Ni balesan Review :

Kau-Tau-Siapa : Salam kenal juga, sory, chap yang pertama lupa ngedit

Hime No Rika : Chap yang lalu lupa ngedit, jadinya gak rapih

Dewi Natalia : Sama-sama, pertamanya aku pengen bikin hinata gak inget tapi aku ganti karna . . . . . Bingung alasannya terus yaaaa

unoru :lupa edit, sory ya berantakan, nantideh kalo susah edit aku PM

Enjoy the second chapter plis . . . . .


Last Chapter :

Masuklah sesosok gadis cantik bersurai indigo dengan kulit putih cerah dan bola mata lavender seperti mutiara, tanpa ia sadari, sepasang onyx menatap tajam kearahnya dengan ekspresi yang tidak dapat dijelaskan.

"Perkenalkan dirimu"mendengar perintah gurunya, iapun memperkenalkan dirinya."Namaku Hi-hinata,Hinata Hyuga, salam kenal." Ujarnya dengan gugup."Baiklah Hinata, kau duduk dungan Sasuke, Uchiha Sasuke, angkat tanganmu."

Hinatapun terkejut mendengar nama Sasuke,iapun mengamati wajah seisi kelas dan mendapati wajah seseorang yang ia kenal.'Sa-sasuke, be-benarkah dia Sasuke-kun ?'

Chapter 2 :Aku Mengingatnya Dan Dia Mengingatku

Sasuke Pov

Aku mengarahkan mataku kepada sesosok siluet yang baru memasuki kelas, akupun mendapati seorang gadis berdiri di depan kelas dan kuamati dia, rambutnya, matanya, wajahnya, saat itu juga aku menyadarinya bahwa aku mengenalnya.

Dia Hinata, sahabatku, cinta pertamaku.

Aku tak tau apa yang kurasakan sekarang, senang, takut, marah bercampur menjadi satu, senang yang kurasa karena dia kembali, takut karena mungkin ia tak mengenaliku lagi, marah karena mengingat dulu ia pergi tanpa mengatakan apapun rindu yang kurasakan sulit untuk kutahan, seandainya tak ada siapapun yang melihat aku pasti sudah berlari kearahnya dan menghamburkan pelukan hangat untuknya, tapi itu tak mungkin karna bagaimanapun gengsi dan Uchiha berhubungan kuat.

"Uchiha Sasuke, angkat tanganmu."Perkataan Kakashi sensei membuyarkan lamunanku, inilah saatnya aku memastikan apakah dia masih mengingatku, "Sasuke, angkat tanganmu."Aku tidak mengankat tanganku karena aku pikir jika dia mengingatku pasti dia akan langsung duduk di sabelahku tanpa diberitahu yang mana Sasuke.

Hinata Pov

Aku menunggu Sasuke mengangkat tangannya, aku bingung kenapa ia tak juga mengangkat tangannya, dengan ragu akupun berjalan ke arahnya, terdengar suara bisikan-bisikan kecil berasal dari teman-teman kelasku, lebih tepatnya para gadis."Sa-sasuke-san, bo-boleh aku duduk di sini ?" tanyaku padanya, "hn" hanya itu jawabnya, akupun duduk di sampingnya dengan sedikit rasa kecewa karena mungkin dia tak ingat lagi padaku.

Sasuke Pov

Aku merasa senang saat dia berjalan ke arahku dan duduk di sebelahku, aku menyembunyikan rasa senangku dengan ekspresi aku akan bicara dengannya aku mengurungkan niatku karena Kakashi akan memulai pelajaran, aku berniat bicara padanya saat jam istiahat.

Normal Pov

"Ya, Sepertinya kalian sudah saling mengenal, baiklah, kita lanjutkan pelajaran kemarin" ujar guru bermasker tersebut.

-Skip Time-

~Kriiiiiinnnnnng!~

~Kriiiiiinnnnnng!~

~Kriiiiiinnnnnng!~

Suara bel istitahat terdengar ke segala penjuru sekolah, murid-murid berhamburan keluar dari murid yang langsung berlari ke kantin, ada yang diam di kelas, ada juga yang bermain ke kelas lain.

Hinata termasuk murid yang suka diam di kelas karena ia membawa bento, saat ia hendak mengeluarkan bentonya ia mendapati kertas yang terlipat rapih, ia mengambil dan membuka kertas yang berada di atas meja depannya, terlihat sederet kata dan langsung dibaca olehnya,

'temui aku di atap

U.S '

Ia merasa sedikit senang karena mengkin Sasuke sedikit mengingatnya. Setelah membaca inisial si pengirim kertas iapun berniat pergi ke atap dan membawa bentonya."Hinata! ayo ke kantin"ajak naruto padanya,"ma-maaf Naruto-san, aku sudah janji makan siang dengan teman"jawabnya karena ia pikir Sasuke mengajaknya makan siang di atap,"lain kali sa-sajaya Naruto-san"iapun langsung pergi meninggalkan kelas karena mengingat Sasuke tidak suka menunggu.

-Skip Time-

Atap Sekolah

Sesampainya di atap sekolah ia mendapati seorang pemuda yang membelakanginya, "ada apa Sa-sasuke-san ?" Hinata bertanya dengan mendapat jawaban iapun mendekati Sasuke, "Sa-sasuke-san ?" tanya-nya sekali, Sasukepu membalikan tubuhnya, sementara Hinata langsung menunduk sambil memeluk erat terbalak kaget saat tubuhnya mendapat dekapan erat dari pemuda tersebut, ia berusaha melepaskan dirinya namun saat ia mendengar bisikan lembut 'Hinata' iapun berhenti melawan dan pasrah, "aku merindukanmu, Hinata" seperti mantra yang sangat ampuh iapun langsung membalas dekapan tersebut dengan melepaskan pelukan masing-masing, wajah Hinatapun bersemu merah ketika sepasang onyx menatap lavendernya.

Sasuke Pov

Rasa rindu yang dari tadi kutahan akhirnya menguap bersamaan dengan dekapan yang ia balas dengan pelukannya yang matanya matanya, tatapannya padaku masih sama lembut sepert dulu,i wajahnya masih secantik dan seimut dulu, aku melirik sesuatu yang berada di tangannya, bento ? Akupun teringat kebiasaannya membawa bento dan memakannya di kelas.

Hinata Pov

Rasa kecewaku tergantikan menjadi perasaan lega dan bahagia saat aku mengetahui dia masih mengingatku ia menuntunku ke sebuah kursi panjang, "habiskan dulu bentomu" ucapnya, akupun membalasnya dengan anggukan."Sasuke-san belum makan ?"tanyaku, dia hanya menjawab dengan bergumam 'hn' seperti biasanya, akupun mengambil irisan tomat dari bentoku karena seingatku dia menyukainya, dan akupun hendak menyuapinya, dia hanya menatapku bingung, "maaf" ucapku karena malu dengan apa yang kulakukan, dan saat aku akan menarik kembali tomat yang sudah ada di depan wajahnya dia menahan tanganku dan melahap tomat yang ku sodorkan, akupun tertawa kecil saat ia kembali membuka mulutnya setelah tomat yang ada di mulutnya habis, akupun teringat saat pertamakali kami bertemu pada kelas 1 SD dulu di Konoha Shougaku School.

Sory yaaa, belum bisa bikin chapter yang panjang karena inspirasi terbatas, janji Chap depan pasti panjang, doa'in yaaa

Pliss review

Next Chapter : Our First Meet

Cerita saat pertemuan pertama Hinata dan Sasuke