Kekkaishi : Yoshimori Naruto

Disclaimer : I don't own anything from naruto manga. But this fic is mine

Rate : K

Pair : Naruto x Sakura

Warning : Typo, alur berantakan, OC, OOC.

Summary : Kekkaishi bertugas menjaga tanah yang memiliki kekuatan spirutual yang tinggi yang dapat meningkatakan kekuatan para ayakashi. Kini Naruto salah satu dari Kekkaishi bertugas menjaganya, apakah Naruto dapat melakukannya?

Chapter 2

Ke esokan harinya

"Hoooii...Naruto" teriak seorang kakek membuka pintu suatu ruangan.

"Diamlah kakek apa kau tidak tau kalau aku sedang latihan konsentrasi" ucap Naruto yang sedang berada dalam kekkai dan diatas kekkai ada sebuah ember berisi air

"Iya...iya aku tau tapi aku hanya mau tanya" ucap Jiraya

"Hmmm...tanya apa" Tanya balik Naruto pada Jiraiya

"Apa tadi malam kau berhasil menbunuh ayakashi" Tanya Jiraiya

"Iya, memang kenapa?" Tanya Naruto

"Apakah ayakashi itu hebat?...apa kah ayakashi itu kuat dan besar" Tanya Jiraiya

"Tentu saja aku ini kan hebat" Ucap sombong Naruto. "hehehe...padahal ayakashi tadi malam sangat lemah dan kecil" Batin Naruto

"Bagus lah kalau begitu, aku merasa lega kalau kau sudah menjadi kuat" ucap Jiraiya. "Oh...iya kalau begitu mari kita makan" sambung Jiraiya

"Baiklah...KAI" Ucap Naruto sambil menghilangkan kekkainya, tapi dia lupa kalau dia menaruh ember diatas kekkainya. Dan saat kekkainya menghilang emberitu langsung jatuh dan menimpa Naruto dan airnya menguyurnya

"Dasar ceroboh...apa yang kau lakukan" teriak Jiraiya yang memarahi kecerobohan cucunya itu

"Maafkan aku namanya juga lupa" ucap Naruta sambil memegang kepalanya yang sakit tertimpa ember.

"Aku ragu kalau dia sudah menjadi semakin kuat" batin Jiraiya yang ragu pada Naruto

SKIP

Terlihat ada empat orang laki-laki yang sedang makan, mereka adalah minato, naruto, jiraiya, boruto. [Minato sumimura ayah dari Menma, Naruto, Boruto dia bukan seorang kekkaishi. Dia sangat menyayangi dan memanjakan anak-anaknya. Ia berbakat menjadi juru masak]

[Boruto adik dari Naruto pewaris generasi 23 tapi kekuatannya tidak sebesar Naruto. Sangat padai. Bisa membaca tulisan-tulisan cara menggunakan kekkai. Menganggap Naruto kakak yang hebat]

"Kakak kau tidak seperti biasanya" ucap Boruto yang melihat naruto dengan herannya

"Memang apa yang berubah" tanya Naruto sambil memasukan makanannya kedalam mulut.

"Biasanya kakak makan dengan lahap dan belepotan kemana-mana" tanya Boruto yang melihat perubahan Naruto.

"Hari ini aku sedang malas dan sedikit tidak nabsu makan" ucap Naruto dengan nada malas

"Memang ada apa?...apa masakan ayah tidak tidak enak" sambung Minato sambul menatap naruto.

"tidak ayah masakanmu selalu enak, ya hanya saja sedang malas saja" ucap Naruto sambil berdiri dan berjalan pergi. Tapi saat dia berjalan lima langkah dia berhenti.

"Apakah aku bisa" batin Naruto yang sedang memikirkan sesuatu. Tapi setelah itu Naruto melanjutkan berjalan meningalkan keluarganya yang sedang makan.

"Apa yang dipikirkan bocah itu" batin Jiraiya yang melihat keanehan pada Naruto.

SKIP MALAM HARINYA

"Hoooi...Kyubi apa kau merasa adanya ayakashi" tanya Naruto pada Kyubi

Kyubi yang ditanya menoleh dan menjawab " Tidak aku tidak merasakan apa-apa" ucap Kyubi sambil mengendus ala anjing pelacak.

"Baguslah kalau begitu...aku akan tidur dulu kalau ada ayakashi bangunkan saja aku" ucap Naruto sambil memposisikan tubuhnya untuk tidur.

"Dasar bodoh...nanti kalau ada ayakashi bagaimana?" ucap Kyubi kesal akan tindakan Naruto

"Ya tingal bangunkan aku saja" ucap Naruto

Z

Z

Z

"Dasar bocah ini belum ada dua puluh detik dia sudah tertidur" batin Kyubi. Tiba-tiba Kyubi mencium kehadiran ayakashi. "Hoi bocah,,,bangun ada ayakashi yang datang" ucap Kyubi sambil membangunkan Naruto. Naruto langsung bangun dan langsung berlari. "Hoi bocah kau mau kemana?" tanya Kyubi. "sudah jelaskan mengejar ayakashi" jawab Naruto. "Ayakashi nya ada disebelah sana" ucap Kyubi sambil menunjuk ke arah halaman.

DUUUAARRR

Tiba-tiba terdengar suara ledakan di arah yang ditunjuk Kyubi. Narutopun langsung berlari dan diikuti Kyubi. Saat telah sampai disana terlihat ada beberapa potongan tubuh ayakashi. Ayakashi tersebut terlihat seperti manusia tapi bersisik berwarna hijau. Sangat menjijikan karena anggota tubuhnya terpisan antara satu dengan yang lain.

"Kalian terlalu lamban" terdengar suara seseorang dari arah belakang mereka (Naruto dan Kyubi). Dan terlihat disana berdirinya bocah berambut seperti pantat ayam yang memakai baju berwarna ungu dan mekai dalaman seperti jaring-jaring, terdapat perban di kedua tangannya. Bocah itu berjalan mendekati Naruto dan Kyubi sambil memegang kepala ayakashi yang telah dibunuh nya

" siapa kau?" tanya Naruto pada bocah itu.

"Namaku Ssuke" ucap bocah itu yang diketahui Sasuke.

Setelah mengenalkan diri Sasuke melempar kepala ayakashi itu ke atas kemudian Sasuke mengengam tangannya dan kemudian berasap berubah menjadi sebuah cakar berwarna hitam ada garis-garin putihnya. Lalu diayunkan kepala yang dilemparnya dan yang terjadi kepala itu langsung tercabik dan terpisah satu sama lain.

[Sasuke gen/Gen Sasuke bocah berumur 14 tahun dia adalah Ayakashi majiri atau manusia yang bisa berubah menjadi ayakashi berbentuk hewan atau apa lah]

"Siapa sebenarnya dirimu, apa kau juga ayakashi" tanya Naruto sambil memasang kuda-kuda.

"Ya benar aku adalah ayakashi tapi aku juga manusia" ucap Sasuke sambil merubah tangannya menjadi wujud semula (menjadi tangan manusia maksudnya)

"Cih... siapa sebenarnya dia" batin Naruto.

Kemudian Sasuke berjalan pergi meninggalkan Naruto. "Hei tunggu kau belum menjawab siapa sebenarnya dirimu" teriak Naruto kemudin membuat kekkai untuk menghalangi Sasuke agar tidak pergi.

"Sudah ku bilang kan kalau aku adalah Sasuke dan aku ditugaskan kesini oleh kakakmu, jadi sekarang buka kekkaimu atau akan kuhancurkan" ucap Sasuke sombong.

"Jangan harap kalau kau belum menjawabnya" ucap Naruto

Kemudian tangan Sasuke berubah menjadi cakar dan mencakar kekkai Naruto dan tercipta bekas cakaran yang lumayan besar. Dan akhirnya kekkai Naruto menghilang dan berhasil membuat Naruto dan Kyubi terkejut.

"Ooo...jadi ini sebabnya aku ditugaskan kesini oleh kakakmu karena kau... lemah" ucap Sasuke berputar menghadap Naruto.

Naruto yang kesal dengan tindakan Sasuke yang berhasil menghancurkan kekkainya. Kemudian Naruto membuat kekkai berlapis lima tapi hancur karena sekali cakar dari Sasuke.

"Cih..." Naruto mendecih sambil menatap Sasuke.

"Kita akan bertemu lagi" ucap Sasuke dingin

Kemudian Sasuke melompat ke salah satu pohon dan terus melompat dari satu pohon ke pohon yang lain.

"Cih...kuat sekali dia

SKIP

Kesokan harinya Naruto bangun siang karena hari libur jadi dia sedikit santai. Kemudian Naruto berjalan ke kamar mandi untuk mencucu mukanya. Setelah itu Naruto bejalan keruang keluarga dan sampai disana wajahnya menjadi murung setelah melihat. Seorang laki-laki berrambut merah, memakai kimono berwarna hitam. "ohayo Naruto" ucap laki-laki itu menyapa Naruto

"hmmmmm..." ucap Naruto cuek

"Bagaimana kabarmu hari ini" tanya laki-laki itu.

"Baik" ucap Naruto masih tetap cuek.

"Apa kau sudah bertemu dengan teman barumu Naruto" tanya laki-laki itu

"Jadi benar kakak yang mengirim Sasuke bertugas di sini" tanya Naruto.

"Ya benar sekali, dia salah satu orang terbaikku di organisasiku" ucap laki-laki itu tersenyum pada Naruto.

[Menma sumimura kakak Naruto sekaligus ketua yagyo dan juga angota urakai (organisasi bayangan) walau bukan pewaris yang sah tapi dia punya teknik kekkai yang hebat dan dia menguasai zekkai]

"Oooo...iya Naruto apakah kau tau teknik kekkaishi yang bisa mengikat roh" tanya Menma

"Apakah yang kau maksud NENSHI" jawab Naruto sambil memandangi Menma serius.

"Ya kau benar, dan apakah kau sudah bisa teknik itu" tanya Menma lagi.

"Belum, jangan kan teknik NENSHI bahkan teknik kekkaiku saja masih butuh latihan agar semakin kuat" jawab Naruto sambil menyilangkan tangannya didepan dadanya.

"Baik lah kalau begitu aku akan mengajarimu agar teknik kekkaimu semakin kuat" ucap Menma sambil tersenyum. "Tapi jangan anggap enteng karena ini sangat berat bagimu"sambung Menma.

SKIP

Kini terlihat Naruto dan Menma yang sedang berada dihalaman belakang rumah keluarga simimura. Naruto berdiri didepan Menma yang sedang berdiri sambil menyilangkan tangan didepan dadanya.

"Lalu apa yang harus kulakukan" tanya Naruto sambil berputar menghadap Menma.

"Kau lihat tanah yang bundar itu" ucap Menma sambil menunjuk ke arah sebuah gundukan tanah yang berbentuk lingkaran sempurna setinggi dua meter.

"Ya...terus kenapa?" tanya Naruto lagi.

"Itulah alat yang akan kau gunakan untuk latihanmu" jawab Menma. "Aku akan menberimu contuh padamu" sambung Menma.

Kemudian Menma menbuat sebuah kekkai yang langsung mengangkat bola tanah itu. Kemudian Menma meneruskan membuat kekkai yang lebih kecil didalam kekkai yang menganggkat bola tanah itu. Kemudian membuka kekkai yang mengangkat tanah itu dan tanah itu langsung jatuh menimpa kekkai yang kecil itu.

"Begitulah caranya" ucap Menma sambil melepas kekkai kecil yang ditimpa tanah tanah itu.

"Hahahah,,,,itu mudah bagi ku" ucap Naruto sombong.

Kemudian Naruto membuat kekkai yang digunakan untuk mengangkat bola tanah. Tapi kekkai Naruto tidak berhasil mengangkatnya dan langsung hancur. "Bagaimana mungkin aku tidak bisa mengangkatnya" batin Naruto.

"Naruto..." panggil Menma pada Naruto.

"Apa?..." ucap Naruto sedikit marah.

"Ku bertau, sebenarnya itu bukan tanah biasa" ucap Menma serius. "Sebenarnya di lihat dari luar kau akan berpikir itu hanya tanah yang di bentuk bulat biasa, tapi kau tidak tau apa didalam tanah itu, di dalam tanah itu terdapat bola bola besi dan hanya ditutupi oleh tanah, dan kau tau berapa bobot besi itu?" tanya Menma setelah memberi penjelasan, dan hanya dibalas gelengan. "beratnya 10.000 Kg Naruto" ucap Menma tersenyum sinis. Karena kaget sehingga membuat mulut Naruto menganga leber. "Cih..." batin Naruto mendecih

"HOI...JOUSO...KETSU..." teriak Naruto membuat kekkai untuk mengangkat bola tanah itu tapi hasilnya tidak sesuai dengan keinginan Naruto. "KETSU...KETSU...KETSU..."teriak Naruto terus mencoba. "siaaa...kenapa tidak biasa" ucap Naruto sambil menginjak-injak tanah. Berbeda dengan Naruto, Menma malah tersenyum senang.

"konsenterasi lah pada kekkaimu Naruto" ucap Menma sambil memegang gelas berisi teh hijau.

"Mudah bagimu bicara" batin Naruto sambil melirik Menma

Kemudian Naruto memasang kuda-kuda. Kemudian "HOI...KETSU" teriak Naruto mengayunkan tangannya ke atas. Setelah itu tercipta kekkai yang berhasil mengangkat bola tanah tapi kakkai seperti karet yang masih lentur akibat bobot tanah itu. Tidak lama kekkai Naruto menghilang dan menjatuhkan bola tanah itu. Naruto pun terengah-engah seperti kehabisan nafas, tapi dibalik itu Naruto tersenyum puas atas keberhasilanya.

"Benar-benar hebat walau pun kekkainya belum sempurna tapi benda itu bisa dia angkat, bahkan aku butuh sekitar enpat belas hari berlatih untuk mengangkat benda bulat itu, tapi Naruto berhasil mengangkatnya dalam waktu tiga jam" batin Menma kagum.

"Jangan senang dulu Naruto, kau masih perlu membuat kekkai yang kecil dan mengangkat benda itu" ucap Menma memberi tahu kalau latihannya belum selesai.

Tapi Naruto malah berjalan menuju kedalam rumah "Besok saja aku lelah" ucap Naruto malas. "Itulah kelemahan Naruto, dasar pemalas" batin Menma

SKIP

Terlihat bocah berrambut jabrik berwarna kuning yang sedang tidur dengan posisi menungging mulut menganga sambil mengeluarkan air liur. Ya kalian tau lah siapa dia (Naruto...yak anda benar selamat hore... lupakan). Tiba-tiba jam weker yang terdapat diatas meja disebelah kanan ranjang Naruto berbunyi dengan sangat keras, karena terganggu dangan jam weker itu Naruto mengangkat tangan kanannya dan "HOI...JOUSO...KETSU...METSU" ucap naruto sambil membuat kekkai dan menghancurkan jam weker tersebut. Dan kemudian Naruto melanjutkan tidurnya. "Naruto...cepat bangun, atau kau akan dapat hadiah dari ku" teriak Jiraiya yang berhasil membuat Naruto bangun dan langsung berlari ke kamar mandi.

Setelah mandi Naruto pergi keruang makan dan sarapan yang sudah disiap kan oleh ayahnya. Dan setelah makan Naruto mengambil tas dan berangkat sekolah. "Huuuaaahhh..." Naruto menguap sambil mengucek matanya. Naruto berjalan dengan lesu dia juga sangat mengantuk. "Aku benci sekolah kenapa untuk bulan ini libur satu bulan dalam satu tahun ini" ucap Naruto sambil menguap.

Sesampainya disekolahan Naruto langsung masuk kelas dan tidur ditempat duduknya. Tapi Naruto tidak tau kalau ada yang memperhatikannya. Terdapat seorang wanita berambut indigo, bermata ametyst, dengan wajah polos dan cantik. Saat menatap Naruto terdapat semburat merah dikedua pipinya. "Tampan" batin wanita itu. Wanita itu bernama Hinata dia gadis yang cukup pintar, ramah, dan baik hati. Tapi semua itu tidak berjalan terlalu lama, bel masuk sekolah telah berbunyi. Tapi Naruto tidak menghiraukannya. Setelah bel sang guru yang mengajar pun masuk. Semua muridpun berdiri dan membungkuk "Selamat pagi sensei" ucap semua murid tapi tidak dengan Naruto dia masih melanjutkan tidurnya. "Baik semua mari kita mulai pelajarannya" ucap sang guru sambil memegang buku. Tapi sang guru melihat salah satunya yang tidak memperhatikannya. "Seperti biasa, bocah itu selalu tidur dalam kelas" batin sang guru sambil berjalan mendekati ke meja Naruto.

"Naruto" ucap sang guru sambil menguyangkan tubuh naruto dengan tangannya. "Oi...Naruto" ucap sang guru. Karena kehabisan kesabaran sang guru marah. "NNNAAARRRUUUTTTOOO" teriak sang guru berteriak berteriak ditelianga Naruto. Hal itu berhasil membuat Naruto bangun. Naruto bangun dengan lemas lesu, dia melihat gurunya dengan tatapan malas "Hmmm...ada apa?" ucap naruto mengucek matanya.

"Kau tau ini waktunya pelajaran" tanya guru pada Naruto. "Tentu saja...yang kata waktunya pulang siapa" ucap Naruto mengejek sang guru. "Dasar bodoh...pergi keluar dan berdiri di depan kelas" bentak sang guru sambil menunjuk pintu mempersilahkan Naruto keluar. "Itu yang ku mau" batin Naruto tersenyum. Akhirnya Naruto keluar kelas, setelah menutup pintu dan dia tersenyum. Kemudian Naruto berlari dan tujuanya adalah ke atas gedung sekolahan.

Sesampainya diatas gedung dia mengambil posisi tidur dan melanjutkan tidurnya.

Z

Z

Z

Narutopun tertidur dengan pulas tapi waktu tidurnya terganggu. Dia mendengar langkah kaki yang semakin mendekat. Dia membuka sebelah matanya dan memandang orang yang mendekatinya. "Kau..."ucap Naruto berdiri dan bersiaga untuk membuat kekkai. "Diamlah dan jangan ganggu aku" ucap bocah yang ternyata Sasuke, "Aku kemari tidak untuk cari masalah , tapi aku kesini untuk tidur" ucap Sasuke. Naruto tegak dan menatap Sasuke "Oh...ku kira kau mau cari gara-gara denganku" ucap Naruto. Akhirnya kembali memposisikan tubuhnya untuk tidur dan Sasuke disebelahnya juga ingin tidur.

TBC