••
Disclaimer:
[Masashi Kishimoto]
•••
Warning:
ooc, oc, typo, just my imagination, banyak yang bermasalah, tdk sesuai alur, alive minakushi, Thereisnouchihamassacre, not-godlike main character.
•••
Summary:
Uzumaki Naruto, putra dari seorang yondaime hokage. Seharusnya dia dihormati oleh semua orang. Tapi nyatanya tidak baginya, terlahir dengan kecacatan fisik membuatnya di asingkan dari lingkungannya. Dibesarkan oleh discriminasi membuat pola pikirnya menjadi aneh. Tapi, ditengah kekurangannya terselip sebuah harapan.
Ini adalah kisah bagaimana dia memperjuangkan harapan.
The Theacher
05 : 00 AM
Di pagi hari yang gelap, dengan suhu dingin menusuk, saat sang surya belum menampakkan dirinya, terlihat seorang anak yang bertubuh agak jangkung untuk anak seisianya sedang berjalan menyusuri jalan utama desa konoha. Rambut merahnya yang berantakan bergerak pelan tertiup angin, sepasang mata berbeda warnanya Menatap ke depan dengan pandangan yang tak tertebak. Dia menggunakan kaos berwarna merah berlengan panjang yang agak longgar, dilapisi oleh sebuah jaket windbreaker berwarna hitam dengan garis berwarna biru pada zippernya, dan celana hitam karet yang longgar, tangan kirinya dia masukkan ke dalam kantung selananya, sedangkan lengan baju kanannya dia biarkan menggelantung.
Saat ini dia sedang menuju teping monumen hokage untuk menepati janjinya, kenapa sepagi ini, salahkan seekor gagak yang seenaknya membangunkan dirinya dengan mematuk matuk tubuhnya dengan sebuah surat bertengger manis di kakinya.
Surat itu berasal dari pemuda yang ditemuiya kemarin, yang berniat untuk melatihnya, dan yang bertaruh padanya untuk menjadiknnya seorang shinobi meskipun dengan keadaan cacat. Uchiha Shisui, setelah dia mencari informasi tentang pemuda itu, walaupun dengan susah-payah, dia bisa mendapatkan hasil yang lumayan untuk anak seusianya.
Dari semua penyelidikan yang dia lakukan, wawancara wawancara dan menguping, hasilnya pasti selalu sama.
seorang prodigy...
Jenius...
Berbakat...
jika menyinggung tentang uchiha satu ini pasti tidak jauh-jauh dari hal itu. Seorang jenius yang lulus dari akademi dengan sistem akselerasi, kabarnya dia bahkan bisa mempercundangi anbu-anbu konoha bersama sahabatnya, Uchiha itachi sewaktu mereka genin, shinobi tercepat kedua di konoha dengan julukannya Shunshin no Shisui karna kecakapannya dalam tekhnik shunshin yang tidak main main. Uchiha pertama yang berhasil membangkitkan mangekyou sharingan setelah madara berpuluh puluh tahun yang lalu. Ahli ninjutsu, genjutsu, dan kenjutsu. Dia bahkan sudah mendapatkan predikat sebagai salah satu calon Godaime hokage.
"Hah! " Naruto menghela nafas lelah setelah mengingat kembali informasi yang dia dapatkan kemarin.
{{{{}}}}
Tak terasa dia sudah sampai diatas tebing hokage. setelah anak tangga terakhir, dia menatap sekitar, mencari cari orang yang menjadi alasannya datang kesini,
oh ayolah sebenarnya seberapa kuat orang ini, dia bahkan tidak bisa merasakan keberadaannya. Tak lama diapun masuk ke hutan
beberapa saat setelah mencari di hutan, tiba tiba hinggap seekor gagak dipundaknya. Di kaki gagak itu terikat sebuah gulungan kertas, Naruto lalu mengambil kartas yang diikat itu.
ikutilah temanku, dia akan menuntunmu ke tempatku
'Oh kami-sama, aku sudah capek naik seribu anak tangga dan sekarang harus masuk hutan!' keluh naruto dalam hatinya
Gagak yang berada dipundaknya tiba tiba terbang ke depannya melesat dengan pelan. Naruto yang melihat itu langsung mengikuti gagak tadi.
Tak lama berselang akhirnya dia sampai ke sebuah padang rumput, dengan danau di tengahnya, memunggunginya seorang Uchiha Shisui yang sedang memandangi pemandangan didepannya dengan dua tangan di masukkan dalam saku, dia sampai bersamaan dengan matahari terbit. Dan terlihatlah pemandangan alam yang begitu indah, kabut tipis diatas danau yang disinari cahaya matahari yang menerobos lewat dedaunan dari pohon sekitar. Naruto berlahan menghampiri Uchiha Shisui.
"Indah bukan" ucap shisui setelah naruto berdiri tepat di samping kirinya sambil tetap memandang danau didepannya.
"Ya, aku tak tau ada tempat seperti ini diatas tebing pahatan hokage!" ucap naruto masih terpana dengan pemandangan alam didepannya.
"Omong-omong, aku ingin tau hasil apa yangIyav kau temukan setelah menyelidikiku kemarin? Hm, hahaha! " Tanyanya dengan geli kemudian tertawa melihat wajah heran Naruto.
"Kau tahu aku menyelidiki tentangmu? " Tanya naruto tanpa sadar memasang wajah yang menggelikan.
"Ya! Aku mengetahui kalau kau menanyai sandaime hokage-sama dan menguping beberapa orang, kau berbakat menjadi ninja adik kecil, mencari informasi adalah salah satu tugas seorang seorang shinobi!" ucap shisui tersenyum kepada naruto
"URUSAI!, Kalau kau tahu aku mencari informasi tentangmu, dan kau tidak keberatan, MENGAPA KAU TIDAK LANGSUNG SAJA MEMBERITAHUKU! AKU BAHKAN SAMPAI DIKEJAR-KEJAR SEGEROMBOLAN OKAMA KARNA MENCARI INFORMASI TENTANGMU!" teriak naruto kesal, teringat kembali bagaimana dirinya harus melarikan diri dari kejaran okama *banci*.
"Tehe~, aku cuma ingin menge Test mu saja! " ucap Shisui tersenyum lebar.
Oke naruto sudah tak bisa berkata apa apa lagi. Dia cuma terdiam sambil memasang wajah polosnya yang menyimpan sejuta rencana penghakiman dan balas dendam pada pemuda dihadapannya ini.
"Mulai hari ini aku akan melatihmu di tempat ini!" kata Shisui tiba tiba memasang wajah serius.
"Tunggu sebentar kau serius mau melatihku. Maksudku ada banyak anak yang lebih berbakat dibandingkan denganku, dan lagi ada juga yang memiliki keluarga yang kaya agar kau bisa mendapatkan uang jika melatih anak mereka, Dibanding aku yang bahkan tidak punya keluarga! " ucap naruto agak tidak yakin dengan Uchiha didepannya. Pasalnya dia hanyalah orang cacat yang tinggal sebatang kara.
"Cih, aku serius untuk apa aku menyusruhmu pagi pagi sekali naik tebing ini? "
"Hm, mengerjaiku mungkin! "
"Aku tak se-ngangur itu sekarang sampai sampai mengerjai murid akademi, lagi pula jika aku ingin berbuat usil, aku lebih suka mengusili itachi ataupun Hayate-san daripada murid akademi! "
"Oh"
"... " Shisui tertunduk sampai matanya ditutupi bayangan dengan aura kegelapan disekitarnya
'Setelah panjang lebar kujelaskan dan balasannya cuma 'oh', baiklah, apa kau masih bisa bilang 'oh' setelah pelatihan ini gaki'
Kepala yang tadinya tertunduk dengan aura aura negatif disekitarnya tiba tiba terangkat dengan cepat dipenuhi aura yang mengintimidasi
'Firasatku buruk'
"Latihan pertamamu adalah naik tangga tadi. Yang kedua adalah lari kelilingi danau ini sebanyak 5 kali, aku sudah menyiapkan beberapa perangkap di sekitar sini untuk melatih kecepatan dan refleks mu, SEGERA LAKSANAKAN! " ucap shisui dikahiri dengan teriakan bak seorang pemimpin upacara
"Ap-ap, ta-tapi"
"Tidak ada tapi-tapi-apa-apa, LAKSANAKAN SEGERA!!! PRIIIIITT" teriak shisui diakhiri oleh tiupan peluit yang entah darimana.
"Ba-baik" ucap naruto lalu mulai berlari merasa terpacu oleh teriakan bak pemimpin latihan militer itu.
. :)
07 : 00 PM
"Hah... Hah.. Hah... " terdengar deru nafas berat dari seorang anak berambut merah berantakan yang ter baring di rerumputan, jaket jenis windbreakernya sudah hilang
Entah kemana menampakkan baju kaos lengan panjang berwarna merahnya yang longgar, anak itu terlihat kelelahan sehabis melakukan suatu kegiatan ekstrim yang baru pertama di alaminya.
Setelah berlari mengelilingi danau, dilanjut dengan push-up dan olahraga olahraga fisik lainnya yang tak tanggung tanggung sampai membuatnya muntah muntah.
Ini semua disebabkan oleh seorang yang katqnya *Sensei-nya mulai saat ini. Yang bertaruh akan menjadikannya seorang shinobi yang diperhitungkan walau pun dengan keadaan tanpa sebelah lengan.
"Heh, kau sudah lelahnya, kalau begitu latihan hari ini sudah selesai, sudah saatnya kau pergi ke akademi bukan!" ucap shisui.
"Hah... Hah... Hari ini-Hah... Aku akan membolos saja!.. Hah" ucap naruto masih ngos ngosan.
"Oh, jadi kau masih mau tambah latihannya makanya ingin bolos! " ucap shisui tersenyum bak malaikat *maut*
"Oh tiba tiba aku semangat tuk sekolah, Mari~sekolah~" ucap Naruto tib atiba sudah berlalu dari hadapan shisui
"Hihi! " dan shisui masih cekikikan bagai orang gila... Atau psikopat... Atau pedofil.
.
08 : 00 AM
"Hah... Dasar psikopat, apa dia lupa aku ini masih anak anak, aku akan benar benar mati jika tetap melanjutkan latihan tadi, uh... seluruh ototku berteriak capek!"
Sepanjang perjalanan perjalanan keakademi.
Dia kini sudah memakai jaket windbreaker-nya lagi. Walaupun wajah dan tubuhnya masih kotor dan kusut dan bau.
Sesampainya di akademi, dia langsung masuk kekelasnya dan duduk. Di bangkunya
"Hei lihat, itu si cacat...
"Kasihan sekali ya...
"Ayahku bilang, jangan dekat dekat dengannya nanti ketularan cacatnya!...
Suara bisikan kurang menyenangkan terdengar dari para siswa lain yang sesekali meliriknya. Dia yang dibicarakan hanya cuek bebek menyandarkan tubuhnya pada kursi yang didudukinya.
"kenapa sih, sicacat itu masuk akademi? Dia pasti tak akan bisa menjadi ninja! "
"Cih, kau berisik sekali Dobe, acuhkan saja, sampah sepertinya tidak pantas diperhatikan! "
ejekan ini berasal dari dua siswa yang dijuluki prodigy tahun ini, mereka adalah Namikaze Menma dan Uchiha Sasuke. Mereka adalah beberapa orang yang selalu melihat sisi jeleknya.
"Hoi... Naruto dari mana kau, berantakan sekali!" Seru seorang yang memiliki rambut sebahu hitam diikat ekor kuda runcing dan mata cokelat yang sempit. pakaiannya agak polos, terdiri dari kaos jaring hijau dilapisi jaket abu-abu lengan pendek dengan tepi hijau, pada kedua lengan dan bagian belakang ada lingkaran dengan garis hijau. Sambil
"Oh, Shikamaru tidak aku hanya habis bertemu seekor gagak hitam, jadi aku harus memutar supanya tidak sial, tapi malah dikejar anjingnya tomaji-san, jadi aku sedikit terlambat! " ucap narito tersenyum
"Aku kira yang membawa sial itu kucing hitam, bukannya gagak hitam" ucap seorang anak yang mempunyai rambut spiky berwarna coklat, dan tanda lingkaran di pipinya. ia bertubuh gemuk. ia menggunakan celana hitam, selendang panjang putih, haori hijau, dan dalaman putih bertuliskan kanji untuk makanan
"Oh, apa peduliku, Choji" ucap naruto santai walau masih terlihat capek
Mereka berdua adalah beberaap orang yang tidak mendiscriminasinya bahkan berteman dengannya. Ada yang juga yang tidak mengusik atau berkomunikasi dengannya, bahkan dengan orang lain juga. Seperti anak tampan berambut biru dengan kacamata di sudut depan, atau anak dengan rambut hitam dan mata biru.
"Oh, iya Naruto, apa kau sudah mempersiapkan diri untuk ujian kelulusan bulan depan" tanya choji, mereka adalah murid tahun terakhir akademi shinobi, dan bulan depan mereka sudah akan melaksanakan ujian kelulusan.
"Iyyaa" jawap naruto sedikit ragu
"hoam... " uap shikamaru
BRAAK!!
"ohayo"...
Dan tiba tiba ada iruka-sensei yang entah kenapa mendobrak pintu dengan tampan penuh kegelapan
Sekelas langsung hening, entah kenapa, semua murid didalam kelas itu bahkan semua orang di Akademi yang melihat iruka membatin
'Di-dia, kenapa, PMS! "
TO BE CONTINUED
Karna satu dan lain alasan, maka update dari fic-ini bulan depan
Jika tuhan mengisinkan.
Kritik dan saran-nya di harapkan dan dinantikan.
