®KyuMinHyuk1019

Present

.

.

Ego

Author : KyuMinHyuk1019

Main cast :

Lee Minhyuk

Yook Sung Jae

Other cast : all member BtoB dan beberapa tambahan lainnya

Rating : T (untuk sementara)

Genre : Romance, Hurt/Comfort

Summary : Lee Minhyuk, sosok yang sangat membenci ayahnya terpaksa menerima perjodohannya dengan seorang guru baru berparas tampan namun dingin di Sekolahnya. Akankah keberuntungan berpihak padanya? /Yaoi/AU/author newbie/OOC/

Disclaimer : BtoB punya Cube Entertainment, punya melody, punya orang tua masing-masing. Author hanya meminjam mereka sebagai cast dan ff ini murni punya saya. Meskipun saya berharap kalo mereka juga jadi milik saya/plakk/

Warning : Yaoi, AU, OOC, typo(s)

Part 2 of ?

"Chang Sub hyung, daripada kau duduk-duduk disitu lebih baik kau membantuku mengerjakan ini" ucap seorang namja manis, pada seorang namja berpipi sedikit chubby yang sedang bersantai di bangku pinggir lapangan sekolah sambil menyesap minuman kaleng yang dibelinya lima menit yang lalu.

"nanti saja Minhyuk~ah, aku sedang lelah. Kau tidak tahu bagaimana perjuanganku mendapatkan minuman ini" ucap Chang Sub sambil menggoyang-goyangkan kaleng minuman berkarbonasi di genggamannya. Sedangkan Mihyuk –sang namja manis- mendengus kesal melihat kelakuan teman yang sudah dianggapnya 'hyung' itu.

"Cih, seperti itu kau bilang perjuangan!" ucap Minhyuk sambil terus menggesekkan tongkat yang ada di genggamannya.

"ini hanya tinggal satu tau" ucap Chang Sub tak terima "sudah bersihkan saja, yang sebelah sana juga. Nanti kubantu setelah minuman ini habis" sambung Chang Sub sambil menunjuk daun-daun kering yang masih berhamburan di lapangan outdoor sekolah. Hm…. Sepertinya hukuman yang dimaksud Kang Seongsaenim tadi pagi, membersihkan Lapangan sekolah.

"Aish…. Hyung~ tega sekali kau padaku. Itu kan cuma minuman, kenapa lebih memilihnya ketimbang aku? Heuh…. Tidak bisa dipercaya!" ucap Minhyuk sambil melangkah mendekati Chang Sub dan menyenderkan dirinya di bahu orang yang sudah dianggapnya 'hyung' itu, mencoba menghilangkan penat sejenak.

"sudahlah istirahat saja. Nanti lanjutkan lagi hukumannya"

"oke, aku akan tidur, tapi jangan sekali-kali kau meninggalkanku seperti Eunkwang hyung, Hyunsik dan Peniel"

"baiklah"

Sementara di balik jendela kelas lantai tiga, seorang namja mengepalkan tangannya mencoba meredam emosi melihat kedekatan dua sahabat itu.


Teng…. Teng…. Teng….

Bel pulang mengintrupsi kegiatan belajar-mengajar atau mungkin bisa dikatakan menginterupsi kegiatan –mari-membersihkan-lapangan-outdoor- oleh Minhyuk dan Chang Sub, mengingat mereka berdua baru saja membersihkan lapangan yang luasnya minta ampun itu.

"kau, laporan saja pada Kang Seongsaeng, biar aku yang mengambil tas kita. Nanti bertemu di parkiran saja" ucap Chang Sub yang diberi anggukan setuju Minhyuk. Mereka berdua pun berpencar, Minhyuk menuju ruang guru, sedang Chang Sub berjalan menuju kelas.

Tak sampai lima menit, Minhyuk sudah berada di depan ruang rapat guru untuk menemui Kang Seongsaeng, dia selalu hafal dimana saja sang guru BP itu sepulang sekolah. Bagaimana tidak? Dia kan sudah amat sangat sering dihukum oleh Pak Tua bermarga Kang itu. Ruang luas, yang biasanya digunakan para Seongsaenim untuk berkumpul sekedar untuk mengobrol dan merapatkan sesuatu itu tampak sepi. Diedarkan lagi pandangannya, hanya ada Lee Seongsaeng dan Yook Seongsaeng yang sibuk dengan aktivitas masing-masing. Diputuskannya untuk memanggil Lee Seongsaeng, entah mengapa dia sedikit agak takut dengan guru baru itu.

"Ehm…. Lee Seongsaeng" yang dipanggil pun menoleh, sementara Yook Seongsaeng hanya melirik keduanya dan melanjutkan lagi aktivitasnya.

"Lee Minhyuk, mencari Kang Seongsaeng?" Tanya seongsaeng berwajah tua itu ramah, sementara Minhyuk hanya menganggukan kepalanya.

"Kang Seongsaeng sedang ada urusan diluar, beliau bilang jika kau sudah menyelesaikan hukumanmu, kau boleh pulang" sambung Lee Seongsaeng

"Ehm…. Ne Seongsaeng. Kamsahamnida"

Minhyuk pun meninggalkan tempat itu dan menuju parkiran dimana Chang Sub menunggunya. Tak lama setelah itu kedua Seongsaeng yang tadinya berada di ruangan itu pun pulang dengan didahului Lee Seongsaeng yang kemudian disusul Yook Seongsaeng.


"oppa sudah pulang?" Tanya seorang yeoja pada Minhyuk seolah menyadarkan Minhyuk dari lamunannya

"berhenti bersikap sok manis padaku Gayoon-ssi. Jangan kira aku tak tahu sikapmu selama ada diluar rumah"

"apa maksudmu oppa?"

"hah… yeoja sepertimu memang sangat memuakkan. Dan satu lagi, jangan pernah memanggilku oppa. Aku bukan Oppamu"

"hah… Lee Minhyuk kau menantangku rupanya"

"kau pikir aku takut padamu, Tidak. Aku tau rencana busukmu dengan eommamu itu"

"Kau!"

"sudahlah…. Aku malas berbicara dengan orang sepertimu" Minhyuk tersenyum meremehkan dan beranjak pergi menuju kamarnya. Meninggalkan Gayoon yang mengepalkan tangannya menahan amarah.

Jika boleh jujur, Minhyuk sudah sangat muak dengan dua yeoja yang kini menghinggapi rumahnya itu. Dua yeoja yang semakin memperumit hidupnya, dan kebenciannya semakin menjadi-jadi sejak setahun yang lalu….

Flashback on….

"hahaha…. Appa bisa saja"

"iya, kau benar-benar yeoppo Gayoon~ah. Persis seperti eommamu"

Samar-samar Minhyuk bisa mendengar Appanya berbicara atau lebih tepatnya bercanda dengan Kim Hyuna dan seorang yeoja yang sekarang sedang memunggunginya. 'Heuh…. Calon keluarga bahagia' dengusnya.

"eh? Minhyuk~ah" ucap Kim Hyuna –sok- akrab

"ada apa memanggilku?" tanyanya to the point pada dua orang dihadapannya dan seorang yang memunggunginya.

"Minhyuk~ah kenalkan dia Kim Gayoon putri Kim Hyuna, dongsaengmu" ucap sang Appa sambil tersenyum sumringah, sementara yang dikenalkan membalikkan badannya

"Annyeong Oppa~ Kim Gayoon imida" ucap yeoja yang sedari tadi memunggunginya

"dongsaeng? Seingatku aku tak memiliki dongsaeng" ucap Minhyuk yang sukses membuat rahang ketiga orang didepannya mengeras.

"tapi sebentar lagi kami akan menjadi salah satu bagian keluarga ini" ucap Kim Hyuna tersenyum memaksakan

"hah…. Omong kosong macam apa itu?!" ucap Minyuk sambil mendengus kesal

PLAKK….

"Jaga bicaramu Lee Minhyuk!" bentak Tn. Lee murka

"heuh…. Tega-teganya kau mencurangi eommaku demi wanita jalang itu" dengus Minhyuk menahan emosi

PLAKK…. Lagi. Tn. Lee membubuhkan cap tangannya di pipi mulus Minhyuk

"EOMMAMU SUDAH MATI LEE MINHYUK!" bentak Tn. Lee. Sukses membuat darah Minhyuk mendidih.

"TIDAK, EOMMAKU MASIH HIDUP. KAU-" Minhyuk melayangkan tangannya hendak menodai pipi tirus milik sang appa. Namun,diturunkan kembali tangannya mengingat status namja tua itu sebagai appanya. Dan dengan menahan kekesalannya, Minhyuk meninggalkan ruang keluarga.

Sayup-sayup dia mendengar appanya berkata "DENGAN ATAU TANPA PERSETUJUANMU, BESOK AKU AKAN MENIKAHI KIM HYUNA"

Flashback off….

Dan sekarang, keadaan belum berubah. Dia masih belum bisa melepaskan eommanya dari kungkungan Mr. Lee, Appa kandungnya. Setidaknya demi eommanya lah yang membuatnya betah di mansion mewah itu.

.

.

Minhyuk memasuki kamar yang sudah ditempainya lebih dari tujuh belas tahun itu. Lelah. Itu yang dirasakannya. Minhyuk menuju sebuah kamar kecil yang digunakan untuk membersihkan tubuh, dan lima belas menit kemudian tubuh yang tadinya sedikit lusuh itu menjadi segar. Namun, baru saja dia beranjak tidur pintu kamarnya terbuka….

Huft…. Lagi-lagi Minhyuk hanya menghela nafas saat diketahuinya seorang yeoja berparas cantik menempel erat pada Appanya. Yeoja yang bila ditaksir umurnya masih berkepala tiga itu mengenakan gaun yang boleh dibilang terlalu minim untuk yeoja seusianya.

"Minhyuk~ah" panggil sang Appa

"…." Minhyuk tak menjawab, hanya diam dan mendudukkan dirinya yang saat itu sedang berbaring

"Gayoon bilang kau-"

"dia pasti bilang kalau aku mengatainya lagi kan?" potong Minhyuk dengan nada malas

"kalau kau tahu. Kenapa kau masih mengatainya? Kau tau dia tadi menangis sampai pingsan. Kau itu Oppanya!"

"….."

"…."

"tidak ada lagikah yang dikatakan putri kesayanganmu itu?" Tanya Minhyuk sinis

"Kau-"

"sudahlah Appa~ Eomma yakin Minhyuk tidak sengaja mengatai putri kita. Lagipula Gayoon pasti sudah memaafkan Minhyuk" ucap Hyuna yang dibalas dencihan dari Minhyuk

"Minhyuk~ah!" bentak Appa Minhyuk sambil melayangkan tangannya, hendak memberi cap tangan di pipi mulus putranya itu

"sudahlah Appa~"

"ingat, jika bukan karena Hyuna membelamu kau pasti sudah-"

"sudahlah Appa kajja~"

Dan dengan demikian kedua orang itu meninggalkan kamar Minhyuk, namun beberapa langkah kemudian Appa Minhyuk menoleh "Dan satu lagi, besok malam jangan keluyuran, calon tunanganmu akan berkunjung ke rumah kita"

Setelah memastikan kedua orang itu menghilang dari pandangannya, Minhyuk melangkahkan kakinya menuju pintu kamar miliknya di lantai dua mansion mewah itu mengunci kamar miliknya dan melangkah merebahkan dirinya di ranjang queen size miliknya sambil bergumam "heuh…. Menyebalkan"


SKIP TIME

Keesokkan harinya….

Bulan mulai menerangi indahnya malam, menggantikan matahari yang telah lelah menyinari bumi. Minhyuk memasuki rumahnya dengan langkah gontai, dia lelah. Bukan, bukan karena hukuman Kang Seongsaenim, baginya hukuman Kang Seongsaeng sudah menjadi makanan pokoknya sehari-hari. Sesuatu menyita pikirannya. Pertunangan.

"kenapa baru pulang sekarang?" ucap Mr. Lee yang sedang duduk santai di sofa, menurunkan majalah yang dibacanya saat menyadari Minhyuk berdiri tak jauh darinya

"…." Bukannya menjawab, Minhyuk malah tetap melangkahkan kaki menuju kamar miliknya

"bukankah aku sudah bilang, kau harus pulang saat jam sekolah sudah berakhir. Kau telat tiga jam" menghiraukan sikap Minhyuk, Mr Lee tetap menyampaikan unek-uneknya

"bukankah ini lebih baik daripada aku sama sekali tak pulang" jawab Minhyuk tanpa menghentikan langkahnya

"sudahlah. Kau selalu jago membuat moodku jelek. Bersiaplah. Setengah jam lagi calon tunanganmu datang" perintah Mr Lee

Sementara Minhyuk hanya menghela nafas. Satu pertanyaan yang terus menghantui pikirannya 'jika yeoja itu anak kesayangannya, kenapa bukan dia saja yang dijodohkan?'

.

.

.

.

Ting…. Tong….

Bunyi bel menggema di mansion mewah milik keluarga Lee, menandakan adanya seseorang dibalik pintu yang berniat berkunjung.

"Gayoon~ah bukakan pintunya" ucap Hyuna yang saat itu tengah menyiapkan makan malam

"ne eomma" yeoja bergaun merah marun itu pun berjalan menuju daun pintu dan mulai membukanya

Cklek….

"Annyeo-" belum sempat Gayoon menyapa sang tuan rumah –Mr Lee- sudah lebih dahulu memotong sapaan anak kesayangannya itu

"ah…. Presdir Yook~ silahkan masuk ^^" ucap Mr Lee sambil merangkul namja paruh baya yang datang bersama isteri dan anak tunggalnya itu. Meninggalkan Gayoon yang terbengong didepan pintu

"ah….. yeobo~ kemarilah! Tamu kita sudah datang" ucap Mr Lee lagi "Gayoon~ah panggil oppamu" sambungnya

Gayoon tersentak dari lamunannya, "ne, Appa" ucapnya semanis mungkin

.

.

.

.

"mana oppamu?" Tanya Hyuna saat Gayoon berjalan kearahnya

"tuh" tunjuk Gayoon saat Minhyuk melangkah menuruni anak tangga

"ah…. Mr. Yook kenalkan ini Hyuna isteriku, Gayoon putri kami dan itu Minhyuk putra kami" ucap Mr. Lee sambil tersenyum lebar

"Annyeong~" sapa Hyuna dan Gayoon sambil tersenyum lebar, sedangkan Minhyuk hanya membungkukkan punggungnya

"kenalkan ini Yook Jiyoon isteriku dan Yook Sung Jae putra kami" ucap Mr Yook sambil tersenyum simpul

Mendengar nama itu membuat Minhyuk menengadahkan wajahnya dan kedua matanya membulat saat mengetahui sosok itu….

.

.

.

.

.

"Y-Yook Seongsaeng"

.

.

.

.

.

To Be Continue (TBC)

.

.

.

sebelumnya saya mau minta maaf karena luammaaa banget apdet epep ini /deepbow/

jujur saya seneng banget ada yang mau respon ^^

hehe...

jadi sekarang saya mau bales ripiu dulu ne?..

.

.

SmiLeND : Haha... Minhyuk emang unyu banget...

ini uda lanjut mianhae lama ne? gomawo ripiu nya ^^

lee sungtae : Whuaa... Melody juga ya?

rencananya saya mau bikin, cuma rahasia ah... ditunggu aja hehe...

ini uda lanjut gomawo ripiunya ^^ mianhae lama /bow/

aoora : gomawo ripiunya ^^ mianhae lama /bow/

Cho hyuka : ini uda dilanjut...

gomawo ripiunya mianhae apdetnya lama /bow/

Lee yoo ri chae : gomawo ^^

ini uda apdet mianhae lama /bow/

gomawo ripiu nya ^^

CassieMelody : hehe... gomawo ripiunya...

ini uda dilanjut, mianhae lama ne? /bow/

Anggun : gomawo ripiunya ^^

eh? lucu? gomawo ne ^^

ini uda lanjut, mianhae lama /bow/

makasih buat readerdeul semua yang sudah mau berkenan membaca fic GaJe punya saya

sebenarnya epep ini udah selese dari kemaren, cuma karena komputernya gantian sama kakak saya jadi terpaksa di pending dulu...

mianhae ne... /deepbow/

.

.
Gamsahae ^^

.

.

Wanna Review (again)?
.

.

.

Sign,

.

.

.

.

KyuMinHyuk1019