pairing : Sasuhina

warning : AU, OOC, typo, curse,dll.

Disclaimer : Naruto belongs to Masashi Kishimoto

Rated M buat mature

Don't like don't read

Roman Picisan 2

"AAAAAA?!/#^*+="

Teriakan seriosa 4 oktaf Hinata sukses membuat maid yang berusaha membangunkannya terjungkal ke belakang.

" Hosh, hosh "

"apa nona baik-baik saja ?" ujar maid itu dengan mimik terlihat horor.

'Sial, mimpi apa itu tadi ? Siapa laki-laki itu ?'

"Nona apa anda..."

" Ngapain kamu disini ? Pergi ! "

" Tapi nona, saya.. "

" Aku bilang pergi ya PERGI ! Aku mau mandi "

" baik nona, permisi " ujar maid itu sambil berlalu seraya menampilkan wajah yang ketakutan.

'Holly shit ! Jam 7 ? Aku bakal telat, ini semua gara-gara mimpi bodoh itu ! '

Hinata bergegas lari ke kamar mandi, lalu keluar secepat kilat dan langsung memakai seragam sekolahnya, rok pendek diatas lutut, kemeja, serta rompi. Lengannya di gulung tepat dibawah siku. Rambut indigonya dibiarkan tergerai indah dengan poni tebal yang menutupi jidatnya. Sepatu merek "Nike", serta kaus kaki beberapa centimeter di atas lutut. Wajahnya putih bersih seperti malaikat. Benar-benar penampilan sempurna untuk seorang nona besar.

Hinata langsung menuruni tangga untuk menuju ke meja makan . Langsung disabetnya susu yang ada di meja makan. Diminumnya hingga tetes terakhir.

" kamu gak makan hime ? " tanya sang sepupu Hyuga Neji.

" gak sempet kak, aku bakal telat, kakak kapan pulang ?"

" nanti sore, kakak balik ke Suna, urusan kakak udah selesai disini "

"aduh aku telat, udah dulu kak, aku berangkat"

"bye himee~"

Hinata langsung bergegas ke halaman rumahnya. Disana terparkir mobil lambourghini bercat hitam metalik. Dari dalam keluarlah laki laki tampan, kekar, mengunakan baju kaos biasa serta wajah datar dan ekspresi yang membuat para wanita melting. Kulitnya putih bersih serta berambut "pantat ayam" dan berwarna raven. Hinata langsung menghentikan langkahnya , menautkan kedua alisnya sambil berekspresi bingung.

" siapa kamu ?"

" ohayou, hinata hime, saya bodyguard baru anda, panggil saya Sasuke "

Tunggu, sepertinya Hinata mengenal orang yang didepan nya ini. Tapi dimana ya ? *ketauan begonya hinata -_-" , * di jyuken *

Hinata memulai kebiasaan monyetnya garuk garuk kepalanya karna bingung. * ditendang readers*. 'huh liat aja, aku bakal buat ni bodyguard nyesel udah nurutin kemauan papa'

Hinata tersenyum sinis. Sambil masuk ke dalam mobilnya. Mobil meluncur di jalanan yang sedikit padat. Hanya ada kesunyian di dalam mobil mewah itu.

Skip time 3 bulan kemudian

Sudah 3 bulan Hinata memikirkan cara untuk membuat bodyguard keren nan tampan itu pergi dari hidupnya, sudah 3 bulan Hinata jungkir balik, kepala jadi kaki, kaki jadi kepala dibuat Sasuke. Bukan apa-apa, lihatlah sekarang lipatan di kening Hinata makin bertambah banyak akibat memikirkan cara untuk menyingkirkan Sasuke dari hidupnya. Ini semua gara-gara Sasuke yang terlalu mengatur hidupnya. Mulai dari tidak boleh pergi ke klub malam, menjaganya seperti bayi 1 x 24 jam, gak di sekolah gak di rumah gak di mall. Kapan Hinata bisa bebas kalau begini caranya ? Sialnya lagi sekarang seisi sekolah tahu tentang si Sasuke. Teman-temannya bukannya mendukung Hinata, malah berbalik menjadi pemuja sang bodyguard tampan. Mana Hinata selalu kalah berdebat lagi sama si Sasuke yang berakhir dengan terkurungnya Hinata dalam rumahnya. Seperti saat ini.

" sasuke antar kan aku ke Night club sekarang "

" maaf nona saya tidak bisa, tuan tidak mengijinkannya " ujarnya dengan nada datar datar dan tenang.

" kamu digaji disini, bukan buat ngebangkang perintah saya"

"tapi bukan nona yang menggaji saya melainkan tuan, nona tidak bisa memecat saya" ujarnya dengan kalem.

"ayolah sasuke kun bisa tolong antarkan aku sekali saja" ujar Hinata dengan nada merayu.

" Hn"

" iya atau tidak ?" ujar Hinata mulai kesal.

"Hn" beginilah jawaban sasuke kalau iya sudah tidak mau diajak kompromi.

" ihhh k-kau menyebalkan, aku benciii"

Sasuke hanya mengedikkan bahunya tanda tak peduli.

'sialan' kalau begini ceritanya kapan Hinata bisa benar-benar bebas ?

TBC