The First and The Last
previous :
"Luhan, ayo kita kekelas saja, mereka berdua akan selesai sendiri nanti"ajak Kyungsoo pada Luhan
Chap 2
"Ne, ayo"Luhan berjalan disamping Kyungsoo meninghalkan ChanBaek yang masih asik berduaan
"Luhan, kau mengenal Sehun darimana?" Tanya Kyungsoo
"Kemarin aku dan dia bertemu di kedai bubble tea, aku dan dia tidak sengaja memesan bubble tea yang sama tetapi hanya ada satu, jadi aku beri kedia sementara aku memesan rasa lain"Jawab Luhan
"Terus sekarang hubunganmu dengan Sehun apa?"Tanya Kyungsoo lagi dengan matanya yang membesar lucu
"eoh? Hanya teman"Jawab Luhan setelah mengerjapkan matanya beberapa saat
"Aaah hanya teman atau hanya teman"goda Kyungsoo
"Sungguh hanya teman"Luhan mempoutkan bibirnya
"aaaaaa kyeoptaa~"Kyungsoo mencubit pipi Luhan
"Yaaak! Sakit!"Luhan menarik tangan Kyungsoo dari pipinya
"hehe ma-"
"KYUNGIE/LUHAN"omongan Kyungsoo terpotong oleh teriakan Kai dan Sehun
"yak kyungie, kau meninggalkanku"rengek Kai pada Kyungsoo
"ck jelas jelasnya tadi kau berkejar kejaran dengan Sehun bagaimana bisa aku menunggumu hingga kau selesai"ujar Kyungsoo
"Omo Sehunnie kau berkeringat"Luhan mengeluarkan saputangan hello kitty (?) miliknya lalu melapkannya ke dahi Sehun
"ekhem ekhem"Deheman (?) Kai membuat gerakan Luhan terhenti
"I-"
TEEEEET TEEEET TEEEET /?
"Ayo Kyungie kita kembali"Kai menggandeng tangan Kyungsoo menuju kelas
"Ayo kita kekelas, nanti kita telat masuk" Sehun merangkul pundak Luhan, tidak sadar bahwa pipi Luhan sudah seperti udang rebus
.
LUHAN P.O.V
Ahhh akhirnya pulang juga. Hufft aku tidak sabar memeluk guling kesayanganku
"Luhan!"panggil seseorang dibelakangku
"Ya?"aku menoleh kebelakang untuk melihat orang dibelakangku
Sehun.
"Nanti aku akan menjemputmu jam 4, kau siap siap ne"Sehun berbicara dengan senyum menawannya. Oh tuhan.
"Ne, bukankah kau harus Latihan dance? Sudah pergi sana. Nanti kau diamuk Jongin"usirku lembut(?)
"Kau mengusirku heh?"tanyanya sarkastik
"tidak, hanya..."
"Ah sampai nanti Deer~"Sehun mengecup pipiku lalu pergi dengan cepat menuju ruang dance. Deer? Bibirnya dipipiku? Oh tuhan demi koleksi boneka hello kitty dan bantal manchester united milikku! Apa yang dia lakukan! Lihatlah pipiku, oh kurasa pipiku sudah seperti kepiting rebus. Lebih baik aku pulang dan segera memeluk gulingku.
.
"Mama Lulu pulang"
"Kau sudah pulang Lulu-ah? Cepat ganti bajumu dan turun makan"Sahut ibuku
"Ne mama"akupun langsung menaiki tangga menuju kamarku dilantai 2
Aku menaruh kunci mobilku di meja nakas dan segera mengganti baju. Sebentar, kemana bajuku yang bergambar Rusa?
"Maa, Apa mama melihat bajuku yang rusa?"teriakku dari atas
"tidak Lu, mungkin masih dijemur, coba saja lihat di tempat penjemuran"sahut ibuku
".."Aku keluar dari kamarku dan berjalan menuju tempat penjemuran
"Ah ini dia!"Pekikku girang saat menemukan baju bergambar rusa kesayanganku. Aku langsung memakai bajuku dan turun untuk makan siang.
"Ah Lu, mari makan"Ujar ibuku
"Ne ma"akupun lanngsung duduk dimeja makan dan mengambil nasi
"Ma, mana baba?"tanyaku
"Babamu tidak pukang hari ini, kau makanlah, mama akan ke kantor baba mengantarkan makan siangnya"
"Mama tidak makan?"tanyaku
"Mama akan makan nanti bersama babamu, mama pergi dulu ne"Pamit ibuku sambil membawa 2 kotak makanan
"Ne ma"Balasku lalu memakan makananku
.
SEHUN P.O.V
"Hun"panggil Kai saat aku memasuki ruangan
"Ya?"sahutku
"Kau tahu?"Kai berkata ambigu
"Tahu apa?"tanyaku
"Kau dan Luhan cocok"ujarnya jujur
"Ya aku tahu haha"Aku tertawa pelan
"kau menyukainya?"tanyanya
"hmm Mungkin"Jawabku
"Kenapa kau tidak menyatakan perasaanmu?"tanyanya lagi
"Kai...kau tahu? Terlalu cepat jika aku menyatakan perasaanku. Kami bahkan baru ketemu kemarin"Aku mengotak atik ponselku sebentar
"Hey Sehun, lebih cepat lebih baik. Kau tahu? Banyak seme seme yang mengejar Luhan, salah satunya adalah Lee Gikwang Sunbae, anak kelas 3-C"He? Kai berkata bijak?
"Tenang, Luhan hanya milikku dan tidak ada yang bisa merebutnya dariku"ujarku. Egois? Ya memang. Biarlah. Ini kan menyangkut Luhan. Yang jelas Luhan milikku!
"Kau mau aku bantu?"tawarnya
"Bantu apa?"tanyaku
"untuk memiliki Luhan seutuhnya"Jawabnya dengan seringai yang mencurigakan
"haah terserahmu saja"aku berjalan ke arah tape dan menyalakan musik dan mulai meliuk liukkan badanku. Tidak peduli dengan Kai yang sibuk menelpon Kyungsoo.
.
AUTHOR P.O.V
"LU, ADA TEMANMU"Teriak nyonya Xi dari bawah
"He? Dia sudah datang?"gumam Luhan lalu berjalan menuju lemari. Mengganti baju rusanya dengan kemeja putih dan celana jeans hitam miliknya. Seelah selesai, dia berjalan keluar dan turun kebawah.
"Ah, itu Luhannya, aku tinggal ya"nyonya Xi meninggalkan Luhan dan Sehun berdua di ruang tamu
"Kau sudah siap?"Sehun bertanya pada Luhan
"Ya, tentu"Luhan menatap mata tajam Sehun
"Baiklah, ayo"Sehun menggenggam tangan Luhan dan membawa Luhan keluar menuju mobil putih miliknya. Sehun membukakan pintu untuk Luhan lalu menutup pintunya lagi. Lalu Sehun berjalan menuju pintu mobilnya untuk masuk.
"Sehun, kita akan kemana?"tanya Luhan saat Sehun masuk ke mobilnya.
"Lotte World?"
"hem oke, lagian aku juga belum kemana mana"Luhan membenarkan rambunya yang sedikit berantakan. Sehun pun menjalankan mobilnya.
.
"Kai kita akan kemana?"Kyungsoo memainkan ujung kemejanya
"Kita akan mengikuti Sehun dan Luhan. Mereka berdua harus memiliki satu sama lain hari ini juga"ujar Kai memasang seringaian seramnya -menurut kyungsoo-.
"Bagaimana caranya?"tanya Kyungsoo
"Mereka pasti nanti akan membeli bubble tea, aku akan memasukkan obat perangsang ke dalam bubble tea Luhan"Kai melajukan mobilnya
"M-Mwo?"Kyungsoo membelalakkan mata besarnya
"Kau hanya perlu mengikutiku baby soo, paling paling mereka hanya menaiki bianglala, ini tidak akan lama"Kai menampilkan senyum seramnya
"Hhh,baiklah"Kyungsoo mengalihkan pandangannya ke arah luar jendela
.
"Sehuun, ayo naik bianglala"rengek Luhan
"Baiklah baiklah, sebentar ne, aku mau membeli permen kapas sebentar"Sehun berjalan ke arah penjual permen kapas dan membelinya
"Nah, sudah kan? Ayo naik bianglala, nanti antriannya panjang"rengek Luhan menarik narik tangan Sehun
"Ne ne"Sehun merangkul pundak Luhan dan berjalan ke arah bianglala dan menunggu giliran sambil sesekali menggoda Luhan. Padahal Sehun tahu sendiri wajah Luhan sudah seperti kepiting rebus
"Sehun, ayo, ini giliran kita"Luhan menarik Sehun kedalam bianglala
"Woaaah Sehun liat itu, indah sekali ne. Eh bukannya itu Kai dan Kyungsoo"Luhan menunjuk dua makhluk yang berada di bawah
"Luhan"panggil Sehun
"Ya?"Luhan menoleh ke arah Sehun
"Emm.."
"Emm? Ada apa Sehunnie?"Luhan memiringkan kepalanya
"Oke baiklah"Sehun menarik nafas dalam dalam dan mengeluarkannya lagi
"..."Luhan menunggu ucapan Sehun
"Aku tahu ini terlalu cepat, Aku tahu aku bukan namja yang bisa merangkai kata kata manis, Aku tahu ini aneh karena kita baru 2 hari kenal, Tapi aku ingin mengatakan bahwa..."ucapan Sehun menggantung
"bahwa?"tanya Luhan tak sabar
"bahwa aku mencintaimu"lanjut Sehun
"jadi?"tanya Luhan
"Would you be mine?"Sehun menggenggam tangan Luhan
"Y-ya aku mau"Luhan menundukkan wajahnya berusaha menyembunyikan raut wajah merahnya
"Saranghae, Jeongmal Saranghae Xi Luhan"Sehun memeluk Luhan erat seakan Luhan akan hilang begitu saja jika tidak dipeluknya
"Nado Saranghae Oh Sehun"Luhan membalas pelukan Sehun tak kalah erat
.
"Lu, kau mau membeli bubble tea?"tanya Sehun saat sudah keluar dari bianglala
"..."Luhan mengangguk cepat
"Baiklah, ayo"Sehun merangkul Luhan ke penjual bubble tea
.
"Ahjussi, biar aku bantu untuk mengantar bubble teanya"Kai berlagak sok manis padahal dia ingin Sehun dan Luhan melakukan ehem ehem (?)
"Ah, tolong berikan bubble tea ini ke namja manis danntampan itu"Ahjussi tersebut menunjuk Sehun dan Luhan
"Baiklah"Kai mengambil 2 bubble tea yang dipegang ahjussi tersebut
'Sehun kau akan melihat Luhan yang berbeda muahaha'Kai tertawa setan di dalam hatinya dan membuka tutup bubble tea Luhan.
"Nah sudah jadi muahaha"gumam Kai dan mengantar bubble tea ke arah Sehun dan Luhan
"Ini Bubble teanya"Kai menyerahkan bubble tea ke Sehun dan Luhan
"Terimakasih"Sehun berlalu sambil merangkul Luhan
'maaf albino, tapi aku harus melakukan ini untuk membuat dirimu dan Luhan bersatu selamanya'batin Kai dan pergi menuju mobilnya yang ada Kyungsoo didalamnya.
.
"Bagaimana? Enak?"tanya Sehun saat mereka telah didalam mobil Sehun
"Hun..."panggil Luhan sambil membuka 2 kancing kemeja teratasnya
"Y- hey Luhannie, kau tak apa?"Sehun menepikan mobilnya
"Hun panash..."rengek Luhan sambil setengah mendesah
.
.
.
.
TBC
ngehe hello:3
mapp chapter ini keknya aneh-. Soalnya otak lagi mumet :3
Hunhan nc chap depan ya.
Terus itu maksudnya Luhan itu selama di korea selalu ke kedai bubble tea yang itu._.
Yang nunggu NC tungguin aja :3
last
mind to review?:3
LULLAHUNHAN
