My Baby Angel

by: Chohyunnie

Cast : Cho Kyuhyun

Choi Siwon

Choi Seunghyun

Cast lain akan bertambah seiring cerita

Desclaimer : I have nothing except the story, semua cast punya Tuhan dan entertainment masing – maasing

Warning : BL, DLDR, Typo(s), Tidak sesuai EYD, no bash

.

.

.

Ketika dua orang actor besar Korea selatan dipertemukan dalam satu kisah drama percintaan sesama jenis apa yang akan terjadi? Kemanakah takdir akan membawa keduanya?

.

.

Happy Reading

.

.

Episode 2

.

Seorang namja tinggi yang terlihat sangat tampan berjalan santai di lorong salah satu rumah sakit terbaik di Jepang. Namja itu membawa satu amplop besar berwarna cokelat di salah satu tangannya. Beberapa suster menyapa namja yang memang sangat ramah pada siapun itu.

Seorang dokter dengan jas putih menyapanya di depan pintu kamar vvip yang berada di kawasan terpisah dari kamar - kamar lain, "ah kau datang" sapa sang dokter pada namja tampan tersebut, keduanya lalu berjalan bersama - sama memasuki kamar rawat.

"ne, kebetulan saat ini aku sedang ada urusan di Jepang jadi aku menyempatkan diri mampir kemari" jawab namja tersebut dengan bahasa Jepang yang lancar,

"ah kau ini bisa saja, bukankah setiap seminggu sekali kau kemari" ucap Dokter bername tag Kawamoto itu,

Namja tampan tersebut tersenyum kecil, "bagaimana perkembangannya? Apa ada kemajuan?"

Dokter Kawamoto tampak berfikir sebelum menjawab pertanyaan namja tersebut, "maafkan aku, tapi keadaannya tetap sama seperti lima tahun lalu, dia masih berada dalam kondisi koma, aku menyesal mengatakan ini"

Namja itu masih tetap menampilkan senyumannya, "tidak apa Dokter, asalkan hyung ku masih bernafas, aku yakin, dia pasti akan sadar suatu hari nanti, dan dia akan meraih kembali kebahagiaannya yang sudah terrenggut" namja itu menatap sedih namja lainnya yang tengah terbaring dengan berbagai macam peralatan medis di tubuhnya,

"kau menyesal membawanya kemari?" Tanya Dokter Kawamoto,

"tidak, karena itulah selama namja bodoh ini masih belum membuka matanya, aku akan terus menjaga apa yang seharusnya menjadi miliknya"

"tapi, apa harus membuat berita palsu seperti ini?"

Namja tampan itu berbalik menatap sang Dokter dan berucap pelan, "jika aku tidak berbohong... Aku akan membuat impian terbesar orang yang dicintainya hancur berkeping - keping" ada selaput bening yang mulai menutupi iris mata berwarna hitam kelam itu saat mengingat masa lalu.

Dokter Kawamoto mengangguk mengerti, "lalu, sampai kapan kau akan berbohong?"

Namja itu kembali mengalihkan pandangannya pada seseorang yang ia panggil hyung tadi, "sebentar lagi, setelah luka dihatinya sembuh, setelah itu, aku akan mengajaknya kemari" ucapnya mantap dengan nada penuh percaya diri sambil berjalan mendekati ranjang dan mengambil sebuah gelang rosario yang tergeletak rapi di dekat bantal.

"semoga kau berhasil, aku akan terus berusaha sekuat tenaga agar dia cepat sadar" Namja tampan itu menoleh sekilas pada Dokter yang terlihat sudah mulai menua itu, dan tersenyum lembut sembari menggumamkan terima kasih.

.

"cut" suara Yesung terdengar menggema di salah satu rumah yang dipakai untuk syuting kala itu, "Kyuhyun-ssi berapa kali ku bilang, tunjukkan wajah jika kau jatuh cinta pada namja yang sedang bersamamu, apa kau tidak pernah jatuh cinta eoh" Yesung menggeleng - gelengkan kepalanya kesal,

"maafkan aku... Bisa kita ulangi lagi?" Tanya Kyuhun merasa bersalah,

"sudah cukup, ini sudah kesepuluh kalinya dan kita masih berada di scene yang sama sejak satu jam lalu, lebih baik kita istirahat dulu" Yesung berdiri dari tempat duduknya dan berjalan meninggalkan para kru yang sibuk menata ulang lokasi.

Kyuhyun menghembuskan nafasnya lelah, merasa bodoh karena hanya untuk menampilkan satu ekspresi saja ia tidak bisa, "cih apa - apaan dia itu padahal ekspresimu tadi sudah pas sekali Kyuhyun -ssi" kyuhyun menghela nafasnya yang kedua kali dalam waktu kurang dari satu menit , komentar dari orang yang sangat malas ia urusi mulai terdengar di telinganya,

"Siwon-ssi, apa ini pertama kalinya kau bekerja sama dengan Yesung-ssi?" Tanya Kyuhyun,

Siwon terlihat berfikir dengan wajah polosnya dan mengangguk, Kyuhyun menggelengkan kepalanya pelan, "masih untung dia memberiku kesempatan sepuluh kali, biasanya jika tiga kali take pemain tidak bisa oke, ia akan memecat aktor atau aktris itu, tidak perduli tanggapan orang lain" Kyuhyun melangkahkan kakinya pergi meninggalkan Siwon diikuti oleh Ryeowook -yang tidak jadi dipecat- membuat namja tampan itu menganga tidak percaya.

"benarkah? Benarkah Yesung-ssi semengerikan itu? Aigoo aku tidak mau dipecat, aku harus menghafal naskahnya dengan baik sehingga tidak ada kesalahan" dengan gelagapan Siwon berlari ke arah manager Shin dan meminta naskahnya.

"kau tega sekali berbohong seperti itu padanya" komentar Ryeowook ketika melihat Siwon berlarian ke sana kemari sambil menghafal dialog sementara Kyuhyun justru berjalan dengan santai menuju mobil van mereka yang terparkir di belakang.

"biarkan saja dia begitu, toh dia memang bodoh percaya begitu saja kata - kataku" Kyuhyun mendudukkan dirinya di dalam van yang terasa sejuk dan menyandarkan tubuh lelahnya, "tutup pintunya aku ingin tidur" perintah Kyuhyun pada Ryeowook yang masih di luar, dengan segera namja mungil itu menutup pintunya.

Kyuhyun tidak berkata apa - apa lagi selanjutnya, ia merasa tenang karena telah berada sendirian, dengan perlahan di keluarkannya sebuah gelang rosario berwarna perak dari dalam saku celana yang ia kenakan. Namja itu memandang gelang tersebut dengan sedih, "ekspresi mencintai? hahaha... Aku bahkan sudah lupa seperti apa mencintai orang setulus hati itu" Kyuhyun menertawakan dirinya sendiri, "kau yang sudah menghilangkan ekspresi itu dari wajah ku, kau yang membuatku kehilangannya" Kyuhyun menatap nanar gelang rosarionya erat - erat, ada ukiran alfabet di samping kiri kanan rosario itu.

Suara ketukan di pintu menyadarkan Kyuhyun dari lamunan, namja itu berdecak kesal, siapa yang sudah berani mengganggu ketenangannya. Dengan marah Kyuhyun membuka pintu van dan mendapati Siwon berdiri dengan senyum dimple andalannya berdiri di sisi pintu, "sedang apa kau di sini" tanya Kyuhyun datar,

Siwon memandang Kyuhyun dengan mata bersinarnya, "bukankah kita sedang istirahat? Kenapa tidak jalan - jalan dulu di dekat sini? Aku tahu tempat yang bagus" tawar Siwon,

"huh? Apa kau sedang tidak ada kerjaan?" Namja ini benar - benar keras kepala, tadi saat ia dengan kasar membuang kaleng minumannya Siwon malah tersenyum dan meminta maaf karena sudah mengganggu, lalu sekarang? Tanpa rasa malu dia mengajaknya pergi, terbuat dari apa sebenarnya otak namja di hadapannya ini? Itulah yang ada di pikiran Kyuhyun sekarang.

"kenapa kau diam saja Kyuhyun-ssi? Aku tahu kau pasti sedang stres makanya tidak bisa kosentrasi dalam berakting, karena itulah aku akan mengajakmu menghilangkan rasa setres itu"

"Siwon-ssi" panggil Kyuhyun dengan nada datarnya lagi,

"ne?"

"kau benar - benar membuang waktuku" ucap Kyuhyun lalu kembali masuk ke dalam van,

Siwon melongo di tempat, lagi - lagi ia menggaruk kepalanya yang tidak gatal, "aigoo apa aku terlalu terang - terangan mengajaknya, harusnya tadi aku berbasa - basi dulu, ish pabo Choi Siwon kenapa kau begitu bodoh, padahal niat mu baik mengajak Kyuhyun-ssi untuk menghilangkan penatnya tapi tindakanmu bodoh sekali ish" Siwon memukul - mukul kepalanya dengan kepalan tanganya sendiri.

Tanpa disadari oleh Siwon, Kyuhyun mendengarkan semua kalimat namja tampan itu dari dalam van, "ck dia memang bodoh, namja seperti dia kenapa bisa jadi aktor papan atas korea selatan, astaga" Kyuhyun menggeleng - gelengkan kepalanya sambil tersenyum merasa terhibur dengan tingkah Siwon, namun setelahnya namja itu terdiam, "apa yang aku lakukan? Kenapa aku malah tersenyum karena namja pabo itu, aigoo rasanya otakku mulai bermasalah, rasanya aku akan mengeceknya ke dokter setelah ini" gumam Kyuhyun.

Siwon berjalan mondar - mandir di sekitar van dan menimbulkan suara yang cukup berisik karena tempat yang dipijak namja itu adalah tanah berbatuan, sehingga langkahnya berbunyi srek srek srek, membuat Kyuhyun yang berada di dalam mulai meradang kesal.

"ya! Kau berisik sekali Choi Siwon" teriak Kyuhyun dari dalam van, dengan sebal namja itu keluar kembali dari mobilnya dan memandang Siwon dengan mata besarnya,

"ah Kyuhyun-ssi"

"apa mau mu hah, kenapa kau selalu saja menggangguku, aku ingin tidur agar pikiranku tenang" teriak Kyuhyun di hadapan wajah Siwon,

Namja tampan itu terdiam dan mengedipkan matanya kaget, "a, itu"

"haish kau benar - benar mengacaukan mood ku" geram Kyuhyun mengacak - acak rambutnya,

"ma, maafkan aku Kyuhyun-ssi"

"kalau kau mau minta maaf pergi dari sini, aku tidak mau berurusan dengan mu" teriak Kyuhyun lagi dan hendak berjalan masuk ke dalam van ketika tangan Siwon menahan lengannya, "kau berani menyentuhku eoh?" Geram Kyuhyun,

"maafkan aku Kyuhyun - ssi, tapi, tadi kau bilang kau ingin menenangkan pikiran mu? Aku akan mengajakmu kesuatu tempat dan aku yakin kau akan suka dan mendapatkan ketenangan itu" bisik Siwon pelan,

Kyuhyun menghembuskan nafasnya dengan keras dan menyentakkan tangan Siwon, "atas dasar apa kau berani mengajakku eoh? Dan kau yakin sekali dengan kata - katamu itu"

"sangat yakin, karena aku sangat mengenalmu Kyuhyun-ssi"

Kyuhyun tertawa mendengar kata - kata Siwon, "memang kau siapa begitu yakin mengenalku? Kita bahkan hanya bertemu dalam pekerjaan selama beberapa kali kau berani bilang mengenalku? Lucu sekali kau ini Siwon - ssi" Kyuhyun tertawa mengejek, namun Siwon tetap bergeming, tetap menampilkan senyumnya,

"setidaknya aku akan buktikan jika kata - kataku benar. Kau akan bisa melalui scene tadi dengan mudah kali ini" ucap Siwon,

Kyuhyun mendengus dan menatap remeh ke arah Siwon. Namja itu berdecak dan masuk ke dalam mobil dan menutup pintunya dengan keras. Siwon masih tetap berdiri di tempatnya tanpa bergerak sedikitpun, bahkan senyuman masih terpatri di bibir jokernya.

Namja tampan itu tersenyum semakin lebar ketika Kyuhyun keluar lagi dari dalam mobilnya sambil membawa sebuah sweater berwarna baby blue di tangan kirinya, "aku akan menghajar mu jika kata - katamu tidak terbukti, sekarang tunjukkan jalannya" Kyuhyun berjalan dengan angkuh mendahului Siwon.

Namja tampan itu dengan senang hati berjalan mengejar Kyuhyun yang telah pergi lebih dulu. Kyuhyun memang terlihat angkuh dan dingin jika berhadapan dengannya, tapi ia menyukai hal tersebut, karena ia yakin namja itu sebenarnya adalah namja yang baik.

Siwon menerima semua yang ada di diri Kyuhyun termasuk sifat buruknya dan Siwon adalah satu diantara orang - orang yang mengetahui sifat asli namja manis itu, dan ia tidak merasa kesal karenanya, malah merasa beruntung karena mengetahui rahasia yang dimiliki seseorang yang sangat ia sukai itu. Daripada Kyuhyun bersifat baik padanya dengan topeng bak malaikatnya, ia lebih senang menerima kata - kata kasar dan menyakitkan dari namja tersebut.

"kau tersenyum sendiri seperti orang gila saja" kalimat Kyuhyun menyadarkan Siwon dari dunianya,

"ah ne, aku gila memang, gila karena mu Kyuhyun-ssi" jawab Siwon dengan wajah yang terlihat mesum di mata Kyuhyun. Namja itu menunjukkan ekspresi wajah ingin muntah di hadapan Siwon namun namja tampan itu malah tertawa. Seperti yang ia katakan, ia tidak perduli dengan tindakan menyakitkan dari Kyuhyun karena memang itulah yang ia sukai dari namja itu.

Kedua aktor terkenal itu berjalan santai dengan sedikit penyamaran. Kyuhyun berjalan lebih dulu di depan sementara Siwon berjalan tepat di belakangnya, "setelah ini kita ke mana?" tanya Kyuhyun datar ketika mereka berada di persimpangan,

"belok kiri Kyuhyun-ssi" jawab Siwon memberi petunjuk sembari tersenyum.

Kyuhyun lalu melangkahkan kakinya sesuai instruksi dari Siwon, namun langkahnya terhenti, matanya melebar, terkejut saat melihat hamparan yang terbentang sangat luas di hadapannya dengan rumput - rumput berwarna hijau yang seperti tanpa akhir, ratusan domba berkeliaran dan bergerombol merumput dengan dibatasi pagar kayu di sekitarnya serta jalanan berbatu yang tampak memutari area berwarna hijau itu, dikejauhan, pemandangan gunung yang menjulang dan ratusan pepohonan melengkapi kesempurnaan wilayah tersebut. Bibir Kyuhyun terbuka lebar, terpaku menatap keindahan pemandangan yang tersaji di depan matanya.

"indah bukan? Kau suka Kyuhyun-ssi?' Siwon berdiri di samping Kyuhyun dan memandang ke depan,

"aku.. Aku baru tahu ada tempat seperti ini" gumam Kyuhyun,

Mereka memang sedang melakukan syuting di salah satu pedesaan. Dan saat ini kedua namja terkenal itu tengah berdiri di depan salah satu peternakan dengan padang rumput terbesar di Asia, peternakan domba Daegwallyong.

"tempat ini sangat terkenal, masa kau tidak tahu eum" ucap Siwon,

"ish aku kan sangat sibuk berakting sampai tidak bisa jalan - jalan, tidak seperti mu yang selalu melakukan hal yang tidak penting"

Siwon tertawa namun ia tidak marah, namja itu justru mengajak Kyuhyun kesuatu tempat dan mengeluarkan dompet nya, membayarkan uang sebanyak delapan ribu won untuk mereka berdua.

"ayo Kyuhyun-ssi, aku akan membuat mu merasa tenang di sini"

Kyuhyun tidak menjawab dan menunjukkan wajah angkuhnya lagi, lalu kembali berjalan mendahului Siwon yang menggelengkan kepalanya maklum dengan sikap Kyuhyun.

Sebuah gubuk dari kayu yang cukup tinggi menyapa keduanya ketika mulai memasuki kawasan peternakan. Kyuhun menatap aneh gubuk tersebut sesaat dan kembali berjalan seolah tidak perduli. Siwon mengikuti di belakangnya.

Cuaca bulan Juni sedang baik saat itu. Ratusan domba dibiarkan berkeliaran dan merumput di kawasan tersebut. Keduanya berjalan perlahan menyusuri jalanan bebatuan yang di batasi pagar – pagar kayu di kiri kanannya. Telrihat juga cukup banyak wisatawan yang sedang berlibur. Siwon sedikit menarik topinya untuk menutupi wajahnya agar tidak dikenali oleh para penungjung di sana.

Kyuhyun memekik senang ketika seekor domba berjalan takut - takut ke arahnya, namun sayang teriakan Kyuhyun tersebut malah membuat domba berbadan besar itu berlari meninggalkannya, "ya! Kenapa kau pergi eoh? Kau tidak tahu siapa aku? Aku ini orang terkenal, aktor terkenal, harusnya kau meminta tanda tanganku atau fotoku bukan malah lari seperti itu" omel Kyuhyun dengan bibir mengerucut, ia benar – benar tampak imut di mata Siwon.

Siwon tertawa kecil melihat tingkah polos Kyuhyun, "sepertinya domba itu takut padamu Kyuhyun-ssi, mereka sangat tahu mana yang orang baik dan tidak" ucapnya dengan nada menyindir,

Kyuhyun menolehkan kepalanya ke arah Siwon dan melotot, "ashh bukan aku yang tidak baik, tapi mereka domba yang sombong" Kyuhyun kembali memandang seekor domba yang mendekatinya lagi dengan takut – takut, "huh kau kira kau itu siapa berani menghindariku ish" Kyuhyun kembali berjalan mengikuti jalan setapak yang tersedia di tempat itu. Menikmati sejuknya angin yang bertiup dan melupakan kekesalannya barusan.

Entah mengapa hati dan pikirannya mulai terasa tenang. Mungkin karena suasana indah dan menyejukkan yang ada di depannya saat ini. Kyuhyun malah bertingkah layaknya anak kecil yang sedang bermain. Ia dengan usil berlarian mendekati domba - domba yang merumput di dekatnya membuat domba - domba tersebut lari ketakutan. Kyuhyun tertawa terbahak-bahak melihatnya.

Namja manis itu lalu merentangkan kedua leangannya ke samping setelah puas mengusili domba - domba yang bulunya terlihat sangat lembut dan tebal itu. Kyuhun coba merasakan sejuknya angin dan menghirup udara bersih di sana dalam - dalam. Seluruh rasa lelah dan penat di tubuhnya langsung menghilang, dan digantikan oleh kebahagiaan yang melingkupi hatinya.

Siwon tersenyum lembut melihat perubahan di wajah Kyuhyun, kali ini ia melihat ada sedikit kegembiraan di wajah yang selalu saja terlihat serius kapanpun itu. Siwon berterima kasih pada produser Lee dan Sutradara Kim yang bersedia memenuhi permintaannya untuk pindah lokasi syuting yang awalnya di Seoul menjadi ke Daegwallyeong-meon, meski ia harus mengeluarkan sejumlah uang pribadinya untuk mengganti biaya produksi dan tentunya biaya transportasi yang mereka lakukan dari Seoul kemari.

"kau ingin berfoto dengan domba – domba itu Kyuhyun-ssi?" Siwon berjalan mendekati Kyuhyun yang kali ini hanya memandang domba - domba yang sedang dibiarkan merumput itu. Hanya memandangnya tanpa berniat mengganggu seperti tadi.

"haruskah? Seperti anak kecil saja berfoto dengan hewan sombong itu," ucap Kyuhun datar, dan lagi - lagi dibalas senyuman oleh Siwon.

"jika kau mau aku bisa membantumu memotret" Siwon mengulurkan tangannya, meminta ponsel milik Kyuhyun,

Kyuhyun menyipitkan matanya, coba melihat maksud lain dari permintaan Siwon, "tidak, aku tidak akan dibodohi olehmu, aku tahu, selain dengan alasan untuk memotretku kau juga pasti akan curi – curi kesempatan untuk mengetahui nomer ponsel ku kan?" tuduh Kyuhyun.

Siwon tersenyum kaku, yah memang itulah niat sebenarnya ia meminjam ponsel Kyuhyun, tapi, tentu saja ia tidak akan mengatakan yang sebenarnya, "aku kan hanya ingin membantumu saja, jika kau tidak mau juga tidak apa" Siwon kembali berjalan mengikuti jalanan yang tersedia di sana. Kyuhyun mendengus kesal dan mau tidak mau berjalan mengikuti Siwon, ia tidak mau ditinggal begitu saja di tempat asing.

Keduanya tidak berkata apa – apa selanjutnya dan hanya memandang takjub keindahan yang membuat siapapun berdecak kagum. Kyuhyun terus - terusan menampilkan senyuman di wajahnya saat melihat tingkah domba - domba yang menurutnya lucu. Namja itu menjulurkan tangannya melewati kayu pembatas dan mencoba hendak menyuntuh salah satu domba, namun senyumnya menghilang dan diganti dengan bibirnya yang mengerucut imut ketika domba itu malah lari ketakutan.

Siwon terus tertawa melihat tingkah Kyuhyun, namja itu merasa puas karena usahanya tidak sia - sia. Matahari yang menerangi awan - awan membuat suasana menjadi tidak terlalu panas dan cenderung sejuk. Kyuhun dan Siwon berjalan bersampingan dan saling berbicara entah apa. Yang pasti, Kyuhyun tertawa geli dengan perkataan Siwon.

"ah jadi jika kita datang kemari bulan april, kita bisa melihat domba - domba sombong itu kehilangan kesombongannya" komentar Kyuhyun ketika Siwon menjelaskan kapan waktu yang pas untuk berkunjung ke tempat itu. Dan siwon mengatakan jika mereka datang bulan april atau sebelum musim merumput mereka bisa melihat domba - domba itu dicukur bulunya.

"kenapa kau bilang mereka sombong Kyuhyun-ssi , mereka itu menyenangkan" ucap Siwon membenarkan kalimat Kyuhyun,

"aish mereka itu sombong karena tidak mau aku dekati, fans - fans ku saja langsung berteriak histeris jika aku datang. Dan mereka? Lihat lah mendekatiku saja tidak mau malah mereka pergi, ish mereka sok terkenal memang" Kyuhyun menggerutu dengan imut tanpa ia ketahui,

Siwon tertawa kecil, "memangnya kau mau punya fans seekor domba?" Tanya Siwon,

"ah tentu saja aku senang, semua orang harus jadi fansku, termasuk domba - domba itu. Jika aku berfoto dengan mereka, mereka pasti terkenal dan akan ada tawaran iklan untuk mereka"

Tawa Siwon mengeras mendengar ucapan polos Kyuhyun, "kau bilang tadi tidak mau berfoto dengan domba" sindir Siwon,

"aku berubah pikiran, rasanya, ada gunanya juga berfoto dengan mereka," Siwon tidak menghentikan tawanya mendengar penjelasan Kyuhyun, ia justru tertawa semakin keras, "ya! Kenapa kau tertawa? Ucapanku benar bukan" ucap Kyuhyu ketus,

"ne ne kau benar Kyuhyun-ssi, tapi asal kau tahu, domba ini sudah terkenal meski sebelum ia berfoto dengan mu"

"Kau mengejek ku eoh"

"aniyo, bukan begitu"

"ugh kau menyebalkan Siwon-ssi, sama seperti domba domba jelek itu"

Siwon kembali tertawa, "Kyuhyun-ssi kau mau kemana, hei aku masih harus mengajakmu ke suatu tempat lagi" Siwon berlari mengejar Kyuhyun yang pergi mendahuluinya kemudian berjalan bersebelahan dengan namja manis itu.

"aku tidak mau ketempat ini lagi, mereka semua menyebalkan, tidak ada lucu – lucunya" kesal Kyuhyun saat mereka berjalan keluar dari area peternakan.

"kenapa kau tidak mau? Bukankah tempat ini indah? Lihatlah pemandangan di sepanjang peternakan ini, ladang rumput yang luas, domba yang lucu" terang Siwon,

"domba lucu? Kau bilang domba itu lucu? Tidak, mereka jelek tidak lucu" Kyuhyun mempoutkan bibirnya, ia mulai merasa nyaman berbincang dengan Siwon,

"benarkah? Aku rasa setelah ini kau pasti akan mengatakan jika domba itu lucu" ucap Siwon yakin,

"huh? Coba saja tunjukkan padaku"

"aku akan tunjukkan padamu, tapi tidak sekarang" ucap Siwon dengan nada dibuat penuh misteri,

Kyuhyun menyipitkan matanya menatap Siwon, "kau jangan coba – coba membohongiku"

"tidak, aku janji, suatu saat aku akan mengajakmu lagi kemari dan kita akan lebih bersenang – senang. Hari ini kita tidak bisa lama – lama karena harus kembali melanjutkan syuting bukan? dan kau masih harus ke Jepang nanti malam, kita tidak bisa membuang waktu terlalu lama di sini"

"baiklah aku pegang janjimu" ucap Kyuhyun setelah menatap lama ke arah Siwon, coba mencari keyakinan di mata namja itu, "sekarang kita akan kemana lagi?" tanya Kyuhyun,

"umm aku akan mengajakmu belanja" jawab Siwon santai,

"belanja? Kau kira aku yeoja"

"memang namja tidak boleh belanja eoh, kau tenang saja aku yang akan membayar, kau tinggal tunjuk mana yang kau mau, kajja, waktu kita tidak banyak, kita harus kembali syuting setelah ini" Siwon menarik tangan Kyuhyun dan mengajaknya ke toko penjual oleh – oleh.

Toko tersebut tidaklah terlalu besar, namun tersedia bermacam – macam barang yang yang berhubungan dengan domba, mata Kyuhyun langsung melebar melihat berbagai macam benda dengan bentuk yang lucu – lucu dan bagus, "kau yakin akan membayar semua yang aku beli?" tanya Kyuhyun dengan pandangan berseri – seri,

"apapun yang kau mau" jawab Siwon,

"baiklah" Kyuhyun segera menysuri toko tersebut dan melihat – lihat, ada gantungan untuk ponsel berbentuk domba kecil lucu, namja itu langsung mengambil dua dan menunjukkan pada Siwon, "menurutmu bagus tidak?" tanya Kyuhyun. Ia melupakan nada ketus dan datarnya saat bicara pada Siwon,

"aku rasa ini lebih bagus' Siwon menunjuk gantungan dengan kepala domba berwarna cokelat, "mirip dengan wajahmu" canda Siwon,

Wajah Kyuhyun langsung merengut, "ish, lupakan saja' ia kembalikan lagi gantungan tersebut di tempatnya dan melihat lagi yang lain.

Namja manis itu begitu menikmati saat – saat memilih barang, ia bahkan tidak sadar jika sedari tadi lengan Siwon merengkuh pinggangnya dengan posesif. Kyuhyun berkali – kali meminta pendapat Siwon tentang barang yang ia pilih dan tanpa risih sedikitpun membiarkan namja tampan itu berada di jarak yang dekat dengannya. Kyuhyun kembali menunjukkan satu barang pada Siwon, dan namja tampan itu terlihat berfkir, coba mencari benda yang lebih bagus. Keduanya tertawa saat saling mengejek satu sama lain jika melihat ada barang dengan ekspresi jelek terpampang di sana. Bahkan tak jarang Kyuhyun tanpa sadar memukul pelan bahu Siwon jika namja tampan itu sudah mengeluarkan candaannya.

Kebahagiaan terpancar jelas dari wajah mereka. Bahkan, orang awam yang sekali melihatpun pasti langsung berfikir jika keduanya adalah sepasang kekasih. Terlihat begitu mesra dan serasi. Dengan Siwon yang melingkarkan tangannya di pinggang Kyuhyun, dan Kyuhyun yang terus menampilkan seyumannya. Siwon sesekali merapikan topi yang digunakan Kyuhyun untuk menyamar, atau kadang merapikan poni namja itu yang sedikit menyembul dari balik topi. Dan Siwon sangat menikmati setiap tindakannya pada Kyuhyun, dan iapun tahu jika Kyuhyun juga tidak mempermasalahkan hal tersebut.

Akhirnya, setelah menghbiskan waktu hampir satu jam kedua namja itu selesai berbelanja. Dan nyatanya, Kyuhyun tidak membuat Siwon bangkrut karena mereka hanya membeli dua buah gantungan ponsel. Namja manis itu mengulurkan ponsel dan gantungan yang baru saja ia beli kepada Siwon, "pasangkan, kau yang beli jadi kau yang harus pasangkan" ucap Kyuhyun kembali dengan sikap aslinya.

Tanpa banyak bicara Siwon langsung membantu Kyuhyun memasangkan gantungan ponsel berbentuk domba kecil berwarna putih yang gemuk menggemaskan, "ini, bagus bukan?" ucap Siwon dengan bangga, pasalnya ia yang menunjuk benda itu tadi kepada Kyuhyun dan langsung disetujui namja manis tersebut.

Kyuhyun hanya memutar bola matanya malas, namun anehnya namja itu tidak protes sedikitpun ketika tangan Siwon kembali melingkar di pinggangnya, ia malah merasakan ada satu perasaan asing di hatinya, rasa aman dan nyaman. Setelahnya mereka tidak berbicara apa – apa lagi, hanya berjalan pelan menikmati semilir angin yang menerbangkan helaian demi helaian pakaian yang mereka kenakan. Di bawah terangnya matahari yang melakukan tugasnya menyinari dunia, Kyuhyun tersenyum sambil memain – mainkan gantungan baru di ponselnya, sementara Siwon memandang penuh rasa cinta pada namja manis itu.

"Siwon-ssi" panggil Kyuhyun tanpa mengalihkan perhatiannya dari gantungan ponselnya,

"ne" ucap Siwon, ada jeda sejenak, Kyuhyun merasa ragu untuk mengatakan kalimat selanjutnya, tapi ia bukanlah namja tidak tahu diri yang tidak mengucapkan apapun setelah diperlakukan dengan begitu baik,

"terima kasih" Kyuhyun coba menampilkan senyum terbaiknya dan membuang semua rasa tidak sukanya pada Siwon. ia benar – benar tulus mengatakan kalimat singkat itu.

Kedua namja berbeda usia dua tahun itu lalu saling memandang satu sama lain, masih dengan tangan Siwon di pinggang Kyuhyun. Siwon tersenyum lembut membalas ucapan terima kasih dari Kyuhyun dan menangguk, "tidak perlu berterima kasih Kyuhyun-ssi, aku melakukan ini juga agar kau tidak terlalu setres, aku tahu jadwalmu sangat padat, syuting drama percintaan memang tidak sesulit drama action, tapi, kau akan lelah jika tidak terbiasa. Karena drama percintaan lebih mengutamakan kekuatan mental daripada fisik, ekspresimu haruslah nyata, jadi, jika pikiranmu sedang tidak baik, kau akan kesulitan dalam mendalami peran, karena itulah kau bisa sering gagal jika tidak dalam kondisi baik" ucap Siwon lembut, memberi penjelasan pada Kyuhyun,

"aku tahu, kita berdua memang berbeda, aku sama sekali tidak menyukai drama percintaaan, karena itu memang rasanya berat sekali bagiku untuk beradaptasi" jawab Kyuhyun pelan sambil mengalihkan pandangannya ke arah lain, ia merasa takut untuk menatap Siwon lebih lama.

Siwon kembali tersenyum, "kau tidak perlu takut, aku akan selalu siap membantumu, kapanpun kau memerlukanku aku akan selalu datang untukmu" bisik Siwon,

Kyuhyun kembali menatap Siwon dengan cepat, ia merasakan dadanya berdesir saat melihat wajah Siwon yang begitu dekat dengannya saat ini, ia merasa seperti orang yang sangat diperhatikan, dan ia merindukan rasa itu, rasa begitu diperdulikan, begitu diperhatikan. Kyuhyun merasa air matanya mulai menggenang dipelupuk mata ketika ia teringat sebersit kenangan masa lalu dengan seseorang. dan perasaan itu kembali muncul dihatinya setelah lima tahun berlalu.

.

Kyuhyun melamun memandang keluar jendela mobil sambil memegang gelang rosarionya, ia sedang dalam perjalanan kembali ke Seoul untuk mengejar penerbangannya ke Jepang setelah menyelesaikan syuting hari itu. Berkat bantuan Siwon, ia akhirnya berhasil menunjukkan ekspresi jatuh cinta pada seseorang. Ryeowook yang sejak tadi merasa ada keanehan pada Kyuhyun tidak berani berkata apa – apa karena melihat wajah namja itu terlihat begitu mendung. Seakan ada beban berat yang menghantui pikirannya.

Kyuhyun mengambil ponselnya dari dalam saku jaket dan melihat gantungan boneka domba yang terpasang rapi di sana, namja itu terkejut ketika melihat ada sulanan sebuah nama di sisi lain badan boneka itu, "rasanya tadi tidak ada jahitan apapun di sini" Kyuhyun memperhatikan lebih seksama sulaman itu dan matanya melebar, ada huruf Hangeul berbentuk Kyu di sana, disulam dengan warna biru, warna kesukaannya dan diikuti dengan kalimat fighting di bagian bawah.

Lagi, Kyuhyun merasa hatinya serasa aneh ketika melihat sulaman itu, namja manis itu menggigit bibirnya kuat – kuat agar tidak ada isakan dari sana, sejauh itukah Siwon memperhatikannya? Padahal selama ini ia tidak pernah menganggap namja itu ada, menganggap namja itu menjijikkan karena selalu memandangnya dengan pandangan yang selalu membuatnya merinding ngeri.

Di tempat lain Siwon terus memamerkan senyumnya selama ia berada di mobil, membuat manager Shin yang bersamanya mulai merasa ketakutan, "Siwon-ssi, kau baik – baik saja kan? Otakmu tidak bermasalahkan?" tanya namja bertubuh tambun itu takut – takut, karena sejak tadi Siwon terus saja tersenyum sambil melihat gantungan yang ada di ponsel namja itu.

"hyung, apa kau pernah mencintai seseorang begitu dalam? Meski hanya menerima pemberian kecil darinya kau sudah merasa senang seperti berada di awan - awan" Siwon menatap manager Shin dengan riang, Manager Shin yang ditanya hanya diam dan menggeleng, "rasanya sangat menyenangkan hyung, kau harus merasakannya nanti" Siwon kembali tersenyum dan bermain dengan gantungan ponsel miliknya. Sebuah gantungan berbentuk bulu domba yang dibuat seperti bola dan ada mata hidung bibir juga mulut di sana. Kyuhyun yang memilihkan benda itu untuknya. Bahkan namja manis itu sampai bertengkar dengan salah satu pengunjung untuk mempertahankan benda tersebut. siwon tersenyum kecil mengingat kejadian itu, "aku tidak menyangka dia sangat keras kepala" ucap Siwon memutar – mutar gantungan ponselnya, "aku tidak sabar untuk syuting selanjutnya hyung, kapan kita bisa syuting lagi?" tanya Siwon,

Manager Shin segera membuka agendanya, "umm untuk syuting selanjutnya adalah tiga hari lagi, karena Kyuhyun-ssi harus pergi ke Jepang dua hari ini"

"dua hari?" Siwon terlihat berfikir, "ah iya aku lupa jika dia harus ada di Jepang, anak itu bahkan terbang malam ini juga, apa dia tidak lelah?" Siwon menyandarkan tubuhnya di kursi mobil, "Hyung kau tahu di mana lokasi syuting Kyuhyun di Jepang?" tanya Siwon cepat, Manager Shin menggeleng pelan, membuat Siwon berdecak kesal, "cepat cari tahu, aku tidak bisa membiarkannya melakukan syuting seberat ini, dia adalah rekanku sekarang, dan kami akan menjadi sepasang kekasih di drama, jadi aku tidak mungkin begitu saja membiarkan dia selelah itu" perintah Siwon,

Manager Shin melebarkan matanya, terlihat shock dengan perkataan Siwon barusan, "apa yang akan kau lakukan? Jangan membuat skandal, dia namja, namja, ingat kau sekarang sedang berada dalam drama percintaan sesama jenis" ucap Manager Shin, namja itu memang tidak tahu jika Siwon adalah seseorang yang mencintai namja.

"memang apa perduliku? Aku hanya ingin bertindak sebagai seorang teman dan rekan, memang tidak boleh? Media saja yang terlalu berlebihan mengatakan berita tentangku, sudahlah lakukan saja apa yang aku minta, ah ya sekalian urus semua yang kuperlukan" Siwon mengibaskan tangannya seakan – akan meminta Manager Shin tidak bertanya lagi.

.

.

.

Kawasan Minato Mirai 21 yang berada di Yokohama sudah diterangi senja hari itu. Kyuhyun mengucapkan terima kasih pada seluruh kru yang bekerja keras menyelesaikan syuting selama dua hari penuh. Bahkan mereka tidak mendapatkan istirahat yang cukup, setelahnya, namja itu berpamitan untuk sekedar berjalan - jalan di kawasan yang terkenal di Yokohama tersebut sebelum kembali ke Seoul besok paginya.

Kyuhyun berjalan pelan menyusuri Kishamichi Promenade, jalanan yang memang dikhususkan bagi pejalan kaki untuk melihat keindahan Minato Mirai 21. Sebuah kincir ria berdiri gagah diterangi lampu - lampu berwarna cerah di seberang sungai yang membelah kawasan itu dan juga gedung - gedung bertingkat dengan lampu yang menyala semakin membuat kawasan tersebut terlihat indah untuk dilihat. Kyuhyun menghentikan langkahnya, sekedar menikmati keramaian yang ada di sekelilingnya. Namja manis itu mengangkat ponselnya dan berpose dengan kincir ria yang menjadi backgroundnya, namun saat akan menekan tombol untuk memotret namja itu melebarkan matanya saat seseorang dengan tidak sopannya berdiri di sisinya, "kau... kenapa kau ada di sini eoh?!" tanya Kyuhyun tidak percaya.

-Tbc-


hayoo siapa ituuuu yanga main numpang foto ama babykyu kkkkk, pasti tebakannya benar semua heehe

annyeong hyunnie kembali dengan chap dua my baby angel, mianhae jika romance nya berasa kurang, entah apa yang salah hingga apa yang hyunie bayangkan tidak bisa tertuang dengan baik huhu... tapi semoga kalian semua suka :)

.

hyunie ucapkan banyak2 terima kasih buat kalian yang sudah review di chap 1, bener2 ga nyangka hasilnya melebihii perkiraan, terima kasih banyakkkk semuaaaa #sodorinfotowonkyukereaders, , terima kasih juga buat yang sudah follow dan favorite, buat kalian yang sudah baca terima kasih terima kasihhhhh,

.

baiklah rasanya cukup segini aja cuap - cuapnya, saya sedang -coret- sok -coret- sibuk sekarang :P

sampai jumpa di chap 3 ^^

Lets say Wonkyu Is Real

-Chohyunnie-

2015-06-13

.

.

untuk balasan review yg punya akun sudah hyunie balas ke akun masing2 apakah ada yang terlewat?

balasan review :

ZiaKyu : pedes tapi ga sepedes cabe kan hehe, ini sudah lanjut, makasih reviewnya ^^

Guest : salam kenal hyunra-ssi, hyunie imnida ^^ iya siwon tergila2 sama baby kyu, neee ini udah lanjut, gomawo reviewnya ^^ mianhae ga bisa kilat hehe

Hanna Shinjiseok : makasih udah suka, yah begitulah, tapi babykyu masih penuh misteri #halah meski udah jelas di chap ini apa yang terjadi , jadi silahkan ditebak masa lalu apa yg dimiliki babykyu , gomawo reviewnya yaa ^^

NaraKim : gomawo reviewnyaaa ^^ yah kurang lebih begitu sih, patah hati, tapi g bisa di bilang patah hati juga sih ,, ne semoga saja cara2 romantis siwon buat luluhin baby kyu bisa muncul cepat di otakku, maklum kadang suka ilang sendiri hehe,

deraelf : annyeong juga, makasih ya reveiwnya ^^ ini udah di lanjut :)

lya : babykyu ga dingin kok, cuma jutek aja, tapi aslinya tetep imut nya g ilang kkk, siwon kasian juga ya kalau menderita , ga tega juga liatnya hehe, gomawo reviewnyaa ^^

ApolDes : gomawo reveiwnya, iya setelah dibaca lagi memang ada typo huhu, thanks udah kasih tahu yaa ^^