Keesokan harinya
Chanyeol malas dengan omelan bos gendut yang ada dihadapannya ini.Bos ini terus saja memarahi Chanyeol dan rekan-rekannya karena katanya kerja mereka gak maksimal diantara rekan yang lain.Untung saja bosnya itu kenalan ayahnya jadi dia tidak menghajarnya,kalau bukan paling sudah kempes itu perut lemaknya ditendang Chanyeol.
'Oi Yeol , kau tak mau mencari mate mu setelah selesai kerja hah?'tanya Yoda tiba-tiba saat Chanyeol sedang makan di kantin kantor.
"Ya ini rencananya aku akan mencarinya,tapi aku ingin minum kopi dulu setelah pulang kerja.Jadi kau tenang saja"jawab Chanyeol melanjutkan acara makan daging steak nya.
Chanyeol POV
Bukan Yoda saja yang ingin mencari matenya tapi aku juga ingin mencari mate ku.Walaupun sepertinya sangat susah mencarinya diantara semua cafe di Seoul.Lagipula sebenarnya mateku itu kenapa bekerja di cafe?apa dia tak punya keluarga sampai2 ia bekerja di cafe?.
Aku menghentikan acara mengetik dokumen-dokumen laknat ini dan segera menyambar tas ku saat bel pulang kerja berbunyi.Kalau bukan disuruh ayah kerja kantoran,aku mungkin sudah jadi anggota band terkenal atau produser musik handal.Yahh tapi dia tidak pernah setuju aku menjadi seorang pemusik.
Saat pulang,aku lupa kalau ingin mampir ke cafe dekat kantor untuk membeli kopi cappucino .Tapi ditengah perjalanan ada seseorang yang menepuk bahuku dari belakang.Sontak aku menoleh dan kaget saat tau siapa yang menepuk bahuku
"Jong Dae hyung kau membuatku kaget"ucapku pada Jong Dae hyung yang hanya nyengir melihat ekspresiku.
"Hehe..maaf membuatmu kaget,aku hanya ingin mengajakmu ke cafe bersama.Aku yang akan traktir jadi kau tenang saja" ajaknya
"Okelah-" jawabku
Jong Dae hyung adalah senior di kantorku yang pertama kali menyapaku saat aku masuk kerja di hari pertama,dia orang yang pekerja keras,ulet, dan dapat diandalkan jadi tidak aneh jika dia ku jadikan panutanku di kantor.Dia sering mentraktir ku makanan di kantin kantor,padahal sebenarnya ia tidak lebih kaya dariku tapi ia sangat baik dan ramah pada semua orang.Ah cukup sudah aku memujinya nanti dia kepedean.
"Dan aku juga sekalian mencari mateku" lanjut ku.
"Hah kenapa kau mencari matemu di cafe?" tanyanya bingung dengan jawabanku.
"Yah karena kata ayahku mateku baru saja berubah wujud dan katanya ia bekerja disalah satu cafe tapi aku tak tahu cafe yang mana.Mangkannya aku mau mencari nya saat ini di semua cafe" setelah ku jelaskan,ku lihat mata Jong Dae hyung melotot dan membuatku heran.
"Hyung kau tak apa-apa?" tanyaku yang langsung menyadarkan lamunannya.
Tapi anehnya dia malah nyengir lebih lebar dari biasanya,ya kalau biasanya nyengir cuma setengah sekarang nyengir dari telinga ke telinga.100 % lebar.
"Hehe gak apa2 ,sekarang ayo ku traktir kau di cafe favoritku.Jangan yang didekat kantor,harganya mahal" ajaknya setelah acara nyengirnya selesai.
JongDae POV
"Yah karena kata ayahku mateku baru saja berubah wujud dan katanya ia bekerja disalah satu cafe tapi aku gak tahu cafe yang mana.Mangkannya aku mau mencari nya saat ini di semua cafe"
Deg
Ucapan Chanyeol membuat ku mematung sejenak,dia bilang matenya baru saja melakukan perubahan wujud pertamanya dan adikku Baekhyun...Tunggu tunggu biar kuluruskan.Fakta yang ku tahu:
1.Baekhyun baru saja melakukan perubahan wujud pertamanya seminggu yang lalu.
2.Baekhyun kerja di sebuah cafe yaitu Polo Cafe
3.Jika Baekhyun sudah berubah wujud berarti dia sudah memiliki mate
Perkataan yang kudengar dari Chanyeol adalah ayahnya bilang bahwa mate Chanyeol baru saja berubah wujud pertama kali dan bekerja di sebuah cafe.
Dan itu berarti kalau...
CHANYEOL DAN BAEKHYUN ADALAH MATE.
"Hyung kau tak apa-apa?" suara Chanyeol menyadarkan lamunanku.
Sontak aku menyengir lebar saat tau fakta yang sebenarnya tapi dia hanya heran menatapku.
"Hehe gak apa2 ,sekarang ayo ku traktir kau di cafe favoritku.Jangan yang didekat kantor,harganya mahal" ajak ku sembari merangkul bahunya dan akhirnya kami jalan menuju cafe tempat adikku kerja sekaligus cafe tempat matenya berada.
'Hehe Baekhyun sepertinya kau akan kaget saat tau kalau matemu ini sangat tampan dan tinggi.Kau akan hidup bahagia adikku sayang hehe' ucapku dalam hati.
'Kau senang sekali saat tau mate adikmu adalah Chanyeol' itu suara Chen,raga serigalaku.
'Tentu saja aku senang,karena aku sudah mengenal Chanyeol dengan sangat baik jadi aku tak perlu takut jika Baekhyun memiliki mate seperti dia' jawabku dan melanjutkan langkahku dengan Chanyeol menuju Polo Cafe.
Author POV
Chanyeol dan Jong Dae terus berjalan hingga sampai di sebuah cafe yang bertuliskan 'POLO CAFE'.Cafe yang lumayan besar dengan dekorasi interior yang minimalis tapi elegan ini masih lumayan ramai walau sudah jam 9 malam.
Chanyeol di suruh Jong Dae untuk duduk di meja favoritnya di cafe ini sementara ia sendiri sedang menghampiri adiknya yang sedang bekerja di balik meja kasir.
Baekhyun POV
Aku baru saja ingin mengisi alat pembuat kopi yang kosong dengan biji kopi capuccino sebelum sebuah suara yang kukenal memanggilku tepat dihadapanku.
"Hai adikku tersayang" itu suara Jong Dae hyung.
"Ohh Jong Dae hyung?tumben mampir kesini?ada apa?"tanyaku dengan senyum lebar karena jarang sekali ia datang ke cafe ini.
"Aku hanya ingin minum kopi bersama temanku,tolong buatkan 2 kopi capuccino dan tolong kau yang antarkan ke mejaku ya" ucapnya yang kubalas dengan anggukan.
Aku segera membuat kan pesanan Jong Dae hyung 2 kopi capuccino untuk dia dan temannya.Setelah selesai,aku meminta rekanku untuk menggantikan mengurus kasir sebentar sementara aku mengantar pesanan hyungku.
Semakin dekat aku berjalan ke mejanya,semakin keras juga Baekko melompat kegirangan dalam diriku tapi aku mencoba menghiraukannya.Saat aku sudah di depan mejanya,Jong Dae hyung bersuara
"Ah Chanyeol perkenalkan ini adikku Baekhyun,Baekhyun ini temanku Chanyeol"ujarnya yang membuat aku dan temannya bertatapan mata.
DEG
DEG
DEG
DEG
Aku terpana melihat matanya,detak jantungku berdetak kencang,waktu seolah berhenti,udara seakan tidak ada lagi saat aku melihat mata tajam dan maskulin yang sekarang juga masih melihat ku.
'Ini matemu Baekhyun' suara Baekko dalam diriku membuat mataku melebar lebih besar.
Pria tampan teman Jong Dae hyung ini adalah mateku.
Chanyeol POV
Aku sedang melihat pemandangan dari jendela cafe ini,aku cukup menikmati suasana cafe ini.Aku masih terus melihat keluar jendela sementara Yoda mengaum keras dalam diriku.Hingga Jong Dae hyung mengatakan
"Ah Chanyeol perkenalkan ini adikku Baekhyun,Baekhyun ini temanku Chanyeol" aku sontak menolehkan wajahku dan mataku langsung bertatapan dengan mata mungil cantik.
DEG
DEG
DEG
DEG
Bau ini sangat memabukkanku,mata itu membuatku ingin menatapnya dari dekat,wajah cantik dan lembut itu membuatku lupa daratan, dan waktu berhenti.
Aku tidak bodoh untuk mengetahui kalau namja mungil dan manis adik Jong Dae hyung ini adalah orang yang selama ini aku cari.
Dia adalah Mate ku.
Aku sontak berdiri mengulurkan tangan untuk bersalaman dengan dia setelah ia menaruh nampan di meja kami. Kami bersalaman dengan wajah yang sama-sama masih terkejut.
Bisa kurasakan tangannya yang lembut bersentuhan tengan tanganku yang lebih besar dari tangan mungilnya.
'Oh Shit' umpatku dalam hati
'Mate kita sangat manis bukan' suara Yoda menyadarkan ku dari lamunan.
"Aku akan pergi keluar sebentar" aku tidak tau siapa yang berbicara barusan karena aku masih berjabat tangan dengan namja cantik di hadapanku ini.
Author POV
Chanyeol dan Baekhyun berjabat tangan cukup lama bahkan mereka tidak tahu bahwa Jong Dae baru saja keluar cafe membiarkan mereka berdua untuk berinteraksi lebih dekat.
Akhirnya keduanya tersadar dari lamunan masing-masing dan segera melepas tangan mereka berdua.
"Ah emm..namaku Park Chanyeol,kau bisa memanggilku Chanyeol" ucap Chanyeol tanpa mengalihkan tatapannya pada namja mungil didepannya yang sedang menundukkan kepalanya menyembunyikan rona merah di pipinya.
"Emm..a-aku B-byun Baek..Hyun adik Jong Dae h-hyung" ucap Baekhyun dengan suara imut yang membuat Chanyeol ingin segera menandai namja manis ini.
"Duduklah di sebelahku" ucap Chanyeol yang langsung diikuti oleh Baekhyun tanpa menjawab.
{Fyi guys,kursi tempat Chanyeol sama Jong Dae ini bukan kursi kayu ya tapi Sofa okey}
Suasana nampak canggung sejenak karena keduanya sibuk menenangkan kondisi hati mereka masing-masing.Akhirnya Chanyeol berani bicara duluan.
"Akhirnya aku bertemu denganmu sayang" bisikan Chanyeol di telinga kanan Baekhyun sontak membuat wajahnya merona.Rona itu bertambah saat dia merasakan lengan kiri Chanyeol memeluk pinggang kecilnya dari belakang.
"Apa kau senang bertemu denganku sayang?"tanyanya.
"A-aku senang b-bisa bertemu dgn Cha-chanyeollie~" cicit Baekhyun yang membuat Chanyeol tersenyum tampan.
Sebelah tangan Chanyeol membelai lembut pipi Baekhyun hingga membuat omega manis ini merona,ia membawa wajah matenya untuk menatapnya.
Wajah dan mata mereka kembali bertemu.Chanyeol dapat melihat jelas wajah imut matenya yg merona.
"Apa kau sudah siap matting denganku sayang?" wajah Baekhyun bertambah merah.
"Ehmm..Cha-chanyeollie,lebih baik k-kita matting minggu depan karena he-heatku minggu depan"
Jawaban Baekhyun membuat geraman halus keluar dari bibir Chanyeol.Masa heat adalah masa paling menyenangkan untuk matting.
Chanyeol memaklumi keputusan matenya tapi ia akan menandai matenya terlebih dahulu di dekat rahangnya.
"Baiklah,aku akan menandaimu dulu changi,tahan ne" ucap Chanyeol selembut mungkin agar matenya ini tidak merasa takut.Baekhyun menjenjangkan lehernya agar Chanyeol lebih leluasa mencari tempat utk menandainya.
Saat menemukan denyutan ,Chanyeol langsung mengigit area tersebut yang menimbulkan rintihan pelan dari Baekhyun.Tanda phoneix langsung terbentuk di daerah yang ditandai,sekarang ia bisa merasakan debar jantung matenya.
"Sayangku"- Chanyeol
"Chanyeollie~" -Baekhyun
Baekhyun dengan lembut melingkarkan lengannya dileher dan menyenderkan kepala di dada bidang Chanyeol sementara Chanyeol memeluk erat pinggang dan mencium lembut kening Baekhyun.
'Ayah Ibu ,calon istriku sangat imut dan cantik' itu mindlink yang ia kirim untuk orang tuanya sembari tetap mencium kening matenya.
Tuam dan Nyonya Park sangat bahagia saat menerima mindlink dari putra mereka yang baru saja menemukan matenya.Apalagi Nyonya Park yang sudah tidak sabar memiliki cucu.
'Wahh akhirnya anakku menemukan mate,dia pasti namja yang manis.Kalau bisa kau matting dengannya saat masa heat agar dia tidak kesakitan' pesan nyonya Park pada anaknya.
'Dan kau harus mengenal anggota keluarganya juga Yeol' tambah tuan Park.
Author POV
"Yeolie~~tolong lepas pelukanmu,aku harus kembali bekerja" suara imut itu membuyarkan Chanyeol yang menerima mindlink dari orang tuanya,sontak dia menoleh ke wajah imut matenya.
"Ah iya,aku akan menunggumu pulang sayang.Cepatlah kembali bekerja" ucap Chanyeol sambil melepas pelukannya dan Baekhyun segera kembali ke kasir walaupun sebenarnya mereka berdua tidak rela melepas pelukan mereka kekeke~
2 jam kemudian
Baekhyun segera membereskan barang2nya dan berlari keluar cafe,saat baru keluar pintu,pinggangnya dipeluk seseorang dari belakang yang dari baunya saja ia tahu kalau itu adalah alphanya, Chanyeol.
"Aku akan mengantarmu pulang sayang" ucap Chanyeol sembari mencium lembut leher belakang Baekhyun yang membuat si omega kegelian.
"Ihihi Chanyeolie~~ ayo jangan men-ciumi leherku,aku geli~~" Chanyeol menyudahi ciumannya di leher Baekhyun dan menggandeng tangan mungil itu untuk mengikutinya berjalan berdampingan.
Sepanjang perjalanan mereka terus bercanda,dan berusaha mengenal satu sama lain.Hingga Chanyeol berkata
"Baek,aku ingin menciummu.Apa boleh?"
BLUSH~~
Pipi Baekhyun merona merah saat Chanyeol mengatakan itu.
"Te-tentu boleh,aku milik Chanyeollie~" Chanyeol perlahan mendekatkan wajahnya hingga hidung mereka bersentuhan dan tak butuh waktu lama kedua bibir itu menyatu dalam ciuman lenbut.Saling menyesap dan saling membelai,hingga Baekhyun terpekik saat bibirnya digigit halus yang membuatnya membuka bibir lebih besar lagi.
Kesempatan itu digunakan Chanyeol untuk melesakkan lidah Chanyeol untuk mengajak lidah sang omega berperang,Baekhyun luluh dan berusaha mengimbangi permainan Chanyeol meskipun ia tak akan menang.Ciuman mereka terlepas saat Baekhyun mengirimkan mindlink pada Chanyeol untuk melepas ciumannya karena ia mulai kehilangan oksigen.
"Hah hah hah..ayo kita jalan lagi sayang" ucap Chanyeol manis.
"Iya yeollie~" mereka melanjutkan perjalanan ke rumah kontrakan Baekhyun.
Rumah Kontrak Byun
TOK TOK TOK TOK TOK TOK
Baekhyun mengernyitkan keningnya,kenapa seperti tidak ada orang didalam?apa hyungnya belum pulang?.
"Baek,kau yakin ada orang didalam?" tanya Chanyeol yang merasakan hal yang sama.
"Tak tahu Yeollie" Chanyeol berinisiatif mendobrak pintu itu.Dalam sekali percobaan,pintu itu terbuka dan benar firasat mereka,kalau Jong Dae belum pulang.
"Kenapa Hyung belum pulang ya?" tanya Baek kebingungan.
"Mungkin ia mampir dulu ke suatu tempat" jawab Chanyeol sembari mendudukkan diri di bantal ruang tamu.
(Tau kan biasanya di ruang tamu di Jepang atau Korea itu ada bantal nya buat duduk.Nah Chanyeol duduk disitu)
Baekhyun mengambilkan minuman untuk dirinya dan Chanyeol.Sesaat setelah menaruh minuman di meja.Tangannya ditarik halus oleh Chanyeol dan membuat ia duduk di pangkuan alphanya.
"Aku ingin tau tentang keluargamu sayang" Baekhyun menyenderkan kepalanya di dada Chanyeol dan mulai bercerita.
Setelah beberapa lama bercerita,akhirnya Chanyeol tahu kenapa matenya ini bekerja di cafe.Dulu pack yang dipimpin ayah Baekhyun disebut pack Light.Pack Light sudah bubar semenjak pemimpin mereka yaitu ayah dan ibu Baekhyun mati karena penyerangan mendadak dari pack yang tidak dikenal sehingga pengikut yang lain berpisah dan bergabung dengan pack lain sementara Baekhyun dan Jong Dae mencoba tinggal seperti manusia biasa.
Hanya ada keheningan setelah Baekhyun bercerita tentang keluarganya.Ia begitu merindukan ayah dan ibunya.
Chanyeol yang bisa merasakan perasaan matenya langsung mencium halus bibir pulm matenya untuk mencegah agar Baekhyun tak menangis.Ciuman yang penuh perasaan dan sangat lembut.Tapi setelah lumayan lama,Chanyeol mulai liar,ia menurunkan bibirnya ke arah leher Baekhyun dan menciptakan beberapa kissmark di daerah leher Baek.
"Mmhhn..Yeol" desah Baek saat merasakan gigi-gigi Chanyeol mengigit lehernya.Baru saja Chanyeol akan membuka kancing pertama kemeja Baekhyun tiba-tiba
TING TONG
Mereka berdua sontak berdiri dan merapikan diri masing2 saat ada orang yang memencet bel.Benar saja saat Baekhyun membuka pintu terpampang wajah hyungnya yang nyengir lebar.
"Hehe...ciyee yang udah ketemu matenya"
Baekhyun hanya mendudukan wajahnya karena malu dengan perkataan hyungnya.
"Terima kasih ya Hyung.Kalau kau tidak mengajakku bertemu adikmu,mungkin aku masih mengecek semua cafe di Seoul satu2 hehe." ucap Chanyeol pada Jong Dae.
"Emm ya sudah Hyung karena kau sudah pulang,jadi aku akan pulang kalau begitu.Sampai jumpa hyung,em..sampai jumpa Baekkie" ucap Chanyeol sebelum keluar dari rumah kontarakan Byun tersebut.
"Bye Chanyeol"- Jong Dae
"Dah Yeollie"- Baekhyun
"Ciyee udah punya panggilan sayang nih ye" goda Jong Dae setelah masuk rumah
"Ahh hyung"
TBC
Note:
Matting : bercinta/penyatuan mate
Mind link: semacam telepati atau mengirim pesan lewat pikiran,hanya dapat dilakukan pada keluarga dan sepasang mate
TBC
Hai semua!!gimana udah puas kan chapter kedua nya panjang hehe.. sabar ya rate M nya masih pending
karena chapternya udah panjang tolong dilike sama review ya dan kalo bisa saranin ke temen kalian yang juga fujoshi buat baca ff author ok dan
kayaknya chapternya gak jadi 3 nih hehe
Siap2 ya chapter selanjutnya bakalan rate M lho jadi tunggu setelah buka puasa ya hehe
bye bye
