Tittle : Dream of My Love and Life

Disclaimer : All cast belong to themselves and family

Chapter : 2/?

Rate : T

Genre : Romance and Family

Warning : AU, Crack Pair, YAOI, Typos. OOC karena tuntutan plot, Abal, Author newbie

Cast : Cho Kyuhyun as Tan Kyuhyun

Choi Siwon as Choi Siwon (namjachingu Kyuhyun)

Kim Heechul as Tan Heechul (eomma Kyuhyun)

Kim Kibum as Tan Kibum (hyeong kedua Kyuhyun)

Lee Donghae as Tan Donghae (hyeong pertama Kyuhyun)

Hangeng as Tan Hangeng (appa Kyuhyun)

etc.

Pair : WonKyu, HanChul, ChangBum, HaeHyuk, etc.

Summary : Kyuhyun yang cacat. Kyuhyun yang selalu salah. Kyuhyun yang selalu dihina. Kyuhyun yang selalu diasingkan. Kyuhyun yang tak pernah mendapat kasih sayang. Kyuhyun yang selalu disiksa, bahkan oleh keluarganya. Kyuhyun yang terbuang. Semua tentang kisah hidup seorang Cho Kyuhyun yang malang. Bisakah ia tetap bertahan ditengah segala kesulitan yang ia alami, bertemankan dengan kesendirian?


Pagi yang dingin menemani hari seorang pemuda bisu yang kini tengah berkeliling kompleks dengan menggunakan sepeda lipatnya guna mengantar susu segar dan juga koran pagi yang selalu dinantikan semua orang. Tampak uap tebal mengepul dari mulut dan hidungnya setiap ia bernafas, menandakan betapa dinginnya pagi diawal musim dingin ini. Tubuh kurusnya dengan lincah mengayuh sepeda lipat yang sudah menjadi temannya selama ini, tak mempedulikan keringat yang mengalir di dahinya walaupun udara tengah dingin-dinginnya saat itu.

"Ahh! Kyuhyun-ah! Kau lupa pesananku kemarin! Harusnya kau membawakanku 4 kotak susu segar, kenapa kau hanya membawakanku 2." gerutu seorang ahjusshi tua yang sedang menyiram bunga di depan rumahnya saat Kyuhyun hanya memberikan 2 kotak susu segar, tak sesuai pesanannya kemarin yang meminta Kyuhyun membawakannya 4 kotak susu segar.

"Aaaa,, hihanhae hahuhi. Hunnie huha. (Aaaa, mianhae ahjusshi. Kyunnie lupa.)" jawab Kyuhyun sambil menunduk, tak berani menatap wajah ahjusshi tua yang selalu memarahinya itu. Sementara si ahjusshi tua hanya diam dan memandang tak suka ke arahnya. 'Dasar anak bodoh.' gumamnya pelan, walau masih bisa didengar oleh Kyuhyun yang semakin menundukkan kepalanya karena takut dimarahi.

"Pergilah! Lain kali jangan sampai lupa pesananku, atau aku tak akan segan melapor pada bosmu supaya kau dipecat dari pekerjaanmu." sambungnya sambil mengibaskan tangannya di depan wajah Kyuhyun, seolah Kyuhyun hanyalah angin lalu yang tak penting baginya.

"He, hahuhi. Hunnie hehihi. (Nde, ahjusshi. Kyunnie permisi.)" ujar Kyuhyun dan segera berlari menghampiri sepedanya yang ada di depan gerbang rumah ahjusshi tua itu.

Setelah selesai mengantar susu segar dan Koran pagi, Kyuhyun segera bergegas kembali ke rumahnya dan menyiapkan sarapan untuk Hyeong, Eomma dan Appanya yang masih terlelap dalam tidur mereka. Begitulah rutinitasnya setiap hari, bekerja dan juga mengurus pekerjaan rumah yang harusnya dilakukan oleh orang tuanya. Em, mungkin kalian heran, mengapa Kyuhyun mau melakukan itu semua. Well, itu karena dia tak mau sekolahnya putus ditengah jalan hanya karena orang tuanya tidak mau membiayai keperluan sekolah seperti dua hyeongnya yang lain, Tan Donghae dan juga Tan Kibum yang kini sudah mulai menempuh semester akhir di universitasnya, sedangkan Kyuhyun baru memasuki tahun pertama di universitas yang sama dengan kedua hyeongnya itu.

Beruntung ia memiliki kepintaran jauh diatas kedua hyeongnya sehingga ia bisa mendapat beasiswa untuk melanjutkan pendidikannya hingga masuk ke universitas unggulan di Seoul. Walaupun begitu, ia tetap harus bekerja untuk membayar keperluan sekolahnya karena Kyuhyun tak mendapat beasiswa penuh di universitasnya.

'PRANG!'

Saat tengah asyik menyiapkan saran untuk keluarganya, tiba-tiba Kyuhyun mendengar suara benda jatuh di ruang keluarga. Segera ia berlari ke depan dan melihat Donghae yang berdiri mematung sambil memandangi guci mahal kesayangan Eommanya, Kim Heechul, yang diletakkan di samping anak tangga terbawah. Melihat kelakuan hyeongnya, Kyuhyun tahu kalau Donghae yang telah menjatuhkan guci itu. Dengan perlahan Kyuhyun mendekati Donghae dan menepuk pelan pundaknya.

"Huung, hehashah he ahas… hiah hahu hang hemheheshannha. (Hyung, lekaslah ke atas… biar aku yang membereskannya.)" ucapnya pelan sambil mendorong Donghae menaiki tangga dan mulai memunguti pecahan guci yang berserakan di dekat kakinya.

"Yah! Anak bodoh! Apa yang kau lakukan dengan guci kesayanganku, huh?" jerit Heechul saat melihat Kyuhyun tengah membereskan pecahan guci yang tadi berserakan di dekat kakinya. Ia tengah merapikan kamarnya saat mendengat suara ribut dari bawah, dan apa yang telah terjadi pun sukses membuatnya naik pitam. Guci kesayangannya hadiah dari sang suami, Tan Hangeng, yang sangat ia jaga kini sudah berserakan menjadi kepingan yang sama sekali tak ada artinya. Dengan langkah lebar ia segera menuruni tangga dan menarik rambut Kyuhyun yang masih terus membersihkan pecahan guci tanpa peduli dengan amukan dari Heechul.

"Dongie, cepat ambilkan gunting dan potong habis rambutnya! Setelah itu, kurung dia di belakang dan jangan kau bebaskan sampai Eomma yang menyuruhmu." ujarnya tanpa melepaskan tangannya dari rambut Kyuhyun sementara matanya menatap tajam mata Kyuhyun yang menatapnya takut dengan mata yang sudah berkaca-kaca.

"Huhha,, hahhan… hunnie hihahk hehhahha huhha… hunnie hahhi hehhuhu-huhhu, Huhha… (Eomma,, jangan… Kyunnie tidak sengaja eomma… Kyunnie tadi terburu-buru eomma…)" Kyuhyun meringis kesakitan saat merasakan tarikan tangan Heechul di rambutnya semakin keras. Apa salahnya? Mengapa Heechul bisa dengan tega melakukan ini semua padanya? Bukankah ia hanya berniat membantu Donghae supaya Donghae tak dimarahi eommanya, tapi kenapa justru Donghae hanya diam saja dan tak berniat membantunya sama sekali saat Heechul memarahinya.

"Eomma, aku sudah lapar, biarkan dia memasak makanan dulu untukku, baru setelah itu silahkan eomma hukum dia semau eomma." ucap seorang namja berkaca mata yang baru saja keluar dari kamarnya yang ada di lantai satu.

"Tapi Bummie, kau tak lihat guci kesayangan eomma hancur karenanya? Dia harus diberi hukuman supaya tidak mengulanginya lagi." tanggap Donghae saat melihat adiknya menatap tak suka kea rah dirinya dan menatap kasihan pada Kyuhyun yang masih meringis kesakitan karena jambakan dirambutnya.

"Nde, Dongie benar Bummie, Kyuhyun harus eomma berikan hukuman. Kalau kau sudah lapar eomma akan membuatkanmu sandwich salmon untukmu." Heechul yang tahu kalau Kibum tak akan mau mengubah apa yang ia minta menambahi saat melihat Kibum hanya dia tanpa menanggapi ucapan Donghae.

"Eomma, aku hanya mau bibimbap buatan Kyuhyun untuk sarapanku. Kalau dalam setengah jam aku tak mendapatkannya, aku tak akan mau makan." dengan ucapannya, Kibum segera berlalu menuju kamar mandi yang ada di samping kamarnya dan menutup pintu dengan sedikit kasar, membuat Donghae menghela nafas pelan dan Heechul tertegun dengan sikap tak sabaran putra keduanya.

"Aish! Kau anak bodoh, cepat bereskan kekacauan ini dan segera buatkan bibimbap untuk Bummie! Kalau kau sampai membuat Bummie tak sarapan pagi ini, kau tak akan mendapat jatah makanmu untuk hari ini!" ucap Heechul sambil meninggalkan Kyuhyun yang langsung melanjutkan kegiatannya membersihkan pecahan piring tadi, mengindari Donghae yang menatapnya dengan rasa bersalah.

"Kyu, biar aku yang lanjutkan. Kau memasak saja." ucap Donghae pelan, berusaha menarik perhatian Kyuhyun. Ia merasa bersalah telah membuat Heechul memarahi Kyuhyun karena bagaimanapun sebenarnya dialah yang telah memecahkan guci tersebut.

"Hihhahk huhhahh huung,, hiah Hunnie hahha. Huung hehashhah hahhi. (Tidak usah hyung, biar Kyunnie saja. Hyung lekaslah mandi." sahut Kyuhyun pelan yang tanpa sepengetahuan Donghae sudah menangis tanpa suara, dengan pelan ia menampik tangan Donghae yang sudah memegang pecahan guci hingga jari Donghae berdarah karena tergores pecahan guci mahal itu.

"K-kyu?" Donghae yang terkejut dengan perbuatan Kyuhyun hanya diam mematung dan menundukkan kepalanya.

"Hahhahn hehhanhuhhu! Hhau hahha hehhuahhu hehahhinh hihahhahi humma, hiks! Hhau hihihh ahhu hihhahhahi humma hahha hiahha? (Jangan membantuku! Kau hanya membuatku semakin dimarahi eomma, hiks! Kau pikir aku dimarahi eomma karena siapa?)" bentak Kyuhyun keras, terlihat air mata sudah menggenang dimatanya dan membasahi pipinya. Sementara Donghae hanya terdiam sambil menatap jarinya yang berdarah, walaupun ia tak tahu dengan jelas apa yang dikatakan Kyuhyun, tapi ia mengerti kalau Kyuhyun marah karena ia telah membuat Kyuhyun dimarahi Heechul karena kesalahan yang ia perbuat.

"Mianhae, Kyu. Ak-..." ucapan Donghae terpotong ditengah jalan saat appanya, Tan Hangeng memanggilnya dan menyuruhnya untuk lekas mandi.

"Tan Donghae! Apa yang kau lakukan dengan anak bodoh itu! Cepat mandi dan jangan membuat Kibum meninggalkanmu lagi. Appa sedang sibuk dan tak bisa mengantarmu kalau Kibum sampai meninggalkanmu lagi." ujar Hangeng sambil menarik Donghae dari depan Kyuhyun, meninggalkan Kyuhyun yang menatap terluka ke arahnya.

'Kenapa selalu aku yang ditinggalkan?' batinnya miris. Mencoba tak mempedulikan perasaannya, Kyuhyun segera beranjak ke dapur dan membuat bibimbap untuk Kibum. setidaknya ia tak akan dimarahi Heechul lagi karena tak membuat bibimbap pesanam Kibum.


"Humma, ahha, Hunnie hehahhah huhhu. (Eomma, appa, Kyunnie berangkat dulu.)" pamit Kyuhyun begitu ia selesai membersihkan dirinya seusai mengerjakan pekerjaan rumahnya. Dengan ragu ia mendekati keluarganya yang tengah sarapan, berniat mencium tangan Hangeng dan Heechul sebelum Hangeng menginterupsi langkahnya.

"Pergilah. Kau hanya membuat nafsu makan kami hilang." tegasnya dingin tak mempedulikan Kyuhyun yang berdiri mematung dibelakangnya.

"Eoh, nde! Kau tidak mendapat jatah makanmu hari ini! Jangan berani-berani makan diluar atau kau akan kuusir dari sini!" sambung Heechul tanpa memandang Kyuhyun, sementara Kibum dan Donghae hanya terdiam mendengar ucapan eomma mereka. 'Kenapa eomma kejam sekali?' batin keduanya menatap kasihan ke arah Kyuhyun yang lagi-lagi hanya berdiam diri ditempatnya.

"Hhe humma, ahha. (Nde, eomma, appa.)" Kyuhyun berkata pelan sambil menahan tangisnya. Dengan langkah lebar ia segera berbalik dan meninggalkan rumahnya sebelum Kibum menyela langkahnya lagi.

"Hei, anak bodoh! Jam makan siang nanti antarkan bekal untukku. Kalau kau sampai telat, akan kusuruh Minho dan Changmin merusak lokermu lagi" ujarnya, membuat Donghae tersenyum lembut, jadi selama ini Kibum diam-diam selalu membantu Kyuhyun eoh?

'Kau yang terbaik, Bummie.' batinnya.


Kyuhyun terlihat memasuki universitasnya dengan langkah terburu-buru. Ia baru ingat kalau hari ini ada kuis, dan ia tak ingin mengambil resiko dimarahi dosennya dan tidak diperbolehkan memasuki kelas kalau terlambat.

'BUAGH!'

Kyuhyun tersungkur jatuh saat sesuatu yang keras menubruk tubuhnya, matanya terpejam, bersiap mendengarkan sumpah serapah yang akan orang tersebut ucapkan.

'Eh? Kenapa mereka tak memakiku seperti biasa?' batinnya bingung. Dengan pelan ia mendongakkan kepalanya saat melihat telapak tangan seseorang terulur ke arahnya.

"Kka, aku bantu berdiri." ucap namja tampan itu sambil tersenyum. Tangannya menggenggam tengan Kyuhyun dan menariknya pelan saat melihat Kyuhyun tak meresponnya.

"Lain kali berhati-hatilah. Jangan sampai kau menabrak orang lagi ne, manis." ujarnya sambil menepuk pelan kepala Kyuhyun dan meninggalkan Kyuhyun sendirian,

"Hhoi Hihhon? (Choi Siwon?)" gumam Kyuhyun pelan sambil tersenyum dan meraba kepalanya yang sempat ditepuk Siwon. Senyumnya kian melebar saat mengingat panggilan Siwon padanya.

'Benarkah ia memanggilku manis?' batinnya girang, kedua tangannya reflek menangkup kedua pipi chubbynya yang ia yakini sudah berubah warna sekarang ini. Tapi ia segera merutuk pelan saat mendengar suara bel yang memecah kesenangannya.

'Sial! Aku telat!' makinya pelan sebelum berlari ke kelasnya yang ada dilantai 2.


"Hehhihhi, hhohhahhim. Hihahhae hahha hehahhath. (Permisi, songsaengnim. Mianhae saya terlambat.)" Kyuhyun berujar pelan setelah mengetuk pintu dan memasuki kelasnya sambil menunduk.

"Tan Kyuhyun, sudah berapa kali kuingatkan untuk tidak terlambat dikelasku?" jawab dosennya dingin dengan pandangan merendahkan ke arah Kyuhyun.

"Kau pikir karena kau pintar kau bisa seenaknya disini? Perlukah kuingatkan kalau kau hanya murid beasiswa disini? Aku bisa saja meminta Kang songsaengnim untuk mencabut beasiswamu disini kalau kau masih bertindak sesukamu dikelasku." lanjutnya dosen itu membuat Kyuhyun menatapnya terkejut sambil menggelengkan kepalanya.

"Hahhan hhohhahhim. ahhu hahhi hahkh ahhan hehhuhahihha hahhi. (Jangan songsaengnim. Aku janji tak akan mengulanginya lagi.)" bisik Kyuhyun pelan, ia takut kalau Jung Hoon songsaengnim, dosennya, benar-benar mengadukannya ke Kang songsaengnim dan bisa dipastikan kalau ia benar-benar akan dikeluarkan kalau itu sampai terjadi.

"Temui aku diruanganku jam 4 nanti. Sekarang keluar dan jangan mengikuti kuisku." jawab Jung Hoon songsaengnim sambil membuka pintu kelas dan membukakannya untuk Kyuhyun yang berjalan keluar dengan pelan. Sepeninggal Kyuhyun, Jung Hoon seongsaengnim melanjutkan kuisnya seolah tak peduli dengan kedatangan Kyuhyun tadi.


Setelah keluar dari kelasnya Kyuhyun bergegas ke perpustakaan untuik belajar materi yang akan dikuiskan, ia tak mau ketinggalan materi Jung Hoon seongsaengnim hanya karena tidak mengikuti kuis.

"Hei, manis. Boleh aku duduk disini?" ucap seorang namja yang ada di depan Kyuhyun membuat Kyuhyun mendongakkan kepalanya dan mengangguk pelan.

"Boleh aku tau namamu, manis?" ucap namja itu lagi sambil tersenyum lembut ke arah Kyuhyun membuat Kyuhyun menundukkan kepalanya karena malu.

-Tan Kyuhyun- tulis Kyuhyun pada nota kecil yang selalu ia bawa kemana-mana.

-Mianhae, aku bisu. Jadi aku tak bisa langsung mengobrol denganmu.- lanjutnya lagi saat mendapati namja itu tersenyum lembut ke arahnya.

"Gwaenchanha. Aku sudah tahu dan aku tak peduli kalau kau bisu." balas namja itu, "Namaku Choi Siwon." sambungnya sambil mengulurkan tangannya ke arah Kyuhyun, berharap Kyuhyun akan manjabat tangannya.

-Aku tau. Kau terkenal dikampus ini.- respon Kyuhyun setelah menjabat tangan Siwon. Ia menunjukkan notanya sambil tersenyum, dan menunjuk dada Siwon dengan telunjuuknya lalu mengacungkan ibu jarinya ke arah Siwon.

"Kau manis kalau terseyum. Tapi kenapa kau jarang sekali tersenyum seperti ini." gumam Siwon tanpa sadar membuat Kyuhyun menatap bingung ke arahnya.

'Kenapa ia bisa tahu kalau aku jarang tersenyum?' batin Kyuhyun pelan.

TBC

And, ini chapter duanya :D Buat yang minta dipanjangin udah momo panjangin ya, kalo minta dipanjangin lagi kayaknya momo nggak bisa soalnya ini udah maksimal, ini aja momo kerjain sambil belajar buat UKK besok. Mian ne kalo ada typo, nggag momo baca ulang soalnya.

Nah, ini dia balesan reviewnya :

alcici349

ne, tenang aja chingu, ffnya bakal happy ending kok :) momo juga nggag tega buat kiyu menderita sampe akhir :D gomawo reviewnya. Jangan lupa review lagi ya ^^

.

siscaMinstalove

siwon tulus kok sama kiyu, momo nggag tega kalo buat siwon cuma mainin kiyu aja disini :D gomawo reviewnya, review lagi ya :D

.

kiky

ini udah lanjut, gomawo reviewnya, review lagi ya :D

.

wonkyufa

jahatnya cuma diawal-awal kok, nanti juga nggak jahat lagi. soal siwon yang udah tau kiyu bisu apa nggak udah momo jawab kan di chap ini. gomawo reviewnya, review lagi ya :D

.

iloyalty1

ini udah lanjut, gomawo reviewnya, review lagi ya :D

.

ShinJoo24

iya, ini ff wonkyu :) buat donghae jahat apa nggak lihat chapter depan ya :P, gomawo reviewnya, review lagi ya :D

.

FiWonKyu0201

chap ini udah jelaskah? ini udah diupdate chap 2nya, gomawo reviewnya, review lagi ya :D

.

fikyu

sama, momo sendiri juga penasaran kiyu mau dibuat semenderita apa, hehe :P

gomawo reviewnya, review lagi ya :D

.

heeeHyun

ahh, geurayo? momo pikir ffnya ngebosenin, hehe.

ini kiyu udah mulai disiksa, kelihatan pasrah banget kah? momo harap nggak soalnya momo mau buat karakter kiyu yang lemah tapi kuat disini.

gomawo reviewnya, review lagi ya :D

.

Pattows

hihihi, iya ya? kiyu banyak banget disiksa di ff bromance gini, habis mukanya kiyu cocok sih kalo disiksa :P

ne, ini happy ending kok.

gomawo reviewnya, review lagi ya :D

.

amanda wu

ini udah lanjut, gomawo reviewnya, review lagi ya :D

.

anin arlunerz

disini kiyu emang dibikin menderita biar feelnya berasa, hehe

tenang aja, mulai chapter depan siwon akan sering jagain kiyu kok.

gomawo reviewnya, review lagi ya :D

.

Gyurievil

wah, momo tersanjung lho kalo bener ff ini yang pertama kali bikin tertarik :D

semoga kedepannya nggak ngebosenin ya, biar tetep tersanjung hehe

gomawo reviewnya, review lagi ya :D

.

Han eun ae

ini udah momo panjangin, masih kurangkah? :P

gomawo reviewnya, review lagi ya :D

.

wah, momo nggak nyangka lho bisa dapet review sebanyak ini, tadinya cuma ngira dapet review nggak sampe 10. buat yang follow sama favs makasih banget :D momo bakal berusaha bikin ffnya lebih bagus lagi biar readers nggag bosan sama ffnya. buat silent readers mohon reviewnya ya, seenggaknya kasih komentar kalian soal ff ini.

oia, ini mau dibuat kiyu bisa ngomong lagi atau bisu aja sampe end? divote ya..

last, review please~ ^^