Worried Verse 2
LeoN
VIXX
Romance
BL, Real Live, Drabble, (Dorm Live/Modif Cannon)
T
©VIXX Noona
.
.
.
Melihat mu selalu terjatuh saat pertandingan itu membuat ku sangat khawatir…
Jangan terlalu memaksakan diri mu love, walau aku tahu itu adalah hidup mu…
.
.
.
Hakyeon memandang cemas pada Taekwoon yang tengah menikmati aksinya dalam pertandingan futsal, kekasih tampannya itu tampak bergerak bebas kesana kemari dengan senangnya.
"Andwae!," Hakyeon berteriak bersama puluhan fans saat melihat Taekwoon terjatuh. "Andwae… ish… apa sepatunya licin? Kenapa dia terjatuh?".
Matanya bergerak gusar mengikuti ke arah manapun sang kekasih bergerak, teriakan pun berkali-kali terdengar dari bibirnya saat kekasih tampannya berkali-kali terjatuh.
"Umma?", Hyuk menatap aneh Hakyeon yang tengah terisak.
Grep
Hakyeon langsung memeluk Hyuk yang menghampirinya, saat ini dia memang berada di tempat yang jauh dari semua orang. Sendirian lebih tepatnya, hanya untuk melihat aksi kekasih tampannya dalam bermain futsal.
"Waeyo?", Hyuk bertanya bingung.
"Hiks… appa mu terjatuh terus Hyukkie, bagaimana kalau cideranya kambuh lagi? hiks… eottoke?".
Hyuk memperhatikan Taekwoon dengan dahi mengernyit bingung, "Ck! Kau terlalu mengkhawatirkannya umma. Lihatlah… appa bahkan bersemangat sekali".
Pletak
"Appo".
Hakyeon melipat tangannya di dada dan menatap Hyuk jengkel, "Tentu saja appa mu bersemangat karena sesungguhnya olah raga itu adalah hidupnya. Kau lupa siapa dia sebelum bergabung bersama VIXX?".
"Hah~ Arro umma, percayalah… appa akan baik-baik saja. Lihatlah… bukankah appa nampak hidup? Kita jarang melihat appa sesenang ini kecuali saat bertemu dengan bola dan lapangan, kita hanya perlu menyemangatinya karena memang itu yang dibutuhkannya. Tenanglah… ada Ravi hyung di sana," Hyuk memeluk Hakyeon dan mengelus punggungnya lembut.
Hakyeon memperhatikan kekasihnya dengan seksama, semua yang dikatakan Hyuk ada benarnya. Yah… dia hanya perlu mendukung sang kekasih. Hakyeon memandang Hyuk dengan senyum mengembang, "Gomawo Hyukkie".
Hyuk tersenyuk manis dan mengangguk, dia merangkul sang umma dan mereka kembali menonton dengan santai. Berteriak bersama menyemangi Taekwoon dan Ravi yang tengah bermain futsal.
"Umm… umma…".
"Hum?".
"Umm…," Hakyeon memincingkan matanya saat melihat Hyuk perlahan melepaskan rangkulannya setelah pertandingan futsal pertama berakhir.
"Wae?".
"Umm… saat di dorm nanti… kau bisa memijat appa," Hyuk menaik turunkan alisnya menggoda.
"Tentu saja aku akan memijatnya," sahut Hakyeon bersemangat sekaligus heran, kenapa dengan Hyuk?
"Ne… tentu saja kau harus memijatnya umma. Maksud ku… umm… memijat milik appa nanti malam umma, milik appa pasti lelah setelah dibawa berlari-larian seperti itu. annyeooongggg…".
Hakyeon menaikkan alisnya kirinya memikirkan perkataan Hyuk. "Memijat milik appa?", gumamnya.
Blush
"HYUKKIE BYUNTAE!," pekiknya kesal, seraya menghentak-hentakkan kakinya dengan bibir mengerucut imut.
.
.
.
.
.
.
Haha… review juseyeooooo…
