SEOUL

.

.

Cast : Cho Kyuhyun (Marcus Cho), Lee Sungmin, Lee Hyukjae, Seo Joo Hyun (Seohyun) – (In this Chap)

Other Cast : Hwang Mi Young (Tiffany), kim kibum, lee donghae

Summary : Sungmin mendapatkan dua model yang bernama marcus cho dan seo joo hyun. Kira-kira seperti apa ya sifat dari kedua model itu. tapi menurut kabar yang beredar, gosip tentang mereka sangatlah buruk. Dan pada akhirnya, sungmin tau kalau marus cho itu adalah...

note : miss ty bertebaran dimana-mana, tidak sesuai EYD

.

.

.

Don't Like? Don't Read!

.

.

.

Selamat Membaca Chingu

.

.

.

Sungmin POV

Kini aku sudah berada di suatu ruangan yang pastinya adalah ruangan khusus untuk para fotografer sepertiku. Kutengok kekanan, banyak para namja seusiaku yang cute-cute dan mungkin lebih terkesan seperti pendatang baru. Dan kutengokkan kepalaku ke sebelah kiri, lebih banyak seperti para senior, mereka terlihat bijaksana dan anggun. Dan sepertinya hanya aku yang biasa-biasa saja.

"baiklah saudara sekalian, maaf atas keterlambatan ini. Saya selaku penyelenggara acara ini, mewakili semua staff untuk minta maaf. Ada baiknya kita memulai acara dan terima kasih atas kesediaan anda semua untuk menghadiri acara ini"

Dan dimualilah cuap-cuap yang sangat tak penting bagiku. Mereka hanya berbicara tentang menjalin kerja sama antar senior dan junior. Ah, aku pusing mendengarnya. Dan intinya kami mendapatkan dua model yang akan menjadi objek kami. Dan hasilnya akan menentukan apakah kami pantas untuk bekerja disini.

"nah, sekarang saatnya bagi kalian untuk mengambil nama-nama model yang akan menjadi partner kalian"

.

.

.

author pov

Kini mereka telah mendapatkan dua buah kertas yang memuat nama-nama model yang ada di SM ini. Dan dimulailah percapakan antara sesama fotografer untuk saling mencari informasi tentang partner mereka.

"hae, siapa partnermu?" ucap kibum kepada teman seangkatannya

"ah, partnerku eunhyuk-ssi dan tifanny-ssi" ucap donghae

"wah, enak sekali kau. kudengar eunhyuk-ssi itu orangnya ramah dan murah tersenyum. Pasti kau akan mendapatkan angel yang bagus" ucap kibum

"ah.. benarkah? Bagaimana denganmu kibum.. siapa partnermu kali ini?"

"kalau aku siwon-ssi dan sunny-ssi. Dua karakter yang sangat berbeda jauh. Yang satu terlalu dewasa sifatnya dan yang satu terlalu kekanak-kanakan"

"ne, aku setuju denganmu. Oh ya bagaimana dengamu anak baru?"

"ah, lee sungmin imnida.. kalau aku, marcus cho dan seo joo hyun"

"hahaha, bad luck for you. Lee donghae imnida. Kasihan sekali, kau lebih parah dari kibum. Kuharap kau betah dengan mereka"

"kau benar hae, kuharap hari-harimu bersama mereka 'akan' menyenangkan. Kau sangat 'beruntung' mendapatkan mereka berdua sekaligus" ucap kibum

"eh? Kenapa sunbae berbicara seperti itu? Memangnya kenapa dengan mereka?"

"tidak.. tidak ada apa-apa.. kau akan tau nanti.. hwaiting ne sungmin-ssi"

Dan ditinggallah sungmin oleh kedua sunbaenya itu dengan perasaan bingung

"kuharap mereka orang yang baik. Tapi aku juga penasaran dengan mereka. Apa kutanya saja ya dengan hyukkie hyung. Mungkin dia tau dengan kedua model ini" gumam sungmin

.

.

.

(Eunhyuk's house)

"hyukkieee hyungggggggggggggggg" teriak seorang namja yang baru saja memasuki rumah eunyuk. Tentu saja penghuni rumah itu menghadiahinya dengan tatapan dingin yang tak berhasil membuat namja tadi ketakutan malah gemes sama sang tuan rumah

"tak punya sopan santun eoh? Tak diajarikah kau oleh kedua orang tuamu di kyoto?" tanya tuan rumah aka eunhyuk kepada sang pelaku

"ayayaya.. hyungku satu ini.. sungguh menggemaskan.. kau tambah imut saja eoh" puji sang pelaku

"KAUUU.. aku ini sedang marah pabbo! Lagipula aku ini tampan.. bukan imut lee sungmin.." ucap eunhyuk dan langsung mempoutkan bibirnya pertanda dia sedang kesal sekarang

"eoh? Tampan? Bahkan dengan tampang kesalmu sekarang saja kau menambah kadar imutmu hyung.. ckckckc.. hyung.. bogoshipoyooo.." jujur sungmin sangat rindu dengan hyungnya satu ini, setelah berpisah selama lima tahun lebih tanpa bertatap muka, itu membuat keduanya menahan rindu yang amat besar.

"ne, hyung juga.. bagaimana kabar oemma dan appa? Apakah mereka sudah memiliki aegya lagi?" tanya eunhyuk berjalan kedapur untuk membuat coklat panas dan jus kesukaannya.

"mereka baik hyung.. ne, saengmu bertambah lagi satu.. ah, bukan.. dua hyung.. namanya minho dan.. emmm.. mungkin taemin" ucap sungmin sambil membantu hyungnya membuat jus

"mungkin? Kau lupa pada saengmu sendiri sungmin?"

"aniyo, bukan begitu hyung.. minho memang sudah lahir, tapi taemin masih 5 bulan dalam kandungan hyung.. mana susunya hyung?"

"dilemari atas kepalamu.. bagaimana di SM tadi.. mian hyung tidak ada.. hyung baru ingat ada jadwal tadi.."

"gwenchana.. emm, lumayan membosankan.. tapi untung saja ada orang baik yang menolongku tadi.. oh ya hyung.. aku mendapat 2 model untuk menjadi objekku"

"oh ya? Siapa?"

"kalau tidak salah namanya marcus cho dan seo joo hyun—"

KLENTANGGG

"hyung? Gwenchana? Untung saja hanya bubuk coklatnya yang tumpah.. kau kenapa hyung?"

"ani, tanganku licin tadi.." ucap eunhyuk sembari menetralisir rasa kegugupannya

"kau kenal dengan mereka hyung?"

"em, yah.. kenal sih.. hanya.. se.. sebatas teman kerja.. ya, teman kerja.. waeyo?"

"ani.. bagaimana sifat mereka hyung?"

"emm.. kau mau hyung jujur tentang mereka?"

"eh? Tentu hyung"

"baiklah, marcus cho.. dia orang yang tidak bisa ditebak.. kadang baik, kadang usil, kadang dingin, yah macam-macamlah.. dia menjadi model hanya selingan saja.. dia itu pewaris tunggal di cho corp.. dia bahkan sudah menjadi dirut di perusahaannya yang ada di seoul.. sebutan lainnya evilkyu"

"oh.. terus yang satunya lagi?"

"oh.. kalau seohyun sih 11-12 sama si marcus itu.. rupanya kayak cewek polos tapi dalamnya evil tingkat tinggi.. mereka berdua itu kalau udah bergabung dunia serasa terbalik.. siapapun yang jadi fotografernya, pasti kena keusilan dari duo evil itu.. sebaiknya kau berhati-hati dengan mereka.."

"ap.. apakah mereka se.. seram itu hyung?"

"emm.. tidak juga.. tapi tergantung mood mereka juga sih.. sebenarnya mereka itu orang baik loh minnie.. mungkin mereka mempunyai alasan tersendiri melakukan hal itu.."

"ne hyung. Tap.. tapi tetap saja ak.. aku merasa takut mendengar perkataanmu tadi.."

"mereka itu seperti janus"

"janus?"

.

.

.

(Sehari sebelum pemotretan di SMT)

"hahhh.. kenapa semua kabar yang aku dapat tentang kedua modelku itu buruk semua? Terutama si marcus cho itu.. apa benar mereka orang jahat? Aiggooo aku pusing..." gumam sungmin dan secara tidak sengaja dia menabrak seorang model yang tengah melintas didepannya.

BRUKK

"awww.." rintih yeoja itu

"mian.. aku tidak melihatmu tadi.. kau terluka?" ucap sungmin seraya membantu yeoja itu berdiri dan mendudukkannya dibangku terdekat

'bukankah dia yang akan memotretku dan oppa? Hem, bagaimana kalau aku menunjukkan sisi baikku dulu ke dia' gumam yeoja itu aka seohyun

"aku tidak apa-apa oppa.. hanya saja, akh.. sakit oppa.. sepertinya aku tidak bisa berjalan kemobilku oppa" ucap seohyun yang tentu saja dia berbohong

"ommona.. apakah separah itu? aigoo.. aku sungguh minta maaf agashi.."

"ne oppa.. lagipulakan kau tidak sengaja.."

"ahh,, kau benar-benar orang yang baik.. naneun lee sungmin imnida.."

'heh? Polos sekali namja ini.. aku bahkan dibilang orang baik.. sepertinya namja ini sangat mudah dibohongi dan dimanfaatin' batin seohyun

"ne oppa.. seo joo hyun imnida.. senang berkenalan denganmu oppa"

"a..ahh.. ternyata kau yang bernama seo joo hyun.." ucap sungmin gugup

'dia baik kok. Tapi,,, mengapa semua gosip mengatakan kalau dia ini jahatlah, evillah, penipulah. Dia bahkan lebih terlihat seperti malaikat yang turun kebumi. Cantik, tapi sepertinya tidak alami' batin sungmin

"nde oppa, panggil saja seohyun. Semoga pekerjaan yang akan kita jalani bersama nanti akan berjalan dengan lancar ne" tutur seohyun dengan senyuman yang dianggapnya bisa meluluhkan para namja

"ne seohyun. Kuharap. Em, aku masih harus pergi sekarang, tak apakah bila aku meninggalkanmu sendirian disini?" tanya sungmin

"ne, tak apa oppa. Aku akan meminta bantuan managerku nanti"

"oh, baiklah. Sampai jumpa seo"

"ne oppa sampai jumpa.."

'dineraka duniamu oppa' lanjut seohyun dalam hati

.

.

.

Terlihat seorang yeoja tengah menghubungi seseorang dengan mimik wajah yang sedikit serius. Sepertinya mereka merencanakan sesuatu.

"ne oppa.. dia sangat polos.. tak kusangka ternyata kau sudah mengenalnya terlebih dahulu.."

"..."

"sip oppa.. dia bahkan sudah kukelabui tadi.. ekspresinya lucu sekali oppa.. coba kau melihatnya.."

"..."

"ne oppa.. tenang saja.. aku tidak akan mencelakakan malaikat kecilmu itu.."

".."

"ide yang bagus oppa.. baiklah, aku akan berusaha maksimal untuk rencanamu kali ini oppa.."

".."

"ne, sudah dulu oppa.. tiffany oennie sudah datang.. pay pay.."

Tak lama setelah sambungan itu terputus, datanglah seorang yeoja yang berperawakan sangat anggun. Sepertinya dia baru saja menghadiri sebuah acara penting.

"hei soe, ayo kita pergi. Aku gerah memakai pakaian ini" ucap fanny

"ne oennie.. kajja.."

.

.

.

(Hari Pertama pemotretan di SM)

Kini, diruangan yang besar itu hanyalah terdapat dua insan yang berbeda genre. Jam sudah menunjukkan pukuk 12.00 KST. Sepertinya mereka telah membuang waktu yang ada hanya untuk menunggu satu orang yang tidak tau dimana keberadaannya.

"seohyun-ssi, apakah si marcus cho itu orang yang telatan? Waktu kita terbuang percumakan gara-gara nungguin orang yang nggak tau dimana keberadaannya" ucap sungmin kesal. Jelas saja, sudah dua jam lebih waktu mereka terbuang percuma, Cuma untuk menunggu kedatangan seorang marcus cho

"hahaha.. yang sabar aja oppa.. lagipula si cho itu sudah landing kok di seoul, mungkin 30 menit lagi sampai kesini.." tutur seohyun

"eh? Landing? Memangnya dibaru dari mana?" tanya sungmin

"biasa.. ngurus bisnisnya yang di indonesia.. tau tuh.. sok sibuk banget oppaku yang satu itu.. awas aja kalau pulang-pulang nanti nggak putih lagi.. ku penjara dia disalonku samapi warna kulitnya kembali keasal.." ucap seohyun

"oh gitu.. oppa dukung deh kalau si cho-ssi itu kamu kurung.. kan nggak enak juga kali lihat seorang model yang warna kulitnya nggak nentu gitu.. bayanginnya aja udah serem.. ihhhh.." ucap sungmin merinding ketika membayangkannya. Kenal aja belom, udah bisa bayangin. Dasar sungmin pabo. #uppsss

"oppa, sebaiknya kau jaga ucapanmu itu.. kalau cho oppa tau kau berkata begitu.. tamatlah riwayatmu oppa.." ucap seohyun dingin

"mi.. mian seo.. op.. oppa.. kelepasan.." ucap sungmin gugup

"ne ne ne.. oh ya oppa.. peranku kali ini gimana oppa? Aku antagonis atau protagonis oppa?" tanya seohyun riang

"emm.. sepertinya kita akan mengambil konsep janus.. kau tau apa itu janus?"tanya sungmin

"eh? Aku baru mendengarnya oppa.. emm, bukankah itu salah satu albumnya boyfriend ya oppa?" ucap seohyun

"nde, kau benar. Kita akan mengambil konsep yang sama dengan boyfriend. Janus"

"ya ya ya ya.. aku suka oppa dengan konsep itu.. sangat cocok.."

"eoh? Cocok?"

"ne, sangat cocok. Intinyakan jangan melihat dari satu sisi saja. Tapi dari dua sisi. Dont jugje it by the cover right"

"ne, kau benar seo"

...

(30 menit kemudian)

Ketika dua insan tadi sedang asik dalam dunia mereka tiba-tiba seorang namja datang sembari menggenrak pintu yang tertutup rapat itu.

BRRAAAKKKK

"ommona.. siapa yang membuka pintu sekasar itu.." tutur sungmin

"kyyyyaaaa... opppaaa... kau sudah datang.. bogoshipoyo.." ucap seohyun yang sudah melihat sang pelaku, langsung memeluk erat tubuh pelaku.

"se..sak..seo.." ucap sang pelaku

"eh? Mian oppa.. sungmin oppa.. ini marcus cho sudah datang.. oppa~.. ooopppppppaaaaaaaaaaaaa" teriak seohyun

Sungmin yang sedari tadi melamun pasca gebrakan pintu, terkejut mendengar suara nyaring seohyun.

"n.. nde seo.. ah, jadi kau yang bernama mar.. CHO KYUHYUN" teriak sungmin. Bagaimana tidak? ketika ia mendongakkan kepalanya, bisa ia lihat seorang namja yang beberapa hari lalu bersamanya, kini ada didepannya.. terlebih lagi, dia seorang model.. marcus cho

"ahh, ternyata kau tidak lupa padaku suungmin-ssi.. tapi, dikantor ini namaku marcus cho.. kau bisa memanggilku hyung.. karena kau lebih muda dariku.."

"ah.. ahh.. aku tak menyangka.. kau.. kau begitu pintar.. yah.. pintar.. kau.. bekerja sebagai.. model dan.. dan.. juga sebagai pebisnis.. ya. Pebisnis.. hehehe" ucap sunugmin terputus-putus

"ne.. terima kasih sungmin-ah"

"ne, tapi kau juga harus bisa membagi waktumu hyung.. kau telat 2 jam.." ucap sungmin lancar pasca keterkejutannya tadi

"eh? Aku tidak telat sungmin-ah. Kau mengatakan kalau kita ketemuan jam 10 kan. Dan sekarang, tepat jam10" ucap kyuhyun

"hah? Sekarang sudah jam 12 hyung. Bagaimana bisa kau mengatakan sekarang baru jam 10. Ini, lihat jam tanganku. Aku tak mungkin salah"

"ah, kau benar. Sepertinya disini terdapat kesalahpahaman sungmin-ah"

"eoh? Salah paham?"

"ne.. aku sudah seminggu ini tinggal di indonesia untuk mengurus perusahaanku disana. Dan otomatis, aku menyesuaikan waktu yang ada di indonesia. Dan kau bilang kita bertemu jam 10. Dan sekarang, di indonesia baru jam 10. Berarti permasalahannya adalah kau yang tidak memberitahuku bahwa kita ketemuan jam 10 waktu seoul" jelas kyuhyun

"WHAT! Jadi ini semua atas kesalahanku?"

"ne, tepat sekali"

"seoo" geram sungmin

"ahhhh.. aku harus ke toilet dulu.. dahhhh" ucap seohyun yang langsung tancap gas ke toilet

"anak itu" gumam sungmin

Yah, seperti sungmin sangat kesal dengna seohyun. Itu karena seohyun tidak bilang apa-apa tentang si marcus cho yang pergi ke indonesia. Kalau tau begini, pasti waktunya nggak terbuang percuma. Akhhh, rasanya sungmin ingin menjambak rambutnya sampai rontok atas kebodohannya itu.

Sepertinya sungmin sedikit mengerti atas perkataan sunbaenya beberapa waktu yang lalu. Tapi sungmin, yakinlah kalau ini barulah permulaan dari permainan mereka.

.

.

.

.

.

.

.

END

.

.

.

.

.

.

.

.

Bercanda ding..

.

.

TBC aja deh (itupun kalau readersnya mau lanjut)

.

.

Ok.. sekian dulu ff jie.. pasti pada garing.. mian ya.. gomawo ya buat yang udah riview.. hehehe.. remind to riview again?