Poppo

-KiHyun-

Semoga menghibur dan banyak yang suka

.

.

Ini cuman ff ringan aja kok, gak serius.. Beneran deh V

yakin masih mau baca?

.

.

"Eomma, Appa,Noona, dan kau Saehee-ah, kami pamit" Kibum memeluk satu persatu keluarganya, mereka sudah akan berangkat ke Korea pagi ini

"Jaga Kyunnie dengan benar, jangan lupa ingatkan dia untuk makan, jangan biarkan di tidur terlalu larut, arrachi?" pesan Ahra

"Eum, aku mengerti" jawab Kibum santai

"Jaga nae Oppa baik-baik, jangan pergi sendirian, ajak Kyuhyun Oppa juga, jangan biarkan dia pergi sendirian, jangan berangkat kuliah tanpa dia,jangan lupa belikan dia jajanan, jangan biarkan dia mencuci pakaiannya sendiri karena aku jamin tidak akan bersih-" pesan Saehee terhenti

"Ya, aku jauh lebih baik darimu" sela Kyuhyun melakukan pembelaan

"Ssstt, pokoknya jaga Oppa ku ini dengan baik, awas saja kalau sampai dia kenapa-napa, aku tidak mau melihatnya kurus jika pulang kesini, hm" pesan panjang Saehee akhirnya berhenti disini

"Iya-iya aku paham, kau seperti ahjumma-ahjumma gendut jika cerewet begitu" ejek Kibum mengacak gemas rambut panjang Saehee.

Setelah itu KiHyun berangkat ke bandara menggunakan taxi, keluarganya tidak mengantarnya ke bandara karena permintaan Kibum. Sebenarnya tujuan KiHyun ke Korea untuk kuliah disana, tapi gaktahu juga sih niat sebenarnya apaan, kan bapak mereka punya lembaga di Taiwan, kenapa malah milih kuliah di Korea coba? Haha yang pasti ini cuman akal-akalannya si Kibum aja nih, aku sih nebaknya gitu (?) #Lho?

"Hy-Hyung" panggil Kyuhyun lirih dan sedikit ragu

"Hmm?" gumaman dari Kibum sebagai jawaban

"Ah, ani" dan kembali Kyuhyun memakai earphone nya, tadinya Kyuhyun sudah menyusun bahan pembicaraan dirumah, bahkan ia mandi sambil mempraktekannya, tapi ternyata setelah mempresentasikannya dengan Kibum, Kyuhyun malah tidak bisa mengatakan apapun.

Dan kenapa Kyuhyun merasa canggung dengan Kibum?

Jawabanya adalah... Eng ing eeeeng... ntar yaa?

"Kau suka taxi-nya?" Kibum akhirnya bersuara meskipun terdengar garing dan aneh. Oh iya mereka sedang berada didalam taxi sekarang

"Eoh?" Mendengar Kibum seperti berbicara padanya Kyuhyun reflek melepas earphonenya dan menatap Kibum seolah ingin Kibum mengulang kalimatnya.

"Ah, bukan apa-apa..Eumm ada makanan?" Kibum mengalihkan pembicaraan

"A-eh, chamkanman" Kyuhyun sedikit membongkar ranselnya yang tidak diikutsertakan masuk ke bagasi taxi "Igeo, aku hanya punya ini" Kyuhyun mengulurkan permen lolipop kemasan bergambar sapi (kalau di Indonesia mah kita nyebutnya permen Milkita, hahaha)

"Kau masih memakan ini?" Kibum bertanya sambil mengambil permen itu

"Eh- eum" Kyuhyun mengangguk lalu kembali duduk menghadap kedepan

Krusuk..Kresek..Krusuk..

Kyuhyun menoleh kesebelahnya karena mendengar bunyi-bunyi yang menggelitik gendang telinganya..

"Ck! Aigoo,, eotteohkae~" Desah Kibum memandangi lolipopnya yang malah terlilit bungkusnya sendiri

Sret..!

Kyuhyun merebut lolipop itu dan mengupas bungkusnya dengan lihai

"Jangan memperlakukannya dengan kasar, kau harus lembut padanya, pertama kau ambil dari ujung bawahnya lalu perlahan tarik keatas dengan cara memutar, kedua kau harus membuang bungkusnya ke-" Kyuhyun celingukan mencari "tempat sampah" Lanjutnya dengan nada pelan.

"Ini pertama kalinya kau berbicara banyak padaku" Kibum tersenyum dan meraih lolipopnya yang sudah dikupas Kyuhyun lalu mengemutnya dengan gaya imut.

Cpuk!

Suara Kibum melepas lolipopnya dari mulutnya

"Dan aku suka itu" Lanjut Kibum sambil menunjuk Kyuhyun dengan lolipopnya kemudian mengemutnya lagi.

Kyuhyun yang bingung pun membuang asal bungkus lolipop yang digenggamnya tadi keluar jendela taxi, ia melanggar peraturannya sendiri, haha.

"Ya! Kau melanggar peraturan" tegur Kibum

"Mwo? Peraturan?" Bingung Kyuhyun

"Kau membuang sampah sembarangan, itu melanggar peraturan namanya" Jelas Kibum

"Peraturan dibuat untuk dilanggar" Balas Kyuhyun, setelahnya ia menatap keluar jendela merutuki mulutnya yang berani membalas perkataan Kibum.

"Aku suka itu Kyu, ayo balaslah setiap aku berbicara!" Kibum girang sendiri karena kembarannya mau membalas perkataannya.

Kyuhyun hanya menoleh sekilas dan tersenyum canggung setelahnya ia kembali menatap keluar jendela. Kibum sedikit mendesah.

15 menit kemudian...

"Cha~!" Kibum menyodorkan lolipopnya tepat didepan wajah Kyuhyun

"Hng?" Kyuhyun bingung sendiri, apa maksudnya

"Aku mau berbagi denganmu" Kibum menjelaskan maksudnya, ia ingin Kyuhyun merasakan permen itu, padahal kan yang ngasih Kyuhyun ya?

Kyuhyun menelan ludah sedikit, ditatapnya Kibum lalu permen lolipop bekas mulut Kibum yang saat ini terdapat saliva Kibum yang tertinggal dan hampir menetes jika saja...

Slap..!

"Kalau tidak mau yasudah" Kibum menyahuti sendiri ucapannya setelah sebelumnya melahap kembali lolipop itu karena Kibum tidak ingin kehilangan satu tetes rasa dari lolipop itu.

"A-aku masih ada, tenang saja" Jawab Kyuhyun kikuk, setelahnya ia menatap keluar jendela lagi.

Sesampainya di Airport...

"Ne yeobeosseyo Eomma, aku sudah sampai" Kyuhyun menelfon rumah memberi kabar

"Ne,ne tapi sepertinya penerbangannya ditunda nanti siang"

"..."

"Geurae, aku akan makan siang disini"

"..."

"Aaa Saehee-ah, Oppa merindukanmu, sepertinya belum lama aku keluar rumah ya? Hahaha"

"..."

"Iya iya baweell hahha"

"..."

"Ahra Noona, aku masih di Airport, eung,,Noona bogoshippo-yo"

"..."

"Molla, aku selalu merindukan Noona ku ini, aah ingat jangan memberikan hatimu pada namja lain ne, Noona hanya milikku"

"..."

"Ani, Saehee-ah juga yeojachingu Oppa, saranghae-yo Saehee-ah, tapi Oppa lebih menyayangi Ahra Noona hahaha.."

Kyuhyun asik bertelefon dengan kakak dan adiknya dirumah. Kibum merasa kesal karena Kyuhyun mengacuhkannya, kenapa adiknya lebih suka berbicara dengan benda persegi itu daripada berbicara dengannya.

'Dan apa itu? Saranghae-yo? Cih, bahkan dia belum pernah mengatakan itu padaku, jelas-jelas kami ini kembar, bukankah ikatan kami lebih kuat?' Batin Kibum

"Ah, ne pai-pai"

Kyuhyun mengakhiri telfonnya dan berbalik, sontak ia kaget mendapati Kibum sudah menyalakan aura hitam gelap bak arang masih anget disampingnya.

"Hy-hyung" Gugup Kyuhyun

Sret...! Prang...!

"HYUNG..!" Pekik Kyuhyun, ia segera berlari menghampiri benda yang dilempar Kibum, ponsel kesayangannya "Aigooo, eotteohkae? Aku harus menabung 2 tahun untuk membeli ini" Mata Kyuhyun berkaca-kaca sambil memungut remukan dari ponselnya.

"Ky-Kyuhyun-ah" Kibum mencoba memegang bahu Kyuhyun, namun Kyuhyun malah lari "KYUHYUN-ah!" Kibum menaikkan nada panggilannya namun Kyuhyun tidak menggubris.

"Aiissh, eoteohkkae?" Kibum kelabakan ditempatnya, menoleh kearah Kyuhyun lari lalu menoleh ke koper dan barang-barang mereka yang ada disana. Bimbang antara mengejar Kyuhyun atau menjaga barang-barangnya.

Setengah jam kemudian...

Kibum duduk ditempat ia meletakkan koper dan bawaanya, ternyata ia lebih sayang barang-barangnya pemirsa hahaha.

Bruk

Seseorang tengah duduk disebelahnya membuat Kibum menoleh dan mengumbar senyumannya ketika didapatinya Kyuhyun sudah kembali.

"Kyu? Dimana kau bersemedi? Lama sekali?" Tanya Kibum bodoh.

"Huh" Kyuhyun hanya menoleh sekilas lalu mendengus menjawab pertanyaan Kibum, rupanya dia marah pemirsa.

"Apa kau marah?" Tanya Kibum polos

Dan tak ada jawaban...

Hening..

Hening..

Hening..

PRANG..!

Kyuhyun tersentak mendengar suara pecahan dari benda keramat Kibum, ponsel Kibum juga tak kalah hancurnya dengan milik Kyuhyun tadi karena Kibum barusaja membantingnya.

"Apa yang kau lakukan hyung?" Tanya Kyuhyun masih dengan aura bingungnya

"Sekarang impas kan?" Kibum memungut remukan ponsel miliknya, dan membuangnya ia hanya mengambil kartu sim juga kartu memorynya saja.

"Ke-kenapa kau membantingnya,eoh? Sekarang bagaimana kita menghubungi rumah?" Kyuhyun sedikit kesal dengan kelakuan babo abangnya.

"Apa kau barusaja mengomel padaku?" Kibum berbinar-binar dan menangkup kedua pipi Kyuhyun

"Tidak!" Jawab Kyuhyun ketus, dan dia langsung menampik tangan Kibum dan menangkup pipinya sendiri, sepertinya Kyuhyun trauma dengan pipi. Hahaha

.

.

Waktu terasa begitu lambat, Kyuhyun dan Kibum masih setia ditempat duduknya tadi menunggu jadwal terbangnya. Kibum sudah terkantuk-kantuk sedari tadi, terkadang kepalanya oleng ke kanan atau kekiri jika kesadarannya sempat menghilang.

Tak ada bedanya dengan Kyuhyun, ia mencoba mengerjap-ngerjapkan matanya kasar agar kantuknya hilang, namun apa daya, ia juga terkantuk-kantuk sama seperti Kibum.

KiHyun terkantuk bersama, hingga tanpa sadar kepala Kibum oleng ke kanan dan kepala Kyuhyun oleng kekiri sehingga mereka...

BRUK..!

"Aw!" Ringis Kyuhyun disisi kursi sebelah kiri dan Kibum disisi kursi sebelah kanan. Keduanya oleng bersamaan dan terjatuh bersamaan. Kibum segera bangkit dan mengulurkan tangannya untuk membantu Kyuhyun tetapi Kyuhyun malah mengacuhkannya dan berdiri sendiri. Kibum hanya bisa menghela nafas. Keduanya kembali duduk lagi.

"Kyu"

"Hn?" Tanpa menoleh

"Kyu"

"Iya?" Masih tidak menoleh

"Pesawat kitaaaaa...!" Kibum segera berlari menuju pintu penghubung ia masuk ke pesawat. Kyuhyun yang awalnya cengo pun langsung menyusul Kibum dan menggeret (?) kopernya susah payah.

Sesampainya di dalam pesawat...

"Enak" Ujar Kyuhyun

"Kau benar" Sahut Kibum, Kyuhyun menatap Kibum sekilas setelahnya ia menatap keluar jendela.

"Ada permen lagi?" Tanya Kibum

"Jangan, nanti habis" Jawab Kyuhyun singkat. Setelah itu tidak ada percakapan lagi antara KiHyun. Entah mengapa mereka sangat terlihat canggung. Mau tahu kenapa namja-namja tampan ini canggung? Jawabannya ada di chapter selanjutnyaa... :D

oh iya, saya juga bikin ff baru KiHyun lho di Facebook, ada yang mau? Readers : "Kagaaaaak..!"

.

.

bebas : wkwkw iya ini emang beneran abal..

Awaelfkyu13 : ini emang aneh chingu, wkw cuman iseng doang sih bikinnya

septianurmalit1: haha you're right my best,, ini emang ff ringan banget nget.. apa? pingin punya anak kembar ya? eumm, nikah sama aku.. HAHAHAHA

Xiao Neko-chan: eum, emang dibikin singkat dulu, hehe kalau langsung panjang tar gak sureprise hihihi makasih yha

M Aldianor Alvon Kpopers II238: ya oke ini dilanjut nih hehe

Retnoelf: Oke baby, ini dah dilanjut

Sheehae: kenapa Poppo? Emang Poppo artinya apaan? Hehehehe

Hanna shinjiseok: iya eonni, ini dilanjut, mantep kaga tuh lanjutannya? hihihi

leekyukie: jiahahaha ane dipeluk #balespeluk kkkk..jawabannya ada disini nih chingu, eum okelah KiHyun moment kayaknya ada di chap depan, gomawo ne

kyu: aw! makasih, oke dilanjut

ririzhi: haha gak seru-seru amat, okelah dilanjut