Ryewook. Sepupunya itu memang pintar memanfaatkan kesenangan Kyuhyun
" Tapi sepedaku hyung?"
" Lipat saja dan masukkan bagasi!"
.
~Cause drama~
.
Jenuh, itulah yang dirasakan supir Jung akhir-akhir ini ketika harus menjemput tuan muda pertamanya. Dia harus membawa dua orang yang sama-sama diam. Tuan mudanya Kibum yang duduk diujung dan seorang yeoja yang ia ketahui sebagai teman majikannya yang duduk diujung lainnya. Tidak ada lagi suara tuan muda kecilnya yang akan mengoceh sepanjang perjalanan pulang. Bungsu keluarga Kim itu memutuskan untuk menggunakan sepedanya lagi semenjak Kibum sering pergi bersama yeoja yang sekarang berada di kursi belakang bersama dengan tuan muda pertamanya. Supir Jung jadi merindukan bocah itu. Setidaknya jika ada tuan muda kecilnya dia tidak merasa diabaikan. Kyuhyun akan mengajaknya bicara, bertanya ini itu dan bercerita banyak hal kepadanya jika hyungnya tidak mau menjawab pertanyaannya.
Supir Jung tau Kibum memang tidak banyak bicara, tapi tidak akan sesunyi ini jika maknae keluarga Kim ada diantara mereka. Sepertinya pemandangan diluar sana jauh lebih menarik hati tuan muda pertamanya itu dibanding dengan yeoja cantik yang duduk disebelahnya yang diam-diam mencuri pandang memperhatikannya.
" Kimbum-si, bolehkah aku bertanya sesuatu padamu?" Sebuah pertanyaan yang diajukan gadis yang berada disampingnya membuat Kibum mengalihkan pandangannya dari jalan sekaligus memecah kesunyian yang sejak tadi menyelimuti mereka. Gadis itu adalah Yoon hee, Park Yoon hee teman sekelas Kibum yang juga terpilih sebagai timnya untuk mengikuti olimpiade fisika. Seseorang yang juga menaruh hati padanya.
" Tentang apa?" ucap Kibum datar.
" Apakah keluargamu tau kau mengikuti olimpiade?"
" Tidak!" Meski sebenarnya tidak terlalu suka dengan topik pembicaraannya, Kibum tetap menjawabnya. Sejujurnya Kibum lebih suka membahas materi yang akan mereka pelajari dengan teman setimnya itu. Tidak ada pembicaraan pribadi karena Kibum tidak suka membicarakan tentang keluarganya.
" Kenapa, bukankah itu sesuatu yang membanggakan?"
" Hanya tidak ingin"
"Eum...apakah Kim Kyuhyun memang benar saudara kembarmu?" tanya Yoon hee ragu-ragu.
" Benar! Semua orang tau itu"
" Tapi kalian terlihat berbeda?"
" Kami non identik"
" Bukan, bukan itu yang aku maksud. Kau terlihat jauh lebih dewasa dibanding Kim Kyuhyun yang terlihat manja dan kekanakan!" ujar Yoon hee yang membuat raut muka Kibum berubah meski hanya sepersekian detik dan kembali tertutupi dengan ekspresi datarnya.
" Bisakah kita bicarakan hal lain saja Yoon hee-si!" Kibum hanya tidak suka seseorang berbicara yang tidak baik tentang Kyuhyunnya.
Mobil berhenti tepat didepan sebuah gedung yang setiap hari setelah pulang sekolah selalu menjadi tujuan mereka. Sebuah tempat yang mereka sebut dengan perpustakaan. The national library of Korea.
.
.
.
.
~Cause drama~
.
Ryewook tidak suka memasak seorang diri karena itu dia sangat senang ketika Kyuhyun bersedia menemaninya. Setidaknya Ryewook tidak merasa sendirian karena ada Kyuhyun meskipun anak itu tidak membantu apa-apa. Sebenarnya dari tadi Kyuhyun ingin membantu tapi Ryewook tau betul kemampuan sepupunya itu nol besar dalam urusan masak memasak. Tapi Kyuhyun terus saja memaksa karena merasa bosan kalau hanya melihat dan menunggu. Padahal Ryewook sudah menyuruh maknaenya itu untuk bermain PS saja sambil menunggu. Tapi Kyuhyun menolak katanya sedang tidak ada mood. Dan Ryewook baru tau ternyata anak itu bisa kehilangan mood juga dengan benda keramat itu. Alhasil karena tidak tahan dengan Kyuhyun yang terus saja merengek. Diapun memberikan tugas yang ringan-ringan saja. Disuruh mengiris bawang anak itu malah menangis. Disuruh memotong lobak lobaknya dicincang seperti mencincang daging. Giliran disuruh memotong daun bawang malah tangannya yang diiris. Bocah itu benar-benar tidak berbakat masuk dapur. Dan terakhir anak itu duduk manis sambil makan ice cream coklat sambil memperhatikan Ryewook memasak. Sepertinya kita sudah mengetahui bakat sesungguhnya dari bocah itu.
" Heiyo...coba lihat siapa yang datang!" Kyuhyun kaget saat dengan tiba-tiba seseorang mengusak kepalanya dari belakang. Kim Heechul saudaranya Ryewook yang pastinya juga kakak sepupunya sudah berdiri tepat dibelakangnya dengan membawa dua minuman kaleng yang sepertinya barusaja diambil dari lemari pendingin.
" Han...kemarilah, bocah yang selama ini kau rindukan ada disini!" teriak Heechul memanggil seseorang. Tak berapa lama kemudian munculah sosok namja tampan dengan tubuh tingginya. Namja inilah yang barusaja dipanggil Heechul dengan Han alias Tan Hankyung. Namja yang berasal dari China negeri tempat panda imut berasal.
" Gege!" Pekik Kyuhyun girang. Bocah itu segera turun dari kursinya dan langsung memeluk namja China itu. " Wo xiang ni Gege!"
" Wo ye xiang ni didi" balas Hankyung sambil mengelus surai coklat didi yang sudah lama tak dijumpainya karena dia harus pulang ke China.
" Tsk...kalian berdua seperti ayah dan anak yang terpisah karena bencana alam saja" cibir Heechul
" Kau hanya iri saja hyung...wek!" Kyuhyun memeletkan lidahnya setelah puas memeluk hyung Chinanya itu.
" YAK DASAR BOCAH Si..a***...ah!" Suara Heechul memelan, ia tidak melanjutkan umpatannya. Dia tidak akan pernah sanggup untuk mengisi tiga hurup dibalik tanda bintang itu. Heechul sudah terbiasa mengumpat dimanapun, kapanpun dan bahkan terhadap siapapun. Tapi tidak didepan maknae keluarga Kim. Heechul tidak ingin Kyuhyun terkontaminasi dengan bahasa kotor semacam umpatan dan sejenisnya. Dia akan dengan sekuat tenaga menahan nafsu mengumpatnya jika ada Kyuhyun disana. Belum tau saja Heechul kalau bocah itu sudah belajar banyak kata umpatan dari Changmin.
Lalu bagaimana dengan dongsaengnya sendiri, Kim Ryewook? Ah, Kim Ryewook anak itu bahkan sudah sangat terbiasa mendengar berbagai macam umpatan yang dikeluarkan oleh hyung cantiknya itu. Tapi sepertinya dia sama sekali tak terpengaruh. Itu karena Ryewook berhati lembut dan bisa membedakan mana yang baik mana yang buruk, mana yang pantas dan mana yang tidak pantas. Berbeda dengan Kyuhyun, bocah itu akan meniru apa saja yang menurutnya menarik tanpa menyaringnya lebih dulu. Lihat saja dia begitu cepat belajar mengumpat secara otodidak dari Changmin hanya karena terdengar keren dimatanya. Itu karena dia masih berpikir layaknya anak kecil. Pikirannya masih murni, Changminlah yang membuatnya tercemar disaat banyak orang menjaga kepolosan anak itu. Bahkan untuk namja keras sejenis Heechul.
" Sialan maksudmu hyung" disaat Heechul bahkan dengan sekuat tenaga menjaga agar kata itu tidak keluar dan terdengar oleh Kyuhyun tapi kenyataannya maknae keluarga Kim sendirilah yang mengucapkan kata terlarang itu dengan sangat fasihnya membuat Heechul dan Hankyung melotot horor tak percaya. Ryewook pun tak kalah terkejut Kyuhyun bisa dengan sangat lancar mengucapkannya. Hankyung menatap Heechul dengan pandangan menuduh, seolah cinderella cantik itu yang telah mengajari Kyuhyun mengumpat.
" Apa...!" Heechul melotot tak terima tau kalau namja China itu mencurigainya.
" Kau belajar dari mana kata-kata itu Kyunie?" Ryewook bahkan terdengar bergetar hanya untuk menanyakan itu. Sedikit berlebihan memang, bukankah remaja seusia Kyuhyun memang terbiasa belajar bahasa kotor. Meski tidak dibenarkan juga untuk mempelajarinya.
" Dari Changmin. Aku bahkan sudah sering mengucapkannya" bangga Kyuhyun membuat mata ketiga namja itu melotot mendengar kata sering keluar dari bibir Kyuhyun.
" Dan Kim Kibum simanusia datar itu membiarkannya?" geram Heechul. Ada nada marah dibalik setiap katanya. Terlihat dengan Heechul yang menyebut nama Kibum lengkap dengan marganya.
" Ssstttt...wajahnya bahkan terlihat berkali lipat mengerikan saat mendengar aku yang mengucapkannya" Kyuhyun meletakkan telunjuk kanan dibibirnya. Nada bicaranya terdengar sangat pelan seolah takut Kibum mendengarnya.
" Baguslah!" Cuek Heechul akhirnya. Lega karena Kibum tidak mungkin membiarkan Kyuhyunnya tersesat(?)
" Bagus apanya hyung, wajah mengerikannya bahkan terlihat seperti monster diserial Ultraman!" Dan jawaban spontan Kyuhyun sukses membuat Hankyung dan Ryewook tertawa. Sementara Heechul, namja itu sedang berpikir keras bagaimana caranya memberi pelajaran pada namja bernama Changmin yang sudah membuat Kyuhyunnya mempelajari kata-kata mutiara dengan sukses.
.
~Cause drama~
.
" Kau sudah pulang Bumie, mana dongsaengmu. Kalian tidak bersama-sama?"
Alis Kibum bertaut saat mendengar pertanyaan Ummanya. Dia barusaja pulang dan disambut dengan pertanyaan itu. Kibum tidak pernah melewatkan makan malam bersama Kyuhyun, makanya dia pulang sebelum jam makan malam. Tapi apa tadi? Dongsaengnya itu bahkan belum pulang.
" Kyuhyun belum pulang?" Tanya Kibum sambil mengambil smartphone dari saku celananya. Mencoba mendial nomer yang sudah ia hafal diluar kepalanya. Tersambung tapi tidak diangkat. Kibum mencobanya lagi dan kali ini diangkat.
" Yeoboseyo Bumie" terdengar suara diseberang line tapi bukan suara Kyuhyun membuat sekali lagi alis Kibum bertaut. Apalagi orang diseberang line memanggilnya Bumie.
" Heechul hyung?" Kibum memastikan.
"..."
" Aku kesana sekarang!"
"..."
" Tidak, suruh dia jangan kemana-mana. Aku yang akan menjemputnya" dan sambungan dua arah itu terputus, Kibum segera bergegas.
" Mau kemana Bumie?" Pertanyanya Appa Kangin menghentikan langkahnya.
" Menjemput Kyuhyun dirumah Heechul hyung. Appa dan Umma makan saja, kalian tidak usah menunggu kami!" Seolah tau Ummanya akan menyuruhnya makan malam, Kibum lebih dulu menjelaskan.
" Ck...anak itu, padahal aku sudah rindu suara berisik anak-anak saat makan malam dirumah" sesal Leeteuk.
" Kyuhyun maksudmu. Sudahlah yeobo biarkan mereka, kita makan saja. Mereka tidak akan kelaparan dirumah itu selama masih ada Wookie."
.
~Cause drama~
.
Kuda besi yang terlihat mengkilap itu berjalan perlahan ketika sudah sampai ditujuan. Dinginnya udara malam tidak mampu mengusik jiwa yang sedang terlelap didalamnya.
Tadi Kibum dan Kyuhyun makan malam terlebih dahulu dirumah sepupunya bersama dengan Hankyung. Kyuhyun makan sangat banyak dan juga jangan lupakan puding dan ice cream coklat yang menjadi favoritnya juga disediakan oleh Ryewook. Akibatnya anak itu kekenyangan dan tertidur dalam perjalanan pulang.
Mobil yang membawa sikembar berhenti tepat dihalaman rumah mereka yang luas. Kibum masih dalam posisi duduk tegak memandang lurus kedepan. Disampingnya, Kyuhyun tidur dengan posisi kepala yang bersandar pada bahu Kibum. Sementara supir keluarga Kim bingung tidak tau harus melakukan apa karena Kibum yang tidak membangunkan Kyuhyun dan juga tidak memberikan perintah apapun padanya. Jadi dengan memberanikan diri dia bertanya.
" Tuan muda Kibum, apa anda membutuhkan bantuan saya untuk membawa tuan muda Kyuhyun masuk?"
" Tidak perlu ahjussi, terima kasih" dan supir Jung kembali diam diposisinya mendengar nada datar itu untuk menunggu perintah selanjutnya. Tapi ditunggu sampai beberapa saatpun perintah yang ditunggu tak kunjung keluar dari majikannya itu.
Kibum memang bukan namja romantis yang akan menggendong Kyuhyun ala bridal style hanya untuk memindahkan dongsaengnya masuk kedalam rumah. Kibum juga bukan tipe yang suka mengganggu kenyamanan tidur orang lain dengan membangunkannya, apalagi ini tidurnya Kyuhyun. Yang dilakukannya sekarang cukup hanya diam. Ya, diam dan menunggu hingga Kyuhyun terbangun dengan sendirinya. Tapi masalahnya kapan? Mungkin itu yang jadi pertanyaan supir Jung mengingat tuan muda kecilnya itu tak kunjung bangun.
Kibum sangat tau Kyuhyun itu mudah sekali tertidur bahkan disaat apapun dan dimanapun. Tapi Kibum juga hafal dongsaengnya itu akan cepat bangun jika merasa tidak nyaman dalam tidurnya. Karena sekali lagi tempat ternyaman untuk Kim Kyuhyun tidur adalah dikamarnya sendiri khususnya ditempat tidurnya sendiri. Jika Kyuhyun sudah bertemu dengan kamar dan seperangkat tempat tidur, bantal dan gulingnya bisa dipastikan alarm super berisik sekalipun gagal menjalankan kewajibannya.
" Eugh..." dan lenguhan itu menjadi bukti anak itu sudah tidak mendapatkan kenyamanan dalam tidurnya. Perlahan mata yang tadinya tertutup mulai terbuka membuahkan senyum lega dibibir supir Jung. Sementara Kibum masih dalam posisi yang sama, stay cool. Kyuhyun mengucek mata dan menegakkan kepalanya. Ia melihat sekelilingnya
" Kita sudah sampai hyung?"
" Hmm..."
" Ah, bagus sekali aku terbangun saat kita sudah sampai" Kyuhyun tertawa senang kemudian membuka pintu mobil lalu keluar sambil berlari kecil. bocah itu terlihat masih mengantuk. Mungkin dia ingin melanjutkan tidurnya.
Kyuhyun hanya tidak tau, supir Jung bahkan sudah was-was jika sampai pagi dia tidak kunjung bangun. Alamat bisa tidur dalam mobil semalaman. Kibum menyusul kemudian, namun saat baru berjalan dua langkah suara gedebum mengagetkannya.
" Aduh...aduh" Kyuhyun jatuh dalam posisi terduduk. Mungkin bocah itu menabrak sesuatu karena mengantuk. Kyuhyun menoleh kekanan kirinya mungkin takut dilihat orang, kan Kyuhyun bisa malu. Semenrara Kibum masih dengan santainya melangkah sambil memperhatikan tingkah absurd Kyuhyun yang sudah berdiri didepan pintu rumah sambil mengusap-usap pantatnya yang sakit dan mungkin saja kotor. Dan saat itu pintu terbuka.
" UMMAAAAAAA KYU PULANGG...!" teriakan anak itu terdengar menggelegar.
.
~Cause drama~
.
Lagi dan lagi Kyuhyun harus merasakan yang namanya kecewa saat tak dijumpainya Kibum dikelasnya. Padahal hari ini ia sengaja tak membawa sepeda agar bisa pulang bersama Kibum. Nyatanya hyungnya itu sudah pergi dengan yeoja yang katanya Changmin mirip Gaul atau siapapun itu Kyuhyun tidak ingat. Hyungnya itu bahkan tak meninggalkan pesan apapun.
Kyuhyun yang sudah terlanjur kecewa berniat menyusul Kyuline dikelas yang tadinya mau mengajaknya ke game center sepulang sekolah namun ditolaknya. Rupanya Kyuhyun kalah cepat, ternyata Kyuline sudah pergi. Kyuhyun jadi double kecewa karena ditinggal sahabat dan juga hyungnya yang lebih memilih pergi dengan seorang yeoja daripada pergi bersamanya. Sepertinya Kyuhyun harus naik taksi untuk bisa sampai rumah.
" Umma...sepertinya Kibum hyung sudah berubah jadi hyung durhaka. Dia mengabaikanku" lirihnya terdengar sedih saat taksi yang akan membawanya pulang sudah berjalan menjauh dari SMHS. Lirihan yang sukses menimbulkan kerutan bingung didahi supir taksi dengan makna kalimat yang barusaja didengarnya. Anak durhaka mungkin sudah biasa ia dengar tapi hyung durhaka? Sepertinya baru kali ini dia mendengarnya.
Setelah sampai rumah, Kyuhyun langsung masuk kamar. Dia jadi kepikiran kalau Kibum akan berubah dari hyung durhaka naik level menjadi anak durhaka. Kyuhyun tidak ingin itu sampai terjadi. Ummanya bisa sedih nanti dan Kyuhyun pastinya juga akan sedih. Membayangkannya membuat mood Kyuhyun semakin memburuk saja. Sepertinya Kyuhyun harus cepat bertindak sebelum itu terjadi. Apa Kyuhyun perlu menggunakan saran dari Changmin? Kyuhyun sepertinya belum kapok dengan ide-ide konyol dari sahabatnya itu. Dia mungkin lupa kalau Changmin sedikit kurang waras kalau dimintai saran. Apa tidak sebaiknya Kyuhyun dijauhkan dari namja tiang itu.
"Aku bosan!"keluh Kyuhyun saat melihat jam dinding menunjukkan pukul 3 sore. Kyuhyun keluar dari kamarnya berniat mencari Ummanya.
Ceklek...
" Umma...!" teriaknya saat tak mendapati keberadaan sang ibu bahkan dikamarnya sekalipun.
"Umma kemana?" monolognya dengan bibir cemberut saat dikamar mandi pun tak ada membuat Kyuhyun tambah bosan.
Bruk...! Kyuhyun menghempas kasar tubuhnya di kingsize bed milik Ummanya. " Uh...!" Kyuhyun segera bangkit lagi setelah merasa punggungnya merasakan sakit saat menindih sesuatu. Sebuah gaun panjang warna biru dengan hiasan manik-manik yang berada dibagian dadanya terlihat begitu indah tapi mengganggu menurut Kyuhyun tergeletak diranjang sang Umma.
Bets...
Dilemparnya gaun sang Umma kesembarang arah lalu merebahkan tubuhnya lagi. Tapi ketika dia ingat gaun Ummanya tidak punya salah padanya, dipungutnya lagi gaun itu lalu dilemparnya lagi dipungut lempar lagi. Begitu terus tapi rasa bosannya tidak juga hilang malah semakin membuatnya bertambah bosan. Apakah Kyuhyun berpikir bermain lempar baju bisa menghilangkan rasa bosan...? Entahlah...
.
~Cause drama~
.
Pukul 05.10 menit sore kedua remaja itu baru saja keluar dari gedung tua dipusat kota Soul. Perpustakaan, begitulah orang-orang menyebutnya. Keduanya kemudian memasuki mobil mewah milik namja remaja yang kita ketahui adalah Kibum. Mobil itu berjalan perlahan meninggalkan gedung perpustakaan yang berdiri kokoh seolah menantang seluruh manusia yang menatap kearahnya.
" Kibum, bisakah kita berhenti di toko kue didepan sana" pinta Yoon hee dalam perjalanan pulang.
" Ahjussi kita berhenti didepan!"
" Baik tuan muda"
Mobil yang membawa Kibum dan Yoon hee berhenti tepat didepan toko kue.
" Aku akan membeli kue untuk dibawa pulang. Apa kau menginginkan sesuatu Kibum?" tanya Yoon hee sebelum memutuskan untuk turun. Kibum tampak berpikir sebelum akhirnya menggeleng.
" Case cake Vanilla ukuran jumbo" ujarnya berubah pikiran. Yoon hee segera turun, gadis itu tak berhenti mengumbar senyuman manisnya setiap kali bersama dengan namja datar itu. Semakin memperlihatkan betapa gadis itu menyukai Kibum.
Sambil menunggu Yoon hee, Kibum sibuk mengotak-atik smartphone-nya.
" Tuan muda, bukankah mereka teman-teman dari tuan muda Kyuhyun?" tanya supir Jung tiba-tiba. " Tapi saya tidak melihat tuan muda kecil" lanjutnya sambil melihat keseberang jalan. Mendengar nama Kyuhyun disebut Kibum langsung menghentikan aktifitasnya. Iris hitamnya mengikuti arah pandang supirnya. Kibum bisa melihat ketiga sahabat dongsaengnya yang ia ketahui bernama Kyuline sedang memasuki sebuah kafe tepat diseberang jalan. Mereka kemudian memilih duduk didekat jendela kaca dan tampak tertawa. Tapi Kibum tidak melihat kembarannya ada disana. Kibum mendial nomer Kyuhyun namun tak diangkat. Ia kemudian turun dari mobil bermaksud menanyakan keberadaan dongsaengnya yang tumben-tumbennya tidak ikut bersama dengan genk-nya. Kibum bisa menduga mereka pasti dari game center yang ada disebelah cafe tersebut.
" Ahjussi, tunggu sebentar aku akan menemui mereka" perintah Kibum diangguki supir Jung
" AAAAAAA...Dowajuseyo...!" Baru saja Kibum akan menyeberang jalan suara teriakan minta tolong menghentikan langkahnya. Suara yang tidak asing ditelingannya, suara orang yang barusaja ia ingin tanyakan keberadaannya, itu suara Kyuhyunnya. Suara yang berasal dari gang sempit yang berada tidak jauh dari toko kue. Kibum berbalik arah memutuskan mencari sumber suara itu.
" Aaaaaaaaa...!" Teriakan itu terdengar lagi membuat Kibum mempercepat langkahnya. Dari kejauhan ia bisa melihat, itu bukan Kyuhyunnya. Disana seorang gadis yang sedang diganggu tiga orang namja. Gadis itu mencakar wajah salah satu dari namja itu. Kakinya juga ia gunakan untuk menendang tapi sepertinya gadis itu kesusahan mengingat gaun panjang yang dipakainya. Apalagi gaun itu terlihat sempit dibagian bawahnya.
Plakk...
Salah satu dari mereka menampar gadis itu karena sekali lagi berhasil mencakar wajah salah satu diantara mereka.
" Memalukan!"
Suara berat dan datar itu menginterupsi kesenangan mereka.
Deg...
Jantung Kibum berdetak dengan cepat saat tak sengaja iris hitamnya bertemu dengan iris caremel dari gadis yang menjadi mainan mereka. Gadis yang memiliki wajah boneka dengan iris besar serta pipinya yang cubby. Wajah gadis itu mengingatkan Kibum pada... apakah Kibum jatuh cinta pada pandangan pertama?
" Kibum hy...emphhh"
" Hei anak kecil,siapa yang kau bilang memalukan hah!" Ucap salah satu dari mereka membuat Kibum mengalihkan fokusnya.
" Menurut kalian siapa? Tiga orang namja mengganggu seorang gadis, bukankah itu sangat memalukan!" ucap Kibum datar sedatar papan pencuci pakaian. Dua diantara mereka maju berniat menyerang Kibum. Satunya lagi memegang gadis itu dan membekap mulutnya.
" Aaaaargh...!" Gadis itu menggigit tangan penjahat yang membekap mulutnya membuat namja itu berteriak kesakitan.
" Kibum hy...emphhh..." gadis itu mencoba memanggil Kibum lagi sebelum kembali mulutnya dibekap. dan Kibum yakin itu suara Kyuhyunnya. Tapi sejak kapan Kyuhyunnya berubah jadi yeoja dengan gaun yang pagi tadi Kibum yakin ia melihatnya dibawa oleh seorang pelayan kekamar ibunya.
BUAGH...
Kibum menendang perut namja yang dengan tiba-tiba akan melayangkan tinju kewajahnya membuat namja itu terbanting kebelakang. Tidak sia-sia dirinya mengikuti kelas taekwondo sejak masih SD.
BUAGH...
Satunya lagi menyusul. Buagh...duk...gedebuk...prang... Kibum berhasil melumpuhkan mereka berdua menyisakan satu orang lagi.
Plak...plak...Kibum bisa melihat satu namja yang tersisa menampar gadis itu berkali-kali saat gadis itu berhasil menggigit tangan dan menginjak kaki sang penjahat. Kibum yang melihat itu entah kenapa terlihat sangat marah.
" Polisiii...!" Teriakan dari Yoon hee membuat ketiga namja itu langsung kabur dan sedikit meredakan amarah Kibum. Yoon hee yang kembali dari toko kue tak sengaja mendengar suara ribut lalu mendekat. Dia begitu terkejut saat menemukan Kibum menghajar dua orang namja.
" Kau tidak apa-apa?" Tanya Kibum khawatir sekaligus terkejut melihat gadis didepannya dengan penampilan yang berantakan tapi juga errr...bagaimana menjelaskannya. Rambut panjang acak-acakan, gaun biru panjang tanpa lengan serta anting-anting yang juga panjang. Haigh hils warna kuning, bando kelinci yang turun menutupi matanya dan jangan lupakan bibir merah menyalanya. Fashion style yang ah...
Grep...
Belum sempat hilang keterkejutannya melihat gadis perpaduan imut, manis dan errrr...entahlah, Kibum sudah dikejutkan dengan gadis itu yang tiba-tiba memeluknya.
" Hiks...hiks..." gadis itu menangis dalam pelukan Kibum membuat Kibum bingung. Kibum mengira gadis itu hanya shock dan membutuhkan sandaran. Yoon hee yang melihat adegan itu jadi cemburu.
Tapi tak bisa dipungkiri, Kibum menyukai wangi tubuh gadis dalam pelukannya. Dia bahkan mulai mengendusnya. Wanginya seperti wangi... mata Kibum membola, dilepaskannya pelukan gadis itu dengan paksa menimbulkan reaksi kaget dari gadis itu. Mata bonekanya berkedip imut dengan bulu mata palsunya yang hampir copot saat namja didepannya memandangnya intens. Sekarang Kibum yakin gadis aneh didepannya adalah...
" Kyuh_ " ucapan Kibum terpotong oleh seruan Yoon hee. Kibum yakin gadis didepannya adalah Kyuhyunnya.
" Apa kau baik-baik saja, apa kami perlu mengantarkanmu pulang?" suara Yoon hee tiba-tiba membuat gadis itu ingat dengan misinya mengenakan gaun yang tidak seharusnya ia kenakan
" Tidak perlu! Kibum oppa yang akan mengantarkanku pulang!" ketus gadis itu yang tidak lain memang Kyuhyun. Misinya adalah menggagalkan hyungnya jadi anak durhaka karena memiliki yeojachingu.
" Eh...?" Bingung Kibum tiba-tiba dipanggil oppa oleh Kyuhyun
" Kibum, kau mengenalnya?" Tanya Yoon hee sedikit tidak suka melihat gadis bulu mata palsu yang bertingkah sok imut menurutnya.
"Aa..." baru Kibum akan menjawab kalimatnya sudah dipotong.
" Aku yeojachingunya" spontan Kyuhyun sambil mengalungkan kedua tangannya dilengan Kibum. Sekali lagi Kibum terkejut diakui pacar oleh dongsaengnya sendiri. Tapi Kibum juga tak menolak ketika Kyuhyun bahkan mulai menyandarkan kepalanya dibahunya. Ikuti saja permainan dongsaengnya itu dan apa maunya. Sampai kapan kembarannya akan membuka kedoknya sebagai yeoja jadi-jadian. Kyuhyun menatap tak suka pada Yoon hee begitupun sebaliknya.
" Oppa, ayo kita pulang!" Seru Kyuhyun dengan suara yang dibuat sok imut membuat Kibum merinding. Kyuhyun menarik lengan Kibum menjauhkannya dari Yoon hee. Kibum berusaha melepaskan lengannya yang dimonopoli Kyuhyun tapi dengan sekuat tenaga Kyuhyun menolak. Akhirnya Kibum membiarkan Kyuhyun menempel padanya seperti cicak.
Kibum berjalan mendekati Yoon hee masih dengan Kyuhyun yang terus memeluk lengannya.
" Aku antar pulang, sebentar lagi gelap" ajaknya menimbulkan gerutuan Kyuhyun. Namun dia langsung terdiam saat Kibum menatap tajam kearahnya. Kyuhyun mengkeret takut yang membuahkan senyum mengejek dibibir Yoon hee Mereka bertiga akhirnya berjalan menuju tempat dimana mobil Kibum diparkir.
Kibum memilih duduk di depan dekat kursi kemudi, mau tidak mau dua(?)orang gadis yang bersamanya harus duduk dibelakang. Yoon hee nampak sudah duduk manis dikursinya sementara Kyuhyun terlihat kesusahan karena high heels dan gaun panjanggnya yang terasa mengganggu. Melihatnya membuat Kibum menghela nafasnya.
Kibum turun lagi dan membantu dongsaengnya itu agar duduk dengan nyaman. Ia kemudian melepas heels yang dia yakin milik Ummanya dan menggantinya dengan sepatu kets yang dia ambil dari bagasi mobil. Sebuah pemandangan yang membuat Yoon hee menatap tak suka tapi menimbulkan senyum diwajah supir Jung. Dia tidak pernah melihat Kibum dekat dan perhatian dengan yeoja manapun selama mengantar jemput tuan mudanya itu. Supir Jung bahkan bisa melihat hubungan tuan mudanya dan gadis yang ia ketahui bernama Park Yoon hee yang setiap hari ia antar ke perpustakaan kota tidak lebih dari sekedar teman. Tuan mudanya itu begitu kaku, tapi dengan gadis yang menurutnya terlihat aneh itu Kibum begitu perhatian.
" Ahjussi!" Pekik Kyuhyun lupa kalau sekarang dirinya adalah seorang yeoja.
" Agassi mengenal saya?" Tanya supir Jung bingung.
" Ups...!"
.
.
.
~Cause drama~
.
Ragu, Kyuhyun terlihat ragu untuk masuk ke dalam rumahnya sendiri. Bagaimana mungkin dia berani masuk untuk bertemu dengan Appa dan Ummanya dengan penampilan seperti itu. Tadi Kibum bertanya Kyuhyun mau diantar kemana. Kyuhyun yang bingung mau menjawab apa akhirnya dia ingin jujur saja pada hyungnya itu. Dia malu, tapi kan misinya sudah berhasil. Yoon hee tidak mungkin lagi berpacaran dengan hyungnya karena yang gadis itu tau Kibum sudah pacaran dengannya. Tapi setiap kali Kyuhyun ingin mengaku rasa malunya mengalahkan keberaniannya. Jadilah sekarang Kibum membawanya pulang.
Sekarang Kyuhyun bingung bagaimana dia harus mengakhiri permainan yang ia ciptakan sendiri. Kyuhyun lelah dan ingin segera tidur, tapi dia belum makan malam. Kakinya juga sakit akibat terlalu lama memakai sepatu ber-hak tinggi milik Ummanya.
" Ayo masuk!" Perintah Kibum saat Kyuhyun tak juga beranjak didepan pintu.
"Bumie kau sudah pulang, mana Kyunie?" ucap Umma Leeteuk yang tiba-tiba sudah ada dibelakang Kibum
" Umma, Kyu disin..."
" Dirumah Heechul hyung, Kyuhyun bilang akan menginap disana"potong Kibum saat Kyuhyun nyelonong bicara.
" Eh..." heran Kyuhyun. Sejak kapan dia bilang pada hyungnya itu kalau dia akan menginap dirumah sepupunya. Jangan-jangan...
" Dia siapa Bumie?" Tanya Leeteuk begitu menyadari keberadaan gadis imut dibelakang anaknya.
" Dia...yeojachinguku" aku Kibum. Kali ini gantian Kyuhyun yang melotot mendengarnya. "Namanya..." ah Kibum bahkan tidak tau atau lupa menanyakan nama yeojachingunya sendiri. Hubungan yang terlihat meragukan. Kibum menatap Kyuhyun mengisyaratkan untuk menyebut namanya.
" Gui...Guixian " gugup Kyuhyun, dia bahkan mencomot nama dengan asal. Haruskah Kyuhyun meneruskan sandiwara konyol ini. Apa Kibum sedang mengerjainya?
" Ommo...!" Teriak Leeteuk heboh. Mendengar Kibum punya pacar tentu itu sebuah kabar yang menggembirakan. Sebegitu menyenangkannya kah memiliki menantu sehingga Leeteuk bahkan tidak sadar suara calon menantunya terdengar seperti suara bungsunya. Sepertinya Kyuhyun lupa menghayati perannya didepan Ummanya.
~.~
" Kau sangat manis" puji Leeteuk entah untuk keberapa kalinya saat mereka sudah duduk diruang keluarga. Sambil menunggu Appa Kangin pulang kantor dan menunggu jam makan malam, Leeteuk terus bertanya ini itu tentang Guixian aka Kyuhyun. Kyuhyun terlihat bingung mau menjawab apa akhirnya asal comot saja dalam menjawab ketika Kibum tak membantunya sama sekali. Dia terlihat mati kutu dengan penampilan Guixiannya. Kyuhyun tidak perlu berpikir terlalu banyak. Dia hanya menjawab seadanya. Dia memiliki orangtua yang masih utuh, punya seorang kakak dan hobbynya adalah main game. Kyuhyun sangat jujur kan, dia menceritakan dirinya apa adanya. Calon menantu idaman.
" Kibum, kau dan Guixian kalian pasti berjodoh. Lihatlah wajah kalian begitu mirip" ujar Leeteuk setelah puas bertanya ini itu kepada calon menantunya.
Pruuttt...
Itu tadi adalah suara air yang barusaja disemburkan oleh Kyuhyun saat mendengar Ummanya bilang dia dan Kibum berjodoh.
" Kau tidak apa-apa chagi?" panik Leeteuk mengetahui calon menantunya basah terkena semburan air. Maklum sajalah, anak kecil model Kyuhyun tidak bisa menyembur terlalu jauh. Jadi air jatuhnya menetes kebajunya sendiri. Leeteuk sibuk mengelap baju Kyuhyun dengan tisue. Rasa-rasanya dia mengenal baju dan wajah itu. Kibum sendiri sedari tadi hanya sibuk memperhatikan tingkah Umma dan calon menantunya itu. Dia hanya ingin tau seberapa lama dongsaengnya itu dapat mempertahankan perannya. Berani taruhan tidak sampai waktu makan malam Kyuhyun akan ketahuan.
" Kalau ku perhatikan, wajahmu terlihat lebih mirip dengan Kyuhyun" sadar Leeteuk ketika lebih intens memperhatikan Guixian dari dekat. Apakah Leeteuk mulai menyadari sesuatu.
"Sayang sekali Kyuhyun tidak dirumah, kalian pasti akan cocok saat bertemu. Kebetulan hobby kalian juga sama" tambah Kibum mengompori membuat Kyuhyun panik takut ketahuan. Mau ditaruh dimana mukanya.
" Meski kata orang kalau mirip itu jodoh tapi kau tidak boleh jatuh cinta pada uri Kyuhyunie" larang Leeteuk.
" Wae...?"tanya Kyuhyun. Dia hanya penasaran kenapa Guixian tidak boleh jatuh cinta dengan Kyuhyun.
" Uri Kyuhyunie masih kecil, Kau bersama Kibumie saja" jawab Leeteuk membuat bibir Kyuhyun mengerucut dikatai anak kecil oleh Ummanya sendiri. Kyuhyun kesal kenapa dia tidak boleh pacaran sementara hyungnya boleh. Mereka kan seumuran.
" Umma jahat! Umma pilih kasih!" Pekik Kyuhyun tidak terima sambil menarik wig dari kepalanya. Tuh kan Kibum bilang juga apa. Tidak sampai jam makan malam Kyuhyun pasti ketahuan.
" Kyu...Kyuhyun!" Gantian Leeteuk yang memekik kaget karena melihat penampakan Kyuhyun dalam diri Guixian.
~.~
" Jadi...?"
" Jadi apanya?" Tanya Kyuhyun saat Kibum menuntut penjelasan.
" Kau tau apa maksud kami Kyu. Jadi kenapa kau melakukan itu?" Ummanya pun penasaran. Kyuhyun terlihat menunduk, haruskah dia mengatakan alasannya.
" Kyu...Kyu hanya tidak ingin Kibum hyung jadi anak durhaka" cicit Kyuhyun masih betah menundukkan wajahnya sambil mengadu kedua jari telunjuknya.
" Eh..." heran Kibum dan Ummanya. Sungguh jawaban yang diluar dugaan mereka.
" Maksudmu apa chagi?" Tanya Leeteuk diamini Kibum. Kibum juga tidak menduga dan bingung dengan alasan dongsaengnya itu.
" Umma akan sedih kalau Kibum hyung jadi anak durhaka. Kyu juga." Lirih Kyuhyun mulai mengangkat wajahnya. Dan jawaban Kyuhyun semakin membuat keduanya bingung.
" Kibum hyung punya yeojachingu Umma, Kibum hyung mengabaikan Kyu dan...dan sebentar lagi Kibum hyung akan jadi anak durhaka." Tambahnya melihat kebingungan diwajah Umma dan hyungnya. Leeteuk rasa Kyuhyun benar, sejak dia dan Kangin pulang dari perjalanan bisnis di Jepang dia tidak pernah melihat kedua putranya pulang bersama seperti biasanya. Kibum bahkan selalu pulang malam meski dia tak pernah melewatkan jam makan malam. Rupanya sisulung sudah punya yeojachingu. Tapi apa maksudnya dengan Kibum jadi anak durhaka?
" Kibum...!" Panggil Leeteuk meminta penjelasan
" Kami hanya berteman Umma" jelas Kibum tau yang dimaksud yeojachingu oleh dongsaengnya adalah Yoon hee. Jadi selama ini Kyuhyun jealous dan merasa diabaikan melihatnya bersama Yoon hee dan mengira mereka pacaran. astaga Kyu...tapi tunggu...
" Jangan katakan kau memakai gaun Umma dan menyamar jadi yeoja hanya untuk merayuku?" Selidik Kibum ngeri yang hanya dibalas cengiran oleh dongsaengnya itu. Kyuhyun pasti melacak keberadaanya lewat GPS ponselnya.
" Kalau hanya teman kenapa kalian sering pergi bersama dan kenapa kau mengabaikan dongsaengmu?" Leeteuk juga penasaran alasan Kibum selalu pulang malam akhir-akhir ini.
" Dia teman dan juga rekan setimku dalam kejuaraan olimpiade fisika"
" Ommo...benarkah itu Bumie! Anak Umma akan mengikuti olimpiade?" Girang Leeteuk memegang bahu Kibum dan mengguncangnya. Inilah alasan Kibum enggan memberitahu keluarganya terutama Ummanya. Kibum sudah menduga reaksi Ummanya akan berlebihan dan Kibum yakin sebentar lagi Ummanya akan...
Muach...muach...tuh kan Ummanya heboh menciumi dirinya. Menurut Kibum, reaksi Ummanya itu berlebihan. Tapi sebenarnya itu wajar. Kibum saja yang aneh, Orangtua mana yang tak bangga anaknya mengikuti kejuaraan olimpiade.
" Jadi selama ini hyung tidak pergi kencan? Kalian tidak pacaran? Lalu kemana saja hyung bersama dengan yeoja itu?"
" perpustakaan"
" Pantas saja lokasi terakhir yang terlihat di GPS adalah perpustakaan" monolog Kyuhyun.
" Tapi Kyu apa hubungannya Kibumie punya pacar dengan anak durhaka sayang?" tanya Leeteuk Umma masih gagal paham dengan maksud putranya tadi.
" Umma masih ingatkan drama yang kita tonton waktu itu. Anak laki-lakinya jadi anak durhaka karena punya pacar yeoja jalang" jelas Kyuhyun membuat Ummanya flashback kemasa saat dirinya dan Kyuhyun menonton drama yang membuat mereka sampai menangis. Kibum mendateglare Ummanya seolah mata tajamnya berbicara' Umma, inilah akibatnya jika mengajak Kyuhyun menonton drama'. Leeteuk meringis menerima dateglare dari Sulungnya.
" Lain kali kalau mau merayuku pakailah pakaian yang lebih seksi dari ini" ejek Kibum mendudukkan dirinya disamping Kyuhyun.
" Anni, Kibum hyung tidak boleh punya pacar yang tidak memakai baju" larang keras Kyuhyun
" Aku bilang seksi Kyu, seksi"
" Yeoja seksi itu yang tidak pakai baju kan hyung?" polos Kyuhyun. Astaga...
" Setidaknya yeojachinguku tidak berdandan sejelek ini" Kibum meraih tissue dan membersihkan makeup serta bibir merah berantakan dongsaengnya itu. Kyuhyun tidak menolak malah terlihat senang. Dia tidak harus membersihkan kekacauan yang dia buat untuk wajahnya.
" Tahan sebentar,ini mungkin akan sedikit sakit" ucap Kibum sambil menarik bulu mata palsu Kyuhyun.
" Ah...appo hyung!" protes Kyuhyun yang tak dihiraukan oleh Kibum. Kibum justru sibuk memungut wig yang tadi dilempar Kyuhyun dan merapikannya. Kemudian dipakaikannya wig itu ke kepala maknaenya dan menuai protes dari siempunya kepala.
" Umma, tolong foto kami. Aku dan kekasihku belum pernah foto bersama" pinta Kibum menyerahkan smartphone-nya pada sang ibu. Leeteuk yang mengerti maksud Kibum terlihat bersemangat. Sepertinya akan sangat menyenangkan mengerjai maknaenya itu.
" Kyuhyun, lihat kamera!" seru Ummanya. Kyuhyun yang masih belum sadar dirinya dikerjai menurut saja.
" Hana...dul...set!"
CUP...
" Gyaaaa...hyung kenapa menciumku?" teriak Kyuhyun tak terima saat Kibum menciunya dihitungan ketiga. Dia langsung bangkit hendak mengejar Kibum yang sudah lebih dulu kabur setelah mencuri ciuman darinya.
" Aku pulang!" Tapi saat melihat Appa-nya Kyuhyun langsung putar arah menuju pintu dan berlari menyambut sang Appa. Melupakan niatnya mengejar Kibum dan juga melupakan sosok Guixian yang masih menempel dalam dirinya.
" Appa, kenapa lama sekali. Kyu sudah sangat lapar!"
" Kau siapa?" Heran Kangin didatangi makhluk imut menggemaskan.
" Yeobo, dia calon menantumu" jawab Leeteuk mengerti kebingungan suaminya yang tiba-tiba mendapatkan pelukan dari seorang gadis.
" Eh..."
Chapter 2 END
.
.
Epilog!
.
" Kyu, Kibum hyung benar-benar sudah resmi punya pacar?!" Teriak Changmin heboh saat menyusul Kyuline yang sudah lebih dulu sampai dikantin.
" Anni, mereka hanya berteman" jawab Kyuhyun enggan menyebut nama sunbaenya yang sempat ia kira pacaran dengan hyungnya.
" Bukan...! Bukan dengan Yoon hee sunbae. Ini..." tunjuk Changmin menyerahkan ponselnya pada Kyuhyun. Jonghyun dan Minho ikut mendekat karena penasaran dengan apa yang ditunjukkan oleh sahabat idiot mereka.
" MWO...!" Teriak Kyuhyun tak percaya dengan apa yang barusaja dilihatnya.
" Siapa gadis cantik ini Kyu?" Tanya Jonghyun dan Minho bersamaan.
GYAAAAAAAA...
Pekikan histeris itu berasal dari yeoja2 patah hati yang membaca tweet dan sebuah foto yang barusaja diunggah oleh pujaan hati mereka, sang pangeran sekolah Kibum.
" My lovely Guixian!...smirk emoticon "
.
.
" Hyung, apa-apaan ini!" Pekik Kyuhyun tak terima hyungnya mengaploud fotonya sebagai Guixian.
" Bukankah kau seharusnya senang"
" Senang dibagian mananya hyung. Aku kan malu! Hyung sengaja kan?"
" Malu kenapa, tidak ada yang tau Guixian adalah Kyuhyun. Dengan begini kau tidak perlu takut hyung akan menjadi anak durhaka. Tidak ada lagi yeoja yang akan mendekatiku" jelas Kibum panjang lebar membuahkan senyum mengembang dibibir Kyuhyun. Benar juga apa yang dikatakan hyungnya itu. Tidak sia-sia dia pernah menjadi Guixian.
" Kau melarang hyung punya yeojachingu tapi kau sendiri punya pengagum rahasia" sidir Kibum saat melihat Kyuhyun memegang sebuah surat. " Kau dapat surat cinta?" tunjuk Kibum dengan dagunya.
" Anni hyung, sepertinya ada yang salah menaruh ini didalam kelokerku" Kibum hanya mengangguk dengan penjelasan kembarannya tak tertarik dengan isinya.
" Sudah tiga kali Kyu mendapatkannya hyung"
" Kalau tiga kali itu namanya bukan salah kirim Kyu"
" Tapi ini, disini ditulis untuk Cho Kyuhyun bukan Kim Kyuhyun" Jelas Kyuhyun membuat air muka Kibum mengeruh meski hanya sepersekian detik
" Apa isinya?" tanyanya kemudian
" Saengil chukahamnida Cho Kyuhyun!" Bukankah hari ini bukan ulang tahun kita hyung. Jelas-jelas surat ini salah Kirim" ucap Kyuhyun menyerahkan surat itu pada Kibum karena hyungnya itu mengulurkan tangan meminta suratnya.
" Ah mianhae..." ucap seorang murid namja ketika tak sengaja menabrak Kyuhyun. Kibum memperhatikan namja itu hingga namja itu menghilang dibelokan.
" Kita pulang!" Putus Kibum setelah melihat isi surat yang barusaja Kyuhyun serahkan padanya.
.
.
Chapter dua...END
ff ini pure brothership. Jika ada tokoh yeoja berseliweran jangan khawatir mereka cuma pelengkap. Tidak ada unsur romance di ff Twins ini.
Thanks buat Filo Hip yang sudah membantu saya publise chapter pertama. Maklum saja ternyata publise lewat HP untuk chapter satu susahnya minta ampun -_-
Chapter depan mau dibuat ada konfliknya, bagaimana?
Big Thanks to:
.
.
Sarah Kihyunie / Cuttiekyu94 / jihyunelf / wolverdose / sofyanayunita1 / readlight / hyuashiya / siskasparkyu0 / kyunihae / michhazz / meimeimayra / okaocha / Miss Babby Kyu / Desviana 407 / Awaelfkyu13 / sparkyubum / wp44416 / yulianasuka / Jiya. Chan / Gaem Yunda / / Kuroi Ilna / dewidossantosleite / Hwang635 / Cho Kyunhae / angela / angel sparkyu / Choding / Shofi Kim / Dindaa / pcyckh / hyunnie02 / Maika / Anna505 / Atika my / Filo Hip / evi / Nae Axelia / diahretno / siyohyuncho / Guest / Shin Ririn1013 / riritary9 / ailedachangkyu / Tiktiktik / hyewon / erka / simahiro / rhismaya / / Hyunhua.
