Franky adalah sahabatku . Aku mengenalnya waktu umurku 15 tahun saat itu adalah tahun pertama ku di SMA . Dia menjadi kakak pembina ku saat itu karna dia adalah alumni sekolah itu . 2 tahun kami berteman saat itu dan dia sudah nekat untuk membiayai sekolah ku . Sekarang Franky adalah pengusaha yang memproduksi robot robot canggih di Jepang bahkan robot buatannya diimpor ke negara lain . Dan banyak juga investor asing yang menanamkan modal di perusahaanya . 6 tahun bersahabat membuatku terbiasa dengan kehadirannya bagiku 1 hari saja tanpa dia hariku sangat hambar . Franky mengajarkan ku 1 hal tentang kehidupan "Hidup akan terasa lebih indah jika kau tak mengeluh, hidup di masa lalu adalah kenangan hidup di masa sekarang menuliskan kenangan dan untuk masa depan adalah kejutan jalani apa yang dapat hari ini jangan mengeluh karna mengeluh hanya akan lupa membuatmu bersyukur akan kenangan manis yang lalu dan akan kejutan manis yang menunggumu di depan " aku berusaha memegang prinsip itu untuk menjalani hari ku dengan senyuman .
Kembali ke mall
"Hmm es krim nya lezat sekali kau harus sering sering membawa ku kemari Franky"
"Ya ya aku akan luangkan waktu weekend untuk mengajakmu kesini kau mau Robin"
"jangankan weekend setiap hari kesini saja aku mau "
"Robin apa kau tak takut gemuk kalau setiap hari makan es krim ha"
"Aku tak peduli itu nanti aku pikirkan"
"Yayaya kalau sudah siap ayo kita pulang kan kau bilang akan membuat bioskop versi mu sendiri aku jadi penasaran Robin"
"Yaya Franky, tapi bawakan beberapa mangkok es ini kerumah ya ini sangat lezat"
"Ya apapun yang kau mau Robin"
Mereka pulang ke rumah Franky diperjalanan Robin yang terkesan bawel di mobil kini hanya terdiam menatap keluar jendela Franky tentu saja jengah dengan keadaan seperti itu hingga ia berniat memulai percakapan
"Robin" panggil Franky
"Ya"
"Kau kenapa Robin biasanya bawel sekarang hanya diam saja"
"Tak ada apa apa Franky"
"Yakin Robin"
.
"Ya"
"Ini kan belum sore sekali bagaimana kalau kita mampir ke taman kota kau mau Robin ? "Tanya Franky
"Terserah Franky aku ikut saja"
######
Saat di taman mereka menuju ke bangku taman yang kosong di situ
"Jadi apa yang mengganggumu Robin?"
"Tak ada hal yang serius Franky hanya saja terlintas di benakku bahwa hidup kita akan terus berlanjut bukan ,apa yang akan terjadi kalau kau menikah kau pasti akan fokus ke istrimu lalu bagaimana dengan aku apa yang harus kulakukan tanpamu 6 tahun aku selalu bersamamu aku belum siap menerima kenyataan itu kenyataan bahwa kau tak bersamaku lagi. "
Franky tersenyum dan berkata " ingat apa yang kuajarkan padamu, dalam hidup ini jangan pernah mengeluh biarlah masa depan itu menjadi kejutan bagimu ,siapa yang tau akan hari esok ,jalani saja apa yang kau dapat hari ini Robin .biarlah hari esok menjadi kejutan bagi kita . Siapa tau Tuhan mentakdirkan kita berjodoh hingga kita bisa bersama selamanya "
"Ah kau ini Franky mana mungkin kita berjodoh aku hanya sahabatmu dan tetapla seperti itu"
"Itu kan kejutan Robin siapa yang tau akan kejutan itu" ucap Franky
Walaupun aku berharap kejutan itu jadi kenyataan Robin batin Franky
"Oh tidak es krim nya mencair bagaimana ini "keluh Robin
"Makan saja es krimnya" saran Franky
"Tapi kan aku tadi sudah banyak makan bagaimana jika aku gemuk "
Kan kau yang bilang bahwa itu nanti dipikirkan kan Robin?
Ah Franky kau ini ya sudahlah dari pada terbuang mending kumakan
Bagi dong Robin
Mau Franky ? Menyuap eskrim ke mulut Franky "beli aja sendiri "
Hei protes Franky
Hahahah tawa Robin sambil berlari
Awas kau ya Robin mengejar Franky
Setelah aksi kejar kejaran di taman tadi mereka memutuskan untuk pulang ke rumah Franky
Hei Franky di kamarku bajuku masi ada kan
Mana aku tau kau cek saja sendiri nanti
Mereka sudah sampai di rumah Franky mereka masuk ke dalam dan menuju kamar masing masing Robin punya kamar pribadi di rumah Franky karna dia sering menginap di rumah Franky apa lagi kalau dia kesepian di apartemennya . Jadi tak heran kalau dia menaruh beberapa bajunya disini untuk antisipasi hari sudah malam saat mereka tiba dirumah, mereka membersihkan diri dan menuju kedapur
"jadi apa yang ingin kau masak Robin?
"Rahasia sudah kau pergi saja keruang home theater dan pilih filim yang bagus untuk kita tonton suda suda sana " usir Robin
"Hei ini rumahku enak saja kau mengusirku" tapi Franky pergi juga ke ruangan Home theater di lantai 2 rumahnya 15 menit kemudian saat ia sedang asik memilih filim Robin datang
'' hei kau sudah siap milihnya lama sekali ''
"Sudah lihat ini filimnya "
"Apa filim batle ship yang benar saja aku sudah pernah menontonnya dan melihat alien itu membuat nafsu makanku hilang "
''Lalu filim apa yang kau inginkan ''
"Apa saja yang genrenya Romance''
"Cih dasar wanita"
"Apa kau bilang !"
"Hanya bercanda Robin kau ini serius sekali bagaimana kalau Titanic ya walaupun aku tau ini sering kau tonton tapi ini filim kesukaanmu kan "
"Yayyaya aku mau Franky cepat putar filimnya "
"Iya lalu kau tadi masak apa di dapur"
"Popcorn untuk kita tonton sambil makan seru bukan "
"Seru persis seperti di bioskop "
Mereka duduk sambil menonton filim dengan popcorn dan 2 gelas soda
Saat adegan titanic tenggelam dan Jack serta Rose kedinginan di air
Robin menitikkan air mata adegan ini benar benar menguras emosi sehingga mampu menitikkan air mata bagi siapapun yang menontonnya .
"Hei hei kenapa kau menangis ? ini kan hanya adegan ciuman saja "
"Kau ini Franky tak mengerti apapun tentang cinta kau tau adegan ini cukup menguras emosi bagi siapapun yang menontonnya karna inilah yang disebut cinta sejati ''
"Tapi itu hanya skenario siapapun bisa melakukannya kau saja yang terlalu meresapinya lagian apa sih yang kau tau tentang cinta sejati Robin "
"Bagiku semua orang memiliki cinta sejatinya masing masing kita tak tau siapa dia dan dimana dia yang pasti cinta sejati itu ada dan cepat atau lambat kita akan menemukannya di dalam hidup kita"
Ah kau ini terlalu banyak nonton drama makanya bicaramu seperti itu Robin
Hei ini tak ada hubungannya Franky
"Tentu saja ada Robin drama itu tertulis dalam skenario dan semua pemainnya sudah tau apa yang terjadi sementara kita tak akan tau apa yang terjadi pada kita ataupun cinta sejati kita kenapa kau begitu yakin bahwa cinta sejati itu akan datang padamu"
"Karna aku menanamkan pada hatiku kalau cinta sejati itu ada dan aku selalu percaya akan hal itu "
"Hah sudahlah kenapa membahas soal cinta oya kau menginap disini apa kau besok tidak kuliah ha"
"Besok aku jam siang kau tak perlu khawatir "
"Hmm bye the way soal kuliahmu aku menebak kau dapat cum laude nanti"
"Ha benarkah aku juga berharap begitu dengan begitu aku bisa membuatmu bangga Franky"
"Aku akan mengajarkanmu 1 hal Robin kau tau PERSAHABATAN BUKAN TENTANG BERAPA BANYAK KAU MENOLONG SAHABATMU TAPI TENTANG SEBERAPA PAHAM DIA TERHADAP DIRIMU SEHINGGA TAK SEGAN MENOLONGMU "
"Aku berharap bisa menolongmu Franky karna aku sudah cukup paham pada dirimu setudaknya aku bisa berguna bagimu "
"Kau sudah menolongku Robin ya secara tidak langsung
"Maksudmu bagaimana aku tak paham"
Kau tau apa alasanku menolongmu 4 tahun lalu saat orangtua mu meninggal"
"Tidak"
"karna saat itu aku melihat dimatamu ada rasa kesepian yang mendalam, sama sepertiku dan aku ingin menjadi bagian dalam hidupmu supaya kau tak kesepian lagi "
Ah Franky aku sudah mengantuk aku ke kamar dulu ya "
"Cepat sekali emang ini sudah jam berapa ?"
"Aku tak tau yang jelas aku sudah mengantuk selamat malam Franky"
"hei hei jadi yang beresin ini semua siapa "
Ah kau saja la aku sudah sangat mengantuk bye "
keesokan paginya
Robin bangun dari tidurnya dan pergi ke kamar mandi untuk mencuci muka lalu pergi kedapur dan memasak sarapan Franky juga sudah bangun dan ke dapur untuk mengambil air putih
"hei kenapa kau repot repot masak Robin "
"tak apa Franky aku sudah biasa seperti ini "
"terserah saja hmm kau masak apa Robin enak tidak"
"bagiku sih enak tapi tak tau menurutmu bagaimana kan setiap orang berbeda sana duduk saja jangan ganggu aku
"iya iya bawel "
"tada sudah siap "
"apa ini ?"
"sarapan aku masak nasi goreng sosis dengan irisan telur dan minumannya aku buatkan secangkir kopi untukmu danteh untuukku cobalah "
"hmm rasanya enak sekali Robin kurasa aku harus sering ke apartemenmu untuk sarapan "
"benarkah aku rasa aku mulai berbakat dalam menasak "
"oya aku hampir lupa aku bawa oleh oleh untuknu Robin aku hampir saja lupa "
"kau tidak memberitahuku kau dinas ke negara mana Franky "
"benarkah aku lupa ,aku dinas ke negara Inggris untuk promosi robot keluaran terbaruku dan sepertinya negara itu sangat antusias dengan robot ciptaanku "
"baguslah kalau begitu berarti bisnismu semakin lancar oya oleh oleh apa yang kau bawa untukku dari Inggris ."
"nanti saja aku ambil habis sarapan "
Selesai sarapan
"nih bekal untukmu"
"wah kau baik sekali Robin oya oleh oleh untukmu sebentar ya "
Franky pergi kekamar untuk mengambil buku novel kesukaan Robin
"ini oleh oleh mu "
"sebuah novel ? "
"lihat dulu semuanya "
"Harry Potter and the deathly hallows part 2 karangan J.K Rowling, apa yang spesial novel ini aku sudah punya.
"lihat dulu dalamnya "
"waah ini tanda tangan dari J.K Rowling waahh asik bagaimana bisa Franky"
"aku mengantri 2 jam untuk buku itu jadi harus kau hargai dan ini satu lagi aku beli dari Warner Bros pernak pernik Harry Potter aku tau kau sangat menggemarinya "
"terima kasih banyak Franky ini sangat menakjubkan waaa terimakasih "
Robin meloncat kegirangan mendapat tanda tangan dari penulis faforitnya
"aku senang melihatmu bahagia ,oya aku ke kantor dulu aku sudah terlambat bye. hati hati dirumah, kunci rumah saat kau pergi kuliah, aku nanti menjenputmu pulang kuliah, rajin di kampus dan jangan nakal di kampus ." ceramah Franky
"iya iya bawel sudah pergi sana hush hush "
#############
Begitu la keseharian Robin dan Franky. Robin tinggal sendiri di apartemennya dan Franky di rumahnya. Terkadang Robin menginap di rumah Franky begitu juga sebaliknya , setiap sore Franky selalu mampir ataupun memjemput Robin dari kampus . Seperti itu saat Franky datang ke apartemen Robin
