Title
13th Member Chapter 2

Length
N - CHAPTER

Rating
PG-18 (T)

Genre
COMEDY, DRAMA, YAOI, BOYXBOY (DON'T LIKE, DON'T READ)

Author
RUKA17

CAST/Main Cast
YOU, BAEKYEOL, KAIDO, HUNHAN, TAORIS, SULAY, CHENMIN

Support Cast
LEE SOO MAN, SUJU MEMBER

Cast milik tuhan YME dan SM Ent. Dan saya hanya pinjam mereka untuk membuat FF ini

Warning: typo, alur maksa, gaje, EYD awut-awutan

Kedua belas member EXO masih terlihat kaget mendengar berita dari Lee Soo Man.

"Jjinjja yo sonsaengnim?" Xiumin bertanya dengan wajah keheranan. "Wae yo?"

"Apa kau ingin membuat kami seperti sunbae kami?" pernyataan Chen tadi mengarah ke sunbaenim mereka yang tak bukan dan tak lain adalah SUJU.

Lee Soo Man hanya menyeringai kecil, "Bisa dibilang begitu."

*Waeyo?* semua member masih tidak bisa memikirkan alasan Lee Soo Man memasukkan member ke-13 dalam grup mereka. *Apa ke-12 member belum cukup untuk EXO?*

"Kalian pasti sedang memikirkan kenapa aku memasukkan member ke-13 dalam grup ini." Kata-kata Lee Soo Man disambut dengan anggukkan dari ke-12 member. Tapi tidak semudah itu ia memberikan alasan kepada mereka, "Seiring berjalannya waktu, kalian akan tahu sendiri."

Mereka semua masih tidak bisa menerima alasan Lee Soo Man sebelum seseorang menelepon Lee Soo Man dan mengatakan akan membawa member ke -13 itu keruang meeting.

"Kau sudah mengajaknya kemari?" kata Lee Soo Man dengan telepon genggam ditangannya. "Bawa dia keruang meeting sekarang juga." Lanjutnya.

Seseorang yang mereka ketahui adalah manajer mereka masuk ke ruang meeting dengan diikuti oleh seorang namja dibelakangnya. Namja dengan tinggi rata-rata dan kulit seputih salju serta paras yang elok dengan mata berwarna biru cerah itu membuat para member EXO tak bergeming sedikitpun dari pandangan mereka pada namja itu.

Namja itu berjalan mendekati mereka dan membungkukkan badannya 90 . "Hello. My name's James Chi Hoon. Lee Chi Hoon." Katanya dengan bahasa Inggris yang fasih.

Flashback on

Lee Chi Hoon pov

Cuaca sangat cerah hari ini meskipun semalam salju masih turun dengan derasnya. Aku menengadahkan kepalaku hanya sekedar untuk melihat matahari pagi yang cerah dan merasakan angin sepoi yang meniup lembut rambutku. Aku melangkahkan kakiku keluar dari Incheon Airport dengan koper besar ditangan kananku dan tangan kiriku merogoh saku celanaku mencari selembar uang kertas yang sengaja kuselipkan.

"Sebelum aku ke apartemen, aku ingin bermain dulu ah." Aku membuka google maps dan mencari lokasi stasiun kereta terdekat. Setelah aku menemukannya aku langsung melesat ke daerah Myeongdong.

Kota ini sangat indah dan ramai oleh para turis yang sedang melakukan traveling ke Korea. Mata ku berbinar-binar melihat barang-barang yang pajang di etalase-etalase toko. Dan tanpa disengaja aku melihat model tas yang selama ini ku cari dan belum sempat ku beli di Jerman. Kemudian aku masuk ke toko itu untuk melihat lebih dekat tas yang ku incar. "Excuse me. Can I look at that?" aku menunjuk pada tas incaranku dan ketika ku tanya ternyata harganya sangat mahal. Tapi pandanganku tidak bisa lepas dari barang itu. *Jangan Lee Chi Hoon. Kau masih harus bertahan hidup di kota besar ini.* kataku dalam hati. Akhirnya aku memutuskan untuk tidak membeli tas itu. Kemudian terlintas ide dipikiranku. *Apa aku beli yang KW saja ya? Meskipun kualitasnya jauh dari yang asli, yang penting kan tetep fashionable.* ((Author juga suka beli yang KW kok. Ayo beli bareng. #plaakkk))

"Yak. Aku cari KW-nya saja. Author mau ikut?"

"Ayuuukkk!" ((reader: wew…kenapa author ikut-ikutan keluar dalam cerita sich?! Author: Mian #balik ke posisi semula))

Aku mencari-cari toko yang menjual barang-barang KW dan akhirnya aku menemukannya di salah satu toko diujung gang sempit.

"How much is it?" Si penjual memberikan isyarat dengan tangannya dan aku menyerahkan beberapa lembar uang kertas padanya. "Kamsahabnida," kataku ketika penjual itu memberikan uang kembalian padaku.

*Yeah! Akhirnya aku punya juga, meski KW. Miris. Tapi tidak apa-apa.* Chi Hoon melihat kebelakang, kearah tas barunya yang sekarang bertengger dipunggungnya.

Ketika dia melihat ke belakang, tanpa disengaja, ia melihat siluet seseorang namja dengan gerak-gerik yang aneh. Menyadari hal itu, Chi Hoon melangkahkan kakinya lebih cepat dan sedikit berlari. Tiba-tiba saja pikirannya melayang, *Apa ada yang ingin menculikku? Oh tidak! Aku baru saja sampai di Korea. Aku tidak ingin diculik lalu-* Ia menghentikan pikirannya yang berlarian entah kemana. "Oouuhh…itu tidak mungkin Lee Chi Hoon," gumamnya seraya menggelengkan kepalanya.

Ketika Chi Hoon merasa orang tersebut sudah tidak lagi membuntutinya, ia menghentikan langkahnya dan berbalik ke belakang untuk memastikannya. Dan ternyata orang misterius itu tidak lagi menampakkan dirinya. Chi hoon menghembuskan nafas lega. Tapi ketika ia berbalik ke belakang, dilihatnya seorang lelaki paruh baya berdiri tepat didepannya. *O-orang ini yang dari tadi membuntutiku.* Aku berusaha untuk tidak menelan ludahku karena gugup. Aku tidak tahu apa yang ia inginkan.

Baru saja aku ingin bertanya padanya, tiba-tiba saja ia meyodorkan kartu pengenalnya. Di kartu itu tertulis 'Manajer Lee SeungHwan, SM Entertainment'.

"Kalau kau berminat untuk menjadi seorang Artis, hubungi aku," kata pria itu seraya meninggalkanku terdiam menatap kepergiannya yang aku rasa sangat aneh.

Aku sudah sampai diapartemenku dan membereskan barang-barangku. Aku bersyukur orang tuaku sempat membeli sebuah apartement ketika mereka masih berada di Korea dan sekarang apartement itu ditinggali oleh aku.

Triiinggg…

Terdengar suara telepon berbunyi dan aku segera mengangkatnya.

"Hello. Mom?!" kataku

"Are you alright?"

"Yeah."

"Do you have a dinner?"

"Hmmm…" balasku

"Bagaimana keadaan disana? Kau suka?"

"Hmmm…not bad…"

"Okay, Jaga dirimu baik-baik baby."

"Ne. bye." Aku menutup telepon dari orang tuaku yang ada di Jerman.

Aku kembali membereskan barang-barang miliku. Ku keluarkan semua barang dari tas baruku dan kartu pengenal dari orang yang aku temui tadi siang terjatuh diatas kasur. Aku mengambil kartu itu dan memperhatikannya dalam diam.

*Aku harus bisa bertahan hidup sendiri disini. Apa aku harus melakukan ini?* pikirnya. *Kenapa ia menawariku menjadi seorang artis? Aku tidak habis pikir apa yang ia lihat dariku?*

Sepanjang malam ia memikirkan apakah ia harus menghubungi orang itu. Tapi tujuannya ke Korea bukan untuk menjadi seorang trinee tapi pure untuk melanjutkan studinya. Sebagai bocoran, Chi Hoon yang sekarang baru berusia 16 ini mendapatkan beasiswa di salah satu universitas terbesar di Korea. Mau tahu kenapa ia bisa masuk universitas dengan usia yang masih muda? Jawabanya karena ia punya IQ yang bisa dibilang hampir sejajar dengan Einstain atau Mozart.

Setelah semalam berpikir keras, akhirnya ia menghubungi pria yang kemarin ia temui. Mereka pun akhirnya memutuskan untuk bertemu disebuah café di dekat kampusnya.

"Jadi namamu Chi Hoon," tanya pria itu.

"Ne." jawabnya.

"Okay, mulai besok kau bisa ikut trinee di SME." Lanjut pria itu.

"Mwo?!" tanyaku heran. "Apa kau tidak melakukan seleksi padaku terlebih dahulu?"

"Waeyo? Bukannya kau bilang kau bisa menyanyi, bermain alat music, dan terlebih kau pernah menjadi dance crew untuk JB (Justin Bieber) saat tournya di Jerman."

"I-iya…tapi…"

"Besok pukul 08.00 kau harus sudah datang ke ruangan ku. Araseo?!" kata pria itu seraya menghabiskan coffee yang dipesannya.

FLASHBACK OFF

"Yak, kalian sudah lihatkan?! Ini teman kita yang baru. Namanya James Chi Hoon, Lee Chi Hoon. Mulai sekarang dia adalah member EXO," kata Lee Soo Man seraya bangkit dari tempat duduknya dan diikuti oleh semua member. "Aku akan keluar. Silahkan kalian berkenalan," katanya seraya melangkahkan kakinya meninggalkan ruang meeting.

Mereka yang tadinya melihat kepergian Lee Soo Man, kembali menatap Chi Hoon yang berdiri dengan wajah agak tertunduk. Ia tahu bahwa kedatangannya secara tiba-tiba akan membuat member EXO merasa ada yang mengganjal. Apalagi umurnya paling muda diantara mereka ber-13.

Tapi tiba-tiba saja suasana yang terlihat suram (bagi Chi Hoon) menjadi hilang dengan sapaan hangat Chanyeol si Happy Virus. "Selamat datang di EXO Planet," ujarnya dengan senyum dan wajah pabo-nya. "Aku Park Chanyeol. Kau bisa memanggilku Chanyeol."

"A-a..ne Chanyeol-ssi," balasku

Kemudian satu-per-satu dari mereka memperkenalkan diri mereka.

"Aku Kris…Aku leader EXO-M…A-ani…mungkin sebentar lagi aku akan jadi leader kalian semua…hahaha," ujar seorang namja bertubuh tinggi seperti tiang itu.

"Aku Xiu Min. Meski aku bukan leader tapi aku yang tertua disini," kata seorang namja dengan pipi chubby-nya.

"Aku Suho. Aku leader EXO-K," ujarnya dengan senyuman hangat.

"Luhan. Aku orang tertua kedua setelah Xiu Min. kami hanya terpaut 1 bulan," ujar seorang namja cantik.

*Benarkah dia yang tertua disini? Tapi wajahnya imut sekali. Aku salah sangka kalau dia seumuran denganku.* batin Chi Hoon

"Apa kau ingin bilang kalau aku seumuran denganmu?" lanjut namja yang bernama Luhan itu.

*Eh?! Apa dia bisa membaca pikiran orang?* Luhan tersenyum pada Chi Hoon.

"A-a..aku Byun Baek Hyun. Kau bisa memanggilku Baek Hyun," ujar seorang namja dengan eye smile-nya ketika ia tersenyum.

"Kalau aku Do Kyungsoo. Panggil saja aku Kyungsoo," ujar seorang namja imut dengan bola mata besarnya yang hampir memenuhi seluruh wajahnya itu.

"Aku Yi Xing. Tapi aku biasa dipanggil Lay."

"Dan aku Kim Jong Dae. Tapi panggil saja aku Chen."

"Aku Kim Jong In. Panggil saja Kai," ujar seorang namja berkulit tan.

"Kkamjong. Panggil dia Kkamjong," ujar Sehun. Dan langsung saja Kai memberikan death glare-nya kearah Sehun, tapi Sehun pura-pura tidak melihatnya. "Dan aku Oh Sehun. Panggil saja Sehun."

"Oya, umurmu berapa?" Tanya Kyungsoo

"Itu…aku lahir tahun 1995."

"Waaa…berarti kita dapet magnae baru nich. Sehun jadi ex-magnae. Hahaha." ujar Kai yang dibalas dengan death glare sehun.

"Kalau begitu, kau bisa memanggil kami Hyung, Chi Hoon-ssi," ujar Kris pada Chi Hoon layaknya seorang ayah pada anaknya.

"Oya, Minggu depan kita akan pindah ke dorm yang baru. Apa kau sudah diberitahu oleh Lee Soo Man?"

"Ne, hyung." balas Chi Hoon.

"Oya, kita harus merayakan kedatangan Chi Hoon." Lanjut Xiu Min.

"Welcome party! Yey!" teriak Chanyeol dan Baek hyun.

Dan mereka pun pergi untuk mengadakan welcome party Chi Hoon.

NO SILENT READER. PLEASE COMMENT.

MATUR NUWUN. THANKS. MAACIH. SANKYU. GUMAWO ^^