Awal pertemuannya dengan Jungwoo tak seperti yang ia kira. Ia berpikir bahwa Jungwoo adalah tipe orang yang dapat ia dekati dengan mudah, nyatanya tak segampang itu. Ada tembok besar yang menghalanginya. Jungwoo sangat sulit didekati.
Entah sudah berapa kali Lucas mengajak Jungwoo bertemu, berusaha mendekati Jungwoo sebagai seorang teman. Sulit, tapi tak ada yang mustahil untuk seorang Wong Yukhei.
Genap sudah 6 bulan ia mendekati Jungwoo. Rasanya Jungwoo telah lebih terbuka terhadapnya. Yah walaupun masih ada yang berusaha Jungwoo tutupi.
-
LINE
Jungwoo
Hyung!
Apa kau sibuk nanti malam?
Hmm, sepertinya tidak
Ada apa? Apa kau ingin mengajakku pergi lagi?
Tentu hyung
Berhenti mengajakku
Carilah pacar Lucas
Kau mengganggu!
Ohh ayolah Hyung
Aku janji ini yang terakhir
Lagipula, ada sesuatu yang ingin aku sampaikan padamu hyung
baiklah
Memang mau kemana?
Hanya temani aku makan
Di restorant steak baru buka di dekat alun alun
Disana mahal kau tau
Tak apa.
Aku rela memberikan yang terbaik untukmu
Berhenti menggodaku!
Kau menjijikkan
Ku jemput ya hyung
Kau kira aku perempuan?
Cukup tunggu aku disana!
Baiklah, Kutunggu jam 7 tepat nanti malam
read
Lucas tersenyum. Hari ini rencananya ia akan menyatakan perasaan pada hyungnya ini. Hhh walaupun terkadang respon Jungwoo tak menyenangkan. Ia yakin. Jungwoo pasti bisa mencintainya!
Sekarang baru saja jam 6. Namun, Lucas telah sampai ke restorant yang dituju. sengaja memesan tempat terlebih dahulu agar tak ramai nantinya. memilih di lantai atas yang memang tertutup dan dikhususkan untuk pasangan yang ingin bermesraan.
Lucas sengaja mengenakan pakaian yang rapi dan tak seperti biasanya. Ia berharap Jungwoo dapat terpesona padanya. Ah memikirkannya saja sudah membuat Lucas deg -deg an hehe.
Ia terdiam menatap sebotol wine di tangannya.
Ia berpikir, apa yang akan ia katakan pada Jungwoo. Ia tak pernah menyukai seseorang sebelumnya. Jadi ia tak tahu apa yang harus dilakukan di saat yang penting seperti ini. hh haruskah ia searching google sekarang? hh jatuh cinta memang dapat membuat orang bodoh. termasuk Lucas.
Bosan menunggu, Lucas memutuskan untuk membuka Instagram dulu. aha! baru saja membukanya, sudah ada postingan dari Jungwoo. apa yang Jungwoo posting? apakah ia juga sama gugupnya dengan Lucas sekarang? apakah ia juga bingung memilih penampilan terbaik yang akan dipakainya untuk menemui Lucas? sungguh, Lucas benar-benar bahagia memikirkannya.
sayangnya Lucas. ia terlalu naif
ia lupa bahwa kehidupan nyata tak pernah seindah mimpi
JungwooKim
58 Likes
JungwooKim Terima kasih untuk hari ini chagi. kamu membuat semuanya menjadi seperti surga Koeunji
view comment
Tanpa sadar Lucas menggeram. Di genggam Hpnya dengan kuat. Lucas,
Ia telah kalah. bahkan sebelum memulai untuk bertarung. ia kalah, benar-benar kalah. tak pernah ia merasa sepecundang ini. ini tak bisa dibiarkan!
Di lihatnya gelas wine yang ada di meja. maaf Jungwoo, tapi kau yang membuatku seperti ini
tok tok tok
Lucas menoleh ke arah pintu, bergegas membukanya untuk melihat wajah Jungwoo yang terlihat jengkel. Jungwoo bahkan masih mengenakan sweater biru itu. Melihatnya Lucas hanya tersenyum pedih.
Tanpa di pinta, Jungwoo masuk ke ruangan yang Lucas pesan
"Apa yang kau pikirkan saat memesan tempat khusus Lucas. Kau seperti akan menembakku saja" Jungwoo mendengus. mengejek Lucas yang memiliki selera buruk dalam memesan tempat.
mendengarnya, Lucas hanya tersenyum maklum
"Duduklah Hyung, aku memesan menu favorit disini"
"Hhh seperti biasa"
Sejenak mereka terdiam. saling menikmati makanan masing-masing. tak ada yang ingin memulai memecah keheningan diantara mereka.
"Hyung/Lucas" Ucap mereka serentak
"Ah, bicaralah Lucas, kau yang ingin menyampaikan sesuatu"
"Tidak hyung, sampaikan lah apa yang ingin kamu katakan"
mendengarnya, Jungwoo menghembuskan nafas, kemudian mengambil handphone di sakunya.
"Bagaimana menurutmu?" Tanya Jungwoo menunjukkan foto seseorang yang tak Lucas kenal
"Hah?" saut Lucas tak mengerti.
"Namanya Ko Eun Ji. dia temanku sejak SMA. Dia cinta pertamaku Lucas hehe"
Lucas terdiam memperhatikan Jungwoo. ia tak tahu apa yang hatinya rasakan sekarang.
Perih
Sesak
Seperti ribuan jarum tengah menusuknya sekarang
"aku mencintainya Lucas. dia pun sepertinya memiliki rasa yang sama denganku. Tadi sore ia ke rumahku, memberitahu bahwa ia sudah pulang dari Jepang. Demi Tuhan, ia semakin cantik. membuatku semakin terpesona dengannya" Jungwoo melanjutkan perkataannya. Tanpa memperhatikan raut wajah Lucas.
Lucas mencengkram kuat tangannya di bawah meja, rahangnya mengeras. Ia benar-benar kesal sekarang.
"Aku berencana untuk menyatakan perasaanku padanya malam minggu nanti Lucas! Ah tapi aku bingung, aku tak tahu cara menyatakan perasaanku. Baru kali ini aku merasakan perasaan ini. rasannya seperti kupu-kupu terbang dalam perutmu. aku benar-benar bodoh dalam percintaan" Jungwoo tersenyum.
Tuhan...
Bolehkah...
Bolehkah aku memilikinya untuk diriku saja...
Malaikatmu ini...
aku mencintainya...
sangat...
"Minumlah dulu hyung. Kau terlalu banyak bicara"
"Ohiya kau benar"
Jungwoo meminum wine dalam gelas mahal itu hingga habis.
"Apa yang ingin kau sampaikan Lucas?"
"Tak ada Hyung, aku berubah pikiran"
"Jangan begitu. Kau tidak seperti Lucas yang aku kenal. katakan apa yang ingin kau katakan"
"Aku, A-aku takut kau marah hyung"
Jungwoo terkekeh
"katakan saja Lucas. Memangnya kapan aku marah? suaraku bahkan terlalu kecil untuk berteriak" bujuk Jungwoo.
"Baiklah"
"Jungwoo hyung, Aku mencintaimu"
Deg!
Jika saja Jungwoo masih minum, tentu wine itu telah berpindah ke wajah Lucas.
"Apa maksudmu Lucas. Aku sedang tidak bercanda" Jungwoo tertegun
memperhatikan wajah Lucas yang ia kira sedang melontarkan lelucon seperti biasa.
"Apa aku terlihat seperti bercanda Hyung?" Lucas menatap lurus mata Jungwoo.
Melihatnya, Jungwoo terdiam, menggeleng pelan.
"Ini tidak benar, Lucas"
"Ku beri kesempatan untuk menarik kembali perkataanmu itu"
"Sayangnya, aku tak bercanda hyung. aku benar benar mencintaimu dengan sepenuh hatiku. bahkan sejak pertama kali kita bertemu"
Ia menggebrak meja. Marah. Ia benar-benar marah. Mendidih hatinya saat tahu bahwa yang Lucas katakan adalah benar.
"INI TIDAK BENAR LUCAS!"
"Ini tak boleh terjadi! Apa karena ini kau mendekatiku selama ini? kau homo menjijikkan! aku kira kau hanyalah pria penuh lelucon. aku tak menyangka, Lucas. Kau sudah ku anggap seperti adikku sendiri! tak tahu kah kau bahwa kau satu-satunya orang yang dapat aku percayai sekarang? kau mengecewakanku
Kau sama saja dengan lelaki brengsek diluar sana. Homo menjijikkan! Kau gay!
KAU TIDAK WARAS!" Jungwoo berteriak. ia benar-benar tak habis pikir dengan perkataan Lucas sekarang
"ya, kau benar hyung. KAU BENAR!" teriak Lucas. berjalan kearah Jungwoo
"AKU MEMANG SUDAH TAK WARAS LAGI! INI SEMUA KARENA KAU. KAU MEMBUATKU JATUH TERLALU DALAM HYUNG! KAU YANG MEMBUATKU JATUH CINTA DENGAN MATAMU YANG INDAH ITU!"
Jungwoo mengepalkan tangannya. ia kesal, sungguh. Ia mengangkat sebelah tangannya untuk meninju wajah Lucas yang sekarang tepat di depannya. Namun, Lengannya yang kurus tentu saja dengan mudah di tangkap Lucas. bahkan saat ia arahkan tangan kirinya pun. Lucas lagi-lagi menagkap tangannya. sekarang, kedua tangannya terperangkap dalam tangan Lucas yang besar.
Jungwoo pusing, ia muak dengan orang di depannya ini. berpura-pura baik hanya untuk mendapatkan hatinya. tak tahunya ia hanyalah seorang gay menjijikkan yang ingin merebut hatinya
"Lepaskan aku. Singkarkan kedua tanganmu yang menjijikkan ini dari tanganku. kau benar-benar membuatku muak Lucas"
Jungwoo mengatakannya dengan lemas. Entah kemana semua tenaga yang ia miliki. kepalanya seakan berputar-putar. Ia pusing
"Pergi dari hidupku" ujarnya pelan
Tak lama, Jungwoo pun jatuh tak sadarkan diri ke pelukan Lucas. Jungwoo kehilangan kesadarannya
Lucas menyeringai melihat tangkapannya. Ia mengangkat dagu Jungwoo hingga menghadap padanya.
"Sudah kubilang kan hyung. Kau akan menjadi milikku"
Ia tersenyum tepat di depan wajah Jungwoo yang tampak begitu cantik di matanya. di elusnya pipi Jungwoo yang sehalus sutra. Lucas pun menyelipkan tangannya dileher dan kaki Jungwoo.
menggendong Jungwoo dan membawa kelincinya pulang dengan senyum penuh kemenangan...
J
TBC
-
Lagi nyoba main di ffn nih, aku kasih 2 dulu. ntr klo review baik tak lanjutin hehe
