chapter 2

.

.

.

.

.di sebuah gedung tua terdapat 2 iblis betina sedang berbicara dengan serius.

" sona tak terasa mereka sudah lama pergi meninggalkan kita" rias berucap sambil melihat sahabat kecilnya itu dengan tatapan sedih.

" Iya kau betul rias,sudah 5 tahun lamanya mereka meninggalkan kita"ucap sona dengan kata-kata yang sangat menyedihkan.

, sambil meneteskan air mata rias kembali berucap dengan marah" ini gara-gara mereka yang telah membunuh naruto-kun dan anak-anak kita, Aku tidak akan maafkan dia semua yang telah membunuh Naruto-kun"ucap rias dengan marah.

" sabar rias Aku percaya kalau Naruto-kun masih hidup dan anak-anak kita dia kembali aku percaya hal itu"kata sona.

Tak lama kemudian terdengar ketukan pintu,lalu keduanya cepat-cepat menghapus airmatanya dan kembali seperti sedia kala rias dengan senyuman palsu nya dan Sona dengan muka datarnya dan dingin.( kaya tembok Benteng Rotterdam hehehe)

"Buchou kau tidak apa-apa" kata Akeno sambil melihat rias dan Sona.

"ia.. buchou kau tidak apa-apa" ucap dengan tatapan kuatir.(di sini itu ISSEI sudah menjadi budak dari rias)

" Iya aku dan sona tidak apa-apa"jawab rias sambil tersenyum palsu.

, Akeno yang melihat ekspresi dari rias dan Sona berujar dalam hati" Ternyata kalian tidak bisa melupakan mereka rias, Sona" sambil melihat rias dan sona dengan pandangan sedih.

, di lain tempat tepatnya,di atap sekolah ada seseorang yang memperhatikan kedua wanita iblis tersebut tidak lain adalah Naruto" sabarlah sayang suatu saat nanti aku akan datang pada kalian dan membawa anak-anak kita" tutur Naruto sambil memperhatikan wanita tersebut.

sekian lama memperhatikan kedua wajah wanita yang dicintainya Kini dia kembali memakai kacamata bulat nya dan merapikan kembali rambutnya yang berantakan dan berlalu pergi kembali ke kelasnya.

Skip.

issei pov.

"haa., kenapa ya Buchou kalau aku lihat-lihat perasaan dia lagi menyembunyikan sesuatu dari kita semua"issei berujar sambil melamun.

Sakin melamunnya sampai-sampai ia tidak sadar Jika ia menabrak seseorang di depannya.

BRUKKK...

"akk,sakit"ujar manita tersebut.

issei yang mendengarkan itu buru-buru mengalihkan penglihatan nya kebawa dan matanya pun membulat.

"Ahh,maaf aku tidak sengaja tadi"ucap issei cepet-cepat membantu berdiri wanita yang ia tabrak tadi.

"ia tidak apa-apa ko"jawab wanita tersebut sambil tersenyum,issei yang melihat senyum wanita tersebut terpanah dan mukanya pun ikut memerah.

"ohh...iya perkenalkan namaku hyoudo issei"

"salam kenal issei-san,saya Asia argento" ucap Asia sambil tersenyum.issei yang lagi lagi melihat senyuman itu kembali terpana.

"ohh...iya asiachan kamu mau kemana membawa barang-barang yang banyak itu" ucap sambil menunjuk barang bawaan Asia.

"ohh ini Aku lagi cari gereja di kota ini apa ise-san tahu tempatnya?" jawab sambil kebingungan.

" Iya aku tahu tempatnya,sini aku antar" jawab ise sambil mengambil barang-barang Asia dan pengantarnya gereja yang dituju.

skip. ( di sini aku Skype ceritanya karena teman-teman sudah tau jalan ceritanya ya)

di gedung tua tepatnya di belakang gedung sekolah High School terdengar ramai dikarnakan seseorang[ralat iblis maksutnya].

"buchou bantu aku menolong asia dari pendeta gila itu "ucap issei sambil memohon kepada rias.

"ise sudah berapa kali aku bilang kepada mu,itu bukan urusan kita"jawab rias degan marah.

"baiklah jika buchou tidak mau membantu,biara aku yang akan pergi sendiri"jawab issei degan datar.

rias yang melihat budaknya ngotot ingin jugah pergi menghelai nafas.

"baiklah jika kau igin juga menolangnya silahkan pergi,aku ingin pergi dulu adah urusan yang harus aku kerjakan bersama akeno"

"terima kasih buchou"jawab issei degan gembira.

SKIP.[aja yaa cape tulisnya heheheh]

,setelah berhasil menyelamatkan asia dan merubanya menjadi budaknya,kini asia tingal kediaman keluarga yhoudo.

NARUTO POV.

pagi yang cera terlihat lah sebuah apartemen no.15,seorang pria lagi menyusung serapan pagi untuk anak-anaknya"menma,sianaciku waktunya sarapan pagi"ucapa langtang naruto terhada kedua anaknya.

"ia papa"jawab sinaciku

"selesai sarapan lansung kesekolah ya,maaf papa tidak dapat mengantar kalian karna ayah lagi ada urusan di sekolah ayah"ucap naruto kepada anak-anaknya.

"ia tidak apa-apa papa,kan menma sudah besar"jawab menma sambil terseyum,naruto yang mendegarkan anak nya berbicara begitu ikut tersenyum.

"papa kapan kita bisa bertemu mama?sina sudah rindu sekali"ucap sina dengan ada sedih

"iya papa kapan kita bisah bertemu sama mama" sambung menma

naruto yang mendegar anaknya berbicara begitu,terseyum"sabar yaa papa akan menbawamu kemama kalian tapi tidak sekaran karna mama kalian masih ada urusan"jawab naruto dengan terseyum sedih.

SKIP

,digedung tua ORC telah mengadakan pertemuan untuk menyambut temua dari dunia bawa"buchou siapa shii yang kita tunggu disini?"issei bertanya kepada ketuanya,rias yang baru ingin menyampaikan sesuatu harus terpotong gara-gara menculnya gambar mantra di lantai gedung ORC, tak lama muncullah seseorang dalam gambar mantra tersebut tidak lain adalah Raiser Phoenix.

" halo RIAS sayangku lama tidak jumpa, Sudah lama aku tidak naik di dunia atas, ya kira-kira 1 tahun, dan kau masih cantik seperti dulu ya rias sayangku"issei yang mendegarkan Raiser Phoenix berbicara begitu langsung saja naik pitam" berani kau berbicara begitu kepada buchou"cakap issei yang marah.

riser mendengarkan suara dari belakangnya langsung saja membalikan badan" oh inika Naga merah itu,kelihatanya lemah" ucap Raiser dengan nada meremehkan,issei yang mendehgarkan itu tentu saya naik pitam.

issei saja tidak tingal diam,langsung saja melompati ingin memukul raiser,akan tetapi pukulanya ditahan oleh mira budak dari raiser meyebabkan issei terjungkal kebelakan"lemah"kata mira sambil seyum gejek.

grafia yang melihat adegan tersebut tidak tingal diam"Tolong berhenti,maksut dari kedatanga saya dengan reiser-sam kesini ingin megenalkan calon suami dari rias-sama"mendegar hal tersebut seisi ruangan tersebut jadi kaget.

"betulkah itu buchou"ucap issei

"iya,tapi saya sudah bilang padamu kalau aku menolak,karna aku yakin dia pasti akan kembali padaku dan sona'ucap rias dengan lantang,"hahahaha sadar laa rias dia itu sudah mati bersama anakmu dan sona "rias mendegar reiser berkata begitu tentu saja mara besar.

"kuigatkan sekali lagi reiser kalau aku menolak Perjodohan ini"reiser tentusaja mara tapi ucapannya harus ditelng bulat-bulat karna grafia mengatakan sesuatu"karna rias-sama menolak maka akan diadakan waiting gameretim game"[maaf kalau sala aku lupa namax hehehe]

"hahahaha aku tungu kamu di dalam retim game itu"sesudah berkata demikian reiser undur diri bersama grafia.

TBC