I Don't Own Kurobas! #ya iyalah yaw...
Happy Reading~!
PS: (HC)= Hair color,warna rambutmu.
(L/S)= Long or Short, panjang rambutmu.
Chapter 1
Author POV
Kamu adalah cewek berkategori cukup populer di sekolah, berkat grup dance yang kamu pimpin mulai mendapat pengakuan di luar sekolah dari acara-acara lokal yang kamu dan grupmu ramaikan, dan Kompetisi-kompetisi dalam maupun luar kota yang kalian ikuti. Musuh terbesarmu adalah guru matematika dan BK, hal yang kamu sukai tak ada yang jauh dari Musik, Temanmu banyak, dan kamu sekelas dengan 2 orang anggota klub basket yang kini sedang jadi pembicaraan hangat se-antero Jepang, Kiseki no Sedai, yaitu Kise Ryouta, Copy Cat dan Kuroko Tetsuya, The Sixth member: Shadow.
Terlepas dari mereka, kamu selama 2 minggu terakhir ini sedang melakukan pelanggaran peraturan dengan memasuki sekolah pada malam hari tanpa izin khusus dari guru, kepala sekolah ataupun warga sekolah berwenang lainnya, demi berlatih untuk Japan Dance Competition X yang diadakan 2 minggu lagi. Dan terima kasih atas pemberesan kekacauan dari grupmu yang kurang detail, sang Kapten tim basket putra sekaligus Kiseki no Sedai, Akashi Seijuurou, yang juga berjuluk Emperor Eye, menyadari adanya keganjilan di ruangan Gym yang tak seorangpun yang normal menyadarinya.
Sejujurnya, tadi pagi kamu hanya bisa tidur selama 2 jam, dan kesempatan mu untuk melanjutkan mimpi indahmu adalah saat istirahat, tapi semua itu terhalangi oleh teriakan-teriakan menggila dari fans teman sekelasmu, Kise Ryouta, yang makin lama makin kencang, orang yang dikerubungi pun tak bisa berbuat apapun. "Kesal, Ngantuk, Pingin tidur, Berisik, Pergilah!" Kata-kata itupun muncul di benakmu. Seperempat sudut pun sudah mulai muncul di pelipismu, makin lama makin memenuhi kepalamu. Dengan satu gebrakan yang seakan menghancurkan mejamu kamu berdiri, membuat semua orang yang mendengar terlonjak kaget.
"Pergilah dari sini, Perempuan jalang, kalian menggangguku." Ya, kalau sudah begini, kata-kata yang luar biasa kasarpun keluar dari bibir merah mudamu yang manis, mengingat lingkungan bergaulmu, itu hal yang wajar, tapi meski begitu, tentu saja kamu dan grupmu tidak pernah dan tidak akan menyentuh hal-hal haram.
(Author: Emang kalian yang tinggal di Jepang tau istilah 'Haram' itu? Entahlah~)
"Ap-" kata Seorang makhluk pengganggu tidurmu yang berharga terputus saat melihatmu memberikan tatapan intimidasi yang mengerikan yang keluar dari mata indahmu, pensil yang dari tadi kamu pegang pun patah, bukan, hancur. Semakin lama tatapan dan aura intimidasimu semakin kejam dan dingin. Seakan dihadapan mereka berdiri seekor hewan buas dan liar yang haus darah, mereka pun keluar dari kelasmu dengan kengerian dan kepanikan.
Jangan lupa bahwa salah satu hal yang membuatmu jadi ketua adalah intimidasi bisa dilakukan tanpa mengeluarkan sepatah katapun. Teman sekelasmu pun saat itu juga membuat peraturan tak tertulis khusus untukmu: "Jangan Mengganggu (name) ketika dia sedang tidur."
(Khusus untukmu loh! Mereka baik hatikan?! #Ditendang)
Kamu mendecih kesal, bertopang dagu dengan tanganmu dan menghadap jendela, kalau sudah begini, kamu tidak bisa tidur karena perhatian yang diberikan semua orang padamu. Tak lama kemudian kamu mendengar langkah seseorang yang mendekat dan duduk di bangku di depanmu, mengacuhkan segala yang kamu lakukan tadi.
"Kimi wa sugoi nee..(name)-san, tak kusangka aku benar-benar bisa lepas dari mereka-ssu! Na? Kurokocchi?" Kata orang yang tak lain dan tak bukan adalah Kise, kebiasaannya ketika ngomong adalah ciri khasnya tersendiri. 'Salahmu sendiri karena tak tegas pada mereka, dasar lembek.' batinmu menyalahkan.
"Hai." Kata makhluk manis yang duduk dibelakangmu mengiyakan, sejujurnya hawa keberadaannya yang tipis tak begitu berpengaruh padamu,kamu masih bisa melihat dan mengenalinya meski dia ada di manapun kamu melihatnya.
Kamu tidak menghiraukan mereka dan terus menatap langit yang cerah itu,rambut (HC) nan (L/S)mu yang halus tersibak tertiup angin, kemarahanmu pun sedikit mereda.
"Naa (name)-cchi,mau ikut kami ke kantin?" tawar Kise tiba-tiba, kamu menoleh dan menatapnya malas.
"Boleh saja,tapi kau harus mentraktirku, kau ingin menjadikanku perisai dari fansmu kan? " jawabmu.
'tepat, bagaimana dia bisa tau?' tergambar jelas di wajah rupawan Kise.
"Sonna koto nai yo, (name)-cchi~. Aku mengajakmu karena aku ingin berteman denganmu...lagipula Kurokocchi selalu meninggalkanku dan tak menolongku-ssu~" katanya sambil memanyungkan bibirnya.
"aku tak bisa melakukan apapun Kise-kun, lagipula kau pasti akan lama." jawab Kuroko poker face.
Lalu kalian pun jalan bertiga ke kantin, dan kamu memakai earphone milikmu untuk menghindari suara ultrasonik milik fansnya Kise.
"Dengar Kise-san, apapun yang dilakukan atau dikatakan fansmu, sesekali abaikan mereka, itu salah satu saran dariku." katamu memasang wajah datar.
"Tapi (name)-cchi, kasihan mereka...melihat para gadis yang kecewa dan bersedih membuatku merasa jadi pria terburuk yang pernah ada-ssu..." kata Kise memelas.
"yaah terserahlah, itu cuma saran." jawabmu cuek.
"Sebetulnya apa yang dikatakan (name)-san ada betulnya juga Kise-kun, dengan begitu, mereka akan sedikit menjaga jarak denganmu." balas Kuroko, pertama kalinya kamu mendengar dia bicara sebanyak ini.
"Kurokocchi~ jangan-jangan kamu cemburu melihatku dikelilingi para gadis-ssu?" Ujar Kise dengan aura secerah matahari dan senyumnya yang lebar melebihi gurun Sahara. Kuroko memucat.
"Kise, aku selalu heran dengan sikapmu yang abnormal itu-nanodayo." kalian menolah kebelakang, dan menangkap sosok makhluk rambut hijau dengan maskot Teikou di tangannya dan jari yang dibungkus perban.
'Bulu mata yang lentik' pikirmu.
"Midorimacchi! Kamu ingin ke kantin juga? Mana Akashicchi?" kata Kise jejingkrakan.
Reader POV
"Dia masih di kelas,main Shogi dengan beberapa orang yang menantangnya-nanodayo." jawab Midorima sambil membenarkan posisi kacamatanya...yang bahkan tidak miring sama sekali! Dasar aneh!
"Ngomong-ngomong, itu...lucky itemmu hari ini-ssu?" Kise menunjuk benda imut di tangan Midorima. Lucky item?
"Iya, menurut Oha-asa, Cancer ada di urutan ketiga minggu ini, maskot adalah lucky item hari ini-nanodayo." jawaban Midorima terdengar aneh bagiku.
Midorima Shintarou, Shooting Guard tim basket Teikou, katanya dia bisa melempar bola sejauh apapun...dan seorang kidal ya? . Hem...orang ini tinggi juga. Terus kenapa?
"Kise-san,aku tinggal lho..." kataku sambil melanjutkan langkah diikuti dengan Kuroko.
"Ah! Matte (name)-cchi! Mou, hidoii-ssu~" teriak Kise lebay sambil berlari menyusul kami, dan tak kusangka Midorima juga membarengi kami sampai ke kantin.
Sesampainya di kantin dan memesan, kami duduk bareng Aomine Daiki yang entah membaca apa sampai nyengir-nyengir gak jelas gitu, dan tak lama setelah itu Murasakibara Atsushi menyusul dengan seabrek makanan di tangannya yang besar. Awalnya kukira dia adalah Titan ungu yang tersesat dari fanfic sebelah. Tunggu, bukankah mereka semua adalah member Kiseki No Sedai? Kenapa seemmuuaannyyaa berkumpul di sini? Dibangku ini? Dan kenapa tempat dudukku yang awalnya luas sekarang jadi tempat singgah titan ungu dan makhluk ijo? Kenapa para cewe langsung kayak kesurupan masal begitu mereka 'Atsumare' disini? Dan dari mana Kuroko dapat vanilla shake itu? Dan kenapa aku merasa di kelilingi makhluk berwarna pelangi dengan segala keragaman mereka? Oke,abaikan 2 pertanyaan terakhir. Mattaku...bukankah kalau begini aku gak bisa makan makanan kesukaanku dengan leluasa? Haaaa... Mau tidak mau aku harus menghabiskannya, soalnya gratis!
"Ittadakimasu..." ucap kami bebarengan.
Percakapan mereka tak ada yang benar-benar ku mengerti, aku hanya menjawab ketika bertanya...memberi reaksi yang kira-kira dibutuhkan... sampai pada suatu topik...
"Kata Aka-chin,akhir-akhir ini ada yang menyelinap ke Gym tanpa ijin." kata titan-eh, Murasakibara datar yang langsung membuatku tersedak air minum.
"M-Maji?"kata Aomine langsung menutup bukunya, anggota GOM lain memasang wajah serius, sepertinya ini masalah yang cukup serius bagi mereka. Aku pun segera menyesuaikan diri dengan tensi mereka.
"Un, dan katanya mereka selalu lolos dan memakai topeng. kata Satpam Fujiwara,mereka selalu datang diatas jam 12 malam." Lanjut Murasakibara sambil mengunyah camilannya.
"Mereka...-desuka?" tanya Kuroko menggaris bawahi.
"Berarti yang menyelinap lebih dari seorang dan tak satupun dari mereka yang tertangkap-nanodayo." kata Midorima berwajah serius.
"Ja-jangan bilang kalau Akashicchi..." Kata Kise gagap sambil ber-sweat drop ria dan muka yang pucat. Sepertinya ini bakal gawat.
"Benar, dia berniat menangkap mereka dan dia mengajak kita untuk membantunya-nanodayo." lanjut Midorima sambil membetulkan posisi kacamatanya yang emang merosot.
...
Oke! sekarang saatnya makan kerupuk sambil bilang WOW! Aaarrgghh! Gimana neh?! Kavoor? Nglanjutin? Sial! Padahal tinggal 2 minggu lagi! Kakek yang di surga, tolong lah cucumu yang paling kece ini~
"T-tonikaku,kita tunggu keputusan final Akashi, aku mau nulis surat wasiat dulu." kata Aomine pergi dengan lampu sorot menyinari langkahnya.
Kami bertigapun kembali ke kelas. Jujur, mukaku sekarang pasti kayak orang sembelit 3 hari.
"(name)-san,tolong jangan dipikirkan,maaf membuatmu khawatir." kata suara jernih nan kalem yang membuatku serasa di tiup angin segar. Aku mengangguk dan tersenyum dipaksakan, masih dengan sweat drop yang bertengger di mukaku. Apa yang harus kulakukan? Kenapa Akashi? DARI SEMUA ORANG YANG ADA DI SEKOLAH INI, KENAPA HARUS DIIIIAAAA?! Demi dinosaurus yang lagi njoget di bulan! Apa yang harus aku lakukaaaannn!
Haaaiiii Readers-ku tercintaaah! yang mereview maupun yang sekedar membaca! aku senang sekali melihat banyaknya pembaca yang dengan senag hati membaca fanfic keduaku ini! Nah, aku akan menjawab para review pembaca tercintah~
Kurotori Rei: Dududuh... terima kasih atas kedatangannya untuk sekedar mereview... mau teh? *nunjuk kolam #dibanting Ini kelanjutanya~ Gimana? Masih menarik?
Hakahina 14: Ini lanjutannya yak~ :D
LilyLumiere: I hope this chapter can make you satisfied!
fuyuki208: Aku gak bisa nge-dance...sayang sekali~ Tapi aku suka nonton film dan video tentang dance, teknik gerakan mereka hebat-hebat! terutama asal amerika~ berhubung dance banyak jenisnya, Kamu nge-dance apa? :3
Kutunggu Review kalian para pembaca tercintah! Di Sepanjang Jalan Keramat #Lari
