Alibaba's Diary

.

.

Magi © Shinobu Ohtaka

Saya tidak mengambil keuntungan dalam kisah ini

WARNING! : OOC, BL, Shounen-ai, HUMOR GAK JELAS, Alur Berantakan, CRACKPAIR, TYPO (ABSOLUTELY), Mama!Ja'far, Another Timeline (MAYBE?) serta Narsis dan Lebay Alibaba

Summary : Alibaba menulis sebuah buku diari untuk pertama kalinya, entah apa yang ia tulis didalamnya. Tapi kenapa setelah menulis diari tersebut selama enam hari tersebut, ia menjadi blushing sendiri?

Kupersembahkan kisah ini untuk seorang sahabatku yang menyukai EnAli

sekaligus Senpai dan Author yang sangat kuhormati

Hime Hoshina

mohon maaf bila kisah ini tidak sesuai harapanmu

pair : EnAli, SinJa, Slight JuHaku (future)

part 2 of 3

.

.

.

ENJOY!

.

Ditempat yang cukup jauh hingga dimana Alibaba tidak tahu sama sekali, letaknya jauh dipelosok istana Sindria, sebuah ruangan besar yang tak terlalu mewah namun terkesan nyaman. Mereka duduk bersebrangan tanpa mengucapkan sepatah katapun.

Dengan didampingi adik tertuanya, Koumei. Kouen duduk tepat bersebrangan dengan Sinbad yang juga ditemani oleh sang coretistricoret penasihat, Ja'far. Wajah mereka amat sangat serius, hingga membuat aura ruangan mewah istana tersebut lebih tegang dari sebelumnya. Dan akibatnya, cukup banyak korban yang berjatuhan di luar ruangan tersebut.

Yeah, salah satunya adalah para pekerja istana yang tiba-tiba pingsan dengan mulut berbusa akibat tertekan oleh aura tegang ketika melewati ruangan tersebut.

"Apa yang kau inginkan dari kami, wahai pangeran mahkota kekaisaran Kou, Kouen Ren?" Ucap Sinbad memecahkan keheningan, tentunya bersamaan dengan senyum palsunya serta bahasa yang terlewat sopan nan menyindir "Kau tidak datang untuk sekedar hubungan politik, bukan?"

Senyum, yang sangat tipis dan tekesan sinis tersungging di bibir sang pangeran. "Tentu saja, Raja Sinbad. Apa kau pikir, aku hanya datang untuk sekedar 'bermain politik' denganmu?"

Deg!

"lalu, apa yang kau inginkan?" sepasang mata hitam Ja'far menatap tajam Kouen, begitu pula Sinbad

"tenanglah, wahai Raja Sindria, dan penasihat Sindria. Kami datang bukan untuk berperang—" lerai Koumei, namun pembicaraannya terpotong oleh sang pangeran pertama

"—Serahkan Alibaba Saluja padaku"

"Huh?" Sinbad mengedipkan mata sesaat.

"Kubilang, serahkan Alibaba Saluja padaku"

BRAKK!

"Tidak!" Suara Ja'far menginterupsi. Wajah -yang menurut Sinbad ehemimutehem- menatap kesal Kouen.

"—Bagaimana jika, 'aku ingin menculik Alibaba Saluja'?"

"Tetap tidak akan kuizinkan!"

Kouen sedikit memberikan senyum sinisnya seakan akan menang, "Baiklah, Aku akan meminang Alibaba Saluja"

"itu juga tidak!" Jawab Ja'far cepat, "Aku tidak akan mengizinkan siapapun membawa, menculik, ATAUPUN meminang, Alibaba-kun!" titahnya seakan melupakan posisinya saat ini

Berbeda dengan Kouen, Koumei sedikit menatap heran dibalik wajah tidak berminatnya pada sang penasihat Sindria, "memangnya kau siapa hingga tidak mengizinkan siapapun untuk meminang Alibaba, wahai penasihat Sindria Ja'far?"

"TENTU SAJA KARENA AKU IBUNYA!"

-note : Yamuraiha dan Sharrkan segera menghentikan rapat tersebut sesaat setelah Sinbad yang mencoba mencari cara untuk menenangkan sang istri yang hendak menyerang Kouen dan Koumei dengan Bararaq Sei-

Pesan moral : Jangan sekali-sekali mencoba meminta ijin pada sepasang orang tua labil (baca : Sinbad dan Ja'far) untuk meminang salah satu dari anak-anaknya dengan nada seperti seorang penculik Atau, sudah dipastikan perang antar negara akan pecah.


...ooo...


Day 02

Dear Diary

Hari ini sungguh menyebalkan! Pake BANGET!

Dimulai dari Hakuryuu yang selalu bertanya "kekasih seperti apa yang kau idamkan, Alibaba-dono?"

Terus bertanya...

Mengikutiku seperti seorang penguntit

Dan hingga ia bertanya hal yang paling absurd

"—Kira-kira kau senang dilamar dengan gaya apa?"

NANI THE FAK?! AKU GAK SALAH DENGAR 'KAN?!

Lalu, tak lama setelah pertanyaan absurd itu, secara mendadak Kougyoku datang menghampiriku dengan tatapan penasarannya dan menanyakan padaku hal yang SAMA ANEHNYA dengan saudaranya!

"Alibaba-chan, Kau suka bunga apa?" ini masih normal

"Yang diikat seperti buket bunga, yang dianyam seperti mahkota, atau setangkai bunga dengan pita? Atau... Bla-bla-bla..." ini masih kuanggap normal walau saking banyaknya pertanyaan yang ditanyakan oleh Kougyoku, kepalaku jadi SAKIT! Pake BANGET!

Dan pertanyaan terakhir Kougyoku lah adalah yang paling ABSURD

"kira-kira Alibaba-chan suka pakai gaun jenis apa ya? Yang bernuasa Balbbad atau Sindria? Atau yang bernuansa kekaisaran Kou?"

DEMI TOTO YANG SUKA MENGUMBAR KEMESRAANNYA BERSAMA OLBA-KUN, SEJAK KAPAN GUE AKAN PAKAI GAUN?

Tapi, tetap aku harus bersabar. Bukan karena alasan aneh-aneh, tetapi aku teringat salah-satu perkataan Aladdin dahulu, "orang sabar disayang pacar"

Eh?

Tunggu?

Rasanya aku baru menyadari bila ada yang salah...

-Alibaba menghentikan tulisannya setelah menyadari maksud perkataan Aladdin. Sisanya, pikirkan sendiri apa yang dilakukan Alibaba untuk membalas Aladdin-


...ooo...


Day 02

Dear Diary

Ah, aku hampir saja melupakan Diary ini

Setelah Hakuryuu dan Kougyoku, kini yang kutemui adalah sang pangeran ketiga kekaisaran Kou, Ren Kouha yang SAMPAI SEKARANG AKU PENASARAN AKAN GENDER ASLINYA!

Serta Ren Hakuei, sang putri tertua TERCANTIK yang secara tak sengaja berpapasan denganku

Berbeda dengan dua orang dari keluarga Ren sebelumnya, ia selalu mengikutiku dengan tatapan penasarannya

Sedangkan Hakuei, ia hanya tersenyum seraya berkata seperti ini ;

"Ternyata Alibaba-kun walau tak memakai alat kecantikan dan perawatan apapun, sudah terlihat cantik ya... Apa kau setuju denganku, Kouha?"

"Well, kuakui itu benar. Hakuei"

DEMI ALADDIN YANG SENANG MEMBACA PERKAMEN BERISI KUMPULAN GAMBAR CEWEK DAN BERLOGO KELINCI, SEJAK KAPAN AKU DISEBUT 'CANTIK' OLEH MEREKA, ORANG YANG BAHKAN LEBIH CANTIK DARIKU

Baiklah, abaikan itu. Aku masih percaya perkataan Maria dahulu tentang 'betapa gantengnya Alibaba nii-chan"

Dan juga,

"Alibaba nii-chan memang yang paling tampan setelah Cassim nii-chan!"

Dan ketika aku berpisah dari mereka dan hendak memasuki kamar, Aku menemukan seikat mawar tepat di atas kasur beserta secarik kertas yang berisi

"Kau akan menjadi milikku, Alibaba Saluja"

Apa perlu aku meminta Masrur-san atau Morgiana untuk melacak siapa pemiliknya ya?

Semoga esok hari tidak lebih aneh dari hari ini.

-Note : Alibaba menghentikan tulisannya setelah Ja'far dan Sinbad datang ke kamarnya-


...ooo...


Day 03

Dear diary

Hari ini sangat aneh,

Baru malam kemarin aku kedatangan kedua orang tua labilku (Kuharap Sinbad-san dan Ja'far-san tidak membaca diary ini) dengan wajah was-was serta keabsurd-an lainnya.

Seperti; "Alibaba-kun, mama harap kau selalu di sisi kami" Entah apa maksud dari mama Ja'far?

Dan

"Papa tak akan mengizinkan siapapun meminangmu! Membayangkanmu memakai gaun saja sudah membuat ibumu mendapat mimpi buruk"

Eh...

Tunggu...

-note : Alibaba terdiam sejenak dari menulis diary. Entah butuh waktu berapa lama untuk menyadari maksudnya-

WTF?!

AKHIRNYA ADA YANG MEMINANG GUE JUGA!

LEPAS JUGA STATUS JONES SELAMA DELAPAN BELAS TAHUN INI!

SIAPA YANG BERANI MEMINANG PANGERAN YANG GANTENG CETAR MEMBAHANA ULALALA SYALALA BLINK-BLINK GOES ON MACAM GUE?!

Eh…

Tunggu…

Kayaknya ada yang salah lagi.

-note : Alibaba terdiam sejenak untuk mencerna tiap kata dari Sinbad-

KENAPA AKU HARUS MENGENAKAN GAUN PENGANTIN?!

-note : Alibaba menghentikan tulisannya di tengah-tengah kertas sebelum ia terkejut bukan main akibat dari kedatangan Sharrkan yang mengajaknya berlatih-


...ooo...


Day 03

Dear diary

Benar yang kukatakan sebelumnya, Hari ini sungguh aneh...

Aneh...

Aneh…

BANGET!

Hari ini aku secara tak sengaja melihat Kouen-san di taman yang sedang duduk sendiri, tanpa ditemani salah satu saudaranya. rasanya bukan Kouen BANGET!

Dan sialnya, ketika aku hendak mencoba kabur, dia sudah menyadari kehadiranku. Memanggilku untuk menemaninya.

Dan senyumnya yang terbilang 'langka' sudah membuat kedua pipiku panas

DEMI APAPUN, KENAPA KOUEN TERLIHAT SANGAT BERBEDA DARI SEBELUMNYA?!

DAN KENAPA IA MEMETIK BUNGA ASTER DAN MELETAKKANNYA DI SELA-SELA RAMBUTKU?!

KENAPA AKU RAGU MENATAP WAJAHNYA?!

DAN JUGA KENAPA ALADDIN DAN MORGIANA DATANG DISAAT YANG TIDAK TEPAT?

Ah… hari ini sungguh sial…

Sial…

Gagal sudah aku PDKT…

tapi...

PDKT itu singkatan apa ya?

-Note : Alibaba menghentikan tulisannya dengan mendadak ketika Ja'far datang dengan wajah kusutnya-

.

.

.

Tuberculosis (?) to part 3


Balasan ripiu

Hime Hosina, : aaaaaaaahhh! Kakak juga malaikatku! Mau bikin versi langsungnya? BOLEH BANGEEETTT, SILAHKANNN! #nianakSemangatBanget

Neriyura : unyu kan? EnAli gitu loh~ :v

Anooon : ok, ini lanjut! Dan mama Ja'far memang sudah beranak tiga (baca : Alibaba, Aladdin, dan Morgiana) :v


sebelumnya mohon maaf bila ada salah kata, Ripiu please?