XxX 99 Percent XxX

MATTGASM: to KagetsukiGo….anda bagai angin penyegar buat sayah…. X3 thx for the first review…jadi sedikit lega+pede pas dapet review… saia bisa ditampar bolak-balik kalo bikin Suja hamil… ; lulu uke sejati! XD (-ditendang-)

To Nyu2: he?? Bahasa apaan tuh… anda puas? Sankyu! :D geass anthology knight ya? Wahh…ndak tau download dimanah.. saia mah mesen ditoko buku…XP

To Mbah: iye dah, senyum sumringahsenyum najongsenyum mesum…apa aja lahh… iya dong. Episode pertama langsung maen-maen tekdung XDXDXD lemon… (v) kagak JERUK NIPIS sekalian ya mbaah?? Emangnya kenape sih dengan nama MBAH? Daripada saia panggil MBAH-SAMA, atau Seme Desperate? XD (-Ditendang MaLLow-)

©Code GEASS is belongs to Sunrise, TBS, CLAMP, dsb…

WARNING: Mpreg, shonen-ai, sedikit AU…

X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.

Karena keadaan Lelouch tak kunjung membaik, akhirnya Lelouch meminta izin untuk pulang lebih awal. Dan dia meminta Suzaku untuk ikut menemaninya sampai kerumah.

"Lelouch…mukamu tambah pucat…seharusnya kau tak masuk sekolah saja hari ini…" Suzaku tak henti-hentinya mengatakan kalau muka Lelouch semakin pucat dan jalannya sempoyongan. Bahkan Suzaku harus memegangi salah satu tangan Lelouch agar dia tak jatuh. (MATTGASM: emang doyan aja kali si Suja….)

"Suzaku…" Lelouch melirik padanya. Suzaku langsung mengeluarkan tampang bodoh dan dia berhenti berbicara. Mukanya merah.X3

Tak lama kemudian, mereka berdua sampai didepan pintu rumah Lelouch. Dimana ada Sayoko disana.

"Lelouch-sama, Suzaku-san!" Sayoko langsung menghampiri mereka berdua.

"Sayoko-san…ano…Lelouch…" ujar Suzaku yang perlahan-lahan melepaskan tangannya dari Lelouch, tapi ketika dilepas Lelouch mulai goyah lagi. Dia langsung ditahan oleh Suzaku beserta Sayoko.

"yak ampun…Lelouch-sama, anda benar-benar sakit! Seharusnya anda tak perlu untuk pergi kesekolah hari ini…!" kata Sayoko yang ikut membantu Suzaku untuk membawa Lelouch kedalam rumah.

"apa?? Jadi dia sudah sakit ?? dari kapan??" Tanya Suzaku yang kaget mendengar perkataan Sayoko yang bilang kalau Lelouch sudah sakit jauh-jauh hari sebelumnya.

"umh…sudah lama…Suzaku-san!" jawab Sayoko.

Kemudian mereka berdua membawa Lelouch kedalam kamarnya. Dan membaringkan Tubuh Lelouch diatas tempat tidur. Lelouch langsung bergungam tak jelas dan masuk kedalam selimutnya.

"ah…nampaknya dia benar-benar membutuhkan istirahat…lebih baik aku kembali kesekolah…Sayoko, tolong jaga dia ya?" pinta Suzaku.

"ah, Tentu saja Suzaku-san" ujar Sayoko.

Tapi ketika Suzaku mau pergi beberapa langkah saja, tangan Lelouch langsung menarik bagian bawah baju seragam Suzaku. Suzaku yang bajunya ditarik tentu saja berhenti berjalan.

"Suzaku…kata siapa kau boleh pergi…" ucap Lelouch dengan nada yang parau.

"a…ah…tak ada…" kata Suzaku.

"berarti kau tetap tinggal." Lelouch mengambil keputusannya sendiri.

"…hmph" Sayoko tertawa kecil ketika melihat Lelouch meminta Suzaku untuk tak pergi meninggalkannya. "ah, lebih baik saya membuat teh. Apa anda mau teh, Suzaku-san? Lelouch-sama?" tanyanya.

"ah…tak ada yang namanya teh. Bau-nya saja membuatku mual… buatkanlah untuk Suzaku saja…" kata Lelouch yang tangannya masih menahan baju Suzaku.

"ah..baiklah…Suzaku-san, Darjeeling, apa earlgrey?" Tanya Sayoko.

"eh…Darjeeling saja" jawab Suzaku.

Setelah itu Sayoko pergi dari dalam Kamar. Suzaku duduk di pojok tempat tidur Lelouch. Merasa Suzaku berada disisinya, Lelouch melepaskan tanganya dari baju Suzaku.

"sebaiknya kau kedokter, sungguh…kudengar dari Sayoko kalau kau sakitnya sudah lama…" usul Suzaku sambil mengasak-ngusuk rambut Lelouch hingga berantakan.

"aku tak perlu menemui dokter…nanti juga sembuh…" usulan Suzaku dia tolak secara 'halus'.

"kau sakit dari berminggu-minggu yang lalu…Lelouch…ada yang salah denganmu…"kata Suzaku dengan wajah prihatin.

"kau tahu….aku mulai sakit 1 minggu setelah…" omongan Lelouch terhenti ketika pintu kamar terbuka.

"nii-san?" ternyata Nunnaly, dia mendorong kursi rodanya masuk kedalam kamar Lelouch.

"ah, Nunnaly!" sapa Suzaku yang langsung bangkit dari tempat dia duduk dan membantu mendorong kursi roda Nunnaly agar mendekat ke Lelouch.

"ah, Suzaku-san…kau disini…" Nunnaly Nampak senang mendengar suara dan menyadari keberadaan Suzaku.

"yah…aku membantu Kakak-mu pulang, dia sakit…" Kata Suzaku yang kembali duduk pada tempatnya tadi.

"nii-san…kondisimu belum fit…kenapa kau masih memaksakan diri untuk masuk sekolah…" kini Nunnaly terlihat sedih. Lelouch dan Suzaku tak suka melihat Nunnaly sedih.

"ah..kukira aku masih sanggup untuk menghadiri kelas! Namun ternyata tidak…untungnya Suzaku menolongku…sudah, kau tak perlu khawatir ya, Nunnaly" kata Lelouch.

"yah…kalau nii-san berkata seperti itu…baiklah…dan Suzaku-san…terima kasih sudah membantu nii-san….kami sudah banyak merepotkanmu…" kata Nunnaly sambil tertawa kecil.

"ah, itu bukan masalah sama sekali!" kata Suzaku.

"oh iya..nii-san…aku lupa menanyakan sesuatu…" ujar Nunnaly.

"menanyakan hal apa?" Tanya Lelouch yang penasaran.

"beberapa minggu yang lalu…saat tengah malam…aku mendengar suara gaduh-gaduh dikamar nii-san…dan nii-san terdengar sedang berteriak.." Jawab Nunnaly dengan tampang tak bersalah. XD

X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.

"……………."

Suzaku dan Lelouch sama-sama terdiam. Lelouch menatap Suzaku, Suzaku-pun Menatap Lelouch. Kemudian mereka berdua menatap Nunnaly. Lalu Lelouch dan Suzaku bertatapan kembali, kemudian menatap ke Nunnaly… (MATTGASM:….??)

"umh…aku tak bisa mendengar dengan jelas apa yang nii-san teriakan, tapi…kenapa saat itu kau berteriak, nii-san?" Tanya Nunnaly dengan polosnya…

"…umh…." Lelouch dan Suzaku kini bertatapan lagi. Muka mereka sama-sama merah…banget. Nggak mungkin kan Mereka bilang apa yang sesungguhnya terjadi malam itu? Bisa-bisa Nunnaly akan melaknat mereka berdua XP (MATTGASM: sesuatu yang tak mungkin dilakukan oleh seorang Nunnaly….xD)

"eeeh….i…itu..ah..ke..kenapa ya??" Lelouch bingung mencari 'jawaban' yang cocok untuk Nunnaly. Dan tiba-tiba Sayoko datang untuk menyelamatkan.

"Nunnaly-sama, ada telepon untukmu." Ujar Sayoko yang masuk kembali kedalam kamar dengan membawa peralatan Teh.

"oh! Baiklah…kalau begitu permisi, Nii-san, Suzaku-san…." Nunnaly seperti telah melupakan pertanyaan yang barusan dia katakan dengan blak-blak-an. Kemudian dia mendorong kursi rodanya pergi keluar kamar.

"……………" wajah Suzaku dan Lelouch merah-nya udah nggak ketolongan. XD

"….neh…ada apa dengan anda berdua?? Mukanya merah?? Kalian berdua sakit??" Sayoko jadi panik ngeliat Lelouch ama Suzaku yang mukanya merah kayak orang kena demam tinggi XD

"A…AH! Ti..tidak apa! Sungguh!" bantah Suzaku yang berusaha untuk menutupi wajahnya yang merah. Sedangkan Lelouch hanya diam sambil menenggelamkan wajahnya dibantal.

"eh…kalau begitu…saya tinggalkan teh anda disini, Suzaku-san. Permisi." Sayoko tak mau ambil pusing dengan sikap Suzaku dan Lelouch yang jadi aneh mendadak. Setelah menaruh teh punya Suzaku dia langsung pergi keluar ruangan.

Ketika pintu kamar ditutup, Lelouch mulai berbicara. "sudah kuduga kalau aku harus memasang dinding kedap suara." Ujarnya.

"ha-ha-ha..syukurlah Nunnaly tak mendengar kakaknya sedang berteriak-teriak penuh nikmat, iya bukan?" Kata Suzaku diiringi tawa mengejek.

"SUZAKU!!" Lelouch langsung melempar bantal kearah Suzaku. Suzaku tertawa semakin kencang ketika Lelouch melemparinya dengan bantal.

"ma..maaf…aku..ahah…tak bisa menahan diriku…maaf." Ujar Suzaku yang berusaha untuk berhenti tertawa.

"urgh--! Kau menyebalkan…" merasa Suzaku tak membantunya sama sekali, Lelouch langsung memendam wajahnya kembali dibantal.

"untung saja Nunnaly tak jelas mendengar teriakanmu yang… terus meminta lebih, lebih, dan lebih itu…" kata Suzaku yang menuangkan teh kecangkir kosong.

Suzaku benar-benar tak membantuku. Pikir Lelouch.

"Jangan Harap kau bisa menicumku setelah menegak teh itu, Suzaku…" ancam Lelouch.

"benarkah? Tak akan ada yang bisa menghentikanku untuk berbuat apa yang kuMau." Kata Suzaku dengan senyuman Boy-ish menghiasi wajahnya lagi. (MATTGASM: atau yang disebut senyum sumringah ama si mbah XD)

Lelouch merasakan wajahnya merah dan panas lagi. Dia tahu Suzaku akan melakukan Semua hal yang dia larang. X3

(Bersambung)

X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.X.

MATTGASM:….. (-duduk mojok lagi-) ngerasa nggak pede lagi deh… suwer… mendadak jadi lemes lunglai beginih…

HarLowMaLLow: (UvU) ne…doyan bener sih ngerasa nggak pede… udah sini yok nonton C.Geass versi Zetsubou-sensei!! :D

MATTGASM: you are not helping me at all….tough…

HarLowMaLLow: at least I've tried…XD

MATTGASM: ah…lo…bener-bener tak membantu!! (ngerasa makin ngga pede)

HarLowMaLLow: (x) susah ya punya saudara yang sangat masochist… che…