Eomma&LOTJ part-2Kookie problem part-1

Namjin Jin(gs) – 28/

Yoonmin(9/7)/Kookv (5/7)/Hosiki (8) selalu sendiri

Kanjutan dari Eomma & LOTJ – Part 1, bagaimana keadaan dimana sang Rapmonster kita menghadapi monster bunny dengan semua tingkah menggemaskan dan keabsurtan para anggota keluarga Kim, dengan sang eomma tercinta yang sedang mengikuti LOTJ

Makasih yaa yang udah mau meriview

kali ini kyaknya nggak humor... silahkan nilai dan baca jangan lupa RnR

"Eommaaa..."

"Hiks... Eommaa..."

"Hiks... eomma..." rengekan demi rengekan terdengar dari kamar sang bungsu keluarga Kim, hingga terdengar langkah kaki yang tergesa menuju sumbersuara "Andwee... andwee... jangan menagis kookie – ah.." akhirnya sosok itu sampai di kamar sang bungsu dan langsung memeluknya mencoba menenangkan sang pangeran kelinci kita

"Eommaa... kookie mau eommaaaa..."

"Eomma akan pulang 2minggu lagi sayang, jangan menangis yaa... bukankah kau bilang jika kau menangis Tae tae noona akan membencimu? Lebih baik kau segera mandi dan kita memesan sarapan bagaimana? Appa pikir Noona dan hyungmu sudah bersiap untuk pergi ke sekolah" gelengan lemah dirasakan seseorang memeluknya yang tidak lain asalah Kim Namjoon. Inilah yang terjadi 2 hari pasca sang nyonya keluarga Kim mengikuti LOTJ. Lain kali Namjoon harus benar benar memilih tawaran pekerjaan mana untuk istrinya dengan lebih baik.

.

Yoongi atau lebih sering dipanggil hoseok sugar noona ini sebenarnya bukan orang yang sabar tapi lebih ke dewasa, cukup sabar dari berbagai kejahilan Jungkook selama hidupnya ini mulai dari kaos putih kesayangannya yang bergambar kumamon harus berubah warna menjadi pelangi akibat pewarna yang jungkook pakai dengan alasan ingin membuat noonanya bangga dengan hasil karyanya hingga roknya yang gosong akibat jungkook yang terlalu mencintai noonanya dan ingin membantu menyetrika rok miliknya hingga pikirannya dialihkan pada pororo, dan puncaknya adalah hari ini, hari ke 4 sejak eommanya berada di Sulawesi

"Noona... apa noona mau ke sekolah?"

"Hm"

"Boleh kookie ikut?"

"No,"

"Kookie akan duduk ditaman,"

"No,"

"Tidak mengganggu noona,"

"NO!"

"Tapi kookie tidak ada teman, hosiki hyung tidak ada dirumah," hoseok memang memiliki jadwal untuk berkemah selama 2 hari ini dan baru akan pulang nanti sore, sedangkan noonanya hari ini harus masuk sekolah hingga jam 10 siang dan melanjutkan les piano dan les mata pelajaran hingga jam 4 sore, sedangkan Jungkook dia harus meringkuk dirumah mungkin juga di kantor sendiri karena sehari sebelumnya maid mereka meminta izin untuk pulang karena anaknya sakit, entah Jungkook memang lebih sayang pada maid mereka atau memang jungkook malas jika harus ikut kekantor appanya dan merelakan pipinya ternodai oleh tangan tante tante di kantor

"kookie kan tidak suka tante tante, kookie suka noona noona yang unyu unyu seperti Tae noona," ini jawaban jika ditanya kenapa dia malas ikut kekantor

.

"Asal kau tau Hoseok juga akan memilih bermain kerumah temannya jika memang hanya kau dirumah. Apa kau tidak ingat semenyebalkan apa mulutmu pada hoseok?" sahut datar Yoonggi menambah kesal sang bunny keluarga Kim, Yoonggi mengatakan seolah Hoseok sangat membenci adiknya, bukan... bukan seperti itu perkataannya tadi diharapkan sedikit menyadarkan kelakuan adiknya yang memang sedikit –banyak- keterlaluan. Hoseok tergolong memilikihati sangat sensitif, pernah sekali jungkook meledek hoseok karena eommanya lebih memilih memasukkannya ke khursus vokal terlebih dahulu dibanding memasukkan hoseok ke khursus menari yang sudah sejak seminggu sebelumnya hoseok memohon untuk didaftarkan disana, bukan karena Seokjin pilih kasih... tentu saja buka, dia sangat menyayangi ke 3 anaknya, namun...

Flashback on

"Aku ingin kerumah paman Kibuuum!"

"Sayang... kita akan mendaftar di kelasa menari bulan depan..." suara lembut Seokjin mencoba memberi pengertian bagi sang anak tengah keluarga kim ini, untung sosok paman yang diinginkan Hoseok saat itu tengah berkunjung

"Hosiki... paman akan mengantarmu mendaftar dikelas menari bulan depan bagaimana? Paman janji... apa kau ingat bibi Eunhyuk?" kali ini suara pamannya mencoba memberikan pengertian pada pangeran poertama keluarga Kim

"Itu bibi yang cerewet dan suka pegang pantat paman Donghaekan? Tapi masakan bibi hyunk sangat enak"
saat itu juga dua pasang mata tajam diarahkan ke Kibum yang hanya dibalas cengiran

"Bagaimana?" sahut Kibum menghindari tatapan adiknya

"Kalau begitu kookie juga harus keluar dan mendaftar lagi bulan depan" final, sepertinya Hosiki kita sudah berada diambang batas kesabaran

"bagaimana bisa seperti itu? Kita ,endaftar bulan depan tepat setelah kaki hosiki sembuh dan tidak pakai gips lagi, lagi pula bagaimana hosiki bisa menari dengan baik dan mendapat mendali jika masih sakit? Nah setelah sembuh baru kita mendaftar, bagaimana? Jika hosiki mau paman janji akan mengajak hosiki jalan jalan setelah sembuh call?"

"Um... pinky promise?"

"Ne pinkiy promise,"

Flashback off

.

Tapi memang dasar seonggok kelinci ini sangat keras kepala "Ya sudah, lagi pula aku juga tidak begitu menginginkan hoseok hyung untuk diajak main... dia cengeng! Lagipula noona juga tidak pernah ingat mulut noona juga sangat menyebalkan," kini tatapan Yoongi menajam "kau benar benar menyebalkan akhir – akhir ini Kim Jungkook," tersengar geraman dari mulut noonanya yang menandakan Yoongi sudah sangat kesal pada adiknya, entah kenapa Jungkook memang lebih menyebalkan dari biasanya dan kini bukannya Yoongi tidak menyadari wajah adiknya memerah terlihat seperti marah tapi juga terliht seakan ingin menangis, kaki kecilnya dihentakkan menuju sofa ruang tamu dengan tangan dilipat didepan. Jika orang lain melihat ini mereka akan bilang dia sangat lucu tapi bagi keluarga Kim ini adalah mode monster pertama sang kelinci

"Sayang... lebih baik kau ikut appa kalau kesepian, bagimana? Kita akan beli iron man lag? I think that good idea..." sahut Namjoon yang baru saja turun dengan setelan jas lengkapnya.

"No! Aku tidak suka tante tante genit di kantor appa. Aku juga tidak kesepian, aku punya iron man dan aku punya banyak persediaan makanan, kalian pergi saja kalau mau pergi, aku bisa menggunakan kartu eomma untuk memesan makanan," sekarang sepertinya Yoongi tau apa yang diinginkan oleh adiknya ini

"Haaah... sayang appa harus segera kekantor ada rapat penting dan Noona harus segera masuk kekelas, kalau begitu kami pamit dulu ya..." sahut Namjoon sambil menggandeng tangan Yoongi keluar rumah, yang digandeng hanya menatap adiknya dengan tatapan sedikit tidak rela, kasian juga wajahnya sudah memerah, jika tebakan Yoongi benar pasti sebentar lagi pintu akan ditutup kasan dan dia berteriak mungkin dia akan menangis...

BRAAAAK... see apa yang baru saja yoongi tebak

"Aku bisa sendiri, noona dan appa jangan khawarir aku akan bermain dengan ironman! Kalian sibuk noona jangan sampai terlambat kekelas, appa jangan sampai terlamat meetingnya! Hati hati dijalan!"

CEKREEK... pintu dibhuka sedikit hingga "KALIAN MENYEBALKAN! KOOKIE BENCI NOONA DAN APPA! AKU AKAN MINTA BAEK MOMMY MENGADOPSI KOOKIE!"

BRAAAAK... namun dari dalam rumah Jungkook kita yang mungkin mengalami puber dini ditambah dengan otak yang kelewat cerdas... kini otaknya mulai memproses kata – katanya tadi

'tunggu! Jika aku minta diadopsi berarti aku dan Tae Noona akan menjadi saudara. Ommooo! Kata eomma karena aku dan Yoongi Noona yang manis itu saudara, aku tidak boleh menikahi Yoongi Noona seperti Appa dan Eomma, Anndewwww!'

CKREEK... pintu terbuka lagi "AKU TIDAK JADI MINTA DIADOPSI!" kedua orang diluar rumah menatapnya cengo entah bagaimana bisa memiliki adik seperti itu, sedangkan nNamjoon sepertinya akan mulai pendisiplinan Jungkook

.

"Yoongi apa adikmu marah?" sahut Namjoon menghela nafas pasrah ketika menanyakan pertanyaan yang sehatrusnya sudah diketahui jawabannya

"Anni... dia hanya ingin main bersama ironman dan tidur nyenyak, tapi kita membangunkanya," sahut dingin Yoongi seperti biasa

"Benarkah?"

Entah kini Yoongi mulai menyetujui adiknya atau bagaimana yang pasti appanya benar benar menyebalkan "ish... appa menyebalkan! Kata Eomma kejeniusan kami itu dari Kata Eomma kejeniusan kami itu dari appa, tapi kenapa situasi seperti ini malah tidak bisa membacanya"

"Ha?"

"Appa telfon bibi Baek, bilang ke bibi Baek agar nanti kerumah sebentar bersama Taehyung dan membawa beberapa cemilan,"

"Kau ini benar benar mirip eomma mu," Namjoon menghela nafas kasar saat melajukan mobilnya –Jinseok... aku tidak akan pernah menerima job yang harus membuatmu menginap berhari hari! Aku sudah tidak tahan jika seperti ini teruuusss!- suara batin Namjoon menjerit pilu

"Apa...? tentu saja aku anak eomma dan tidak perlu menyesal menyetujui job eomma, sebentar lagi kookie akan luluh setelah Taehyung kerumah," sahut tenang Yoongi, bagaimana bisa sang putri es keluarga Kim mengetahui umpatannya dalam hati sejenius itukah seorang Kim Yoongi ini?

"Aku melihat dari wajah keruh appa," Biarkan Namjoon bergulat dengan pikirannya pada Yoongi

.

Sudah pukul 12 siang berarti sudah saatnya seseorang mengunjungi kediaman keluarga Kim, dan Ting... Tong...

"Siapa?"

"Ini noona kookie, noona bawa mochi kesukaan kookie bersama mommy,"

"Tae noona? Baek Mommy?"

"Neee!"

"Tunggu aku bukankan pintu,"

Pintu rumah keluarga Kim terbuka menapilkan senyuman kotak dari Taehyung, noona kesayangan bunny monster kita "Kookieee~ noona ingin menunjukkan gambar noona padamu... ayo ayo kita masuk!"

"Neee...!" seorang lebih dewasa memasuki rumah kelurgqa Kim

"Kookie sudah makan?" ini suara Mommy Taehyung

"Sudah Mommy... kan kookie ingin cepat tinggi melebihi noona agar kookie bisa menjaga noona...!" Baekhyun yang sering mendengar kalimat absurt Jungkook hanya bisa tertawa kecil sambil melihat kelakuan 2 bocah manis beda warna ini, nmaun kejadian mengerikan baru saja terjadi...

.

.

"YAAA! APA YANG KAU LAKUKAN P[ADA GAMBAR SINGAKUUU!" bentakan terdengar dari arah 2 bocah itu membuat Baekhyun yang sedang memainkan ponselnya tersentak kaget dan segera berlari menuju sumber suara

"Mi – mian noona... kookie Cuma ingin membawakan noona minum..." mata Jungkook sudah tidak bisa membendung airmatanya

.

.

"Kenapa ini sayang?"

"Mommy! Jungkook merusak gambar singa Tae! Lihat warna catnya jadi rusak," saat ini perasaan Jungkook benar benar hancur setelah menerima bentakan dari noona kedua yang sangat disayanginya\ yang pertama tentu saja Yoongi dan juga mendengar namanya disebut bukan Kooki lagi berarti menandakan Taehyung noona sedang marah besar. Melihat itu Baehyun makhlum Taehyung sangat menyukai singa, dan gambarnya barusan adalah hasil gambaran yang rencananya akan dipajang di ruang tamu mereka, tapi pupus ketika Jungkook tidak sengaja menumpahkan susu vanila diatas gambar itu

"Tae maafkan Kookie yaaa... dia tidak sengaja menumpahkan minumannya... dia bahkan membuat sendiri susu itu untuk Tae, apa Tae tetap marah pada Kookie?"

"Dia telah merusak gambarku eommaaaa! Pokoknya Tae benci Kookie! Pantas Yoongi eonni dan Hosiki bahkan Jimin selalu mengeluh tentangmu! KAU ITU MEMANG SANGAT MENYEBALKAN!" mendengar itu membuat Jungkook membulatkan matanya dan langsung menunduk, Taehyung itu bukan seseorang yang pemarah tapi sekalinya marah bahkan Baekhyun tidak tau apa yang mungkin dilakukan anaknya. Jungkook hanya bisa menunduk sedih, hingga terdengar bunyi kaki yang menjauhinya... itu kaki Taehyung yang berlari keluar rumah... diikuti Baek Mommy "Kookie~ Tae noona tidak marah kok! Dia hanya sedang lelah! Mommy harus mengejar noona dulu yaaa... hati hati dirumah...!"

Jungkook sangat sedih, entah kenapa pikirannya selalu mengingat kalimat Tae noonanya "Pantas Yoongi eonni dan Hosiki bahkan Jimin selalu mengeluh tentangmu! KAU ITU MEMANG SANGAT MENYEBALKAN!" sebenarnya Jungkook sadar kelakuannya memang sangat menyebalkan akhir akhir ini, tapi rasanya lebih sakit mendengar Tae noonanya mengatakan dengan nada marah tadi pagi juga begitu...

"Asal kau tau Hoseok juga akan memilih bermain kerumah temannya jika memang hanya kau dirumah. Apa kau tidak ingat semenyebalkan apa mulutmu pada hoseok?"

"kau benar benar menyebalkan akhir – akhir ini Kim Jungkook,"

Saat ini dia sudah selesai membersihkan tumpahan susu tadi dan menyelamatkan gambar Tae noona yang masih bisa diselamatkan dan meletakkannya di meja dapur, pesanan makanannya juga sudah datang (tempat memesannya bukan fast food karena Keluarga Kim sudah memiliki langganan makanan fresh sendiri. 4 kotak bento dan 2 kimbab untuk dia, yoongi dan appanya karena memang hoseok baru akan pulang berkemah nanti sore, satu box kecil ayam, pizza ukuran mini sedikit pedas dan satu salad dengan ekstra strowberry ini untuk Jungkook... Jungkook ini jika sedang dalam perasaan yang buruk dia akan mirip eommanya yang dikenal Eat Jin sedangkan Jungkook lebih dikenal dengan Eat Bunny.

Kini dia berada dikamar sambil membuka semua makanan dan memakan bentonya pertama sambil sedikit kesal saat memakannya matanya fokus pada boneka woetel kesayangannya yang terlihat diletakkan seperti orang duduk.

"Roty (Carrot) meweka hemua hangat mewebawhan (roty mereka semua sangat menyebalkan)"

"..."

"Hentu... hoohi hidwak hehepiwan hok... hooki kan huwah pwewasa (tentu... kookie tidak kesepian kok... kookie kan sudah dewasa"

"..."

"Anniyaaaa! Kookie tidak menangis... ini karena pizzanya pedas, makannya begini"

Kini Jungkook sedang berbicara pada seongok kumpulan kapas sintetik didepannya yang tentu saja tidak akan mendapat jawaban dari buntalan orange dengan rambut hijau sebagai ganti daunnya, hingga tanpa menyadari seseorang tengah menguping dari luar kamar, dengan kertas gambar basah ditangannya... ADA SAMBUNGANNYA... KARENA TERLALU BANYAK WORD NYA HAAHAHAHA... bagaimana lekanjutan hari pangeran kelinci kita yang rapuh ini... halah bahasanya...

RnR JUSEYOOOO...