Chapter 2 : Y..You Perverted Twin!

Riza : Chapter ke-2….. UPDATE!

Rin : Finally~~~~

Riza : ~ UP SIDE DOWN AB AB BA BA~ *nyanyi*

Len : BERISIK AUTHOR MURAHAN NAN GEMBEL LEBIH GEMBEL DARI KAMBING PASARAN! *tutup telinga*

Riza : …

Rin : … Author, bukan aku yang ngomong lho…. *memojok*

Riza : *Ngeluarin bazooka*

Len : Ampun author…

Riza : Aku bacain disclaimer barunya…. Terima kasih kepada Author Kyoura Kagamine yang sudah beri tau Author banyak kesalahan di chap. 1…. *nginjek Len*

DISCLAIMER : VOCALOID BUKAN MILIK RIZA… TAPI MILIK SI MASTER YAMAHA ! INSPIRASI FIC-INI RIZA AMBIL 30 % DARI MANGA 'LET'S GET MARRIED' BUATAN MIZUKAMI WATARU!

Riza : Readers, ENJOY MY FIC~~ Maaf kalau jelek dan TYPO….

[RIN POV]

Report readers, saat ini Kagamine Rin, berada di ruang tamu rumah.

Di depanku ada Kamigane Lily-sama, istrinya Kamigane Leon-sama, si pasangan suami-istri pemilik perusahaan KAMIGANE CORPORATION, perusahaan terkenal seluruh dunia.

Di sebelahku, ada kaa-san yang senang-senang bertemu dengan sahabat lamanya….

Perlu flashback? Fine…

Flashback Mode : On

"Eh?"

"Tunangan? AKU TUNANGAN SAMA SIAPA?!"

"AKU MASIH MUDA BANGET, 16 TAHUN, LILY-SAMA!"

"Kedua putraku juga masih muda, 17 tahun…"

"Aku….akan bertunangan dengan…2 orang?"

"Kamu akan segera tahu, Rin… Nah, Rin bisa tolongin tante Lily ke rumahmu ya? Tante sudah rindu sekali dengan ibumu, Rui…."

Lily-sama…sayang banget ya sama kaa-san…

"B…Baik Lily-sama….. Mohon ikuti saya…"

"Terima kasih banyak, Rin…."

Flashback Mode : Off

"Ahahaha, Lily, sudah lama kita tidak bertemu ya ?"

"Betul Rui, bagaimana keadaan keluargamu?" kata Lily-sama sambil meminum secangkir teh yang disediakan kaa-san tadi.

"Ah! Baik-baik saja! Rin terlihat semangat sekali jika berangkat ke sekolahnya!" kaa-san….. Apa aku segitunya?

"Bagaimana dengan keluargamu Lily?"

"Baik juga, kedua putraku aktif di kegiatan mereka!"

.

.

.

.

Ngomong-ngomong soal kedua putra Lily-sama..

.

.

.

.

"Kaa-san, Lily-sama, boleh aku bertanya?" siapa kedua tunanganku itu? Kenal aja nggak….

"Tentu, Rin.." kaa-san dan Lily-sama menjawab bersamaan..

"Kapan, aku bisa… bertemu dengan kedua….tunanganku? Karena aku belum pernah bertemu mereka…"

Heran, kenapa kaa-san dan Lily-sama malah tersenyum?

"Besok Rin…."

.

.

Besok?

.

.

Besok?

"Kaa-san! Lily-sama! Tapi, aku belum siaaaaaaaaaaaaap! A-KU BE-LUM SI-AAAAPP!" tanpa sadar, aku reflex berdiri dari sofa.

"Tenang Rin…"

"Bagaimana aku bisa tenang kaa-san? Bagaimana kalau aku langsung ditolak? Itu akan sangaaaaaaaaat ME-MA-LU-KAN…"

"Justru itu Rin, kamu harus mempersiapkan dirimu…"

"T…tapi… Lily-sama…"

"Bersiaplah Ka-ga-mi-ne Ri-n~~~" W-wait! Lily-sama mau kabur!

"Tu..tunggu.. Lily-sama!"

"Mulai sekarang panggil aku 'Tante',Rin…"

"T..Tante.."

"Bagus!" Eh? Lily-sam.. Bukan, tante Lily ngeluarin HT?!

"Disini Kamigane Lily, Helikopter no. 02, Black… Segera jemput aku! Antar ke London untuk bisnis KAMIGANE CORPORATION!"

.

.

.

"BET BET BET BET BET BET BET BET BET BET!" Helikopter yang tadi sore…

"Rin…" panggil, tante Lily sambil memakai sunglassesnya lagi.

"Ya?"

"Tolong jaga kedua putraku, selama tante masih di London! Good luck Rin!" Tante Lily…..

"Te..terima kasih…"

Tante Lily masuk ke helikopternya….dan, segera melesat ke London….

[NORMAL POV]

Rin masih tidur lelap di kasur-bermotif-jeruknya. Rin masih mengenakan piyama orangenya. Rin tidur lelap sampai kaa-sannya datang menggebrak pintu kamar Rin.

"RIN! BANGUN ATAU TIDAK ADA SARAPAN JUS JERUK DI PAGI HARI INI"

"EEEEEEEEEEEEHHHHHH! J..JANGAN KAA-SAN! AKU BANGUN!"

"Dan, Rin….. Bersiaplah untuk bertemu dengan kedua tunanganmu~~~"

.

.

.

.

"OH IYA! AKU LUPA!"

"Buruan Rin."

(Time Skip)

Rin sudah turun dari kamarnya, sekarang ia lagi sarapan roti selai jeruk dan jus jeruk. Rin sebenarnya masih gugup dengan tunangannya. Ia belum tahu mukanya kayak gimana…. Belum tahu sifatnya, belum tau semuanya…..

Tiba-tiba, terdengar sebuah klakson mobil di depan rumah Rin.

"Din Diiiiiiiiiiiin!"

"Ah! Rin, itu mobil untuk mengantarmu ke rumah calon tunanganmu!"

"Oke-oke, kaa-san….. Aku siap! Aku berangkat kaa-san!"

"Hati-hati Rin!"

"Oke kaa-san!"

Begitu Rin di depan pintu rumahnya,

"LI-MO-SI-N?! Ya, ampun.. KEREEEEEEEEEEEEEEEEN! K..KEREN BANGET!"

Ya, sebuah mobil Limosin hitam ada di depan rumah KAGAMINE RIN YANG N'DESO.

Keluarlah supir mobil itu, "Apakah anda nona Kagamine Rin?"

"Emh..I..Iya.."

"Kalau begitu, silahkan nona masuk ke dalam mobil…" supir itu membungkuk dan mempersilahkan Rin untuk masuk ke dalam Limosin.

"B..baik.." Rin pun masuk kedalam mobil.

(Time Skip)

[RIN POV]

Ini rumah atau hotel?

"Selamat datang di kediaman keluarga Kamigane, nona Rin…." Para maid dan pelayan-pelayan rumah itu nungguin aku di gerbang masuk?!

"Eh…. Terima kasih…."

"Nona Rin, silahkan bertemu dengan tuan muda…" ucap salah satu maid rambutnya berwarna putih keabu-abuan dan diikat satu menurun.

"Baik…"

"Silahkan, ikuti saya nona…"

Aku mengikuti maid itu, masuk ke dalam rumah kediaman Kamigane.

Jujur saja. Dari tadi aku kagum mulai dari pintu rumah sampai ke kamar calon tunanganku. Semanya, mengkilat dan kelihatan mahal…

Apakah ini hotel Hilton?

'TOK TOK TOK'

"Tuan muda, calon tunangan tuan, nona Kagamine Rin sudah datang…"

.

.

"Bawa dia masuk ke kamarku…."

.

.

"Nona Rin, sepertinya tuan muda mau menemui nona di kamarnya…"

Kamar?! Apa aku akan baik-baik aja?!

"Anoo, aku nggak berani kalau masuk ke kamar cowok….. Em…. Siapa nama anda, maid-san.."

"Yowane Haku, nona Rin.."

"Haku-san! Aku nggak berani…. Masuk ke kamar cowok…"

"T..tapi nona Ri-"

'GREB!'

"Eh?" s…siapa yang menarik tanganku?

'BLAM!'

.

.

.

"Baiklah, nona Rin sudah masuk ke kamar tuan muda…"

.

.

.

Siapa laki-laki yang ada di depanku sekarang?!

Dia mau ngapainin aku?!

M..Mukanya serius banget ngeliatin aku...

Ah, rambutnya berwarna honey blonde sama kayak aku…. Rambutnya diikat sedikit menjadi ponytail. Lumayan cakep sih, tapi siapa dia?

"Hee~~~ Ternyata calon tunanganku yang namanya Rin….. sedikit pervert ya?"

. 1

. 2

. 3

CONNECT

"NGGAK! JUSTRU KAMU YANG PERVERT! NARIK ORANG YANG NGGAK DIKENAL KE KAMAR COWOK!'

D..dia mendekatiku! OMG! OMG! O-M-G!

AHH! HOW DARE YOU, MEMOJOKKAN AKU DI DINDING!

Sungguh memalukan

Aku bisa mencium aroma parfum yang dia pakai…

[NORMAL POV]

Rin sedang dipojokkan di kamar cowok yang nggak dikenal itu.

'SET'

Tiba-tiba cowok itu menggendong Rin ala 'Bridal Style'

"Turunkan aku, PERVERT!" kata Rin sambil memberontak.

"No way,"

"A…Aku be-lum ke-nal ka-MU!" Rin menonjok pipi cowok itu.

"Namaku, Kamigane Len…. Salam kenal, Rinnie~~"

'CHUUU'

Muka Rin, berubah menjadi merah semerah kuah ikan sarden. Karena ada sesuatu yang hangat menempel di pipi Rin.

"Apa yang kamu lakukan?!"

"Menurutmu? Apa mau yang ada disini?" kata cowok bernama Len sambil mendekati bibirnya di bibir Rin.

"TIDAK, TERIMA KASIH LEN PERVERT! TURUNKAN AKU SEKARANG!" kata Rin sambil menepis jari-jari Len.

Tiba-tiba, pintu kamar itu kebuka dan, muncul cowok yang mirip dengan Len. Rambutnya honey blonde, tetapi rambutnya lebih pendek dari Len, sehingga tidak diikat. Tetapi, cowok itu memakai beberapa jepitan di rambutnya.

"Sungguh tidak adil Len, aku juga mau ikutan…" kata cowok itu.

"Rinto, Rin ini punyaku….."

"Really~~?" jawab cowok bernama Rinto, kembaran Len, tunangan Rin yang satu lagi.

Rinto menghampiri Rin yang sedang di gendong oleh Len dan,

'CHUUU'

Sekali lagi, pipi Rin memerah….

"Hei Rin, kamu sudah membuatku tidak tahan untuk menciummu…. Salahmu karena kamu terlalu imut…."

"Pe….PERVEEEEEEEEEEEEEEEEEEEERRTT TTTTTTTTT!" teriak Rin yang memberontak sehingga,

'BRUK!'

Jatuh dari gendongan Len… "Auwww…"

"S…..Siapa sih kalian?" kata Rin sambil memegangi kepalanya yang kesakitan.

"Kami?" kata kedua cowok itu sambil menunjuk dirinya sendiri.

"Iyalah!"

"Aku Kamigane Len, "

"Dan, aku Kamigane Rinto,"

"Len dan Rinto?"

"Betul Rinnie~ Dan, kami adalah para calon tunanganmu Rin…." Kata Len

"Aku ngimpi yah?!"

TO BE CONTINUED

Riza : Huwaaaaaaaaaaaaaaaaa, akhirnya update chapter 2!

Rin : Ngaku deh Author, kamu bikin chapter 2 ini DI TENGAH TENGAH WAKTU LAGI UTS KAN?

Riza : TOOOOOLL SEKALEEEEEEEEEEE! LOL XD

Len : Ampun dah! Suara kayak toa sih?!

Riza : SHUT UP S-H-O-T-A BOY!

Len : Ngajak berantem hah?!

Riza : Boleh, Aku ini pernah nendang muka adekku sampe mimisan loh!

Len : …..

Riza : Yoshhhhhh! Readers! REVIEW yaaa~~~