Disclaimer : Naruto © Masashi Kisimoto

Summary : naruto anak yang terlupakan dan terabaikan dari hokage ke 4, ternyata menyimpan kekuatan hebat, dengan dibantu kakeknya untuk menguasai kekuatanya. Bercita cita mendamaikan dunia ini... akan kah dia berhasil

Genre : Romance, Adventure,Fantasy

Rate : M (untuk jaga jaga)

Warning :typo, OOC, Gaje, inti cerita pasaran, live!mina khusi, jinchuriki menma, author baru, strong!naru.

CHAPTER 2

.

.

.

Time Skip ( 4 Tahun Kemudian )

.

.

.

Empat tahun tidak ada perubahan prilaku oleh keluarga Namikaze selain Naruko yang lebih akrab dengan Naruto daripada kakaknya yang lagi satu

Naruto pun sering berlatih giat dihutan kematian karena keluarganya tidak mengijinkanya ikut berlatih dengan alasan mengganggu perkembangan Menma. Ia masih berlatih tanpa menyadari ada yang mengawasinya, sesosok mahkluk berbeda warna, memperhatikanya dan masuk kembali kebatang pohon

meskipun hidupnya dikeluarganya tidak ada yang mengakuinya, ia tetap bahagia karena masih ada orang yang menyayanginya seperti Ino (tentunya), shikamaru, Choji, Iruka, paman Teuchi, Ayame-ne, dan yang baru baru ini Tsunade, dan Shizune (?)

begini ceritanya

FALSBACK

Dua orang bocah orang bocah berbeda gender tengah berlari larian dijalanan konoha"cepat kejar aku Ino-chan" seru naruto

"heyyy tunggu aku Naruto-kun"jawab ino sambil mengejar naruto

Seorang wanita paruh baya (hanya fisiknya) dan seorang wanita berambut pendek membawa seekor babi merah jambu (?) berjalan menyusuri jalanan konoha hingga ia tertabra anak kecil berambut merah

"awwww aaawww, sakit sekali"ucap naruto saat lututnya berdarah, Tsunade yang sadar ada orang menabraknya pun segera mengobatinya

"itu balasan bagi kau naru-kun, telah mengerjaiku" Ino yang baru datang langsung mengejek Naruto

"hey ba-chan, kalau jalan tu liat pakai mata jangan pakek kaki" cerocos Naruto tidak menghiraukan ucapan Ino, ia malah membentak Tsunade, perempatan siku muncul dikepala Tsunade

"siapa yang kau panggil 'ba-chan' gaki hah" ucapnya sambil menjitak kepala Naruto yang membuat sang empunya kelapa menangis

"hey kau jangan menangis gaki, maafkan aku tadi ya, gaki " sambung Tsunade sambil mengelus kepala Naruto yang benjol "dan jangan panggil seperti itu lagi"

Tanpa Tsunade dan Shizune sadari Naruto menyeringai,tapi yang melihat itu hanya Ino "pasti Naru-kun akan melakukan sesuatu, ini akan menyenangkan hehehehe" batin Ino ikut-ikutan

Dan benar saja pemikiran Ino saat mendengar ucapan Naruto "Naru akan maafin ne-san kalau Naru dan temen Naru ini dibeliin ec krim"ucapan itu sukses membuat Tsunade dan Shizune melongo 'ne-san' pikir mereka, tsunade sedikit gembira dengan panggilan itu membuatnyamerasa semakin muda

Sedangkan Shizune hanya diam "…."

Tsunade hanya menghela nafas dan pasrah membelikan dua bocah itu ec krim,"kau hebat naru-kun" bisik Ino yang berjongkok di sebelah Naruto, yang dibalas cengiran rubahnya

"ini gaki, sekarang kau memaafkan ku kan ?" ucap Tsunade yang baru datang membawa dua ec krim dan dibalas anggukan oleh Naruto

Naruto dan Ino mengambil ec tersebut dan berjalan menjauh dari Tsunade dan Sizhune, setelah agak jauh Naruto berbalik dan "ba-chan tidak cocok dipanggil 'ne-san' terlalu tua dan jelek" ucap Naruto sambil berlari dan mengakibatkan munculnya perempatan siku di kepala Tsunade

"AWAS KAU GAKII" teriaknya entah pada siapa karena Naruto sudah menghilang bersama Ino, sedangkan Shizune hanya diam, padahal dalam hati ia tertawa dengan nistanya.

END FLASBACK

Setelah hari itu Naruto dan Ino sering bertemu dengan tsunade dikantornya mengganggu pekerjaan Tsunade dan sesekali minta traktir ec krim, Tsunade juga menganggap Naruto dan Ino sebagai cucunya

Naruto saat ini membaringkan tubuhnya disebuah taman sambil menutup matanya menikmati hebusan angin, kini ia berusia sebelas tahun fisiknya jauh lebih tinggi daripada anak-anak berusia 9 tahun pada umumnya.

Hubunganya dengan Shikamaru dan choji seperti saudara dan Ino hubunganya sangat dekat, dimanapun Naruto pasti ada Ino begitupun sebaliknya. Mereka saling menyukai tetapi tidak ada yang berani mengatakanya. Setelah mengngat ingat itu Naruto tersenyum sendiri hingga

"hey naruto-kun kamu sudah ada disini ?" Tanya seseorang gadis cantik berambut pirang dengan gaya ponytail

"hmm, ada apa kau mengajak ketemuan Ino-chan ?" Tanya Naruto tampa membuka matanya

Ino yang ditanya seperti itu bersikedap."mou Naruto-kun tidak mau aku disini ?" tanya nya sambil menampilkan ekspresi cemberut. " kau jahat Naruto-kun" sambungnya sambil berpura pura menangis

Naruto membuka matanya lalu menjawab "jangan membohongiku, kau berpura pura menangis Ino-chan" jawab Naruto, Ino pun langsung menampilkan senyumnya, ia memang tidak bias membohongi Naruto karena Naruto tahu bagaimana ekspresi marah, kesal, senang Ino begitupun sebaliknya jadi susah membohonginya

"kau bawa apa Ino-chan ? untuk ku ?" Tanya Naruto melihat bahwa Ino membawa kotak makanan.

"ia ini untuk Naruto-kun" jawab Ino sembari mendudukan pantanya disebelah Naruto, dan Naruto bangkit dari acara tiduranya.

"apa itu Ino-chan?". "bento" jawab Ino sembari membuka kotak makanantersebut menampakan bentonya

"ini" Ino menyerahkan bentonya kepada Naruto dan langsung memakanya "kau membuatnya sendiri Ino-chan ?"."iya naruto-kun". Jawab Ino pelan takut Naruto tidak menyukai makanya, hening sejenak, Naruto masih mengunyah bento dan Ino masih dalam pemikirinya

"ano... aku minta maaf sebelumnya,,, tapi ini…sedikit tidak eenak Ino-chan" jawab Naruto tersenyum sedih yang membuat Ino menahan air matanya keluar "kau harus lebih giat belajar lagi Ino-chan, tapi,," lanjut Naruto serta menggantung ucapanya sendiri membuat Ino menoleh kearahnya

"aku akan tetap memakanya, karena kau telah sesah susah membuatnya untuk ku" jawab naruto sambil memegang pergelangan tangan Ino "seburuk apapun masakan mu,,, aku pasti akan memakanya Ino-chan" lanjutnya tersenyum cerah sambil mencium punggung tangan Ino membuat sang pemilik tangan itu bersemu merah

Lalu mereka saling memandang mata mereka biru shapire memandang manic aqua itu,mata yang dapat membius Ino, tidak seperti matanya yang terlihat rapuh, mata Naruto terlihat menenangkan dan menyejukan jika dilihat lebih dalam,

"Ino-can,, aku me-memendam rasa ini su-sudah sejak lama, tapi seka-rang aku akan mengu-mengungkapkanya, se-sebernarnya a-aku me-menyukai mu Ino-chan"

BLUSHH

Merreka saling tatap menatap hingga saling memajukan mulutnya, semakin dekat, semakin dekat hingga...

...

Terlihatlah bahwa Ino memalingkan wajahnya untuk menghindari ciuman tersebut "maaf Naru-kun, tapi aku telah menyukai seseorang" jawab Ino dengan nada sangat sedih membuat hati naruto mencelos"hhmmm baiklah aku mengerti" jawab Naruto dengan nada yang tak kalah sedih sedih, bagaimana tidak sedih disaat untuk pertama kalinya ia merasakan cinta tetapi ditolak dan lebih parahnya Ino telah menyukai seseorang

"Siapa ?" tanya naruto sambil kembali menatap Ino " seorang laki-laki" jawab ino dengan tampang polosnya

"Aku tau dia laki-laki tapi siapa namanya" Naruto sedikit menaikan nada suaranya "kau akan mengetahuinya esok naru,,, ya esok" ucap Ino

"andai kau tau naru... andai kau tau laki-laki itu adalah dirimu, tapi ini terlalu cepat buat ku... gomen ..." batin Ino saat melihat naruto berjalan pergi tanpa mengucapkan satu katapun

.

.

.

TIME SKIP

.

.

Di rumah keluarga namikaze

Seseorang tengah menyapu dengan lihainya (?) berambut merah, gadi- maksudnya wanita itu memiliki paras yang ayu walaupun sudah memiliki anak, ialah Uzumaki Khusina atau sekarang Namikaze Khusina.

Khusina sedang menyapu dari ruang tamu, kamar ia dan suaminya, kamar menma, kamar naruko, dan yang terakhir adalah kamar naruto

'cklek' ia membuka kamar anaknya itu, terlihat rapi bersih, ini pertama kalinya ia masuk kamar naruto setelah terakhir masuk kamar ini kira-kira 2 tahun yang lalu # buseet lama banget

Khusina mengendrkan pandanganya, entah apa yang merasukinya saat ia melihat tempat tidur yang usang berbeda dengan kamar Menma dan Naruko, ia sadar dari lamunanya saat mencium bau darah,

khusina mencari bau darah itu sampai menemukan baju Naruto yang berlumuran darah. Air matanya menumpuk di pelupuk matanya melihat ini, ia sadar bahwa ia tidak pernah memperhatikan anaknya ini, tapi...

Mengelap air matanya, ia melihat sebuah buku diary dan sebuah kotak yang terbuka, berjalan kearah buku diary itu ia membacanya

Halaman pertama

Hari ini seperti biasanya, aku selalu sendiri, aku tidak pernah dilihat oleh orang tua ku, mereka terlalu sibuk dengan menma, terkadang aku berpikir apa ini namanya keluarga ?. hahh sudah lah. Aku selalu di keroyok masa karena kakak ku seorang jinchuriki dan aku hanya aib keluarga. Mereka mengeroyok ku karena mereka tidak berhasil memukuli menma, hahhh lagi lagi orang tuaku tidak peduli

Air mata khusina mengalir deras saat membaca buku anaknya itu, ia memutuskan melanjutkan nya

Gara gara ero-senin itu aku jadi tidak di pedulikan haaahhhh mungkin aku harus membuat onar supaya mereka melirik ku

Ribuan mini flash back di kepala Khusina saat ia membaca itu, ingatan saat ia menampar Naruto karena mewarnai patung hokage itu membuatnya tidak bisa melanjutkan bacaanya. "aku memang ibu yang buruk,,, sangat buruk" batin khusina, ia akan memberitahukan ini kepada keluarganya yang lain agar mereka juga sadar akan perbuatan yang salah ini.

Di traning groud

"ayo Menma-kun kau hamper berhasil menguasai jurus tersebut"."hai tou-san, aku masih berusa-" perkataan Menma terputus melihat sang ibu menghampiri mereka sambil menangis dan membawa sebuah buku

Khusina memeluk Minato dengan erat sambil berucap " Minato-kun Minato-kun,,,,, aku ibu yang sangat buruk ,,hisk,,aku huuuaaaaa" melihat istrinya menangis Minato menenangkanya sembari mengelus punggung istrinya tersebut

"tenanglah, ceritakan semuanya"

"…." Menma hanya diam karena ia tidak mengetahui apa yang terjadi

"ini ,,hiks,, baca" kata khusina sesenggukan sambil menyerakhan sebuah buku kepada Minato, kemudian ia dan Menma membacanya, "aku aku ayah/saudara yang bodoh" batin Minato dan Menma sehabis membaca buku tersebut

Minato melepas pelukanya pada sang istri a.k.a Khusina "nah aku akan mencari naruto dan kau masaklah yang banyak sekarang sebagai permintaan maaf kita nanti tsuma" ucap Minato dan dibalas anggukan lemah saja oleh Khusina

DI SAAT YANG BERSAMAAN, TETAPI DI LAIN TEMPAT

Seorang gadis berambut merah dan berambut kecoklatan, ia adalah Namikaze Naruko dan Hyuga Hanabi yang berumur 5 tahun tengah bermain di taman dekat konoha, di awasi oleh seorang anbu

Tanpa anbu itu sadari ia telah diperangkap oleh genjutsu sampai ia sadar naruko dan hanabi telah hilang, anbu berkode name boar itu langsung melesat ke rumah sang hokage

DI HUTAN KEMATIAN

Sore hari itu naruto masih merenung di Hutan Kematian setelah mendengar jawaban Ino tadi ia seakan tidak bersemangat untuk hidup

"relakan ...relakan... biarkan dia bahagia" kata-kata itu terus berputar dikepalanya. Naruto yang baru sadar melihat kesekiling yang hampir gelap, ia pun bangun dan berjalan pulang tetapi

'wwhhuuusss' terlihat empat sosok loncat diatas pohon dengan menggendong dua orang anak kecil. Penasaran, Naruto pun mengikuti mereka sampai ia mengetahui, empat orang itu memakai seragam shinobi 'Iwagakure' dan 'kumogakure'

'iwagakure' ingin mengambil Naruko yang notabenya adalah anak dari Yondaime Hokage , orang yang membantai puluhan shinobi 'iwagakure' di jembatan Kanabi saat perang shinobi ke 3...Sedangkan 'kumogakure' yang membawa Hanabi menginginkan mata khas keluarga Hyuga yaitu 'Byakugan' untuk itulah mereka menculik Hanabi

Begitulah analisa Naruto melihat situasi ini sambil terus mengikuti mereka dari belakang

DI TRANING GROAD RUMAH HOKAGE, SAAT YANG BERSAMAAN

"boar ada apa ?" Tanya sang hokage yang masih di depan traning groud dengan khusina dan menmasaat melihat sosok anbu berlutut didepanya

"saya kehilangan jejak naruko-hime dan hanabi saat saya mengawasinya"."APA" teriak Menma, Khusina dan Minato."bagaimana mungkin kau kehilangan mereka?" Tanya sang hokage kembali

"saya diperangkap genjutsu hokage-sama" jawab sang anbu dengan nada menyesal, di saat yang sama muncul 2 anbu yaitu inu dan taka "lapor hokage-sama, ada pergerakan di dekat hutan kematian menuju keluar desa"

"siapa ? berapa jumblahnya?"."berjumlah 7 orang, tiga chakra terdeteksi" jawab inu saat sang hokage bertanya,"siapa?" sang anbu menghela nafas dan menjawab

"Hyuga Hanabi, Namikaze Naruko, dan…..Namikaze Naruto"."apaaa" kembali ketiga keluarga hokage itu berteriak dan khusina sudah pingsan saat mendengar bahwa nanaknya ada disana, mungkin ia diculik, begitu pemikirinya hingga tak kuat menahan beban ini dan pingsan

"kumpulkan satu battalion anbu, kita kesana" ucap Minato, meski tegas, nadanya terdengar khawatir"hai" jawab semua anbu itu lalu menghilang via shunsin

DI HUTAN KEMATIAN

"lepaskan adikku.." teriak Naruto dari belakang mengakibatkan empat shinobi itu berhenti dan berbalik, "siapa kau bocah ?"Tanya salah satu ninja 'iwagakure' "karena kau sudah tau rencana kami, maka akan kamu….bunuh"

"Ni-can" suara lemah Naruko saat melihat kakaknya, dan diapun pingsan begitu juga Hanabi yang telah pingsan duluan. "sabar Naruko-chan, ni-chan akan menyelamatkan mu, meskipun nyawa ni-chan taruhanya" batin Naruto melihat adiknya

Shinobi yang membawa tubuh Hanabi dan Naruko pun meletakanya di tanah dan salah satu dari shinobi itu melempar beberapa kunai kearah Naruto yang suksed dihindari oleh Naruto,"hebat juga kau bocah, untuk ukuran anak kecil kau hebat" ucap salah satu ninja itu " tapi sayang, kau akan ….mati di sini" lanjutnya

Ke empat shinobi itu meloncat sambil merepal headsealsembari berucap lantang

Katon : gokakio no jutsu

Katon : gokakio no jutsu

Futon : daipota

Foton : daipota

Seru kempat ninja tersebut mengakibatkan naruto syok melihat itu sembari membatin "maafkan aku Naruko-chan, Menma,tou-sama, ka-sama aku tidak bias bersama kalian lagi" batin naruto miris dan menutup matanya, tanpa disuruh setetes air matanya jatuh "maafkan aku Ino-chan tidak bias bersamamu lagi, aku mencintaimu"

TBC

saya terima flame tapi yang sopan ya

dan soal typo... maaf banyak karena saya baru dalam hal yang namanya menulis fanfic jadi wajar banyak typo dab juga saya cuma manusia normal yag tidak luput dari kesalahan

terakhir silahkan cantumkan pendapan anda di kolom review