Title : Naruto DxD : The Two Sacred Gear

Rated : M

Genre : Adventure, Friendship, Fantasy, Romance, and Supernatural

Pairing : Naruto x Rias x Akeno

Disclaimed : Naruto & High School DxD bukan punya saya.

Summary : Bagaimana jadinya jika Uzumaki Naruto mempunyai dua 'Sacred Gear' sekaligus. Mirror Wheel Eyes yang termasuk dalam Longinus ke-14 dan Twin Judgement yang termasuk 'Sacred Gear' special. Dia juga dari Fraksi Malaikat dan keturunan dari Zeus sang Dewa Petir. Strong!Naruto.

Warning : Abal, Gaje, OC, OOC, Typo (Maybe), Strong!Naruto, Super-Strong!Naruto and Etc

.

.

Question & Answer :

Q : Haremnya jangan Rias x Akeno x Xenovia lagi dong sudah bosen?

A : Bisa di bilang Harem Naruto di Fiction ini banyak.

Q : Apa Naruto di sini mesum?

A : Hyper Super Mesum Narutonya.

Q : Haremnya ada berapa kira-kira?

A : Rias, Akeno, Xenovia, Serafall, Sona, Tsubaki, Grayfia, Kuroka (Maybe), Irina (Maybe), Yasaka (Maybe) dan masih banyak lagi mungkin.

Q : Apa tidak pusing buat Fiction banyak-banyak?

A : Tergantung, karena ide mengalir begitu saja, jadi sayang jika tidak di tuangkan dalam bentuk tulisan.

Question & Answer End:

A/N : Untuk Grayfia di sini bukan istri dari Sirzechs, Sirzechs sendiri sudah punya istri dari OC yang saya buat.

Terima kasih yang sudah membaca Fiction saya, yang sudah Review, Follow, dan Favorite saya ucapkan banyak-banyak terima kasih.

.

.

.

Chapter 2: Three Faction!

.

.

Sebelum pertemuan tiga Fraksi berlangsung kita kembali dulu kepada Naruto yang melapor misi beberapa hari yang lalu kepada Michael, dan di sinilah Naruto berada di surga, dan habis melaporkan misi yang di kerjakannya. Dan sekarang Naruto berada di salah satu tempat terbaik di surga, apalagi kalau bukan tempat pemandian air panas para Malaikat wanita dari Fraksi Malaikat.

Dengan wajah mesum Naruto mengintip dengan antusias, "Oh sialan, Auntie Gabriel benar-benar memiliki tubuh sempurna, pantes si Azazel menunggu Auntie Gabriel jadi Malaikat Jatuh. Sialan! Demi Tuhan yang mati dalam Great War ini pemandangan terindah di dunia setelah tempat pemandian air panas khusus wanita di istana Aphrodite milik Aphrodite-oneesama. Tubuh Auntie Gabriel tidak kalah hebat dengan tubuh indah Aphrodite-oneesama." Naruto melihat tubuh indah Gabriel dengan wajah mesumnya, bisa di bilang jika di ukur dengan kacamata BWH tubuh indah Gabriel sulit di kalkukasi.

Sementara Naruto masih asik mengintip, seorang wanita yang merupakan Malaikat Renkarnasi mendekati Naruto dan berbicara pada Naruto, "Apa yang sedang Naruto-san lihat?" kata sosok tersebut.

Tanpa menoleh Naruto menjawab pertanyaan itu, "Tentu saja mengintip Auntie Gabriel dan yang lainnya, kau sendiri sedang apa di sini Griselda?" Naruto bertanya pada sosok tersebut.

Merasa tidak ada jawaban Naruto terdiam sesaat menyadari siapa yang berada di belakangnya, dengan gerakan patah-patah Naruto menengok ke belakang kemudian tersenyum getir, "Hai Griselda-chan." Naruto menambahkan suffix 'chan' pada Griselda berharap tidak terjadi sesuatu yang tidak di inginkan.

Dengan tersenyum lembut Griselda mengerakan tangannya membentuk sebuah kepalan dan siap menghantamkannya kepada Naruto, "Mesum sangat dilarang Naruto-kun." kata Griselda menambahkan suffix 'kun' pada Naruto dengan tersenyum Malaikat pencabut nyawa.

"Huaaaa! Ampun Griselda-chan!" Naruto berteriak sambil lari terbirit-birit meninggalkan Griselda dan tempat mengintip pemandian air panas tersebut.

Sementara Gabriel yang memang menyadari keponakan angkatnya berada di tempat biasa dia mengintip hanya bisa tersenyum lembut dan berkata, "Kau tidak berubah Naruto-chan, tapi aku heran karena sifat mesummu itu kenapa banyak wanita yang tergila-gila padamu." Gabriel tidak habis pikir kenapa keponakannya selalu di sukai begitu banyak wanita, contohnya Xenovia dan Irina yang menaruh hati pada keponakannya.

Sedangkan para Malaikat wanita lain hanya tertawa cekikikan karena sifat anak angkat dari sang Malaikat tertinggi yang terbilang sangat mesum karena bergaul terlalu lama dengan kakek Jiraiya yang merupakan Sannin Senjutsu termesum sepanjang masa.

Andai Naruto bukan orang mesum, Naruto pasti sekarang menjadi Malaikat Renkarnasi, tapi sayang Naruto sangat mesum, coba bayangkan kalau Naruto jadi Malaikat Renkarnasi, baru beberapa saat Naruto pasti berubah menjadi Malaikat Jatuh karena sifat mesumnya, karena sistem yang di tinggalkan Tuhan belum bisa di ubah sepenuhnya oleh Michael.

Lagi pula Naruto tidak tertarik menjadi Malaikat, menurut Naruto itu kegiatan merepotkan, dan lebih senang seperti ini, bebas tanpa terikat sama sekali, dan tentunya bebas mengintip wanita di pemandian air panas, apalagi impiannya membangun kerajaan harem, karena itulah Naruto tidak tertarik menjadi Malaikat Renkarnasi.

Kini kita kembali ke tempat pertemuan Tiga Fraksi, terlihat perwakilan dari pihak Iblis adalah Sirzechs Lucifer, Serafall Leviathan, Grayfia Lucifuge yang merupakan 'Queen' sekaligus 'Maid' milik Sirzechs Lucifer, kelompok Rias Gremory, Sona Sitri, dan Tsubaki Shinra. Perwakilan dari pihak Malaikat sendiri adalah Michael, Uzumaki Naruto, dan Irina Shidou. Perwakilan dari Malaikat Jatuh adalah Azazel dan Vali yang merupakan Hakuryuukou.

Sementara para wanita yang berada di situ minus Asia Argento memandang Naruto dengan tatapan hawa nafsu terpendam, mereka adalah Rias Gremory, Himejima Akeno, Serafall Leviathan, Grayfia Lucifuge, Sona Sitri, Xenovia, Irina Shidou, dan Tsubaki Shinra. Mereka memandang Naruto seolah-olah ingin menerkamnya dan membawa ke dalam permainan ranjang. Dan ingin merasakan betapa perkasanya Naruto di atas ranjang.

Nampaknya Rias mencoba mencuri start dengan mendekati Naruto dan menggaet tangan Naruto dan menggelayut manja sambil melihat kearah semua wanita yang berada disitu dengan tatapan kemenangan. Sementara Naruto yang di perlakukan seperti itu hanya tersenyum saja tanpa menyadari tatapan kilatan-kilatan listrik dari pada wanita kearah Rias, kecuali Asia Argento. Tatapan itu seolah berkata 'singkirkan tanganmu dari Naruto-kun, karena Naruto-kun hanya milikku seorang'.

Michael yang melihat itu hanya tersenyum pasrah mengingat bahwa Naruto adalah putra dari Zeus, dan tentu saja kharisma dari Naruto mampu membius para sebagian wanita, tapi tidak pernah menyangka hampir semua wanita di ruangan rapat Tiga Fraksi menyukai Naruto, kecuali Asia Argento.

Sejak Naruto memasuki tempat pertemuan nampaknya para wanita terpesona dengan kharisma Naruto, kecuali Xenovia dan Irina Shidou yang terpesona dengan Naruto sudah cukup lama.

"Baiklah nampaknya kita semua pihak sudah setuju, tapi sebelum itu aku ingin mendengar pendapat pemegang Longinus di sini." Azazel meminta pendapat kepada tiga orang yang merupakan pemegang longinus saat ini, "Bagaimana menurut kalian, Sekiryuutei, Hakuryuukou, dan Uzumaki Naruto?" tanya Azazel kemudian.

"Aku sangat setuju dengan itu, karena jika perang berlangsung aku tidak bisa mencari para wanita yang akan aku jadikan kerajaan haremku nanti. Ya bisa di bilang itu adalah impianku, impian seorang Uzumaki Naruto adalah membangun kerajaan harem dan mencintai dengan tulus para wanita yang masuk kedalam kerajaan haremku tersebut." kata Naruto dengan begitu santai, sementara Michael hanya menggelengkan kepalanya saja, sedangkan Azazel tertawa senang mendengar ucapan itu, Sirzechs hanya tersenyum simpul.

Para wanita yang mendengar itu merona hebat di kedua pipinya kecuali Asia Argento dan mereka semua membatin dengan serempak, 'Aku yang akan menjadi Alpha di kerajaan haremmu Naruto-kun'.

Sedangkan Issei mengepalkan tangannya tanda bangga kepada Naruto yang kini di anggap senior dalam bidang hal-hal mesum.

"Selama aku bisa bertarung dengan orang-orang kuat itu tidak masalah." kata Vali yang merupakan Hakuryuukou.

"Tenang saja masih banyak orang-orang kuat yang bisa kamu lawan Vali." kata Azazel melirik kearah Naruto yang setia bersama Rias, "Lalu bagaimana dengan mu Hyoudou Issei?" tanyanya kepada Issei.

"Hehehe, tentu saja aku setuju, aku punya impian yang sama seperti Naruto-san." kata Issei bangga dengan impiannya. Sementara Naruto memberikan acungan jempol pada Issei.

Azazel yang mendengar itu tertawa puas, dirinya merasa ingin mendirikan serikat mesum dan dimana dirinya menjadi ketua pemilik serikat tersebut. Sirzechs seperti biasa tersenyum simpul dengan impian dari 'Pawn' milik adiknya dan sementara Asia merona di kedua pipinya, dan berharap Asia termasuk di dalam kerajaan Issei nanti.

Tidak berapa lama hampir semua orang yang berada di dalam ruang rapat terdiam tanpa sebab, sebuah lingkaran sihir terbentuk di atas Kuoh Academy, hanya sebagian yang masih bisa bergerak.

"Apa itu barusan?" kata Issei yang sedikitnya menyadari. Pandangannya beralih ke semua orang, dan dapat di lihat Sona, Tsubaki, Akeno, dan Asia berhenti bergerak.

"Waktu telah berhenti." Naruto menjelaskan sesuatu yang sedang terjadi.

"Sepertinya begitu, hanya orang yang memiliki kekuatan lebih, kita yang memiliki kekuatan naga, pemilik Longinus, dan orang yang di lindungi oleh pedang suci yang dapat menahannya." Vali berkata sambil melihat Issei yang kebingungan atas apa yang terjadi, "Tapi aku tidak tahu kenapa Rias masih bisa bergerak." lanjutnya kemudian.

"Eh?" kaget Rias yang tidak berhenti seperti yang lainnya.

"Tentu saja Hakuryuukou-dono, Naruto melindungi Rias-dono dengan 'itu'." kata Michael menjelaskan kenapa Rias masih bisa bergerak walau waktu di berhentikan.

"Bisa di jelaskan lebih spesifik Michael?" tanya Azazel yang penasaran dengan kata 'itu'.

Michael menatap Naruto, dan Naruto pun menganggukan tanda paham bahwa Michael harus memberitahukan siapa sebenarnya Naruto, "Rias-dono di lindungi oleh kekuatan dewa milik Naruto, karena Naruto adalah Demigod." kata Michael menjelaskan tentang hal itu.

Semua orang terkejut mendengar ucapan dari Michael, kecuali Issei yang mengetahui bahwa Naruto adalah Demigod.

"Terima kasih Naruto-kun telah melindungiku." kata Rias dengan semburat merah di kedua pipinya kemudian mencium pipi Naruto sebagai tanda terima kasih.

Cup!

Semua orang terutama para pesaing dari Rias memandang Rias dengan tatapan tidak suka, sementara Rias menyunggingkan senyum kemenangan kearah Serafall, Grayfia, Xenovia dan Irina.

Naruto tersenyum kemudian berkata, "Itu sudah tugasku Milady." Naruto kemudian berkata kembali, "Sepertinya ada yang menarik paksa pemilik Forbidden Balor View untuk menggunakan Balance Breaker."

"Gasper?!" kata Rias dan Issei secara bersamaan.

"Ya sepertinya begitu." kata Sirzechs dengan santai.

Tiba-tiba sebuah ledakan terjadi di dekat ruang pertemuan, dan menyebabkan semua orang yang masih bergerak menuju arah jendela untuk melihat siapa yang menyerang mereka, ternyata yang menyerang mereka adalah sekumpulan penyihir yang datang dari lingkaran sihir teleportasi.

"Nah Vali bisa kau tolong urus mereka yang berada di luar sana?" tanya Azazel yang melihat Vali dalam keadaan yang membosankan.

"Ya, itu lebih baik." kata Vali yang mengeluarkan Sacred Gear miliknya yang berupa sepasang sayap berwarna putih kebiru-biruan.

Vali melesat keluar dengan kecepatan luar biasa melewati para penyihir dan tiba-tiba, "Balance Breaker!"

[Vanishing Dragon Balance Breaker]

Tubuh Vali di selimuti Armor berwarna putih kemudian menembakan petir-petir berwarna putih untuk menghancurkan para penyihir.

Sementara Issei yang melihat itu kesal bukan main karena Vali bisa semudah itu menggunakan Balance Breaker, sedangkan dirinya perlu mengorbankan tangan kirinya untuk memasuki Balance Breaker.

"Nah, Naruto bisa kau tolong bantu Vali." kata Michael meminta bantuan kepada Naruto.

"Baik Michael-sama." kata Naruto melepas tangan Rias yang berada di lengannya dengan lembut, "Baiklah ladies, aku pergi dulu sebentar." kata Naruto yang mengaktifkan Sacred Gear miliknya yang berupa dua buah pistol kemudian terbang dengan menggunakan bantuan angin.

Sementara para wanita yang berada disana berteriak dengan lantang, "Hati-hati Naruto-kun, jangan sampai lecet!" teriak mereka bersamaan.

Sementara Azazel, Michael, dan Sirzechs hanya bisa menghela nafas panjang sedangkan Issei mengepalkan tangannya tanda bangga menjadikan Naruto sebagai seniornya dan bertekad akan belajar lebih dari Naruto.

Setelah beberapa lama akhirnya di putuskan bahwa Rias dan Issei yang akan menyelamatkan Gasper, Issei menerima dua buah gelang yang di berikan oleh Azazel, yang satu di pake oleh Issei sendiri, yang satu di berikan kepada Gasper. Rias dan Issei pun sudah di kirim melalui sihir perpindahan milik Sirzechs yang menyertai dengan Rokade.

Rokade adalah sebuah gerakan special dari 'King' dimana dapat bertukar tempat dengan salah satu bidak 'Rook', dan secara kebetulan bidak 'Rook' milik Rias yang tersisa berada di ruang klub 'Penelitian Ilmu Gaib'.

.O.o.O.o.O.

Naruto dan Vali sudah berada di udara sekarang, Naruto yang sudah mengeluarkan [Twin Judgement] mulai menembak para penyihir yang menembakan sihirnya kearah Naruto dan Vali.

Dor! Dor! Dor! Dor!

Naruto terus menembakan peluru-peluru berwarna hitam dan putih kearah para penyihir dengan sangat cepat, menyebabkan para penyihir yang terkena peluru dari Naruto hancur berkeping-keping. Naruto menghilangkan [Twin Judgement] miliknya dan menatap para penyihir yang bisa di katakan semuanya adalah wanita, Naruto menyeringai mesum.

"Bersiaplah para wanita cantik, akan aku tunjukan jurus mematikan ciptaan Uzumaki Naruto." Di rentangkannya kedua tangan Naruto ke depan para penyihir wanita yang kira-kira berjumlah lebih dari dua puluh orang kemudian berkata.

"Wind Dress Break!"

Sekitar dua puluh penyihir wanita di kelilingi oleh tornado kecil dan mulai menyayat semua pakaian para penyihir wanita tersebut hingga tidak tersisa satu benang pun.

"Kyaaaaa!" teriak para penyihir wanita yang terkena jurus Naruto dan menutupi tubuh bagian atas dan bawah dengan tangan mereka.

"Kyaaa! Mesum!" teriak para penyihir wanita.

Sementara Naruto tersenyum mesum melihat jurus andalannya berhasil, dari dalam ruang rapat terlihat Azazel dan Sirzechs menatap jurus itu dengan tatapan horor, sementara para wanita yang berada di situ menahan muka merah mereka karena Naruto mempunyai jurus yang cukup hentai.

"Jurus yang lebih mematikan dari pada milik Issei-kun." kata Kiba yang melihat jurus milik Naruto.

Di sisi lain Issei dan Rias menatap Naruto menggunakan jurus yang hampir sama dengan Issei mengeluarkan semburat merah di kedua pipi Rias, karena tidak menyangka Naruto juga punya jurus hentai. Sementara Issei yang melihat itu mengucurkan darah dari hidungnya karena melihat tubuh para penyihir wanita tersebut telanjang bulat.

"Aku harus belajar jurus itu, jurus yang lebih mematikan dari Dreas Break milikku." sambil mengepalkan tangannya Issei berkata dengan mantap setelah melihat jurus milik Naruto.

Kembali lagi kepada Naruto, Naruto tertawa mesum melihat para penyihir wanita telanjang akibat jurusnya, "Tubuh kalian cukup bagus nona-nona cantik." Naruto mengangkat kedua tangannya lagi kedepan sambil berkata, "Terima kasih nona."

"Lightning Spark!"

Petir-petir kecil tercipta di kedua tangan Naruto kemudian menyerang dua puluh penyihir wanita di depannya dan mereka semua hancur berkeping-keping.

Kita kembali lagi ke tempat para petinggi tiga Fraksi berkumpul. Sebuah lingkaran sihir muncul di tengah-tengah mereka, dan keluarlah wanita cantik membawa sebuah tongkat di tangan kirinya lalu menyapa mereka semua.

"Senang bertemu denganmu, Raja Iblis Sirzechs, Serafall." kata sosok tersebut.

Semua orang yang mengetahui siapa yang muncul terkejut bukan main karena sosok yang cukup mereka kenal berada di tengah-tengah mereka.

"Apa yang kamu lakukan di sini?" tanya Serafall kepada sosok tersebut.

"Keturunan Leviathan sebelumnya, Katerea Leviathan." kata Sirzechs mengidentifikasi sosok tersebut.

Katerea tersenyum kemudian berkata, "Kekacauan dan kehancuran dunia!" Katerea mengangkat tongkatnya lalu bersinar terang dan terjadi ledakan.

DUARRR!

Semua orang yang berada di luar gedung rapat melihat ledakan tersebut dengan wajah terkejut, tapi keterkejutan itu hilang ketika merasakan ada kekuatan pelindung yang melindungi ruang rapat.

Terlihat pelindung yang terbuat dari tiga pemimpin tertinggi dari setiap Fraksi. Katerea yang melihat itu tertawa mengejek.

"Hahaha! Sugguh menyedihkan membuat pelindung dari tiga kekuatan! Benar-benar menyedihkan." kata Katerea dengan senyuman menyedihkan.

"Katerea-chan kenapa kamu lakukan ini?" Serafall bertanya kenapa Katerea melakukan semua ini.

"Serafall! Aku akan membunuhmu dan merebut kembali gelar 'Leviathan' darimu." kata Katerea dengan pedas.

Azazel maju dan berkata, "Itu adalah ucapan seseorang yang akan kalah dalam perang." Dengan santainya mengucapkan kata itu.

"Azazel! Malaikat Jatuh tidak berguna." hina Katerea dengan senyuman menghina.

"Nah, Sirzechs, Michael, Serafall, biar aku yang melawannya." kata Azazel menaikan tekanan kekuatannya, begitu juga dengan Katerea yang menaikan tekanan kekuatan Iblisnya.

Sementara Issei dan Rias yang melihat itu bergegas menuju tempat tujuan semula, yaitu membebaskan Gasper dan Koneko, sementara Naruto masih bermain-main dengan para penyihir wanita, begitu juga dengan Vali yang bermain-main dengan penyihir wanita.

"Baiklah kita mulai saja lagi jurus pamungkas kedua." kata Naruto yang kini terbang kearah sekitar 30 wanita penyihir kemudian tersenyum mesum.

Di rentangkannya kedua tangannya kedepan lalu berteriak dengan kencang.

"Electric Rape!"

Seketika itu para wanita penyihir mendesah tanpa sebab karena ada sesuatu yang meraba-raba liang vagina mereka dengan di sertai kejutan-kejutan listrik kecil yang dapat membuat tubuh terangsang.

"Ahhhh! Akhhh! Tolong hentikan!"

"Enghh! Ahhh! Kumohon hentikan!"

Itulah yang terdengar dari para wanita penyihir yang sedang di landa hasrat seksual akibat jurus dari Naruto. Para wanita penyihir lainnya yang tidak terkena jurus itu memandang Naruto dengan tatapan horor. Sementara di tempat Issei yang mendengar sebuah desahan yang begitu kencang mengucurkan darahnya begitu deras dari lubang hidung.

"Desahan kalian benar-benar erotis nona-nona cantik." kata Naruto tersenyum mesum mendengar desahan para penyihir wanita yang berada di depannya.

Sementara Azazel dan Katerea saling menyerang satu sama lain, mereka berdua belum ada yang mau mengalah sama sekali.

.

.

.

To Be Continued

.

.

Terima kasih sudah membaca Fiction karangan saya, sebagai pembaca yang baik alangkah baiknya meninggalkan jejak berupa Review.

My Fanfiction Progress :

1. Naruto DxD : Journey of Naruto Uzumaki (0% in progress)

2. Naruto DxD : The Two Sacred Gear (75% in progress)

3. Naruto DxD : Dragon Slayer Boosted Gear (25% in progress)