PRIZE FOR LOVE
Author : AiMii Yunjaeshipper
Rated : T
Chapter : 2/?
Genre : School , romance, family
WARNING BOYXBOY , YAOI ! saya sudah memperingatkan =) typo bertebaran karena saya author baru buat ff Yaoi~ harap maklumi yaa (_ _)
Disclaimer : ff ini 1000% milik saya , YunJae dan cast yang lain milik agency mereka dan tentunya Tuhan yang maha Esa. Saya Cuma meminjam nama untuk para YunJae shipper yang sedang dilanda kerinduan akan umma-appa(?)
Maaf judul sama isi ga nyambung(?) habis paling ga bisa nyari judul yang bagus *bow
...YunJae...
DongBang High School pagi hari
"Jaeeee Pagiii" teriakan nyaring namja bersuara lumba-lumba yang berlari menghampiri Jaejoong
"Su-ie jangan berteriak pagi-pagi di telingaku, kau mau membuatku tuli eoh?" Jaejoong protes pada temannya itu sambil menggarukkan jari kelingkingnya ke telinga
"hehe mian mian, aku senang sekali mendengar kau tak jadi pindah ke luar negeri, kau masih tinggal di rumahmu kan?"
"tidak, aku tinggal di rumah teman lama umma"
"jinjja? Dimana?"
Jaejoong menoleh ke kanan-kirinya melihat apakah ada orang atau tidak di sekitar mereka
"rumah Jung Yunho-sunbae" bisiknya pada junsu
"MWO ? Jinjja ? Jung Yunho anak tunggal sekaligus pewaris Jung-corp?"
"YA! Jangan keras-keras!" Jaejoong hanya bernafas lega karena lorong yang mereka lewati saat ini sepi.
"jadi, bagaimana kesan pertamamu?"
"Kesan pertama? Hari pertama saja aku sudah mendapat bencana"
"eh?" Junsu memiringkan sedikit kepalanya tanda ia belum mengerti
"Jadi ... " dimulailah Jaejoong bercerita tentang kejadian kemarin
"Hahahaha, sial sekali hidupmu Kim Jaejoong"
"diam kau su-ie , aku yakin aku akan menang, seorang Jung Yunho mendapat 9.00? mendapat 8.00 saja tidak pernah"
"Tak taukah kau Jae ? bahwa cinta dapat melakukan segalanya"
"jangan sok puitis Kim Junsu"
"so? Kau menerima pernyataan cinta dari seorang Jung Yunho?"
"memang kemarin itu pernyataan cinta ya, su-ie?" Jaejoong menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal
"YA ! Kim Jaejoong hentikan muka polosmu itu !"
...YunJae...
-Skip time-
Break time now..
Suasana kelas 2-A sedang ramai saat ini, kenapa ? karena seorang Jung Yunho yang notabene siswa kelas 3-B datang ke gedung kelas 2 hanya untuk menemui Kim Jaejoong. Sontak yeoja-yeoja di kelas 2-A berteriak histeris karena dapat bertemu seorang Jung Yunho.
"mau apa kau kesini?" Jaejoong hanya memutar bola matanya malas
"menemuimu" senyum yunho
Blush.. wajah Kim Jaejoong langsung memerah mendengar jawaban Yunho
"tak penting! Cepat kembali ke kelasmu, kau membuatku dalam situasi sulit"
"hehe mian Jaejoongie~ aku kesini mau pinjam buku bahasa inggrismu, karena sebentar lagi seoIn – seosangnim akan menjelaskan pelajaran kelas 2 dan bukuku hilang"
Dengan kasar Kim jaejoong melempar buku bahasa inggrisnya dan langsung ditangkap Jung Yunho
"Thanks" senyum Yunho lagi sambil meninggalkan kelas
Saat ini semua tatapan mata siswa kelas 2-A menoleh pada Kim Jaejoong dan sontak pertanyaan-pertanyaan seputar Jung Yunho berputar-putar disekitar Jaejoong.
'Jung Yunhooo! Sudah kubilang jangan membuatku dalam situasi yang sulit!' geram jaejoong dalam hatinya
...YunJae...
Hujan. Saat ini hujan mewarnai langit yang sebelumnya cerah di kota Seoul. Kim Jaejoong saat ini berdiri di depan pintu depan sekolahnya sehabis mengganti sepatu sekolah dengan sepatunya sendiri.
"huh.. kenapa tiba-tiba hujan sih?" Kim Jaejoong hanya melihat ke langit yang tak menunjukkan adanya tanda-tanda untuk berhenti
"Ya ! kau kim Jaejoong"
Jaejoong menoleh kepada sekelompok yeoja yang berjalan ke arahnya sambil berkacak pinggang. Jaejoong mengenal mereka semua, Go Ahra, Tiffany dan Jessica adalah yeoja yang sangat terkenal di DongBang High School. Konon, siapapun yang mencari perhatian pada Jung Yunho akan dijahili oleh mereka bertiga. Ah, Jaejoong lupa bahwa tadi siang Yunho datang menemuinya, mungkin itulah yang membuat tiga yeoja itu datang ke Jaejoong.
"ikut kami!" Bentak Go Ahra. Sementara Tiffany dan Jessica menarik lengan Jaejoong kasar.
"YAA! Mau apa kalian" Jaejoong meronta
Jessica dan Tiffany lalu membawa Jaejoong ke kamar mandi, mengunci bilik pintu kamar mandi dari luar dan menyiramkan air lewat atas bilik itu. Sukses mengenai seluruh tubuh Kim jaejoong dan membuatnya basah kuyup.
"kenapa kau mendekati Jung Yunho, Kim Jaejoong? Tak taukah kau bahwa Jung Yunho hanyalah milik Ahra?" Tiffany berteriak pada Jaejoong
"memang apa urusan kalian? Memang Yunho pernah mengatakan bahwa kau pacarnya oy Go Ahra!" tantang Jaejoong
"kau.. kau berani padaku, Jessica, ambil selang dan semprotkan pada anak ini." Titah ratu (?) Go Ahra
"ba..." sebelum Jessica selesai menyelesaikan kata-katanya, tangannya dipegang keras oleh orang yang datang di belakang mereka
"Yu.. Yunho-oppa.. apa yang kau.." Go Ahra terbata-bata
"MAU APA KAU PADA KIM JAEJOONG HUH?" Yunho berteriak
"a..aku tidak.."
"Sebelum aku benar-benar marah, KELUAR SEKARANG JUGA DARI SINI KALIAN! Dan jangan sampai aku melihat kalian mengganggu Jaejoong lagi. KELUAR SEKARANG!" bentak Yunho pada tiga yeoja yang saat ini berlari ketakutan keluar dari skamar mandi.
Yunho perlahan membuka pintu bilik kamar mandi tempat Jaejoong berada.
"gwenchana?" Yunho hanya menatap nanar pada sosok cantik di hadapannya yang menggigil kedinginan karena guyuran air di tubuhnya
"Jung Yunho.. s..sudah k..kubilang jangan membuatku dalam s..situasi sulit" kata Jaejoong bergetar
"Mian..." Yunho meletakkan blazernya di pundak Jaejoong. "kajja kita pulang" dilihatnya Jaejoong dan dengan inisiatif Yunho sendiri, ia menggendong Yunho ala bridal style
"Turunkan aku, Jung Yunho"
"sudah diam jae. Kau begini karena aku, aku harus bertanggung jawab padamu"
Kata-kata Yunho bagaikan mantra yang membuat mulut Jaejoong tak mampu berkata-kata. Akhirnya ia memilih diam dan menenggelamkan kepalanya di dada bidang Yunho.
...YunJae...
Saat ini mereka berada di kamar Jaejoong. Umma Yunho sudah panik sedari tadi karena melihat Jaejoong pulang dalam keadaan basah kuyup. Untunglah Yunho berhasil menenangkan ummanya dan membawa Jaejoong ke kamarnya.
"mandilah.. kau pasti capek"
"gomawo"
"Tak apa, ini salahku Jae"
... tak ada seorangpun yang bicara diantara mereka.
"a.. aku mandi dulu" akhirnya jaejoong memecah kesunyian
Brugk. Jaejoong merasakan tangan Yunho merengkuhnya dari belakang.
"Sebentar saja.. jebal.." kali ini Yunho membalikkan badan Jaejoong dan memeluknya
Sunyi diantara mereka berdua, hanya suara nafas yang terdengar. Setelah beberapa lama, Yunho melepaskan pelukannya.
"pipimu memerah Jae.. Kau mulai jatuh cintakah padaku ?" goda Yunho
"a.. ani.. sudahlah aku mau mandi! Aku mulai kedinginan" Jaejoong mendorong tubuh Yunho sedikit menjauh darinya
"Jangan lupakan janjimu Jae.." kali ini tangan Yunho mengacak-acak rambut hitam Jaejoong
"ara ara, aku adalah orang yang tak pernah ingkar janji Jung Yunho. Tapi sebaiknya kau mulai belajar sekarang"
"aku pegang kata-katamu Jae.."
"Ingat! Hanya di pipi"
"di pipi saja sudah cukup Jae, lalu apa jawabanmu?"
"Jawaban untuk apa?"
"perasaanku..."
"a.. aku tak tau ! keluar dari kamarku sekarang juga Jung Yunhoooo!" kata jaejoong sambil mendorong-dorong tubuh Yunho keluar dari kamarnya. Sedangkan orang yang didorong Jaejoong hanya tertawa renyah menghadapi perilaku Jaejoong yang selalu tak dapat ditebaknya itu.
...YunJae...
"pagi umma.." Yunho datang ke ruang makan lalu mencium pipi kanan ummanya
"Pagi yunnie, ayo segera duduk, kau dan Jae akan berangkat bersama kan?"
"Ya"
"Tidak"
Yunho dan Jaejoong menjawab bersamaan, sambil memakan roti bakar coklat mereka
"kenapa sih Jae? Tentu saja kau harus berangkat bersama Yunnie kan?" senyum Nyoya Jung Kibum
"kau bisa memakai mobil appa kalau mau Yunho" tawar Jung Siwon
"Tak apa appa, aku jalan kaki saja bersama Jae.. kami berangkat umma"
"Hati-hati ya kalian" nyonya Jung melambai pada putranya dan Jaejoong yang mengikuti Yunho di belakangnya
"aahhh~ andai Jaejoong jadi menantuku aku tak masalah walaupun dia namja. Benarkan appa?"
"Kau aneh-aneh saja chagi.. kalau Yunho mau tentu saja aku merestuinya. Kita tak boleh memaksakan perasaan Yunho kan?" senyum Jung Siwon bijak pada sang istri
"yah.. aku berharap Jaejoong bisa jatuh cinta pada Yunho"
"kau konyol chagi, mana mungkin ada yang tidak tertarik pada anak kita? Dia kan "
"dia kan duplikatmu wahai Jung Siwon"
"tapi senyumnya lebih mirip senyummu Jung Kibum"
"aku berharap yang terbaik untuk Yunho, tapi kalau mereka saling mencintai, aku akan sangat mendukung mereka hahaha" tawa Jung Kibum renyah
...YunJae...
"oooyyy Kim Jaejoong" Yunho yang entah sejak kapan berjalan di belakang jaejoong menggoda namja cantik di depannya itu.
"apa?" akhirnya jaejoong menghentikan langkahnya dan menoleh kebelakang, tepat disaat jarak antara mereka berdua sangatlah dekat. Mungkin bibir jaejoong dan bibir yunho hanya terpaut jarak 5 cm.
Sontak Kim Jaejoong mundur satu langkah dari hadapan Jung Yunho.
"hari ini aku ada ujian matematika"
"lalu?"
"ingat janjimu kan kalau aku mendapat nilai 9.00?"
"kau sudah mengingatkan tentang itu berapa kali Jung Yunho? Sekali lagi kau mengatakan itu, kau akan mendapat pukulan dari tasku" kali ini Jaejoong mengangkat tasnya pertanda mengingatkan Yunho.
"aku terlalu senang jae, bahkan aku belajar semalaman."
"ne.. ne.. aku hargai semangatmu"
"do'akan aku ya" belai Yunho lembut pada rambut Jaejoong
Blusshh..
Sekali lagi wajah Kim Jaejoong dibuat memerah karena perlakuan Jung Yunho.
"pipimu memerah lagi Jae.. kau benar-benar sudah jatuh cinta padaku kan?"
"diam kau!" dan pukulan tas Jaejoong medarat tepat di pundak Yunho dan Jaejoong langsung kabur begitu saja.
"appo.. sakit Jae.. ya! Kim Jaejoong!" Yunho berlari mengejar jaejoong
...YunJae...
Chapter 2 update ngebuuuuttt ! mumpung ide ada sama waktu ada sekalian ditulis deh =) makasih banyak yang dukung ff ini..
Oiya buat YuyaLoveSungmin yang tanyak bentuk pintunya gimana, pintu kecil itu kayak pintu diantara dinding mereka berdua. Kayak pintu biasa tapi tingginya mungkin Cuma 1 meter. Jadi pintu itu bakal ngehubungin kamar mereka berdua. Ada fungsinya kok nanti –hint-
Rencananya sih Cuma buat 3 part.. tpi liat aja selanjutnya.. soalnya masih mikirin sekuel Summer Love
Berusaha ngasih banyak part buat YooSu , dan changmin masih belum keliatan dicerita ini /ditabok/
Akhir kata, wanna review again ?
