Naruto always Masashi Kishimoto
Cinta Diatas Luka
Sasukexsakura
Tyop bertebaran dimana mana, alur kecepatan,
selamat menikati
.
.
.
.
.
Sakura POV ON
Hubunganku dengan Sasuke tak pernah terpikirkan akan berjalan selama ini. Sudah hampir dua tahun yah. Itu bukan waktu yang sebentar untuk suatu hubungan yang aku sedang jalani dengan Sasuke. Besok aku dan Sasuke akan meresmikan hubungan kami yang kedua tahun . Padahal awal pertama kali ketika Sasuke menyatakan hubungan ini, aku hanya berpikir hubungan ini tak akan berjalan dalam jangka waktu yang lama seperti sekarang ini. Kalian pasti tau, Sasuke merupakan Pangeran sekolah ini, banyak yang lebih sempurna dari aku. tapi untuk saat ini aku salah, hubungan kami semakin lama semakin akrab dan aku semakin menyayanginya
Sakura POV OFF
"Hari ni ada les tambahan yah" Tanya Sasuke
"Iya, kamu sendiri bagaimana? belum daftar les tambahan? sebentar lagi kita akan memasuki semester dua yang artinya kita akan mulai disibukkan untuk ujian masuk universitas" ceramah Sakura
"Pasti kaa-san kan yang bilang sama kamu begitu" ucap Sasuke sedangkan Sakura hanya cengir dan Sasuke hanya menghela nafas
"Tapi kan maksud kaa-sna baik, kaa-san khawatir dengan dengan masa depan anaknya..."
Sasuke hanya diam tidak berniat menjawab pernyataan Sakura, kalau begini terus Sakura gak bakalan berhenti ngoceh. Nampak seringai menghiasi bibir tipisnya, seperti dia mendapat ide yang ampuh membuat kekasihnya itu untuk diam
Sasuke langsung memegang kedua pundak Sakura dan langsung menatap iri emerald milik kekasihnya itu, dengan tatapan tajam nan dingin yang mampu membuat Sakura memdadak diam dari ocehannya
"A..ada apa?" tanya Sakura gugup dengan rona merah yang menghiasi kedua pipinya
Sasuke yang melihat Sakura seperti itu hanya mampu tersenyum tipis, tangannya bergerak menyusuri rambut Sakura dengan perlahan menuju pipi lalu mengusap bibir ranum milik sakura dengan ibu jarinya
sedangkan Sakura hanya diam perilaku Sasuke mirip dengan waktu pertama kali Sasuke mencium Sakura, yang mungkin tidak bisa dilupakan sampai saat ini
Flashback
"Hari ini aku senang sekali Sasuke-kun, terimakasih" kata Sakura yang duduk di bangku taman
Sasuke hanya diam memandang Sakura dengan senyum yang manis, Senyuman Sakura mampu membuat Sasuke tersenyum tipi
"Hn" ucap Sasuke
Sasuke langsung bersandar di bahu mungil Sakura, meresapi sentuhan Sakura pada Rambut dark blue milik Sasuke,
"Sasuke, aku mencintaimu, sangat mencintaimu" ucap Sakura
"Aku tau itu" ucap Sasuke
Sasuke menarik kepalanya dari bahu mungil Sakura menatap emerald Sakura dalam, tangannya yang mengusap pipi Sakura pelan turun ke bibir ranum Sakura mendekatkan wajahnya pada Sakura, semakin dekat sehingga bisa merasakan hembusan nafas hangat Sakura, Sakura hanya menutup matanya pasrah dengan apa yang akan Sasuke lakukan padanya
Sasuke menempelkan bibir tipis miliknya dengan bibir ranum milik Sakura, menikati momen ini, detik berikutnya bibir Sasuke menghisap bibir Sakura lembut, menjilati bibir Sakura dengan lidahnya. sedangkan Sakura hanya diam bingung apa yang harus dia lakukan. Sasuke menjauhkan bibirnya dari bibir Sakura. Menempelkan dahinya dengan dahi Sakura.
"Aku mencintaimu Uciha Sakura"
Flashback off
.
.
.
tapi yang terjadi lain ciuman yang diharapkan Sakura, melainkan Sasuke menyentil dahi Sakura
"Apa yang kamu pikirkan, kenapa sampai menutup matamu"
"Sasuke-kun, sakit" ringis Sakura sambil menutupi dahi lebarnya dengan kedua tangannya
"seharusnya kamu yang dikhawatirkan, Todai itu gak gampang buat dimasuki"
Sakura yang mendengar ucapan Sasuke hanya mempautkan bibirnya kesal langsung pergi meninggalkan Sasuke yang berada dibelakagnya
Tanpa diduga Sakura, Sasuke langsung menarik tangan Sakura sekali hentak menyebabkan Sakura jatuh dalam pelukan Sasuke dan langsung mendapati bibir Sasuke yang menempel dibibir nya. Sakura hanya mampu membulatkan matanya terkejut. Dirasakan bibir Sasuke menghisap bibirnya atas dan bawah secara bergantian.
"Selamat belajar Sakura-hime"
Sakura pov
Sasuke baka apa yang dia lakukan tadi, berharap mendapat ciuman malah sentilan dahi yang kuterima, kenapa tidak bisa romantis sih. "Baka baka baka" jerit inner Sakura.
terus juga kenapa meremahkan aku, aku bisa kok masuk di Todai, liat aja nanti. belum selesai mengomel, aku dikejutkan dengan tangan kiriku ditarik kebelakang dengan sekali hentak dan memdapati bibir Sasuke menempel dibibirku. Terkejut tentu saja, aku menyukai ini cara dia menciumku walaupun aku pasif dalam berciuman Sasuke tidak pernah memaksa aku untuk membalas ciuman yang dia berikan padaku. Aku menyukai sensasi-sensasi ciuman yang diberikan oleh Sasuke. Stiap sensasi ciumannya berbeda beda.
Sakura pov end
.
.
.
.
.
"Kaa-san berhentilah meminta Sakura memaksa aku untuk mengikuti pelajaran tambahan" ucap Sasuke
"Hmm, jadi Sakura tidak bisa memaksa kamu untuk mengikuti pelajaran tambahan yah"
"Sasuke-chan, dengar Aniki mu yang gagah ini, itu semua demi kebaikan kamu Sasuke" ucap Itachi mengucap puncak kepala Sasuke, dan tentu saja mendapat deathglare mematikan dari Sasuke secara percuma
"Sudahlah anata, kalau Sasuke tidak mau tidak usa dipaksa lagian juga Sasuke akan mengurus perusahaan milikku" ucap fugaku sang kepala keluarga tersebut
"Tapi..."
"Sudahlah kaa-san, aku yang menjalaninya, kaa-san tidak usa cemas" ucap Sasuke lembut
"Wah, ternyata Sakura-chan bisa merubah Adikku menjadi lembut" olok itachi sambil memainkan smartphone berwarna putih
Sasuke yang melihat HP nya di pegang oleh Itachi sang kakanya langsung merebutnya tapi Itachi langsung berlari meninggalkan Sasuke yang berteriak sambil mengejarnya. Yah begitulah suasana rumah Uciha.
.
.
.
.
.
Setelah berganti pakaian, Sakura segera duduk dimeja belajar sambil memeriksa smartphone berwarna merah muda tersebut. ada pesan dari Sasuke buat Sakura yang isinya
"Tetaplah mencintai adikku Sakura-chan, berkatmu dia menjadi kucing sekarang :D"
Sakura hanya tersenyum membaca pesan tersebut, dia tentu tau sapa yang mengirim pesan tersebut,
"Pasti itachi-niisan, sakura akan membuat Sasuke menjadi kucing yang imut" balas Sakura
"Hahaha teruslah seperti"
Baru saja ingin membalas pesan dari Itachi, Sasuke langsung menelponnya
"Jadi kamu ingin membuat aku seperti kucing yang manis hime"
"Sasuke-kun jangan marah yah,"
"Aku gak jadi binatang berbulu seperti kucing hime"
Sakura yang mendengar ucapa kekasihnya hanya cekikikan
"Kenapa kamu tertawa hime" ujar Sasuke dengan nada ngambek
"Daisuki Sasuken-kun"
"Kamu sedang apa?" tanya sasuke lembut
"Aku sedang mengerjakan tugas akhir semester" jawab sakura lembut
"Hn, kalau gitu lanjutkan mengerjakan tugasmu hime, kalau memang sudah ngantuk tunda saja tugasnya. nanti biar aku bantuin mengerjakan tugasnya di sekolah, Ingat kalau sudah ngantuk tunda dulu tugasnya" ucap sasuke panjang lenar
"Sasuke, kamu seperti kaa-san, cerewet sekali"goda Sakura
" .ra"ucap sasuke dingin
"Iya-iya aku mengerti"
.
.
.
.
.
Huah.. aku bingung soal ciuman tersebut.. mohon senpai senpai bantuannya.. sangat mohon *puppy eyes no jutsu
Terimakasih karena sudah memfavoritkan Fanfic abal abal ini.. aku sangat terharu* lupakan curhat ini
Hmm Apa masih ada yang minat dengan Fanfic ini.. lanjut ato di hapus aja yahh
aku jawaban para readers.. kalau tidak ada yang minat aku akan menghapus fanfic ini..*sedih, kasihan sama yang memfavoritkan fanfic ini
mohon senpai senpai review nya buat kemajuan kedepannya
jaa neeee :) jangan lupa review
