89. Black Knight

Aku sudah menenggelamkannya di dalam bathtub.

【foto boneka chucky di dalam bathtub】

Aku kasih nama dia Angela

.

90. I'm not lucky

Huwaaaa!

unggu… kamu gila, ya!? Bisa-bisanya kamu milih boneka chucky buat permainan nyeremin begini?!

.

91. I'm not lucky

Gila, ngeliat di waktu biasa aja aku gak berani…

Bisa-bisa keluar di mimpi, nih! Tanggung jawab dong!

.

92. I'm not lucky

Dan dia kasih nama Angela ke boneka mengerikan kayak begitu. Kontras banget!

.

93. Rabbit

Haha… Itulah Black…

.

94. Black Knight

Lampu sudah kumatikan. Terlalu gelap, aku jadi sulit kembali ke kamar.

Dari TV terdengar teriakan gol. Mungkin seharusnya aku tidak memilih channel itu… Aku jadi penasaran

.

95. I'm not lucky

… santai banget, ya?

.

96, I'm not lucky

Aku pernah baca chat orang yang main "Petak Umpet Sendiri" kayak Black, tapi…

.

97. I'm not lucky

Seharusnya lebih tegang …

.

98. Black Knight

Aku sudah menghitung 10. Sekarang sedang menuju kamar mandi.

… kenapa harus mematikan lampu? Kenapa harus kembali ke kamar dulu?

Menyusahkan

.

99. I'm not lucky

Sama sekali gak ketakutan nih?

.

100. I'm not lucky

Gak seru… Tapi ngeliat (ngebaca, sih) Black tenang begitu rasanya "fresh".

Sampe sekarang reaksinya gitu-gitu aja sih…

Ah, aku dapet 100

.

101. I'm not lucky

Iya. Sesuatu yang baru itu selalu menarik^^

.

102. I'm not lucky

Ng… kayaknya kalaupun terjadi sesuatu gak perlu khawatir deh.

Sifat Black kayak begitu, sih

Udah begitu di luar ada 2 temennya yang siap nolong

.

103. I'm not lucky

Kalian jadi ikut nyantai nih… tapi tunggu dulu, apa kalian lupa boneka apa yang dipakai Black?

.

104. I'm not lucky

Ah

.

105. I'm not lucky

Oh

.

106. I'm not lucky

Ugh

.

107. I'm not lucky

Stoooopppp…! Aku jadi bayangin boneka chucky yang ditusuk pisau… huek

.

108. Black Knight

Sudah aku tusuk. Sekarang aku kembali ke kamar lagi. Gelas berisi air garam sudah kuletakkan di kamar.

【foto boneka chucky yang ditusuk pisau. Berasnya berceceran kemana-mana】

Aku akan bersembunyi di dalam lemari baju kamarku di lantai 2.

.

109. I'm not lucky

Blaaaaaacck!

.

110. I'm not lucky

Bayangin aja udah serem, tiba-tiba sama dia fotonya di-upload!

.

111. I'm not lucky

Ngomong-ngomong dulu dong, biar kita siap!

.

112. Rabbit

Black, kasian tuh…

.

113. Black Knight

Oh… Jadi tidak perlu foto, ya?

.

114. I'm not lucky

Jangaaan! ∑(ι´Дン)ノ

.

115. I'm not lucky

Kalau gak ada foto kurang seru juga…

.

116. I'm not lucky

Banyakin enter supaya kita bisa mempersiapkan hati! Supaya kita gak jantungan! (lebay)

.

117. Black Knight

Baiklah…. Aku sudah sembunyi di dalam lemari.

Ada yang mau cerita? Tidak ada perubahan, aku bosan…

.

118. I'm not lucky

Baiklah… Rabbit, ceritakan sesuatu tentang Black!

.

119. I'm not lucky

Haaah? Kok tiba-tiba begitu?

.

120. I'm not lucky

Jaman sekarang yang pake bahasa baku itu udah jarang!

Aku mau mengenal dia lebih jauh!

.

121. I'm not lucky

Kurasa kita harus panggil polisi

.

122. I'm not lucky

Eh, tapi aku penasaran juga, sih…

Black waktu kecil kayak gimana? Sifatnya emang 'hitam' dari kecil?

.

123. Rabbit

Waktu kecil kayaknya gak segitunya, deh…

.

.

.

.

.

.

150. I'm not lucky

Blaaaack…..!

.

151. I'm not lucky

Kenapa kamu jadi hitam begituuuu! 。・゚・(ノД`)・゚・。

.

152. Black Knight

Ada perubahan. Suara TV di lantai 1 tidak terdengar lagi. Suasana jadi sedikit dingin.

.

153. I'm not lucky

Tiba-tiba?! Σ(°д°lll)

.

154. I'm not lucky

Padahal sampai tadi masih biasa-biasa aja…

.

155. Black Knight

Aku harus bagaimana? Kurasa ada yang menaiki tangga

.

156. I'm not lucky

Rabbit! Kamu masuk ke kamar gak?!

.

157. Rabbit

Nggak, aku sama Mugen masih di depan rumah Black

Black, gimana keadaanmu sekarang?

.

158. I'm not lucky

Ada yang menaiki tangga, itu kedengeran langkah kaki atau gimana?

.

159. Black Knight

Aku keluar dari chat sebentar

.

.

.

.

.

.

.

.

Aku meletakkan handphone dan berkonsentrasi untuk mendengarkan suara sekitar. Saat ini yang lebih penting mengetahui keadaan sekitar daripada bertanya atau bercerita di chat.

Terdengar suara langkah kaki yang menaiki tangga. Semakin lama suaranya semakin mendekat, dan suhu di dalam ruangan semakin dingin. Apakah benar-benar boneka tadi sedang menuju ke kamar ini? Tapi itu aneh. Menurut cerita Lavi, yang mencari pemain adalah boneka yang pemain siapkan. Bagaimana mungkin sebuah boneka memiliki suara langkah kaki?

Tuk, tuk…

Suara tersebut berhenti. Dengan kata lain dia sudah pergi, –atau dia sudah selesai menaiki tangga. Suara langkah kaki itu tidak terdengar lagi. Sebagai gantinya, terdengar suara sesuatu yang diseret. Entah apa "sesuatu" itu, tapi aku merasa tidak enak.

Ini gawat.

Kamarku terletak tepat di sebelah tangga, begitu dekat dengan dia saat ini. Mungkin seharusnya aku bersembunyi di gudang, tempat yang paling jauh dari tangga…. Aku takut, tapi lebih menakutkan lagi jika aku tidak tahu apa yang sedang terjadi. Aku meneguk air garam dari gelas yang kubawa ke dalam lemari, dan mengintip keadaan kamar dari celah lemari. Kuharap air garam di dalam mulutku ini benar-benar menyembunyikanku dari "setan" tersebut. Semoga aku tidak menelan atu melepehkan air garam karena terkaget…

Krak….

Awalnya aku hanya bisa melihat kamarku yang gelap dengan sedikit penerangan dari lampu di jalan. Namun tidak lama kemudian, terdengar suara pintu dibuka. Secara otmatis aku melihat pintu kamar, namun tidak ada apa-apa di sana. Yang terlihat hanyalah koridor gelap.

Tapi setelah kulihat dengan seksama, ada sesuatu di dekat pintu. Benda itu berwarna hitam, menyatu dengan koridor yang gelap.

Bukan

Yang berada di dekat pintu itu bukan sesuatu yang berwarna hitam, melainkan sebuah boneka yang diliputi asap hitam. Boneka tersebut masuk ke dalam kamarku, dan melihat sekeliling kamarku. Di tangannya terdapat pisau yang kugunakan untuk menusuknya tadi.

Ia membuka semua yang bisa dibukanya. Laci meja belajarku, lemari CD-ku… Semua dibuka oleh asap hitam yang meliputi boneka tersebut. Cara membukanya sakat kasar, menimbulkan bunyi yang membuatku semakin takut. Aku tidak bisa bergerak. Tubuhku gemetaran. Tidak lama lagi ia akan membuka lemari ini.

Aku menutup mulutku dengan tangan kiri, dan memegang gelas dengan tangan kanan. Ya, tidak apa. Aku cukup menyiramnya dengan air dalam gelas ini, dan melepehkan air di dalam mulut. Dengan begitu semuanya akan selesai.

Ya, semuanya….

Braaak!

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

199. Black Knight

2777727

633777244 44444826

74447777288

925244 62662

.

200. I'm not lucky

Black gak papa gak ya? Kok gak balik2…?

.

201. I'm not lucky

Eh, liat ))199! Itu dari Black!

.

202. Rabbit

Black! Kamu gak papa?! Ada apa?!


Mungkin setelah ini aku gak bakalan bikin yang horor-horor lagi.

Bikin cerita horor itu terlalu horor. Apalagi kalau sendirian di kamar