Surprise!

© Aicchi

Persona © ATLUS

Genre: Comedy

Warning: Gaje, OOC, typo(s), dll

Rate: T

Narukami hanya bisa menganga melihat pemandangan di hadapannya. Apa benar orang yang sedang berdiri di hadapannya ini adalah Naoto? Naoto yang 'itu'? Naoto yang maskulin dan selalu memakai celana kemana-mana tak lupa topi yang semakin menambah kesan maskulinnya. Apakah ini benar-benar Naoto atau hanya seseorang yang mirip?

"Doushite senpai?" tanya orang yang 'mirip' Naoto itu kepada Narukami yang masih berdiri mematung menatapnya.

"Fufu, baru saja aku mau bilang tadi, kalau Naoto sekarang bukan Naoto yang dulu lagi. Lihat, sekarang dia bahkan akan menjadi seorang ibu," ujar Yousuke sambil tertawa, membuat Naoto tersipu sambil mengangguk setuju.

"Haha, aku lupa memberi tahu mu tadi di jalan, gomen," ujar Yukiko yang duduk di sebelah Narukami.

Narukami benar-benar speechless sekarang. Ia tidak menduga. Kini semuanya menjadi jelas. Naoto yang ITU sekarang berdiri di hadapannya dengan menggunakan dress dan apa tadi yang Yousuke bilang? Ia akan menjadi ibu? Berarti Naoto benar-benar...

"Na-naoto?" tanya Narukami untuk memastikan sekali lagi apakah sosok yang berdiri di hadapannya benar-benar Naoto.

"H-hai?" Naoto menjawab dengan sedikit kebingungan.

"Yah... begitulah. Jadi Naoto yang jenius ini begitu lulus SMA langsung bekerja di kepolisian sebagai detektif," Yousuke memulai ceritanya. Saat ini Narukami bersama teman-temannya tengah bersantai menikmati malam sambil minum sake. Sementara Nanako sudah terlelap dalam tidurnya dan Dojima pergi untuk menyelesaikan pekerjaannya.

"Lalu beberapa bulan yang lalu kami dikagetkan dengan keadaan perut Naoto yang semakin membesar, awalnya cuma Yukiko yang sadar akan hal ini. Tapi lama-kelamaan perut yang membuncit itu tidak bisa disembunyikan, kan?" lanjut Yousuke, kemudian ia melirik Naoto dengan tatapan jahil. Naoto tentu saja tidak bisa menyembunyikan semburat merah yang muncul di pipinya.

"Akhirnya ia mengaku juga kalau ia hamil, dan kau tahu, beberapa minggu yang lalu ia mengambil cuti dari kantornya, selain untuk menjaga kehamilannya, dia juga ingin mengurus pernikahannya. Ya begitulah ceritanya. Bagaimana? Sudah tidak penasaran lagi?" Yousuke mengakhiri ceritanya.

"Souka, wakarimashita," Narukami manggut-manggut. " Lalu... siapa ayahnya?" tanya Narukami lagi. Sukses membuat dua orang di ruangan itu menampakan semburat merah di pipinya.

"Bingo! Pertanyaan bagus Narukami-kun!" seru Chie girang. Disambut tepuk tangan meriah dari Yukiko dan Rise. Sementara dua orang yang ada di ruangan itu wajahnya semakin memerah.

"Ayahnya adalah..." Rise memutus kalimatnya. Membuat suasana semakin tegang (?)

"Kanji desu, kuma!" sambung Kuma. Narukami terkejut bukan main.

"Yah... awalnya aku tidak percaya kalau Kanji ternyata bisa membuat anak orang hamil juga," ujar Yousuke sambil tersenyum mengejek ke arah Kanji.

"Urusai, senpai!" seru Kanji dengan nada kasar seperti biasa.

"Apalagi yang dihamilin itu Naoto, huahahaha!" Yukiko ikut-ikutan, disusul tertawa panjangnya yang menggelegar.

"Aku juga kaget, ternyata Kanji yang seperti itu bisa juga, khukhukhu," kali ini Chie ikut memanasi-manasi.

"Yamete senpai..." Naoto tampak putus asa menghadapi keisengan senpai-senpainya yang gila ini.

"Ya, ya! Tertawalah sesuka kalian! Sekarang sudah larut, aku akan membawa Naoto pulang. Ayo Naoto," ajak Kanji sambil menggenggam tangan Naoto dan membantunya bangun. Dengan malu-malu Naoto mengikuti langkah Kanji yang akan membawanya pulang, ke rumah mereka.

"Jadi...? Mereka juga tinggal bersama?" tanya Narukami pada sahabatnya yang tersisa yang masih mentertawakan pasangan Kanji-Naoto.

"Yah... begitulah. Lagi pula tidak ada yang mempermasalahkan. Toh sebentar lagi mereka juga akan menikah," jawab Yousuke santai.

Narukami mengalihkan pandangannya pada pasangan Kanji dan Naoto yang baru saja menghilang dibalik pintu rumahnya. Diam-diam ia menyimpulkan senyum. "Souka..."

Owari or... Tsuzuku?

Chapter 2 update!

Ne sebenernya Ai bingung mau ngelanjutin fic ini atau diudahin aja? ._.

Soalnya Ai punya konsep untuk melanjutkan fic ini karena sebbenarnya banyak surprise yang akan diberikan untuk Narukami tercintaku #plak. Tapi mengingat fic ini ancurnya gak ketulungan, saya juga gak janji bisa update secepatnya :v

Betewe, Naoto di sini ooc banget ya? Wkwk #plak

Karena fic ini ancur dan jauh dari kata sempurna, jadi Ai mohon kritik dan saran yang membangun di dalam kotak review ya. Arigatou w