Title : My love is the boyfriend of my brother

Author : RikiSparkClouds

Gendre : i don't know #nyehehehe#plakkk

Main cast : Kyuhyun x Yesung, Seunghyun x Yesung, Siwon x Yesung, Kibum x Yesung, Heechul x Yesung

Rating : T ?

Warning : BL, aneh crack pair, abal-abal, gak nyambung, gak sesuai EYD, membosankan, tulisan & bahasa amatir, bahasa korea yang seenak jidat author #plaaakkk...AUUWWW#

Summary : yesung adalah seorang namja polos,manis,imut+cantik, mencintai kyuhyun yang notabene adalah namjachingu dari adik kandungnya sendiri ryeowook. bagaimana sebenarnya perasaan kyuhyun pada yesung? akankah yesung bisa move on dari rasanya pada kyuhyun?

HAPPY READING CHINGU

Kedua namja itu saling berbagi kasih, menyamankan posisi mereka masing-masing. Mereka tampak sangat serasi yang satu manis+cantik, yang satu tampan+sangat manly. Sungguh, siapapun yang melihatnya pasti akan iri. Mereka duduk berdua, lebih tepatnya sang manis berada dalam pangkuan sang tampan, menyandarkan punggungnya pada dada bidang itu sementar sang tampan menyandar pada pohon dibelakangnya.

"Wonnie~" yesung memanggil dengan manja, menyamankan diri dipangkuan siwon sambil memainkan jari-jari besar milik siwon, sahabat yang sangat ia cintai.

"Hmm, wae?" siwon menjawab dengan mata yang masih terpejam, menghirup bau manis yang menguar dari tubuh yesung.

"Wonnie~" yesung memanggil lagi

"Wae, baby? Hm?"

"Ani, hanya ingin memanggil namamu saja."siwon hanya tersenyum, mengecup sayang tengkuk dan leher jenjang yesung.

"Ayo kita menikah, baby. Kita menikah, lalu pindah ke kanada, setelah itu kita buat anak, dan hidup bahagia disana, tak akan ada yang memisahkan kita lagi baby."

"Rencana jangka panjang ya? Xixixi.., tapi, mungkin kita tak akan pernah bisa seperti dulu lagi, wonnie." Yesung tersenyum miris, sakit itu kian nyata menyapa dasar hati yang penuh luka. Siwon mengerti dan siwon paham, merasakan hal yang sama layaknya yesung kini, sesaat benaknya melayang kekejadian lima taun lalu.

FLASH BACK ON

"Hmph..ah..hmph" dua insan itu bercumbu panas dalam sebuah kamar bernuansa biru laut, tubuh mungil simanis ditindih oleh tubuh yang lebih besar milik sitampan.

"Ah..hmpth..sih-wonh" simanis memukul pelan dada namja yang lebih muda dua tahun darinya itu saat merasakan pasokan oksigennya habis, dan dengan berat hati si tampan melepaskan ciumannya. Si manis terengah meraup oksigen dengan rakus.

"Si-hmph..hmpht" siwon- namja tampan tadi kembali meraup bibir simanis lapar. Tanpa mereka sadari, tanpa mereka tau, seorang namja paruh baya tengah berdiri mematung diambang pintu kamar itu.

"APA YANG KALIAN LAKUKAN?" choi yunho- namja paruh baya tadi membentak, rahangnya mengeras menahan emosi pada sepasang namja dihadapannya.

"Memangnya apa yang kami lakukan dad? Kami saling mencintai bukankah dad bilang bisa menerima orientasi seksualku?" siwon balas bicara dengan wajah datar.

"Bukan itu masalahnya siwon, yang jelas kau tak boleh mencinai yesung, putuskam hubungan kalian." Suara mr. Choi melembut.

"Berikan aku satu alasan, bukankah dad juga sudah menganggap yesung anak dad sendiri? Dad bilang tak masalah jika aku memilih untuk menyukai yeoja atau namja dalam hidupku, dad bilang dad akan mendukung apa yang menjadi yang terbaik untukku kan? Dan yang terbaik untukku adalah yesung, hanya kim yesung seorang tak ada yang lain." emosi siwon meluap, dan mr. Choi hanya diam tak ingin berniat menjawab atau apapun.

"Kenapa dad diam? Jawab aku dad!" seru siwon, dia dapat melihat raut khawatir pada wajah rupawan daddy-nya. Wajah itu memucat, lidahnya kelu, bagaimana perasaan siwon dan yesung nantinya?

"Bagaimana kalau kim yesung yang kau cintai ini adalah saudara kandungmu?" mr. Choi kembali menemukan suaranya, hatinya gelisah, sungguh.

"Hahaha, jangan bercanda denganku dad." Siwon tertawa lepas

"..." mr. Choi hanya diam di tempat, siwon berhenti tertawa melebarkan matanya tak percaya.

"Katakan ini semua bohong dad, KATAKAN INI SEMUA HANYA KEBOHONGAN MEMUAKKAN UNTUK MENGERJAIKU! Hahaha.." siwon lepas kendali atas dirinya, dia berteriak dan kemudian tertawa sakartis tak ingin mempercayai kenyataan menyakitkan bahwa orang yang di cintainya adalah kakak kandungnya sendiri.

"Sayangnya ini semua adalah kenyataan yang harus kau hadapi wonnie." Mrs. Choi bicara dengan deraian air wajah mengaliri pipi cubbynya

"..." siwon hanya diam, membiarkan air wajah itu kini turun membasahi paras rupawan miliknya, yesung terdiam menunggu apa yang akan diucapkan paman dan bibinya –menurutnya-.

"Dulu. Jungsoo bibimu mengalami kecelakaan saat sedang mengandung, dia pendarahan hebat dan akhirnya keguguran, rahimnya rusak dan harus diangkat. Saat itu yesung sudah berumur dua tahun. kami sedih saat melihat bibimu depresi dia seperti kehilangan hidupnya. dan akhirnya kami memutuskan merelakan yesung kami menjadi anak angkat bibimu, mengobati dan mengembalikan sarinya yang telah hilang. Setahun setelah kejadian itu kau lahir, kami begitu bahagia dengan kelahiran itu. Kami bersaling mengikat janji untuk tidak mengungkit-ungkit masalah ini lagi. Tapi kenyataan takdir tak akan pernah selamanya bisa disembunyikan. Hari ini, jam ini, menit ini, detik ini, janji lama atas dasar saling perduli telah terungkap dengan jelasnya." Mrs. Choi menghela nafas panjang, membiarkan sesak yang selama ini ia pendam luruh bersama air wajah yang kian deras jatuh dengan nakal. Terisak semakin dalam.

"Jadi selama ini kalian membuangku? Apa kalian tidak mencintaiku? Aku membenci kalian. Aku sungguh benci." Yesung terisak. Sesak, hatinya sangat sesak kini.

"Ani, ani sayang. Kami mencintaimu lebih dari apapun, tapi keadaan memang tidak memungkinkan saat itu, jungsoo mencoba bunuh diri, dan kami hanya ingin menyembuhka-" ucapan mrs. Choi terputus.

"Dengan membuangku begitu?" dingin itu merambati hati pasangan mr. Dan mrs. Choi "APA DENGAN MEMBUANGKU?" yesung membentak, luapan emosinya tak mampu dibendung lagi. Dia marah, kecewa, sedih. Dia tak menyangka dia 'menurutnya' dibuang oleh kedua orang tua kandungnya sendiri, wajahnya merah menahan marah.

"Yesung, mengertilah sayang. Kami hanya tak mau ada yang menderita, kami hanya ingin yang terbaik untuk semua orang."

"Cukup! Jangan bicara lagi, kalian telah membuangku. Jangan pernah menemuiku atau datang mengunjungiku lagi, menghilanglah dari hidupku, kalian adalah sumber penderitaanku. Sudah cukup, hatiku terlalu sakit, aku muak pada kalian, kalian orang tua yang menyedihkan."

Plaakk.. satu tamparan mendarat keras dipipi mulus yesung.

"Jangan berbicara begitu pada kami, kami ini orang tuamu. Kau tau? hati kami sakit dengan kata-kata dingin yang keluar dari mulutmu, kau anak kandung kami." Kata mr. Choi dengan terisak.

"Berani sekali kau menamparku, memannya siapa kau? Apa? Orang tua ya? Ahahah.. orang tua macam apa yang tega membuang anak kandungnya sendiri?. Sakit? Hati kalian sakit? HATIKU JAUH LEBIH SAKIT TUAN DAN NYONA CHOI!" setelah mengatakan itu yesung lari, secepatnya dia ingin lari, lari dari kenyataan memuakkan ini. Sebenarnya bukan masalah dibuang yang membuatnya marah. Ketidak jujurang kedua orang tua kandungnyalah yang membuatnya marah, dia merasa dibohongi, merasa jadi orang paling bodoh yang tak tau apapun. Dan bagaimana nasib hatinya? Cintanya sudah terpaut jauh kepada pesona seorang choi siwon, adik kandungnya sendiri.

"Kalian ini sedarah, putuskan hubungan kalian sebelum kalian melangkah terlalu jauh, siwonnie." dan kata-kata itulah awal dari perpisahan panjang mereka selama ini.

FLASH BACK OFF

Siwon memejamkan matanya erat, membiarkan sesak didadanya luruh bersama dengan air wajah yang kian nakal berlomba ingin keluar. sementara yesung sudah terisak sedari tadi. Mereka saling bertatapan dalam menyelami manik masing-masing.

Siwon mendekatkan wajahnya, mengikis jarak diantara mereka. Mereka larut dalam kehangatan tanpa menyadari beberapa pasang mata memandang miris kearah mereka.

"Sepertinya kita benar-benar terlambat."

"Apakah kita berdosa membiarkan saudara sedarah menjalin cinta terlarang ini?"

TBC

Eotteohge? Yang udah cape-cape review, jeongmal neomu gomawo. Ni udah lanjut. Tapi maaf, di chapter 2 ni gak ada kyusungnya sama seakali...ehehehe.. yang udah baca tinggalin jejak ne..? Review please... #kedip-kedip#colok mata author# auwww...

Xixixi...mian kalo pendek...

Gomawo... annyeong ^^