Author : Syahlaa Nahdah Nur Alyaa/ mysya184

Cast : Lee Sungmin (Minnie,19th , P , Mahasiswa)

Cho Kyuhyun (Kyuhyun/PresDir Cho, 23th, L , Pesiden Direktur)

Lee Donghae (Donghae/ Mr. Hae, 24th L , Direktur Bag. Pemasaran)

Lee Hyukjae (Hyukkie, 19th, P, Mahasiswa)

Choi Siwon (, 23th, L, Aktor)

DLL.

Rating : K

Length : Unknow

Genre : Genderswitch, Dsb.

Warning : typo(s), incorrect spelling, dll.

===THE TRUTH===

"tapi appa, aku sama sekali tidak mencintai Tuan Cho." Sungmin berujar lirih.

"percayalah padaku bahwa kau akan bahagia nanti." Sungmin masih beku, tapi sedikit melunak.

"appa, tidak bisakah k-" "Demi aku Lee Sungmin, demi appamu, Oppamu telah memiliki perusahaan sendiri, dan perusahaan yang appa urus, harus kau urusi, dan hanya Kyuhyunlah yang mampu mengerjakan semuanya." Sungmin agak melunak, lebih tepat lagi dia pasrah.

"ini permintaan terakhirku, sebelum aku meninggal Min." Sungmin semakin melemas, dia berlari menuju kamarnya, menguncinya dan merenung.

===THE TRUTH===

"yeobseyo ?"

"..."

"ne, kau bisa ke kantorku."

"..."

"sekarang, jam 11 nanti aku ada meeting."

"..."

"baiklah, aku tidak akan kemana-mana"

Namja berwajah stoic itu duduk menghadap ke jendela yang terdapat di ruangannya. "Presdir Cho." Dia menoleh saat melihat Seohyun sekertarisnya.

"ne ?" Kyuhyun membalikan badannya perlahan. "ada tamu yang ingin menemui anda." "suruh dia masuk." Ucap Kyuhyun tenang.

"dia kekasihmu ?" seorang yeoja dengan hoodie pastel pink masuk ke ruangannya.

"aniya, dia hanya sekertarisku." yeoja itu berdiri didepan Kyuhyun,tanpa mau duduk di kursi yang ada di sebelahnya.

"tapi dia berkata padaku untuk tidak mendekatimu secara intens, dia bilang dia adalah kekasihmu. Kenapa tak kau nikahi saja dia? jadikan dia istrimu, dengan begitu aku tidak akan menikah denganmu." Kyuhyun tertawa meremehkan.

"Sungmin-ssi. Dia terlalu terobsesi menjadi kekasihku, dan aku tidak menyukainya. Ada apa kau datang kesini?" Sungmin menarik nafasnya,

"Karena ini permintaan ayahku, aku menyetujui pernikahan ini." Kyuhyun terdiam, tidak kaget, tidak tertawa, wajahnyapun tidak bingung, marah, ataupun tersenyum, wajahnya datar.

"Kau yakin ?" Kyuhyun meletakan tangannya diatas meja, mencoba santai, meski dalam hatinya bergemuruh antara percaya dan tidak percaya tentanga apa yang dibicarakan oleh gadis didepannya.

"aku yakin, tapi setelah itu aku pastikan kita akan berpisah sebelum kau menyentuhku." Kyuhyun menampakan seriangaiannya.

"dasar bocah, kau kira pernikahan itu permainan apa ? bisa seenaknya dimulai dan diakhiri ketika kita bosan ? Kenapa kau tak menolak pernikahan ini eoh ? Aku tak mau berdusta di depan Pastor, apalagi di depan Tuhan." Kyuhyun memundurkan badannya, merapikan tuxedo rompi hitam yang ia gunakan dan tersenyum kemabali.

"sudahlah, kau sangat menginginkan pernikahan ini nyata tuan ? Aku hanya berfikiran bagaimana cara agar membahagiakan orang tuaku saja. Dan appa bilang hanya dengan jalan ini dia bisa bahagia." Kyuhyun membuang mukanya.

'nampaknya memang benar, Sungmin tidak mengenalku, dia merasa aku adalah orang lain. Apa aku harus bahagia menerima pernikahan ini atau aku justru sedih karena dia tidak membalas perasaanku, Ya Tuhan! Kirimkan Sungmin yang dulu padaku.' Kyuhyun membatin, dia harus memutar otak dan memikirkan bagaimana caranya agar Sungmin tetap dengannya.

"baiklah, tapi jangan salahkan aku jika nanti malah kau tak bisa pergi dariku." Sungmin mrmuang wajahnya kearah yang berlawanan "Aku tidak akan pernah melakukan itu. Selamat Siang." Sungmin berbalik dan pergi meninggalkan Kyuhyun sendiri.

===THE TRUTH===

Sungmin menghela nafasnya saat dia sedang di rias. Rasa gugup menghampirinya, dia merenungkan kata-kata Kyuhyun selama seminggu ini.

Kyuhyun benar, Pernikahan bukan sebuah permainan, namun pernikahan adalah upacara sakral yang serius, Sungmin berjanji akan mencoba bertingkah wajar di depan Kyuhyun.

"Chagi~ kau sudah siap ?" sesosok namja dengan tuxedo biru gelap membuka pintu.

"ne, oppa~ tapi aku sedikit gugup." Donghae mendekat kearah Dongsaeng kesayangannya.

"kau akan baik-naik saja Min~ percayalah. Kajja~" Donghae menggandeng tangan Sungmin memasuki area Gereja, sehubungan dengan Tuan Lee yang tidak dapat berdiri tegak lagi, akhirnya Donghae memutuskan agar dirinya yang mengantar Sungmin dan melepasnya.

Sungmin melangkah anggun dengan gaun pale pink-silvernya menuju altar, Kyuhyun dan Pastor telah menunggu disana, Sungmin menunduk sepanjang jalan, dia bahkan tak mampu memandang Kyuhyun yang menurutnya berdiri-tegap-dan-gagah-dengan-tuxedo-silver di sebrang ruangan.

"Kyu.."

-To Be Continue-