Eunhyuk menjangkau jas sekolah dan tirai yang ia ambil tadi. Ia langsung menyelimutkannya pada tubuh Donghae sekaligus tubuhnya. Kedua tangannya sudah memeluk erat tubuh dingin Donghae dari balik selimut tipis itu. Semoga ini cukup menghangatkannya sampai ada orang yang menemukan kami, pikir Eunhyuk.

Eunhyuk memiringkan kepalanya, menyatukan bibirnya dengan bibir seksi Donghae yang semakin memutih. Ia kembali melumat bibir Donghae. Ia bahkan memberikan gigitan-gigitan kecil pada bibir bawah Donghae agar tetap terjaga. Tak ada nafsu dalam ciuman itu. Eunhyuk melakukannya dengan sangat lembut sampai tak menyadari air matanya kembali membasahi pipinya.

'Kumohon Hae. Bertahanlah!'

#### Sory Sory Mianhe ####

.

Presented by LeeRiya

.

CHAPTER 2

"Cho Kyuhyun!"

Kyuhyun menghentikan langkahnya lalu menolehkan kepalanya ke belakang mencari sumber suara yang memanggil namanya tadi. Ia menatap sosok namja mungil yang sedang berlari menghampirinya.

"Kyu, apa kau tau Donghae ada dimana?"

"Aniyo. Memangnya ada apa dengan ikan idiot itu?

Kyuhyun menunggu Sungmin menjawab pertanyaannya. Dilihatnya namja bergigi kelinci itu sedang sedikit membungkukkan badannya sembari mengatur nafasnya yang tak beraturan.

"Ani, aku mencari Eunhyuk di rumahnya tapi dia tidak ada. Aku pikir dia sedang bersama Donghae tapi setelah aku hubungi, cell phone mereka berdua tidak aktif,"

"Oh…"

Kyuhyun memasang wajah 'masa bodohnya' dan kembali melangkahkan kakinya.

"Yak! Kyu mau kemana kau?"

Sungmin mengejar Kyuhyun yang sudah melangkah di depannya. Ia kini menyejajarkan langkahnya di samping namja tinggi itu.

"Tentu saja pulang. Kau tak liat jjangmyonku yang hangat sudah menanti untuk ku makan," kata Kyuhyun sambil menunjukan tas belanja berisi jjangmyon yang ditentengnya, yang baru saja ia beli.

Hening.

Sungmin masih berjalan beriringan mengikuti langkah Kyuhyun, hingga tiba-tiba sebuah ajakan yang berasal dari bibir plumnya membuat namja pecinta game itu menghentikan langkahnya seketika. Kyuhyun menatap Sungmin yang sedang mentapnya penuh harap.

"Kyu, kita cari mereka ne?"

"MWO? Shireoo!"

"Waeyo? Kalau terjadi sesuatu pada mereka bagaimana?"

"Biarkan saja. Bukan urusan kita hyung,"

"Kyuuuu"

.

.

"Hyung, ayo kita pulang."

"Andwee! Kita belum menemukan mereka,"

Kyuhyun rasanya ingin mengutuk habis-habisan namja yang ada di hadapannya itu. Demi semua game di seluruh dunia, ia tak percaya dirinya yang begitu tampan, cool, dan jenius bisa semudah itu takluk dengan makhluk mungil bergigi kelinci itu. Ayolah, siapa yang bisa menolak kekuatan aegyo dari seorang Lee Sungmin yang memang sudah dikenal sebagai King of Aegyo di sekolahnya.

"Hyuuung. Mau dicari kemana lagi? Kau tak liat jjangmyonku sudah jadi dingin gara-gara perbuatanmu,"

"Oke. Satu tempat lagi, kita pulang kyu, arraso?"

.

.

"See? Mereka tidak ada! Sekarang bisa kita pulang hyung?"

Kyuhyun sepertinya sudah tak sanggup lagi melayani permintaan gila Sungmin. Ia tak mau mati konyol hanya gara-gara berjam-jam berada di bawah salju mencari temannya yang tak jelas keberadaannya. Apalagi temannya itu dengan sangat tak berperikemanusian sudah menjadikan pujaan hatinya hancur berkeping-keping.

Sungmin mengabaikan seluruh aksi protes yang mulai dilancarkan oleh Kyuhyun. Ia justru mengedarkan matanya ke arah gedung sekolahnya yang sudah sangat sepi itu. Pandangannya berhenti pada sebuah ruang yang ia lihat masih bercahaya di antara ruang-ruang lain di gedung itu.

"Lihat Kyu. Itu ruang club dance. Bisa jadi mereka di sana?"

"Tidak mungkin. Sudah ayo pulang!"

Kyuhyun sudah berbalik dan hendak melangkahkan kakinya meninggalkan Sungmin, hingga tangannya dengan tiba-tiba langsung diseret namja kelinci itu masuk ke dalam sekolah.

"HIIYAAA, HYUUNGG!"

.

.

Mereka sudah berada di depan ruang club dance. Sungmin berdiri cengo menatap pintu yang terkunci di hadapannya, sementara Kyuhyun bersandar di samping pintu tersebut sambil menatap Sungmin malas.

Sungmin tiba-tiba menatap Kyuhyun. Ia menatap lekat mata Kyuhyun sambil kembali mengeluarkan jurus aegyonya. Kyuhyun memutar kedua bola matanya, seakan mengerti arti tatapan dari bunny boy di hadapannya itu.

"Apa lagi?"

"Berjinjit dan lihatlah ke dalam. Apa mereka ada di sana?"

"Kenapa tidak kau saja hyung?"

"Yak! Kau meledekku? Aku mana mungkin sampai, pabbo!"

"Ish, merepotkan."

Kyuhyun merutuki dirinya yang tak bisa menolak permintaan Sungmin jika sudah menampilkan aeyonya yang 100% berhasil memperdayanya itu. Tak biasanya ia mau disuruh-suruh, atau baginya ini sudah merupakan perbudakan.

Kyuhyun sudah berdiri tepat di depan pintu. Ia menjinjitkan kakinya, mencoba melihat sesuatu di dalam dari kaca yang terdapat di bagian tengah atas pintu tersebut. Ia mengedarkan matanya menjelajahi isi ruang kecil tersebut, hingga matanya tertuju pada sesuatu yang berada di sudut ruangan itu.

Kyuhyun berbalik. Ia menyandarkan punggungnya sejenak di pintu lalu menatap Sungmin yang sedang menatapnya mengharapkan hasil dari penglihatannya.

"Bagaimana?"

"Lupakan. Di dalam hanya ada dua orang idiot yang sedang berpelukan. Kajja, kita pulang, hyung,"

"Mwoo?"

Sungmin yang penasaran dengan apa yang dikatakan Kyuhyun, langsung memaksa tubuh namja tinggi itu untuk jongkok di depan pintu. Belum sempat Kyuhyun melancarkan aksi protesnya, Sungmin sudah menaikkan kedua kakinya di bahunya. Ia berusaha melihat apa yang sebenarnya dilihat Kyuhyun di dalam. Matanya membulat sempurna setelah menemukan apa yang Kyuhyun katakan tadi.

"Ommo! Kau tidak lihat wajah mereka begitu pucat, Kyu. Kajja! Kita harus cepat menolong mereka!" ujar Sungmin panik begitu ia loncat turun dari bahu Kyuhyun.

Kyuhyun beranjak berdiri sambil menepuk-nepuk bahunya. Ia menghilangkan kotoran dari sepatu Sungmin yang tadi sudah seenaknya menaiki bahunya tanpa seijinnya itu. Ia kembali memandang Sungmin yang terlihat sangat panik. Ish, sepertinya namja di hadapannya ini terlalu berlebihan, pikir Kyuhyun.

"Dengan apa? Pintunya terkunci dan kau tidak lupa system pintu di-"

Sungmin mengabaikan perkataan Kyuhyun. Ia sedikit memundurkan dirinya dari pintu tersebut, memasang kuda-kuda, menghela nafasnya, dan …

## BRAAKKK ##

"-sekolah kita kan, hyung?"

Kyuhyun menatap cengo pintu kayu yang sudah tergeletak mengenaskan itu. Ia tak menyangka namja imut seperti Sungmin memiliki kekuatan yang luar biasa. Ya, berterima kasihlah pada kemampuan martial art yang dimiliki Sungmin sehingga ia mampu membuka pintu terkutuk itu hanya dengan sekali tendang.

Eunhyuk memandang kegaduhan yang baru saja terjadi di depannya itu. Ia tersenyum lemah melihat Sungmin yang berhambur menghampirinya, meninggalkan Kyuhyun yang berjalan pelan mengikutinya dari belakang.

"Kenapa kalian lama sekali eoh?" gumam Eunhyuk pelan ketika Sungmin sudah berada di dekatnya.

"Gwenchana, Eunhyuk-ah?"

Bagaimana hyungnya ini masih menanyakan apa ia baik-baik saja atau tidak. Dua jam, ia mati-matian bertahan dengan hawa dingin di ruang ini sambil terus menjaga Donghae. Kalau ia baik-baik saja, ia sudah membawa dirinya dan Donghae keluar dari ruangan terkutuk ini dari tadi

"Hae….Sungmin hyung, cepat bawa Donghae ke rumah sakit,"

Sungmin mengalihkan pandangannya pada sosok namja yang berada di dekapan Eunhyuk. Ia sempat melupakan Donghae yang wajahnya sudah semakin pucat dan tak sadarkan diri itu.

"Kyu, kau sedang apa hah? Cepat gendong Donghae keluar!"

Kyuhyun yang dari tadi hanya berdiri di samping Sungmin, langsung ditarik oleh namja martial arts tersebut untuk berjongkok membelakangi Donghae. Sungmin membantu menata posisi nyaman Donghae di punggung Kyuhyun agar dapat digendong dengan benar, dengan tetap berselimutkan tirai.

Kyuhyun tampak bersusah payah menggendong Donghae. Meski tinggi badannya tak lebih tinggi dari Kyuhyun, tapi namja ikan ini ternyata berat juga. Sementara Eunhyuk, ia yang sudah memakai jaket Sungmin, dengan susah payah berjalan tertatih mengikuti mereka. Sungmin memapah Eunhyuk sambil membawakan semua barang-barang pasangan rusuh yang tadi berserakan di ruang club dance.

"Cih, kau berhutang banyak padaku, ikan!" gerutu Kyuhyun.

.

######## Sory Sory Mianhe #######

.

Eunhyuk masih memejamkan matanya ketika badannya mengeliat pelan di balik selimut hangatnya. Ia membuka matanya perlahan, menyandarkan punggungnya di kepala ranjang, lalu merentangkan kedua tangannya selebar mungkin. Ia menatap sebuah jam dinding berbentuk monyet yang terpasang tepat di atas pintu kamarnya.

"Jam 9. Rupanya aku cukup lama tidur. Ish, aku harus segera mengunjunginya,"

Eunhyuk bermonolog ria sambil menggerakkan-gerakkan badannya yang terasa kaku. Setelah dirasa cukup, ia menyibak selimutnya dan mulai berjalan perlahan menuju kamar mandi.

"Aish. Bengkaknya sih sudah berkurang tapi kenapa sakitnya masih agak terasa." gumam Eunhyuk sambil terus menyeret kakinya itu sampai menghilang di balik pintu kamar mandi.

Semalam, Eunhyuk, Sungmin, dan Kyuhyun membawa Donghae ke rumah sakit dengan menaiki taxi. Donghae langsung mendapat perawatan pertama dari petugas medis di rumah sakit. Sungmin juga meminta tolong kepada petugas medis untuk memeriksa kondisi kaki Eunhyuk yang kelihatan semakin tidak baik. Eunhyuk hanya diberi suntikan untuk meredakan bengkak di kakinya dan obat untuk mengurangi rasa nyerinya.

Sementara Donghae, setelah diperiksa oleh dokter, ia sudah sempat sadarkan diri dan dipindahkan ke ruang perawatan. Kondisinya yang masih lemah mengharuskan dia harus di rawat di rumah sakit selama beberapa hari.

Eunhyuk yang diperbolehkan pulang bersikeras untuk menunggui Donghae malam ini. Ia mengabaikan ajakan Sungmin dan Kyuhyun untuk segera pulang, karena pasti orangtua mereka sedang mengkhawatirkan mereka yang tak kunjung pulang saat ini. Lagipula, di rumah sakit Donghae pasti akan dijaga dan dirawat baik-baik oleh para petugas medis.

Kyuhyun yang tak mau ambil pusing dengan masalah ini memilih pulang duluan, meninggalkan Sungmin dan Eunhyuk yang masih ribut di dalam kamar rawat Donghae. Eunhyuk tak mempedulikan segala bujuk rayu Sungmin. Pokoknya, ia ingin berada di samping Donghae di saat dia membutuhkannya.

Tiba-tiba tangan Donghae bergerak pelan menggenggam tangan Eunhyuk yang ada di samping tempat tidurnya. Eunhyuk tersentak merasakan sentuhan di tangannya. Ia memandang Donghae yang sedang menatapnya lemah sambil memaksakan senyum angelicnya.

"Gwenchana, Hyukkie-ah. Pulanglah. Kau bisa kembali ke sini lagi besok,"

"Tapi Hae, aku…"

"Aku tak mau kau ikut sakit, Hyukkie. Kau harus pulang ne?"

Akhirnya dengan sangat sangat berat hati, Eunhyuk mau juga pulang ke rumah bersama Sungmin, meninggalkan Donghae yang kembali terlelap.

Saat ini, Eunhyuk sedang menatap dirinya yang terpantul di cermin. Ia mengulas gummy smilenya memandangi tubuhnya yang sudah terbalut sempurna dengan celana jeans dan kemeja kotak-kotaknya.

"You looks so handsome, Eunhyuk-ah,"

Setelah selesai dengan acara mengagumi dirinya sendiri, Eunhyuk membuka lemari bajunya, mengambil jaket hangatnya, dan segera memakainya. Ia segera bergegas berjalan keluar. Eunhyuk sudah tidak sabar bertemu dengan namjachingunya yang mungkin saat ini sedang menunggu kedatangannya.

.

.

.

"EHEM!"

Sebuah deheman keras itu berhasil membuat seorang namja dan yeoja menolehkan kepalanya secara bersamaan ke sumber suara itu. Namja itu memasang senyum childishnya ke arah sumber suara, sementara yeoja tersebut segera menyelesaikan pekerjaannya. Yeoja tersebut bergegas meninggalkan ruangan dengan sebelumnya tersenyum canggung saat melewati pemilik deheman tadi. Yang tentu saja, semua itu dihiraukan oleh pemilik deheman itu.

Hening.

Hening.

Hingga tiba-tiba sebuah tas belanja berisi buah-buahan mendarat dengan sangat keras di wajah tampan seseorang yang masih memasang childish smilenya ditambah puppy eyesnya dari tadi.

"KENAPA KEMARIN KAU TAK MATI SAJA, LEE DONGHAE IDIOT!"

.

.

#### TBC ###

Pasti udah pada tau kan teriakan membahana milik siapa itu? #plakk

Ommo! Apa yang terjadi?

Apa yang barusan dilakukan Donghae?

Gomawo, Jeongmal gomawo.,,

Terima kasih bnyk bwt yg udh review, fav, n follow Sory Sory Mianhe(SSM). Yaahh, walaupun yang ninggalin jejak gak sebanyak ff saya yang sebelumnya tapi seneng jg masih ada yg mau menghargai ff kacangan saya ini…XD

Mianhe,,

Rasanya ceritanya jadi makin gaje. Chap ini juga udah pendek, Haehyuk momentnya sangat sangat kurang banget pula. Kacau badai, mengecewakanlah lah pokoknya.

Mau minta kritik dan saran dari readers sekalian ajah deh, bagusnya gmn?

O iya, chapter depan rencana mau saya naikin rated nya (T to M), menurut kalian gmn? setuju dinaikin ato biarkan aman di rate T aja?

Ditunggu reviewnya ya,,,^^

Balasan review chapter 1

Jiaehaehyuk 3/13/13 . chapter 1

Tenang, hae baik2 aj kog.., nyiksa hae = nyiksa hyuk..,author ga tega, kkkk #plakk

Mianhe, lg gak ad inspirasi buat moment haehyuk yg bagus sih, apalg d chap 2 ni,, malah cenderung ke kyumin..,

ditunggu d chap depan aja ne most haehyuk moment nya..,

gomawo udh baca n review chingu^^

Hyukkie'sJewels 3/12/13 . chapter 1

Kalo Hyukk mesum, trus Hae apa dong? King of mesum? #plakk hehhee..

Hae lg galau membahana jd gak peduli tuh kalo lg ujan-ujanan.., udah gitu, begitu ketemu Hyuk lgsung napsong sih, gk nyadar kn kalo dah nutup pintu…
bener juga,. The power of love Haehyuk.., XD :)
Udh dlanjut nih,, gomawo reviewnya^^

casanova indah 3/11/13 . chapter 1

gomawo chingu..,ni udh dlanjut..

Lee Ah Ra 3/11/13 . chapter 1

Nih, udh lanjut. Gomawo udh baca n review chingu^^

nurul. 3/11/13 . chapter 1

aigoo, author dsuruh tanggung jawab. Kajja, hyuk ppa author pijitin. #bawa hyuk masuk kamar berdua kkkk #plakk

kalo hae yg bikin hyuk gak bisa jalan gmn nih, chingu? Kkkk #yadong mode on #plakk

nih dah lanjut. Gomawo udh baca n review^^

Arit291 3/10/13 . chapter 1

Wahh, kok tau sih. Author bkinnya terinspirasi dari bbf juga hloh..,
iy nih, Hyukkie kasian *pukpukpuk…

Gomawo udh baca n review chingu^^

Asha lightyagamikun 3/10/13 . chapter 1

Ga ppa dikira mesum. Emang dr sono nya udh mesum kok, kkkk # plakk.

Hmm, chingu bacanya ngebut ya? kan udh ada tuh ktrgan soal cell phonenya Hyuk gmn.., dbaca ulang ne? hhehe…

Ne, gomawo udh fav, udh baca n review jg, chingu ^^

pumpkinsparkyumin 3/10/13 . chapter 1

gara2 tbc, saya malah bingung nih mw nglanjutinnya gmn chingu..hehhehe
wkkk, stuju! Harusnya emang hae aja tuh yg ngrape2 hyuk…#plakk

Hae udh sembuh tuh, kelewatan sembuh malahan..,hehhhee

Udh lanjut nih. Gomawo udh baca n review chingu^^

yohhanna 3/10/13 . chapter 1

koreksi: hypothermia,,XD

yg bisa hyuk lakuin cm mghangatkan tubuh hae aja chingu.., malaikat penyelamatnya udah ada tuh, kyumin..hehhehe

gomawo udh baca n review ne^^

Cho Kyura 3/10/13 . chapter 1

Hahaha…, iya ya lebih ke Eunhae.. #baru nyadar

Biarin deh, mereka kn emang couple yg sering ketuker-tuker..kkkk #plakk
udh lanjut nih. Gomawo udh baca n review chingu^^

haehyuklee 3/10/13 . chapter 1

sweet ya? kirain malah gaje..hhehe

Ne ini udh lnjut. Mian gk bs update kilat.,

Gomawo udh baca n review chingu^^

dekdes 3/10/13 . chapter 1

hhahaaaa...hidup yadong! #plakk

sbenernya gak bisa bikin angst gak bakat bikin yadong, tp seneng deh kalo chingu ternyata suka.

Gomawo udh baca n review ne^^

Rain Drop Lover 3/10/13 . chapter 1

Semangat jg buat km, chingu.

Ne ini udh lnjut. Gomawo udh baca n review ne^^

SSungMine 3/10/13 . chapter 1

HaeHyuk emang bikin gemes ih..,
Ne ini udh lnjut. Gomawo udh baca n review chingu^^

Anonymouss 3/10/13 . chapter 1

Udah dipeluk kok chingu..,

biar lebih anget mending kita peluk abang hae brg2 aj yok,, kkkk #plakk

Hypothermia itu turunnya suhu tubuh dari batas normal. Sama kayak demam sih, cm kalo demam tuh tubuhnya teraba panas tapi kalo hyportemia tubuhnya dingin bgt, bahayanya kalo udh sampe hilang kesadaran. Biasanya sih ini gara2 terlalu lama kena udara dingin yg ekstrim.

Nih, udah lanjut. Tenang, Hae gak mati kok. Udah sembuh malahan, tuh kelewat sembuh. Kkkk

Gomawo udh baca n review chingu^^

myfishychovy 3/10/13 . chapter 1

NC yah? Kalo banyak yang setuju, rencana sih chapter depan chingu.., dtunggu yah,.

Ne ini udh lnjut. Mian gk bs update kilat.,

Gomawo udh baca n review chingu^^

*** SEE YAA….THANKYU N I LOVE U ALL…MUAAHH^^ ***