Saya hanya sekedar meminjam charanya saja.
EYD, ABAL,OOC, GAJE, DSB.
Pair : Naruto x ( masih mikir )
Tanks buat udah sempet baca dan yang review.
Ya udah tanpa banyak bicara ini dia..
.
Dia adalah anak yang memiliki sedikit cakra.
dengan kekuatan aneh yang di berikan sang sensei.
mampukah di mecapai ambisinya.
Inilah kisah sang AVENGER..
.
.
.
Capter 1.
08.00 AM.
.
Pagi hari di dekat hutan Konoha.
.
"Sembilan enam"
Terdengar suara seseorang yang sedang berhitung.
"Sembilan tujuh..,hah.."
Dan jika di dengarkan lebih jelas ada suara nafas yang tersengal di hitungan selanjutnya.
"Sembilan delapan..,hah..hah.."
Semakin lama deru nafas orang itu semakin memburu.
"Sembilan sembilan..,hah..,hah..,hah..,sera-ugh..."
Dan kini terlihat ora-ralat anak kecil dengan rambut di kepala berwarna kuning jabrik dan di ujung rambut tersebut berwarna merah,mata sewarna laut dalam,dan kulit tan yang eksotis.
terbaring telungkup dengan keringat bercucuran di seluruh badan hingga membuat koas merah berlengan pendek yang dia pakai basah.
Siapakah anak itu..?
"Hah..,hah..,hah.."
'Dasar payah kau Naruto..,Baru push up seratus kali juga belum udah tepar ..,HAHAHA..' ucap serta tawa suara di dalam kepala anak itu.
Yap anak yang sedang telungkup itu adalah Naruto.
Kenapa dia ada di pinggir hutan..?bukankah dia harusnya berada di ranjang rumah sakit karena terluka parah oleh warga desa..?
Jawabannya adalah karena kejadian pemukulan itu sudah lewat satu minggu yang lalu,dan kenapa dia ada di pinggir hutan..?tentu saja untuk melatih fisik dan staminanya.
'Diam kau Kuso-Sensei..,Kau tahu kan bahwa aku ini baru 9 kau pasti tau batas kekuatan anak di usia itu..,jadi wajar kan kalau aku cepat lelah..,Dan lagi kau tahu yang ku lakukan itu bukan push up yang sering orang awam lakukan kuso-Sensei.' Maki dan keluh naruto pada suara yang ada di kepalanya.
'Dan lagi Gimana aku gak tepar.
push up sih push up.., tapi kalo push up sambil badan di tempel besi dengan berat 50kg jarang ada orang yang kuat apalagi aku ini masih kecil.' Lanjutnya sewot.
'Jangan banyak mengeluh kau kuso-GAKI..,Sekarang mulai dari awal lagi..!'ucap sekaligus perintah suara itu dengan tegas.
Skip 3 jam kemudian
Kini terlihat di bawah pohon besar telah tergeletak tubuh kecil naruto dengan keringat bercucuran dan nafas terengah mirip orang asma.
Setelah naruto bisa mengatur nafasnya dia pun duduk untuk merilekskan tubuh dan memejamkan kedua matanya untuk menenangkan pikirannya.
Mindscape on#
.
Setelah naruto membuka mata,
Yang terlihat bukan tempat dia berlatih melainkan padang rumput yang luas.
Menengokan kepala pirangnya ke belakang,
Dan dia melihat sang sensei yang sedang berdiri sambil mengupas 1 buah apel.
'Hei sensei..' sapa naruto.
Sambil memakan apel yang telah di kupas sang sensei mulai menjawab.
'Hm..,Ada apa Naruto..?' Jawab sekaligus tanya sang sensei.
'Kenapa sensei belum memberikan kekuatan yang minggu lalu sensei ucapkan..?' Ujar naruto penuh tanda tanya .
Klak.
Hening.
Yang terdengar hanyalah suara kunyahan dari mulut sang sensei.
Setelah menelan buah apel itu sang sensei pun mulai menjawab.
'Dengarkan aku naruto..,Bukannya sensei pelit atau apa,tapi dengan kondisi tubuhmu saat ini,kau belum bahkan tidak mampu menahan beban kekuatan yang nanti aku berikan..,walaupun yang ku berikan hanya 25% saja.' Ucap bijak sang sensei.
'Jadi kapan sensei akan memberikan kekuatan tersebut kepadaku..?' Tanya naruto tidak sabar.
'Nanti jika tubuhmu sudah kuat menahannya' jawab sang sensei.
'Tapi kapan..?' Keluh naruto.
'Nanti naruto..,sekarang yang harus kau lakukan adalah meningkatkan stamina dan daya tahan tubuhmu dulu...'ujar sang sensei.
'Baik-baik aku mengerti..'jawab naruto malas.
' Dan sekarang enyahlah dari hadapanku, kau mengganggu waktu bersantaiku saja Kuso-Gaki..!' Maki sang sensei sambil mangibaskan tangannya yang mengeluarkan angin kencang hingga sang korban melayang tinggi.
'Mengganggu saja..' Ujar sang sensei Sambil memakan apel nya lagi.
.
.
Scene break#
11.30 AM.
Jalan utama desa Konoha
Berjalan santai dengan kedua tangan di belakang kepala dan sorot mata yang menerawang jauh ke atas langit tak berawan seperti tak merasakan panasnya matahari,
Sambil terus berjalan dengan santai dan sesekali mengumpat "matahari sialam".
Mungkin juga tidak.
Dan seakan tak memperdulikan beberapa warga desa yang terus melihat dia dengan tatapan tajam serta menghujani dia dengan beragam sumpah serapah yang pasti anak anak di larang mendengarnya.
Naruto terus saja melangkah hingga terdengar sebuah suara.
Kruuyuuuuk..!
Yap itu bunyi perut naruto yang minta di isi.
"Aku Lapar..."ucap Naruto datar sambil memegang perutnya.
.
Dia pun Merogoh saku celananya untuk mengeluarkan isinya dan hanya sebuah kain putihlah yang ia temukan.
( author# tinggal bilang gx punya duit susah amet lu nar :v )
(Naruto# berisik lu thor..)
Naruto pov on#
'Laparnya...,Bagaimana ini Uang jajanku dari sandaime ji-san sudah habis..,pulang kerumah..,itu ide buruk..,apalagi kalau kaa-san melihatku seperti ini'pikir naruto sambil memegangi perut.
'Kenapa tak kau ambil buah apel itu saja naruto..' bisik suara lain di kepala naruto.
Kalau saja yang membisikan itu adalah manusia sudah pasti dia mendapatkan sebuah tepukan sayang dari naruto.
'Aku tidak mau di cap pencuri baka-sensei..' sewot naruto.
'Trus apa yang akan kau lakukan naruto?' Tanya sang sensei.
'Mungki aku akan memancing di sungai at-..'
Naruto pov off#
"Hey Naruto...!"
Sebelum menjawab pertanyaan sang sensei terdengar suara seseorang yang memanggilnya dari belakang.
Dan dia pun menoleh kebelakang untuk mencari tau siapa yang memanggilnya.
"Hmm..,Ada apa Shikamaru..?"tanya naruto datar.
"Tidak ada..,hanya iseng manggil saja...hoamz" ucap shikamaru sambil menguap.
Ctak
Terciptalah perempatan di kepala naruto.
''Dasar nanas busuk..'' ujar naruto jengkel.
Setelah puas melihat sahabatnya kesal Shikamaru pun bertanya.
"Bagaimana keadaanmu Setelah keluar dari rumah sakit Naruto..?" Tanya shikamaru.
"Yah bisa kau lihat aku baik-baik saja Shika..,yah walaupun belum sepenuhnya sehat.." jawab naruto santai yang terkesan cuek.
Dan shikamaru hanya ber-oh ria saja.
Sampai tiba-tiba..?
Kruyuuukk..!
"Kau lapar naruto.." tanya shikamaru malas.
"Tidak..,hanya saja perutku ini minta di isi..." jawab naruto datar.
"Itu sama saja duren.." ujar shikamaru sweatdroop.
"Ayo kita kerumahku...," lanjut shikamaru setelah pulih dari sweatdroopnya.
"Hm...,untuk apa..?" balas naruto datar.
"Jangan banyak tanya sudah ikut saja ...,merepotkan" ujar shikamaru mengakhiri percakapan itu.
"Baiklah.."
Dan itu mengakhiri kebimbangan naruto tentang bagaimana cara mengisi perut.
.
Scene break#
.
Malam hari.
Rumah keluarga Namikaze.
19:00 PM.
.
Terlihat di meja makan tengah duduk 2 orang lebih tepatnya satu anak kecil dan satu orang dewasa.
"Makan malam siap..,dan menu malam ini adalah miso ramen dengan ekstra menma" ujar ceria seorang wanita dengan rambut berwarna merah dan warna mata violet sambil membawa 1 panci besar berisi ramen yang masih mengepulkan uap itu bernama Khusina Uzumaki, itupun dulu sebelum dia menikah,tapi sekarang wanita tersebut lebih di kenal dengan nama Khusina Namikaze.
"Asik ramen..."ucapan cempreng nan ceria terdengar dari seorang anak kecil yang persis seperti naruto, hanya yang membedakan adalah warna rambut dan matanya sama seperti ibunya plus ada tiga guratan halus di masing-masing pipinya,dialah Menma Namikaze.
Dan dengan semangat 45 Menma mulai melahap ramennya.
Kemudian kalian semua pasti tau akibat makan tergesa-gesa?
"Uhuk..uhuk..uhuk..air"
Yap pasti dia akan tersedak.
"Jangan makan terburu-buru Menma..,"ucap pria dewasa berambut kuning dengan jambang yang membingkai wajahnya dan mata berwarna biru langit di depan Menma aka Minato Namikaze atau sering di panggil Yondaime Hokage oleh semua shinobi Konoha atau yellow flash oleh semua musuhnya.
Terlihat seperti Keluarga yang Bahagia bukan.
.
Kita tinggalkan sejenak keluarga yang ada di meja makan.
Dan kita Bergeser sedikit dari ruang makan menuju ke arah pintu masuk,
Dan Disana sudah ada sosok anak kecil dengan baju kotor dan luka memar di sudut bibir dan matanya.
Dan Anak itu adalah Naruto.
Naruto pov on#
''Dasar Genin sialan hanya karena adiknya terjatuh dan menangis di depanku..,Dia lansung saja memukuliku.,untung aku bisa kabur'' batinnya kesal.
''Hahaha...,Ambil sisi positifnya saja Naruto..,''ujar sang sensei.
Ctak Sebuah perempatan tercipta di dahi naruto.
''Apanya yang sisi positif yang ada mulut ku sakit sekali baka-sensei.''sewot naruto.
'Hahahaha...'
Dan hanya di balas tawa senang oleh sang sensei.
"Tapi aku salut padamu Naruto..,Kau bisa melawan 1 orang genin dan keluar dengan sedikit cidera.."puji sang sensei.
"Hmm.." ucap naruto.
Setelah Melepas sepatu ninjanya,Dia menghampiri ruang makan,sekilas dirinya iri melihat saudara kembarnya yang sedang bercengkrama bersama orang tuanya.
Sekilas Flashback#
'Kaa-san..,tou-san..! Bisa main sama naru..'ajak naruto kecil.
'Naruto kau tidak lihat kalau kami sedang sibuk..,kau bisa main sendiri kan'jawab khusina dan minato kompak.
Setelah itu naruto kecil pun mulai melangkah ke ruang keluarga untuk bermain sendirian tentunya.
Selang beberapa menit saudara kembarnya menma datang.
'Kaa-can..,tou-cam..!,bisa temenin menma main di luar..' Tanya menma ceria.
'Tentu saja menma sayang..'jawab khusina lembut.
'Apapun untuk jagoanku..'ujar minato ceria.
Dan naruto yang tak sengaja melihat dan mendengar itupun hanya bisa menunduk diam.
Flashback off#
Sambil menahan sakit di sudut bibirnya Naruto mulai melangkah pelan melewati Ruang makan menuju kamar didekat meja makan tak ada satu orang pun yang menyambut serta menanyakan kenapa naruto pulang dia pun memasuki kamarnya,dan jika di perhatikan ada setetes air mata yang jatuh.
Setelah membersihkan diri dan mengobati lukanya,
Naruto kemudian Merebahkan tubuh kecilnya yang penuh luka-luka tadi di atas futon,
sambil mengharapkan sesuatu yang hanya dia dan kami-sama yang tahu.
.
.
.
Tbc.
Kira-kira apa yang di harapkan Naruto...?
Tunggu saja di chapter depan.
Maaf kalo pendek Otak gue lagi eror dan imajinasi gue mentok jadi gx bisa nambah wordnya.
Reviewnya please.
See ya..!
