Disclaimer: Kubo Tite
Author: Kurosaki Usawari
Chara: Grimmjow Jegaerjaques, Ulquiorra Schiffer, Sousuke Aizen, Kurosaki Ichigo, Inoue Orihime, Kuchiki Rukia, Hitsugaya Toushirou, etc.
Warning: (hampir) Tidak mengandung OOC dan ke-gaje-an.
Previous Chapter
"Kamu kan sudah punya kakak yang baik."
"Iya tapi..." ucapan Ulquiorra terpotong karena Aizen memanggil mereka berdua.
"GRIMMJOW! ULQUIORRA! Kemari!"
TALE OF POOR BROTHERS
Chapter #2
~GO..!~
"Ada apa, tuan Sousuke?" tanya Ulquiorra.
"Aduuuh, sudah, jangan memanggil saya dengan nama yang tidak enak saya dengar... Panggil kak Aizen saja," Aizen malah sibuk berbasa basi.
"Ii, iya, kak Aizen," kata Grimmjow setengah bingung.
"Nah, malam ini, saya akan mengajari kalian cara membuka Garganta."
"Eh... Asyiik!" Grimmjow dan Ulquiorra senang, tapi cara mereka berekspresi sangat berbeda. Ulquiorra tersenyum saja, sedangkan Grimmjow loncat loncat kayak anak Kindergarten...
"Nah, begini caranya," Aizen membuat garis hitam tebal di udara.
SRETT
Garganta terbuka.
"Kalau menutupnya, begini," Aizen menutupnya dengan membuat garis putih tebal di pertengahan Garganta secara mendatar.
Grimmjow dan Ulquiorra kagum, dan langsung mempraktekkannya. Sekali, dua kali, beberapa kali tidak muncul juga. Pada garis ketiga belas, kakak beradik itu berhasil juga.
"Apa kita harus membuat 13 kali garis untuk membuka dan menutup Garganta, kak Aizen? Capek nih," keluh Grimmjow sambil meredam panasnya membuat garis di kaus hijaunya. Sedangkan Ulquiorra mengangin anginkan tangannya. Dia sayang dengan jaket abu abunya. Jaket itu pemberian Karin, seorang Arrancar perempuan berambut panjang yang merupakan salah satu dari sedikit yang menganggap Ulquiorra baik.
"HAH?" Grimmjow berteriak lagi melihat kaus kesayangannya, gosong karena tangannya. "Se, separah itukah..." tangannya gemetar.
"Ya, itulah resikonya. Jadi jangan sering pulang kesini. Waktu libur panjang saja," kata Aizen menasihati.
"Kak Aizen," panggil Tia Harribel dari belakang. Dia Espada ke tiga, yang artinya dia salah satu dari pasukan Aizen yang masuk 10 besar Arrancar terkuat. Tia memakai blus hitam.
"Barang barang mereka sudah kusiapkan," lanjut Tia sambil memberikan 2 koper besar berwarna putih kepada Ulquiorra dan Grimmjow.
"Oh, terima kasih," Ulquiorra mendahului berterima kasih sebelum Grimmjow sambil tersenyum ramah. Biasanya kalau ada yang membantu, Grimmjow yang bicara duluan, jadi dia agak kaget dengan kejadian itu. Namun di hatinya dia berkata, "Syukurlah Ulquiorra. Kamu sudah berubah walau hanya sedikit." Kemudian mereka berdua melangkah dengan hati ceria menemui masa depan walaupun tidak pasti...
~To Be Continued~
