Chapter 2 untuk love wars, dan saya minta maaf banget karena di chapter pertama agak- sangat membosankan #bungkung 90 derajat 100x. tapi saya akan terus mencoba dan terimakasih untuk para readers yang sudah memberi saran. Oke ini dia chapter 2..
HAPPY READING
.
.
.
Disclaimer: Mashima-sensei
Pairing: NaLu
Azalya Dragneel Mempersembahkan
Warning!: typo banyak, aneh, Gaje dan masih banyak lagi
Pagi hari, di SMA Fairy Tail
Pagi itu semua anggota komite sekolah yang terdiri dari Natsu, Gray, Gajeel, Jellal dan Romeo sedang berkumpul untuk membicarakan tentang penggabungan sekolah khusus putri dan sekolah khusus putra juga tentang kunjungan mereka ke Fairy Hills hari ini
"Jeezz, aku tidak mau kalau sampai digabung dan aku juga malas pergi ke sekolah itu"kata Gajeel sambil duduk di sebuah kursi dengan malasnya
"Ya, dan katanya di Fairy Hills itu ada seorang kepala geng yang sangat kuat dan menakutkan, supaya semua laki-laki daerah sini tidak ada yang berani menyentuh siswi Fairy Hills"kata Jellal dengan tampang cool-nya yang bisa membuat semua cewek berkoprol(?) dengan senangnya XD.
" Menakutkan sekali"kata Gray sambil membayangkan wajah para wanita di Fairy Hills yang kelihatan seperti monster
"Oooo.., jadi kau takut tentang itu hah ice brain?"sahut Natsu pada Gray dengan tampang mengejek
"TIDAKK"
"Benarkah?"
"Jadi kau menantangku flame head?!"
"Siapa takut, maju kalau berani"
"Apa kau punya kenalan disana, Romeo?" Tanya Jellal yang tidak mengiraukan perkelahian antara Natsu dan Gray -_-
"Kakak perempuanku bersekolah disana, dia sangat cantik dan juga lemah lembut" Jawab Romeo
"Ghee, mungkin saja dia menjadi orang yang berbeda saat di sekolah"kata Gajeel #dan mungkin tebakan itu benar
"tidak mungkin lagipula Natsu-nii sudah bertemu dengannya, bagaimana pendapatmu, Natsu-nii?"jawab Romeo yang terlihat sedikit kesal
"Hmm, menurutku dia gadis yang periang dan baik hati"kata Natsu yang kelihatannya sudah mengakhiri pertarungannya dengan Gray
"Heyy sejak kapan kau bisa menilai wanita, flame head?"ejek Gray
"Apa maksudmu aku aku tidak bisa menilai wanita?"kata Natsu yang mulai kesal
"Kaukan GAK PEKA"kata Gray sambil menekan kata terakhirnya
"Kau mau menantangku?!" kata Natsu yang mulai mengadukan keningnya dengan Gray
"Baik, siapa takut".
Merekapun kembali berkelahi, dan yang lainnya hanya bisa ber-sweetdrop melihatnya.
Sementara itu di SMA Fairy Hills
(LUCY POV)
Hari ini pagi yang cerah sekaligus mendebarkan untukku karena hari ini anggota komite dari sekolah Fairy Tail akan berkunjung dan tentu saja aku juga akan bertemu dengan Natsu-kun, wahh wajahnya pasti tampan sekali. "Tapi terkadang aku berfikir mungkinkah aku bisa memilikinya, Romeo bilang dia….Tidak aku akan terus berusaha" kataku dalam hati sambil berusaha menyemangati diriku sendiri.
Aku berjalan menuju ruangan dimana teman-teman satu gengku berkumpul
"Selamat pagi Lucy-san"sapa Wendy padaku
"Pagi Wendy, Pagi teman-teman. Maaf sudah membuat kalian menunggu"kataku dengan senyuman manis yang tertempel di wajahku
"Tidak apa-apa Lu-chan lagipula kami baru saja datang"kata Levy padaku
"Baiklah kalau begitu hari ini kita akan mengadakan rapat dengan anggota komite dari SMA Fairy Tail untuk membicarakan soal penggabungan sekolah, jadi jaga perkataan kalian ya"kataku dengan senang
"baiklah"kata teman-temanku bersamaan.
Akupun memandang keluar jendela dan melihat anggota komite dari SMA Fairy Tail sudah datang, kamipun bersiap untuk menyambut mereka.
END LUCY POV
Semua siswa SMA Fairy Hills tengah ramai karena kedatangan siswa sekaligus anggota komite dari SMA Fairy Tail, mereka semua terpesona akan ketampanan Natsu dan kawan-kawan.
"Ternyata semua siswi disini lumayan juga"kata Gray pada Jellal
"Jaga kelakuanmu Gray" kata Jellal sambil memberikan death glarenya (bener gak tulisannya ._.)
"Selamat datang komite murid Fairy Tail" sambut Lucy dan teman-temannya
"Yang berambut pirang itu kakakku"kata Romeo sambil tersenyum
"wahh, Romeo kakakmu ternyata cantik juga"kata Gray dengan gaya coolnya (menurut author masih kerenan Natsu).
"Ya begitulah' jawab Romeo seadanya.
Mereka semua bersama menuju ruang rapat, sesampainya disana ternyata ada kepala sekolah dari SMA Fairy Tail yaitu Makarov Dreyar dan juga kepala sekolah SMA Fairy Hills yaitu Porlyusica yang sudah menunggu.
Rapatpun dimulai dan hasilnya penggabungan sekolah itu telah disepakati. Setelah itu mereka keluar dari ruang rapat dan beristirahat menuju kantin sekolah, tetapi Natsu pergi kearah lain dan Lucy yang melihat itupun mengikutinya diam-diam.
Taman SMA Fairy Tail
Akhirnya Natsu tiba di taman sekolah dan diapun duduk dibawah sebuah pohon sakura yang senada dengan warna rambutnya.
"hari ini melelahkan sekali"kata Natsu sambil bersandar di batang pohon.
Melihat keadaan sepi Lucy akhirnya keluar dari persembunyiannya.
"hai, Natsu-kun"sapa Lucy pada Natsu
"ooh hai, kau perempuan yang waktu itukan?"kata Natsu sambil mengingat Lucy
"Ya perkenalkan namaku Lucy Heartfilia, tapi paggil saja aku Lucy"kata Lucy memperkenalkan diri
"salam kenal juga, oh iya tadi kau memanggilku Natsu-kun kau tidak perlu memanggilku begitu panggil saja aku Natsu"kata Natsu sambil menyuruh Lucy untuk duduk disampingnya
"baiklah Natsu"kata Lucy yang duduk disampingnya
"ngomong-ngomong terimakasih ya karena sudah menolongku waktu itu"kata Lucy sambil tersenyum
"ya tidak masalah kok"kata Natsu sambil menunjukan grins khasnya.
Selama beberapa saat kecanggungan melanda mereka, angin dinginpun menerpa mereka
"hiihhh dingin"kata Lucy dan memeluk dirinya sendiri
"kau kedinginan, ini pakai jaketku dulu"kata Natsu sambil memakaikan jaketnya pada Lucy
"t-terimakasih"kata Lucy dengan semburat merah tipis yang muncul di pipi putihnya
"heeii, flame head dari mana saja kau?, kami bingung mencarimu. Dasar bodoh" tiba-tiba Gray datang dan mengganggu suasana romansa antara Natsu dan Lucy
"hmm, aku hanya berjalan-jalan sebentar"kata Natsu seakan tidak peduli
"ayo pergi kau ditunggu teman teman di kantin"kata Gray yang berjalan duluan meninggalkan Natsu
"baiklah, aku duluan ya Luce"kata Natsu yang mulai bangkit dari duduknya
"Luce?"Tanya Lucy dengan bingung
"itu panggilan dariku, jaa~" kata Natsu yang berlari sambil melambaikan tangannya.
"jaa~"
"dia baik sekali aku merasa nyaman dengannya, aku harap bisa bersamanya"kata Lucy dalam hati sambil menikmati angin yang berhembus dan hangatnya jaket yang dipinjamkan Natsu
TBC…
Akhirnya selesai juga chapter 2, oke review pleas…..
