My Arrogant Dragon
Summary
Huang Zi Tao membuat kesalahan fatal yang membuat dirinya dibenci oleh Wu Yi Fan sang Prince charming di sekolahnya. Apa cara yang akan dilakukan Huang Zi Tao untuk mendapatkan maaf dari Wu Yi Fan?
Cast:
EXO AND OTHER
WARNING!
BOYS LOVE, SHOUNEN-AI/YAOI, KALAU GAK SUKA OUT AJA COEG!
Chapter 2
.
-DI KELAS-
.
BRUK! "HAIIIIISSS!" Kesal Tao yang memukul mejanya sambil mengacak-ngacak rambutnya. Harinya semakin buruk saat berjumpa dengan Kris dia benar-benar mulai membenci sekolah ini.
"Kau Kenapa Tao?" Tanya Baekhyun.
.
"Itu! Si tiang listrik berambut pirang yang sok cool itu! Benar-benar menyebalkan!" Jawab Tao marah.
.
"Kau mengatai diri mu sendiri Tao?" Tanya Baekhyun polos.
.
"ISSSHH! Bukan Baek! Aku sedang membicarakan Wu Yi Fan, KRIS!" Kesal Tao pada Baekhyun yang tak mengerti ucapannya.
.
"Hehehe mian…" Cengir Baekhyun. Bagaimana Baekhyun tidak bingung, jika Tao mengatakan ciri-ciri orangnya dengan kurang jelas. Tao juga seperti tiang listrik dan berambut pirang. Terkadang Baekhyun merasa iri dengan orang yang berbadan tinggi. Bukan seperti dirinya yang mengalami tinggi tertunda (#bunuhauthor) yang membuat dirinya harus selalu menengadahkan kepalanya jika ingin berbicara kepada orang.
.
.
"Tunggu… Kenapa kau membicarakan Kris sunbae? OMO…! Tadi kau baru saja bertemu dengan Kris sunbae?! Benarkah! Apa yang dia katakan padamu? Cepat katakan jangan membuat ku penasaran.." Rengek Baekhyun sambil menggoyang-goyanggkan tangan Tao manja. Dia benar-benar penggemar berat nya Kris semua hal tentang Kris selalu ingin dia ketahui.
"YA YA YA! Apa yang kau lakukan? Lepaskan!" Ucap Tao yang sedang berusah melepaskan tangannya dari Baekhyun.
.
"Tidak mau! Kau harus menceritakannya dulu padaku! Baru aku akan melepaskan mu!" Teriak Baekhyun dengan keras yang membuat seiisi kelas memandang mereka berdua. Untung guru yang akan mengajar di kelas mereka belum datang.
"Baiklah-baiklah aku akan menceritakannya padamu dan jangan berteriak seperti itu lagi! Buat malu saja." Kesal Tao
"Hehehe gomawo panda…" Jawab Baekhyun menunggu cerita Tao.
.
Akhirnya Tao pun terpaksa menceritakan semua kejadian sialnya itu tadi.
.
.
-PULANG SEKOLAH-
.
Akhirnya waktu yang paling di tunggu semua siswa yang ada di dunia adalah… Waktu pulang sekolah. Tao dan Baekhyun pun keluar dari kelas nya. Hanya beberapa jam saja mereka berkenalan , mereka sudah sangat akrab.
.
"Kris sunbae memang seperti itu, dia adalah pria yang sangat dingin. Dia tidak pernah berbaur dengan sisiwa-siswa di sekolah ini, kecuali Kai dan Sehun. Mereka berdua adalah orang ajaib yang bisa menjadi sahabat baiknya Kris sunbae. Mereka juga tak kalah populer dengan Kris. Baiklah, aku akan meneritakan tentang mereka.
.
Yang pertama Kai. Kai lebih muda 1 tahun dari kita tapi saat ini dia kelas 2, sama seperti kita. Dulu Kai jadi pujaan kakak-kakak kelas di sekolah ini, berwajah tampan dan dewasa walaupun saat itu dia masih sangat muda. Dan dia juga memiliki tubuh berkulit tan yang sexy. Tapi, sekarang dia sudah mempunyai pacar bernama Do Kyungsoo, teman sekelas Kris. Karena hal itu, banyak dari fans nya yang kecewa dan marah karena hubungannya dengan Kyungsoo. Berita tentang mereka berpacaran pun cepat meyebar ke penjuru sekolah. Banyak dari fans Kai yang tidak rela jika Kai berpacaran dengannya, karena alasan itu fans Kai pun sepakat untuk mengganggu Kyungsoo dimulai dari Kyungsoo dilempari telur busuk, di sirami air, di lempari tepung. Pokoknya banyak sekali penderitaan Kyungsoo saat itu. Kai yang sudah sangat marah akibat kelakuan fansnya dia pun tak segan-segan mengeluarkan mereka dari sekolah ini. Asal kau tau, Keluarga Kai sangat kaya raya yang bisa melakukan apa saja yang dia mau.
.
Yang Kedua Sehun. Umur Sehun juga sama seperti Kai dan mereka juga teman satu kelas. Kalau menurutku Sehun hampir sama seperti Kris. Bertampang dingin. Walaupun begitu dia memiliki wajah yang tampan dengan kulit pucat nya yang menjadi cirri khasnya. Dia juga terkenal dengan hairstyle nya yang nyentrik. Mulai dari rambut yang dicat berwarna pink terang hingga rambut rainbow nya banyak menarik perhatian fans nya. Tapi, tetap saja dia tampan dengan gaya rambut apapun.
.
Yang terakhir Kris, aku akan menceritakan sedikit tentangnya. Walaupun dia punya banyak sekali Fans, tapi tetap saja dia tidak peduli dan hanya menggapnya angin lalu. Sikap cuek Kris tetap saja tidak mematahkan semangat Fansnya untuk bisa mendapat pehatian dari Kris. Mereka selalu memberi hadiah untuk Kris dan menaruhnya di loker miliknya. Tapi akhirnya semua hadiah itu dia buang tanpa ragu ke dalam tong sampah. Termasuk juga surat cinta ku untuk Kris yang juga dia buang ke tong sampah." Ucap Baekhyun sedih.
Tao hanya mendengar dengan malas cerita Baekhyun. 'KRIS KRIS KRIS ALWAYS KRIS! Apa hebatnya dia?' Batin Tao saat mendengar cerita panjang Baekhyun dari teman-teman Kris hingga surat cintanya Yang terbuang di tong sampah. Bagi Tao tindakan Baekhyun sungguh tidak berguna dan hanya membuang-buang waktu saja.
.
"Saat aku melihat mu, entah kenapa aku berpikir kalau kau itu seperti duplikatnya Kris. Kau cuek, dingin, pemarah.." cerocos Baekhyun
"HEY! JANGAN SAMAKAN AKU DENGAN SI BRENGSEK ITU!"
.
"Siapa si Brengsek itu hah?" Tiba-tiba terdengar suara seseorang dari belakang.
.
.
'OMO! KRIS!' Batin Baekhyun yang senang sekaligus takut saat Kris ada di depannya bersama Tao.
.
"Siapa itu si brengsek hah?! Jawab Aku!" Tanya Kris sekali lagi dengan membentak.
.
.
'OOOOH GOSH! KENAPA DIA ADA DISINI?!' Batin Tao yang mulai sedikit takut. Dan menatap Baekhyun dengan tatapan memohon meminta bantuan
Baekhyun.
.
.
.
"Tao, maafkan aku, aku harus segera pulang kerumah karena nenek ku akan datang berkunjung hari ini. Maaf harus meninggalkan mu, bya-bye!" Ucap Baekhyun dengan alasannya untuk menghindari situasi yang mencekam itu. Dan Tao hanya menatap horror kepergian Baekhyun.
'YAAAA BAEKHYUN BODOH!' Batin Tao marah saat melihat Baekhyun yang sudah menjauh darinya.
"Kau belum menjawab pertanyaan ku bocah" Pinta Kris
Tao memandang sinis ke arah Kris."KAU! AKU MEMBICARAKAN KAU! PUAS! DAN JANGAN PANGGIL AKU BOCAH!" Teriak Tao yang sudah sangat kesal.
"Hey! Tidak sopan sekali kau pada sunbaemu bocah? Kau harus tetap bertanggung jawab atas kejadian tadi BOCAH TENGIK! Gara-gara kau aku menyelesaikan tugas ku dua kali lipat dan membuat ku malu dihadapan kelas!" Geram Kris
"Bukannya aku sudah bilang kalau itu urasan mu bukan urusanku?! Lagipula kejadian tadi tidak sepenuhnya aku yang salah, kau saja yang ceroboh!" Balas Tao tidak mau kalah.
"Apa? Aku yang ceroboh?"
.
"IYA! Kau yang ceroboh! Bukan AKU! Bela Tao.
.
"Sekarang, coba aku Tanya. Akibat kejadian tadi siapa yang rugi Huh? Kau hanya terjatuh sementara aku? Aku sudah terjatuh ditambah aku dan tugas ku basah GARA-GARA KAU! JADI SIAPA YANG SALAH? AKU ATAU KAU HUH?!" Ucap Kris yang sudah mendidih.
.
Tao hanya menggembungkan pipinya kesal. "Kau menyebalkan! Pokoknya aku tidak mau tahu! Aku mau pulang dan jangan halangi aku!" Bentak Tao. Kemudian Tao mulai mengambil ponselnya dan ingin menelpon sopirnya. Tetapi Kris mengambil paksa ponselnya.
"YA! KEMBALIKAN PONSEL KU BODOH!" Marah Tao berusaha mengambil ponselnya dari tangan Kris.
.
"Akan aku kembalikan ponsel ini, jika kau mau mengakui kesalahan mu." Ancam Kris
.
"APA? Mengakui kesalahan ku? Untuk apa, aku merasa tidak bersalah sama sekali." Ucap Tao yang masih membela diri.
"Kalau kau tidak mau juga tak masalah, artinya ponsel mu tidak akan kembali. Lagipula hanya tinggal beberapa orang di sekolah ini, jika aku pergi kau akan minta dijemput oleh siapa huh? Kau tau? Sekolah ini cukup mengerikan jika sepi atau pada saat malam hari.." Ucap Kris yang menakut-nakuti Tao.
Tao sedikit merinding dengan perkataan Kris. 'Bagaimana ini?' batin Tao menggigit bibir nya.
Kris yang melihat ekspresi ketakutan Tao hanya menyerigai.
"Jadi, bagaimana? Kau mau mengakui kesalahan mu?" Tanya Kris.
.
"Haaah…Baiklah mian dan kembalikan ponsel ku." Ucap Tao cuek.
.
"Hei, aku tau kau tidak tulus mengucapkannya. ULANGI DENGAN TULUS BOCAH!"
.
"Grrrr! Aish! Aku kan sudah minta maaf padamu! Kenapa kau belum juga memaafkan ku?!" Kesal Tao pada Kris yang sudah mengulur waktunya.
"ULANGI LAGI BOCAH!"
.
"TIDAK MAU!"
.
ULANGI!"
.
"TIDAK"
.
"KAU MENENTANGKU?"
"KALAU IYA, KENAPA? !"
Kris yang benar-benar sudah tidak tahan dengan sikap keras kepala Tao langsung menarik tangan Tao dan memaksanya untuk masuk ke mobil mewah sport nya.
"YA! KAU MAU MEMBAWA KU KEMANA HUH?! AKU MAU PULA-"
"Ssstt, diam atau ku tinggalkan kau disini." Ancam Kris.
Tao hanya diam agar Kris tidak meninggalkannya di sekolah. Dia tidak bisa membayangkan apa jadinya kalau dia ditinggal di sekolah yang sudah mulai sepi dan gelap itu.
Kris pun tersenyum tipis melihat Tao yang sudah diam. Mobil itu pun melaju dengan cepat menuju rumah Kris.
.
.
-DI RUMAH TAO-
"Apakah Tao sudah menelpon mu?" Tanya Nyonya Huang pada sopirnya
"Belum Nyonya, Tuan muda Tao belum menelpon saya sampai sekarang ini."
"Haaahh… Kemana dia?" Nyonya Huang benar-benar gelisah saat ini. Hari sudah hampir malam tetapi Tao belum pulang juga.
.
.
'Drrrrtt Drrrtt Drrrrtt' Si sopir mengangkat ponselnya dengan cepat.
"Halo Tuan muda Tao, kenapa tuan baru menelpon saya sekarang?"
(...)
"Baiklah Tuan saya mengerti akan saya sampaikan, hati-hati Tuan." Ucap supirnya
"Bagaimana? Tao baik-baik saja kan?" Tanya nyonya Huang yang cemas.
"Tuan Tao baik-baik saja nyonya, Tuan muda Tao bilang tidak perlu khawatir Tuan muda Tao saat ini sedang berada di rumah temannya untuk belajar bersama." Jawab si sopir.
"Haaaah, syukurlah kalau dia tidak apa-apa. Aku senang sekali jika dia sudah mendapatkan teman baru secepat ini, semoga dia akan betah tinggal disini." Ucap Nyonya Huang.
" Ya,Semoga saja Nyonya." Jawab si sopir.
.
.
.
-BACK TO KRISTAO-
"Aku sedang dirumah teman(read:musuh) ku sekarang, kami sedang belajar kelompok. Bilang pada mama untuk tidak mengkhawatirkan ku. Jika aku sudah selesai belajar, akan ku hubungi nomor mu." Kemudian Tao memutuskan sambungan telponnya, dan memandang sengit kea rah Kris.
.
"Puas kau membuat khawatir orang tuaku?!" Tanya Tao galak.
.
"Yaa, aku sudah puas. Ternyata keluarga mu masih ingat ya kalau kau belum pulang ke rumah." Ucap Kris dengan santai.
.
"JADI KAU KIRA AKU INI APA HAH! TENTU SAJA MEREKA MASIH INGAT AKU DAN JANG-." Ucapan Tao terhenti
"Ya ya ya cerewet sekali kau ini. Sekarang kau harus bertanggung jawab akibat kejadian tadi."
" Aku harus bertanggung jawab apa? Cepat katakan aku ingin pulang." Tao merasa tidak nyaman saat berada di kamar Kris yang sangat besar itu.
.
.
Tiba-tiba Kris mendekatkan wajahnya ke wajah Tao, dan menatap wajah Tao dengan teliti.
.
.
.
"Hey, Kau masih sama seperti dulu bocah. Je…Lek." Ucap Kris sambil menyerigai.
.
Tao pun langsung mendorong tubuh Kris untuk menjauhkannya dari wajah nya.
.
"Sebenarnya apa tujuan mu mengajak ku ke rumah mu aku sedang tidak ingin bermain-main Kris Wu!" Bentak Tao.
.
"Hey panda jelek kau tidak merindukan pangeran tampan ini hah?" Tanya Kris percaya diri
"Apa? Pangeran? HEH! Yang benar saja kau adalah manusia terkutuk dan tak pantas disamakan dengan pangeran manapun!" Jawab Tao Kasar.
Kris yang sedikit marah pun menarik telinga Tao.
.
"AAAUUW! SAKIT TAU!" Omel Tao yang mengelus-ngelus telinganya yang sakit.
Kris menyadari sesuatu saat dia menarik telinga Tao.
"Kenapa kau memakai tindikan di telinga kanan mu hah? Kau bisa dianggap Gay nanti." Ucap Kris santai.
"Kalau aku memang gay kenapa?" Balas Tao dengan cepat.
Mendengar jawaban spontan dari Tao, Kris seperti menjauhkan dirinya dari Tao dengan tatapan yang sulit di artikan.
.
.
"Tenang saja bodoh, kau bukan tipe ku. Aku masih memiliki selera untuk mencari pasangan yang baik untuk ku." Ucap Tao menjawab tatapan Kris yang sepertinya memandang ngeri dirinya.
.
"Baguslah kalau aku bukan tipe mu. Aku masih ingin hidup normal. kenapa tidak tertarik dengan perempuan? Perempuan itu indah, apalagi jika dia mempunyai tubuh yang bagus. Sekarang aku sudah mempunyai yeojachingu yang cantik disini." Pamer Kris.
Tao hanya memutar bola matanya mendengar cerita kris yang tak penting baginya.
"Cepatlah Kris! Katakan apa yang harus kulakukan agar mendapatkan maaf mu dan aku ingin cepat pulang sekarang!" Pinta Tao cepat.
.
Kris sedang berpikir untuk memberi hukuman apa yang pantas untuk pemuda panda ini.
.
.
"Mudah saja."
.
.
.
.
.
.
.
.
"Jadilah Asisten pribadi ku." Ucap Kris santai.
.
.
"APA?!"
.
.
.
-TO BE CONTINUE-
.
Terimakasih yang sudah membaca fanfic ku ^_^
Maaf kalau fanfic ini membuat kalian kecewa karena jalan cerita yang absurd, biasa... namanya juga pemula :v
Pokoknya terimakasih banyak ya yang sudah mengomentari fanfic ini.
