Meanie and their children

Always loving you

Cast :

Kim Mingyu

Jeon Wonwoo (GS)

.

.

.

.

.

.

Jam menunjukkan pukul 14.15 waktu setempat…

"Pa, kebutuhan rumah sudah banyak yang habis, bagaimana kalau kita ke supermarket?", pinta Wonwoo kepada Mingyu, sambil membolak balik lembaran majalah.

"Boleh sayang, nanti setelah sikembar bangun kita pergi sama-sama", jawab Mingyu sambil sibuk mengganti channel acara tv.

Siang itu Wonwoo sedang berdua saja dengan Mingyu suaminya diruang tamu rumah mereka, sementara si kembar Minhyuk dan Eunwoo sedang tidur siang dikamar.

Wonwoo yang duduk disofa sebelah Mingyu menyender dengan manja sambil membaca majalah wanita, lalu Mingyu mengelus pelan rambut sang istri sambil sesekali menghirup wangi shampoo dari rambut Wonwoo.

"Hooaaammm", Wonwoo menguap.

"Eooh kamu ngantuk sayang? Tidurlah sebentar".

"Aniya,, aku mau disini sama kamu", Wonwoo bangun meletakkan majalah dimeja lalu kembali memeluk Mingyu sambil menatap wajah suaminya.

"Eiiihhh,,, istriku, cintaku, sayangku, manisku, kekasihku, wanitaku, tambatan hatiku, ibu dari anak-anakku, pendamping hidupku, menantu kesayangan ibuku, putri kesayangan mertuaku, lagi manja banget hari ini", goda Mingyu sambil nyolek ujung hidung mancung Wonwoo lalu tersenyum genit.

Wonwoo yang mendengar ucapan Mingyu hanya terdiam kaget, memandang dengan tatapan tajam mendengar gombalan suaminya yang panjang seperti itu, lalu melepas pelukan.

"Waeyo,, apa omonganku ada yang salah?", tanya Mingyu bingung lalu menegakkan tubuhnya.

"Ck,, apa kau belajar menggombal dari Soonyoung?", selidik Wonwoo dengan wajah yang datar.

Kwon Soonyoung teman mereka sejak menjadi mahasiswa memang terkenal pintar menggombal sejak jatuh cinta pada gadis pujaan hatinya si Lee Jihoon.

"Waahh daebak, kamu memang istri yang pintar, koq kamu bisa tahu?", Mingyu cengar-cengir dengan tebakan Wonwoo lalu mengusak pelan poni panjang rambut Wonwoo.

"Tentu saja aku tahu Kim Mingyu, aku sudah mengenalmu 7 tahun, kau itu kan orangnya paling tidak bisa menggombal", jawab Wonwoo sambil mencubit gemas pipi Mingyu tanpa melepas tangannya.

"Aduuh aduuh sayang sakit", rintih manja Mingyu lalu Wonwoo melepas cubitannya.

"Jangan dicubit manis, mending dicium aja hmmm", goda Mingyu colek-colek lengan Wonwoo sambil meminta cium ke pipinya.

"Dasar gombal", Wonwoo menoel pipi dengan jarinya.

"Tapi kamu suka kan, kamu cinta kan sama aku, Kim Wonwoo", balas Mingyu memajukan wajahnya mendekati wajah Wonwoo lalu mengecup bibir tipis istrinya, kedua tangan Mingyu melingkar dipinggang Wonwoo.

Dibalas dengan ciuman, Wonwoo menatap tajam Mingyu.

"Isshhh nyebelin", Wonwoo mencubit dada Mingyu dengan gemas.

"Tapi suka kan?", goda Mingyu lalu cium pipi Wonwoo sebelah kanan.

"Dasar genit"

"Biarin, genitnya cuma sama kamu aja koq", lalu Mingyu cium pipi Wonwoo yang sebelah kiri.

Wajah Wonwoo sudah memerah seperti buah tomat karena malu digoda Mingyu.

"Eiihh cantiknya istriku kalau lagi malu-malu". Mingyu merasa belum puas menggoda istrinya ia terus mencium wajah istrinya.

Wonwoo yang malu hanya memejamkan matanya, Mingyu berhenti mencium dan melihat Wonwoo sambil tersenyum geli. Merasa Mingyu sudah berhenti, Wonwoo membuka matanya dan melihat Mingyu senyum-senyum nakal.

"Aaaaaahhhhhhh,,," Wonwoo berteriak dengan imut lalu memeluk dan menyembunyikan wajah merahnya di dada Mingyu.

"I love you so much my lovely wife, Kim Wonwoo", Mingyu mencium puncak kepala istrinya sambil memeluk erat tubuh Wonwoo.

"I love you too, my handsome husband Kim Mingyu", jawab Wonwoo sambil menatap Mingyu.

Mingyu menurunkan wajahnya untuk mencium bibir Wonwoo dengan lembut. Acara menggombal ditutup dengan adegan mereka yang berciuman dengan ditemani tv yang masih menyala.

"Maaammmmaaa.…" teriak seorang anaknya membuat Mingyu dan Wonwoo menghentikan kegiatannya.

Wonwoo dan Mingyu kaget lalu menengok mencari anaknya yang memanggil tapi tidak menemukan anaknya, takut terjadi sesuatu pada anaknya Wonwoo bangun untuk mengecek.

"Aku ke kamar anak-anak", Wonwoo bangun menuju kamar anaknya.

"Aku ikut", Mingyu mengekor dibelakang Wonwoo.

Sesampai didepan pintu kamar anaknya, Wonwoo membuka perlahan dan melihat kedua anaknya masih tertidur pulas, mereka berdua bernafas lega, takut-takut anaknya memergoki orang tuanya tadi, tapi ternyata masih pada tidur.

"Mamaa… Hyuk-ie mau Lobo Poooli…." Minhyuk mengigau, sepertinya sedang mimpi minta dibelikan mainan Robo Poli karakter kesukaan putra kecilnya.

Mingyu tidak kuat menahan tawanya melihat anaknya mengigau, takut anaknya terbangun Wonwoo melirik tajam ke arah Mingyu lalu menutup kembali pintu kamar anaknya.

"Jangan keras-keras nanti mereka bangun", omel Wonwoo.

"Huffpppttt,,, sifatnya mirip sekali seperti kamu sayang", lagi-lagi Mingyu menggoda Wonwoo.

"Eooh kapan aku begitu?"

"Eiiiih tentu saja kamu tidak ingat, terkadang saat kamu kelelahan kamu mengigau juga, tapi kamu sangat manis saat mengigau", Mingyu mengedip nakal ke arah Wonwoo.

"Isshhh nyebelin", Wonwoo merengut dengan ekspresi mengerucutkan bibirnya.

"Aigoo,,, kenapa hari ini kamu selalu menggodaku sayang? Kita lanjutkan yang tadi gimana?"

"Shirreoo…." tolak Wonwoo lalu pergi meninggalkan Mingyu.

"Eh kamu mau kemana sayang?"

"Aku mau angkatin jemuran, dan sebaiknya kamu membantuku Tuan Kim Mingyu"

"Baiklah Ny. Kim Wonwoo"

.

.

.

.

.

END

Terima kasih para reader yang sudah mau membaca, favorite dan follow ff ini. Aku terharu, awalnya hanya iseng aja sekedar mengisi waktu luang hihi…

Buat Cha KristaFer ini udah bisa disebut sequel belom? Hihi…

Buat MeliaWon terima kasih atas kritik dan sarannya ^^,

Buat Devil Prince semoga ga pusing baca ff yang ini, hihi…

Buat wowowo Minhyuk dan Eunwoo disini bukan dari idol, aku cuma pinjem nama aja karna ada pengambilan nama Min dan Woo dari dua nama itu, walau aku juga suka liat Minhyuk BTOB dan Eunwoo Astro yang kiyut-kiyut.

Buat Yuanita Aju Nice kata Sebongie…

Buat carrotforsvt di ff ini udah 'tsundere' belom? hihi…

Akhir kata terima kasih sudah membaca Annyeong ^^….

Silahkan kalau berkenan untuk mereview

Selasa, 22 November 2016