Disclaimer: Their own self

Pairing: Yunjae

Warning: YAOI!BL(Boys Love)!

Don't like, don't read

NO BASH

Yunho dan Jaejoong sedang dalam perjalanan pulang ke rumahnya.

Baru saja mereka mengantar Nyonya Kim ke bandara untuk pergi ke Jepang.

Sesampainya di rumah,Jaejoong dan Yunho segera membereskan pakaian mereka untuk berangkat besok.

Sudah tak ada waktu lagi,Eomma Jaejoong memesan penerbangan pagi.

Jadi besok mereka sudah harus sampai di bandara pada jam 7.

Yunho sudah selesai menge-pack pakaianya.

Kemudian ia berjalan ke lantai atas untuk membantu Tuan nya.

"Cklek"Pintu dibuka oleh Yunho.

Jaejoong menoleh ke arah pintu,ia sudah tahu siapa yang datang.

"Boo"Panggil Yunho lembut.

"Hm?wae?"Jawab Jaejoong tanpa menolehkan pandanganya,ia masih belum selesai merapikan barangnya.

"Ada yang bisa aku bantu?"

"Tidak ada"Jawab Jaejoong singkat.

Kemudian ia hendak memasukan boneka BooBear ke koper besarnya,namun tidak muat.

"Untuk apa membawanya Boo?"

"Aku hanya ingin memeluknya kalau tidur".

Yunho mengangguk-anggukan kepalanya mengerti.

"Biar ku bawa saja gimana?Koperku masih lenggang"Tawar Yunho.

"Benarkah?Gomawo!"Ucap Jaejoong senang.

Jaejoong menyerahkan boneka BooBear itu pada Yunho.

~oOo~

Sinar matahari pagi menembus masuk ke kaca jendela,membuat dua namja yang sedang tertidur pulas mengerjapkan matanya cepat.

"Aaaaaaaaaa~"Teriak namja manis itu kaget,dan langsung bangun dari tempat tidurnya.

"Maaf Boo,aku ketiduran disini"Ucap Yunho dengan penuh nada penyesalan.

Jaejoong hanya menganggukan kepalanya lemah.

"Boo,ini sudah jam 5,ayo bersiap-siap,jangan sampai kita telat"

"Ne"

Yunho bergegas keluar dari kamar Jaejoong dan mempersiapkan diri untuk berangkat.

~oOo~

SKIP TIME

Jaejoong dan Yunho sampai di Jeju islan pada jam 9,perjalanan memakan waktu 2 jam.

Mereka langsung menuju Tohoshinki hotel untuk menaruh barang-barang. Seperti yang dikatakan Nyonya Kim,Tohoshinki Hotel memang Strategis,berada di pesisir pantai. Jadi,mereka dapat melihat Matahari tenggelam langsung dari kamar mereka.

Setelah selesai beres-beres,Jaejoong memutuskan untuk pergi ke pantai terlebih dahulu. Karena letaknya memang sangat dekat.

Angin pantai menghembus membelai kulit susu Jaejoong,Jaejoong pun menutup matanya untuk menikmati.

"Jaejoong Hyung?kyaang kyang"panggil seorang namja bersuara imut.

Seketika Jaejoong membuka matanya,dan menoleh ke sampingnya,Mata bening Jaejoong membulat,Kaget.

"Junsu?"

"Wuah!Jaejoong Hyung!"Ucap namja lumba-lumba itu langsung memeluk Jaejoong girang.

"Junsu-ah,Aku kangen sekali"Balas Jaejoong memeluk Junsu semakin erat.

Setelah berpelukan lama,akhirnya Junsu melepaskanya.

"Ini siapa Hyung?Namja Chingumu ya?"Tanya Junsu sembari berbisik-bisik.

"Dia Butler ku!"Ucap Jaejoong balas berbisik-bisik.

"Eh?Butler?Oh jadi ini butler tampan yang sering hyung ceritakan di email?"Ujar Junsu membesarkan suaranya.

Yunho yang mendengarnya hanya senyam-senyum sendiri.

"Nah,lalu siapa yang disana,hm?"

"Ah itu?Dia pacarku Hyung" Jawab Junsu sembari memanggil namja chingunya.

"Chunnie,Ini Jaejoong,teman kecil ku,"

"Ne,anyeong haseyo Jaejoong-ssi,Park Yoochun hanmida" Ucap Yoochun tersenyum lebar.

"Ne,Kim Jaejoong hanmida"

Dan mereka terus berbincang-bincang ber 3 dan melupakan Yunho. Yunho yang merasa tidak diperdulikan akhirnya pergi untuk membeli minuman.

"Lho?Yunho mana?"Tanya Jaejoong panik. Ia baru menyadari kalau Yunho sudah tak ada disebelahnya.

"Eh?tadi bukanya ia disini?"

"Iya,tapi sekarang tidak ada!bagaimana ini?"

"Tenang Hyung,ayo kita cari bersama-sama,pasti ia ada disekitar sini kok"Junsu mulai menenangkan Hyungnya.

Jaejoong,Junsu dan Yoochun berputar-putar di sekeliling pantai untuk mencari Yunho tapi ia tak kunjung ditemukan.

Sementara itu di Minimarket,Yunho bertemu dengan Guru SD nya maka dari itu ia jadi agak lama disana. Setelah 30 menit,akhirnya Yunho kembali ke tempat dimana Jaejoong dan Junsu mengobrol. Yunho sangat kaget saat tak menemukan mereka disana. Ia menjadi sangat panik,dan terus mencari Jaejoong di sepanjang pantai.

Yunho terus mencari,sampai ia kelelahan. Ia juga merasa lapar karena belum makan apa-apa sedari siang. Yunho sangat khawatir terjadi apa-apa dengan Jaejoong.

Yunho memutuskan untuk duduk di sebuah pohon rindang di ujung pantai,ia menyenderkan bahunya pada batang pohon itu dan memejamkan matanya sebentar.

"Yunho?"Ucap seseorang dengan nada gemetar.

Seketika Yunho membuka matanya dan melihat Jaejoong sedang menangis sesegukan disana.

Yunho sontak berdiri dan merangkul Jaejoong. Namja cantik itu terlihat rapuh sekarang.

"Maaf Boo,tadi aku pergi ke minimarket sebentar,tak ada maksud untuk meninggalkan mu."Ucap Yunho merasa bersalah.

"Hiks..."Jaejoong tak menjawab dan terus menangis.

Mata Yunho meredup,kemudian ia mendekap Jaejoong dalam sebuah pelukan hangat.

"Mianhae ne"Ucap Yunho lagi.

Mereka duduk bersebelahan di pinggir pantai,Jaejoong menyandarkan kepalanya di bahu Yunho. Mereka terdiam cukup lama,seolah sibuk dalam pikiran masing-masing.

Tak terasa,waktu sudah petang. Sudah waktunya untuk matahari tak lagi menampakan cahayanya.

"Wuah!Sunset" Ucap Jaejoong girang. Kemudian ia mengeluarkan Samsung S4 dari sakunya dan langsung mengabadikan sunset tersebut.

"Indahnya~"Ucap Yunho terus memandangi sunset itu.

"Ne"

"Boo" Jaejoong menoleh. Tapi,Yunho masih setia menatap sunset itu.

"Ada apa?hm?"Pembawaan Yunho yang tenang membuat Jaejoong penasaran. Yunho seperti ingin berbicara sesuatu.

"Boo~Aku lapar" Ucap Yunho memelas.

Jaejoong seperti Jatuh ke jurang paling dalam,ia kira ingin bicara apa,ternyata hanya 'lapar'-_-

"Boo,aku belum makan apapun daritadi siang,perutku keroncongon."

"Ne,ne,ayo kita cari makan. Aku juga lapar"ujar Jaejoong pada akhirnya.

Mereka bangun dari duduknya dan berjalan pergi menuju restoran di sekitar pantai.

Yunho memang benar-benar lapar. Di restoran seafood itu ia menghabiskan 3 piring nasi beserta lauknya. Sedangkan Jaejoong hanya bisa geleng-geleng kepala melihat aksi makan butlernya.

Setelahnya,mereka kembali ke Tohoshinki Hotel untuk istirahat.

Jaejoong membersihkan dirinya terlebih dahulu lalu ia membuat coklat panas untuk menghangatkan badan dan pergi ke beranda hotel untuk duduk-duduk.

Tak berapa lama,Yunho datang dan ikut duduk di samping Jongie.

Sejenak tak ada yang bicara diantara mereka,masih menikmati hembusan angin malam.

"Boo"Akhirnya Yunho membuka pembicaraan. Ia merasa sedikit tak enak jika suasana hening.

"Apa?"

"Kau ingin melanjutkan kuliah dimana?"

"Kuliah?aku tidak tahu,belum ada rencana."Jaejoong berhenti sejenak. Matanya menerawang ke depan lalu melanjutkan ucapanya lagi.

"Ah!tapi kurasa aku ingin meneruskan restorant appa"

"Chef?"

"Ya,aku suka masak. Jadi Chef pasti menyenangkan"

"Kalau kau sendiri?"Tanya Jaejoong balik.

"Aku?aku belum tahu,yang aku tahu,aku harus menjagamu,melindungi mu"Yunho tersenyum tulus pada Jaejoong. Membuat namja bersuara angel itu salah tingkah.

"Eh?iya juga ya. Lalu impianmu sebenarnya?"

"Sebenarnya aku ingin menjadi lawyer. Aku sudah mempunyai cukup uang untuk masuk universitas,tapi sekarang Halmoni dan Haraboji ku sakit,butuh banyak uang untuk operasi,jadi aku memberikan semua tabunganku untuk membiayainya." Jelas Yunho sedih. Ia tak mau kehilangan Halmoni dan Harabojinya,tapi ia juga butuh uang untuk biaya kuliah.

"Oh..Aku bisa membantumu?"Jaejoong ikut sedih perihal masalah Yunho.

"Tidak usah. Selama ini aku sudah banyak merepotkanmu."Tolak yunho halus.

"Ah begitu"lalu suasana menjadi hening. Yunho dan Jaejoong sama-sama sibuk oleh pikiranya.

"Boo,ini sudah malam. Ayo tidur"Yunho beranjak dari duduknya dan masuk ke kamar.

"Ne"

Setelah mereka berbaring di ranjang masing-masing,Yunho mematikan lampu di meja nakas dan bergegas tidur.

"Selamat malam Boo"

"Malam Yunnie" Ucap Jaejoong sangat lirih.

~oOo~

Paginya mereka memutuskan untuk bermalas-malasan di hotel. Jaejoong sangat malas kemana-mana hari ini. Jadi dari pagi mereka hanya di kamar,sekedar bermain game,atau menonton tv.

"Yun~" Panggil Jae lirih

"Ne?ada apa boo?"

"Sepertinya aku ingin melihat matahari terbit"

"Matahari terbit?Kita bisa melihatnya besok pagi."

"Nde,tapi aku tak yakin bisa bangun sepagi itu,aku terbiasa bangun siang"

"Kalau begitu kita tak usah tidur!"Jawab Yunho ceria.

"Mwo?lalu kita ngapain sampai pagi?"

"Mungkin kita bisa jalan-jalan sampai malam,setelah itu kita bisa main game,atau menonton film horor,pasti seru."

"Hemmm,benar juga!baiklah!"Ucap Jaejoong ceria.

TBC

Thx to: Vic89,YunHolic,Tymagh,rara,and Jung Minrin.
Mian,aku gak bisa buat panjang-panjang. ide ku abis,mungkin nanti dilanjutkan~

R
E
V
I
E
W
S