Kiiroi ke no Kaizoku
Chapter 2
.
.
.
.
.
10 tahun kemudian
Sudah sepuluh tahun Naruto berlatih kekuatan buah iblis dan haki di pulau tak berpenghuni, selama itu naruto habiskan waktunya untuk berlatih dan berlatih, bahkan karena memaksakan diri dalam berlatih Naruto hampir mati. Namun, kami-sama masih berkehendak lain, naruto masih hidup hingga sekarang.
Selama 10 tahun berlatih naruto mengalami banyak perubahan secara fisik maupun kekuatannya. Rambutnya yang kuning pirang telah panjang sampai sebahu, wajahnya pun sangat tampan dengan kulit tan yang eksotis dan hidung mancung, membuatnya terlihat lebih menawan dan dewasa. Tingginya yang sekarang 175cm dan badan yang proposional menambah daya pikat pada dirinya. Jika ada kaum hawa di pulau itu, sudah pasti mereka tergila-gila dengan naruto. Untuk penampilan naruto menggukan sepatu hitam, celana panjang gelap dan jaket berwarna merah. (mirip smoker namun beda warna jaket saja)
Bukan hanya fisik saja, kekuatannya pun sudah meningkat pesat, bahkan buah iblis naruto memiliki kemampuan spesial yaitu bisa mentralisir kekuatan buah iblis lain. Untuk urusan haki, naruto sudah menguasai ketiga hakinya dengan baik, bahkan haki bashokokanya sangat keras dan sangat kuat. Bukan itu saja naruto juga termasuk orang yang cerdas dalam membuat strategi dan berpikir, bukan seperti di kehidupan sebelumnya yang terlihat bodoh dan gegabah dalam bertarung.
Saat ini naruto telah siap meninggalkan pulau dan menjelajah dunia yang luas ini menjadi kaizoku-dan, dan naruto telah menyiapkan perahu kecil untuk pergi ke pulau terdekat dan juga mencari nakama yang akan menjadi anggota bajak lautnya.
Naruto Pov
Huh, aku tidak menyangka sudah sepuluh tahun di pulau ini. Terimakasih kami-sama karena telah memberikan hadiah ini kepadaku, aku akan menggunakan kekuatan ini untuk melindungi orang yang ku sayangi dan menjaga keadilan dengan caraku sendiri.
Yoosshh saatnya berangkat, perahu sudah siap dan bekal pun juga telah siap. Baiklah petualangan di dunia sudah menanti, aku Uzumaki D. Naruto akan menggemparkan dunia. Sekarang waktunya berangkat, sayonara pulau tak berpenghuni.
Normal Pov
East blue, desa fusha
Di belahan laut lainnya yaitu east blue, lautan terlemah yang ada di dunia ini. Namun siapa sangka yang menjadi raja bajak laut dan menemukan harta karun one piece adalah orang east blue yang kita kenal yaitu Gol D. Roger. Dan juga bukan itu saja pahlawan marine yang dikenal dengan julukan Genkotsu no Garp a.k.a Monkey D. Garp berasal dari lautan ini juga.
Hari ini tepat umur Ace yang ke-17 tahun, dan itu adalah hari keberangkatan Ace menjadi bajak laut. Terlihat di dermaga Ace telah bersiap untuk berlayar dan Luffy serta orang terdekat dengannya ingin mengucapkan selamat jalan.
"Hooiii Aceeee, berhati-hatilah..!" teriak Luffy kepada Ace yang telah berada di perahu.
"Yooo Luffy, tenang saja dan aku yang akan menjadi raja bajak lautnya luffyyyy.!" balas ace dengan tersenyum lima jarinya.
"Aku yang akan menjadi kaizoku-o Aceeee. Shishishi..." lanjut luffy sambil tertawa.
"Baiklah aku akan berangkat sekarang, sampai jumpa lagi minnaaa!" teriak ace sambil membentangkan layar perahunya.
"Hati-hati Aceeeeee!" teriak luffy dari jauh.
"Hati-hati Ace-kuunnn!" teriak Makino, Dadan, Kepala desa, dan bandit gunung anak buah Dadan.
Ace telah jauh meninggalkan desa fusha dan menjadi bajak laut untuk mengejar impiannya. Sedangkan di desa fusha sekarang hanya ada luffy seorang dan harus menunggu dua tahun lagi untuk berlayar menjadi bajak laut.
At baratie
Sudah seminggu Naruto berlayar, dan selama itu naruto harus berjuang mati-matian untuk mempertahankan kapalnya karena harus bertarung melawan sea king atau monster laut yang mengganggunya di perjalanan. Setelah berlayar seorang diri Naruto tiba disebuah restoran terapung atau dikenal sebagai baratie. Dan begitupun dengan Ace, baru seminggu berlayar dan sekarang dia berada di baratie.
"Hmm, menarik. Dunia ini memang menarik, dan sebaiknya aku beristirahat sebentar di rumah makan ini." Ucap Naruto yang baru tiba di depan baratie.
Kemudian Naruto masuk kedalam, banyak pasang mata yang memeperhatikannya. Apalagi kaum hawa yang melihat Naruto membuat mereka merona hebat. Setelah itu Naruto duduk di salah satu kursi yang kosong.
"Selamat datang tuan, anda mau memesan apa?" tanya pelayan kepada naruto.
"Ramen jumbo satu mangkoknya pelayan-san." Jawab Naruto dengan sopan.
"Baiklah tuan, pesanan anda akan segera datang." balas sang pelayan sambil mencatat pesanan Naruto.
Setelah itu, Naruto memperhatikan sekitarnya dan melihat seseorang yang menurutnya menarik. Dengan ciri-ciri memakai topi berwarna orange dengan dua ikon smile, satu cemberut dan satu tersenyum. Memakai celana pendek sebatas lutut, sepatu bot hitam, dan memakai baju kemeja hijau terbuka. Selain itu terdapat bintik-bintik di wajahnya.
Setelah puas memandangi orang itu, pesanan Naruto datang. Naruto yang melihat ramen tak kuasa menahan untuk segera memakan makanan dewa menurutnya itu.
"Yoosshh ittadakimasu!" seru Naruto dengan senyuman yang menawan dan membuat para gadis pngsang di tempat.
Ace juga menyadari ketika ada orang yang memperhatikannya itu, 'dan sepertinya dia adalah orang kuat' pikir Ace. 'sepertinya akan menarik jika aku melawannya dan mencoba kekuatan buah iblis yang telah aku makan.' ujar Ace dalam hati.
Flashback on
Sudah tiga hari Ace berlayar di lautan east blue, dan bekal Ace pun sudah habis. Membuat Ace harus segera mencari pulau selanjutnya dan mencari bahan-bahan makanan untuk pebekalan di perjalanan selanjutnya.
Ace yang masih fokus mencari sebuah pulau yang bisa disinggahinya. Namun sejauh mata memandang hanya lautan yang luas. Setelah jauh berlayar akhirnya Ace menemukan sebuah pulau. Dia pun memutuskan untuk mencari bekal di pulau ini.
Setelah tiba di pulau itu, Ace hanya melihat hutan yang lebat dan hanya ada hewan-hewan buas saja. Ace pun menyusuri pinggiran pulau, namun tetap tidak ada penghuninya. Akhirnya ace masuk ke dalam hutan, nasib malang menimpa Ace, tidak ada buah yang layak untuk di makan. Ace beristirahat di tengah-tengah hutan, sambil mencari sesuatu yang bisa di makan.
Ace begitu terkejut melihat buah aneh yang berbentuk seperti jeruk bulat dengan mirip buah naga, dan bercorak-corak sangat aneh seperti api juga terdapat batang berputar di atasnya. 'Buah apa ini? Aku belum pernah menemukan buah seperti ini.' Ujar Ace dalam hati.
'Tapi tak salahnya aku memakan buah ini. Mungkin saja rasanya sangat enak. Hehehe.' Lanjut Ace.
"Kraukk kraukk... uweekk buah ini rasanya sangat tidak enak." Seru Ace sambil menelan paksa.
Setelah itu Ace merasakan kekuatan di dalam tubuhnya, tanpa sadar tangan Ace telah terselimuti oleh api. Ace yang melihat itu terkejut, namun dia tersenyum karena telah memakan Akuma no mi bertipe logia yaitu mera-mera no mi.
Flashback off
Lalu Ace menghampiri Naruto dengan langkah pelan, setelah tiba di depan Naruto, Ace tersenyum memandang Naruto yang masih lahap memakan ramennya. Setelah selesai memakan ramennya Naruto melihat Ace dengan pandangan datar. Ace masih tetap tersenyum dan duduk di salah satu kursi yang ada di meja itu.
"Sepertinya kau orang yang kuat ne, pemuda-san." Ujar Ace kepada Naruto.
"Aahh tidak, mungkin kau lebih kuat dariku." Balas Naruto.
"Bagaimana jika kita bertanding?" seru Ace masih tetap tersenyum, jujur saja Ace merasa orang di depannya ini lebih kuat darinya.
"Kurasa tempat ini akan rusak." Balas Naruto pelan, tapi masih di dengar oleh Ace.
"Yoosshh minna-san sebaiknya kalian semua pergi dari tempat ini!" seru Ace dengan lantang dan berteriak kepada pengunjung rumah makan baratie.
Mereka yang mendengar itu segera berlari keluar karena sepertinya akan ada pertarungan. pelayan-pelayan baratie yang melihat itu berteriak untuk kembali namun tidak di gubris oleh mereka.
"Ada apa ini?" tanya Zeff kepada Sanji.
"Sepertinya akan ada pertarungan pak tua." Balas Sanji sambil menghisap rokoknya.
"Oooiii bakayarooo,, jangan bertarung disini!" teriak Carne salah satu pelayan restoran itu.
Namun Ace maupun Naruto tidak mengubrisnya.
"Hikeennn"
Blaarr...
Tinju api yang di lakukan oleh Ace. Namun Naruto yang melihat itu tidak tinggal diam.
"Suijinhekii"
Keluar air dari mulut Naruto yang begitu banyak dan membentuk dinding air melindungi Naruto dari serangan Ace. Nyesss, api bertemu air membuat keadaan sekitar menjadi sedikit berkabut.
"Yare-yare, sepertinya kau pemakan Akuma no mi tipe logia ne." Ujar Naruto sambil tersenyum simpul.
Ace yang melihat serangannya gagal pun terkejut karena lawannya adalah pengguna buah setan sama sepertinya. Namun bukan itu saja, Ace merasakan kekuatannya seperti menghilang ketika tinju apinya menabrak dinding air Naruto. Ace langsung tersadar dan bersikap normal.
"Ya, dan kau pun sepertinya begitu pemuda-san?" balas Ace sambil melirik dinding air yang masih ada. Dia tidak menyangka bahwa pemuda di hadapannya ini adalah seorang pengguna buah setan bertipe logia langka dan sangat kuat.
"Apakah masih mau melanjutkannya?" tanya Naruto santai.
Ace tampak berpikir, jika dia menyerah sekarang itu akan membuatnya malu dan dia tidak dapat menjadi raja bajak laut. Dengan penuh tekad keberanian.
"Tiidaaakk, kita tetap bertarung." Tegas Ace dengan serius.
"Huh, mendokusai ne." Balas Naruto malas.
Ace telah memasang kuda-kuda bertarungnya sedangkan naruto masih tetap tenang dan berpikir untuk tidak merusak tempat ini. Tanpa aba-aba Ace melesat dengan kecepatannya, menyerang naruto dengan tangan yang sudah terbalut apinya. Pertarungan Naruto vs Ace dimulai...
To be continued...
Info karakter :
Kiiroi no Kaizoku :
Uzumaki D. Naruto
Umur : 17 tahun
Kemampuan : mizu-mizu no mi(pengendali air) tipe logia, 3 haki namun sangat handal dalam bashokoka.
Keterampilan : ?
Senjata : ?
Untuk anggotanya mohon kasih saran minna atau kasih saran yang lainnya.
Portgas D. Ace
Umur : 17 tahun
Kemampuan : mera-mera no mi(api) tipe logia
Keterampilan : ?
Senjata : -
Monkey D. Luffy
Umur : 15 tahun
Kemampuan : gomu-gomu no mi( manusia karet), haki belum ada
Keterampilan : -
Senjata : -
Author mengucapkan terimakasih yang sudah review di chapter 1.. itu membuat saya tambah bersemangat dalam melanjutnya fanfic ini,, dan mohon sarannya minna. Next update seminggu sekali jika tidak ada halangan.
