RAIN
-
CHANBAEK GS (GENDERSWITCH)
SCHOOL LIFE/DRAMA/ROMANCE
RATE M
-
-
-
SUMMARY
Ada kisah dimana hati yang kaku, tak selamanya membeku……
Ada kisah dimana hati yang kosong, tak selamanya hampa……
Ada kisah dimana hati yang rapuh, tak selamanya hancur……
Selalu ada kisah dimana hujan membawa kita kembali bersama……
-
-
-
"Bawalah hatiku pergi."
-
"Datanglah padaku kan kubawa bahagia untukmu."
-
-
Ash Present
-
-
Chapter 1
-
-
Busan, 16 Mei 2004Siang yang cerah berubah kelam ketika berliter-liter tetesan air menghujami tanah pijakan. Di depan sebuah Sekolah Dasar terlihat wanita paruh baya berlindung dari hujan dengan gadis mungil digenggamannya.
"Bibi Jung, kenapa Eomma lama sekali?" rengekan gadis mungil dengan bibir yang mengerucut imut pada wanita di sampingnya..
"Aigoo, uri Baekhyunie sudah lelah ne?" balas Bibi Jung lembut sembari mengusap sayang rambut si kecil. "Sabar ya, Eomma masih di jalan."
Bibi Jung memperdengarkan jawaban yang sama tiap kali si mungil bertanya. Baekhyun kecil menguap, sebenarnya ini adalah jam tidur siang untuknya. Berhubung Eomma nya belum datang menjemput, dia harus rela berdiam dan berlindung dari guyuran hujan bersama Bibi Jung di depan ruang kelasnya. Tak lama kemudian mobil sport berwarna merah menyala menyapa penglihatannya hingga sipit miliknya kembali terbuka lebar begitu juga dengan senyumannya.
"Eommaaa" teriak Baekhyun kecil ketika seorang wanita cantik keluar dari mobil tersebut dengan membawa dua buah payung di tangannya. Satu dipakainya untuk melindungi diri sendiri dan satu diberikannya kepada wanita paruh baya yang menemani putri kecilnya. Kim Sojin. Ibu dari gadis mungil yang kini merengek manja di pelukan sang ibu.
"Aigoo, Little Princess Eomma menunggu lama ne? Maafkan Eomma sayang." Ucap Sojin lembut sambil menggendong Baekhyun dan berjalan menuju mobil yang tadi diparkirnya. Tentunya bersama dengan Bibi Jung.
Dalam perjalanan pulang, Baekhyun kecil berceloteh riang tentang betapa menyenagkan pelajaran yang diterimanya tadi juga tentang berbagi bekal makan siang dengan teman sebangkunya, Do Kyungsoo. Kalimat-kalimat pujian tak henti-hentinya kedua wanita dewasa tersebut utarakan kepada si mungil yang dengan baik hati mau berbagi bekal dengan temannya.
"Eomma, bolehkah aku membawa bekal lebih? Aku ingin berbagi dengan Kyungsoo lagi. Dia teman yang menyenangkan."
"Tentu sayang, kau boleh. Kalau mau bertanyalah pada Kyungsoo menu apa yang disukainya. Kau bisa meminta tolong Bibi Jung untuk memasakkannya." Jawab Sojin lembut.
"Benarkah? Wuaa. Terima kasih Eomma. Besok akan kutanyakan pada Kyungsoo hehe." Ucap Baekhyun kecil dengan senyum lebar yang mengembang hingga kedua sipitnya menipis layaknya sabit karena terdesak oleh pipi gembilnya, menambah kadar gemas pada si mungil.
-
-
Tbc
A.N
Haii, chapter 1 ini flashback yaa. dan untuk beberapa chapter ke depan juga masih flashback.
Untuk channin610 makasih ya udah bacareview cerita aku
