Yo Minna-san ane sekarang Update cerita Decade
ane lupa ngasih tau kalau cerita Decade ini ane ngikutin canon Kamen Rider Decade dengan sedikit perbedaan, untuk saat in ane ngikutin canon di dunia Kuuga. Dan di dunia Kuuga ini ane buat udah Season 3 dari Shakugan no Shana dan akhir dari cerita ane yang akan datang :v
Udah mungkin segitu aja dan mohon maaf bila ada kekurangan dalam cerita ini
Happy reading :v
Previously on Kamen Rider Decade
Di taman kota saat ini monster kepiting membunuh semua anggota tim SWAT. Seorang gadis detective segera mengangkat radionya.
"Unidentified Life Form #7 sudah dikonfirmasikan! Kau bisa mendengarku, Baka!" Kemudian seorang pemuda yang mengendarai TryChaser2000 segera tiba di lokasi. Dia melepas helmnya, menunjukkan seorang pemuda berambut hitam dengan mata berwarna coklat. Nama pemuda itu adalah Akira Godai.
"Shana." Seru Akira sebelum memanggil beltnya. Beltnya berwarna silver, mempunyai tombol multi, dan sebuah gem merah ditengahnya. Ini adalah Arcle Belt. Dia melakukan perform gerakannya dan menekan bagian samping beltnya.
"Henshin!"
Segera belt tersebut mengeluarkan bunyi bip sambil tubuh Akira dikonsumsi oleh bagian armor. Di dadanya terdapat armor berwarna merah, bahu pelindung warna merah, gelang kaki warna merah, celana ketat warna hitam, gelang kaki warna emas disekitar kakiknya, dan helmnya terdapat mata majemuk warna merah, bagian mulut warna silver, dan sebuah tanduk warna kuning. Ini adalah Kamen Rider Kuuga.
Rizuki mengetahui dia ada di dunia mana sekarang. Setelah melihat petualangan Tsukasa dan ada kesan mirip dengan Tsukasa.
"Kita berada di dunia Kuuga."
Chapter 02
"Henshin!" Teriak Akira yang kemudian dia berubah menjadi Kamen Rider Kuuga
Kuuga melompat melewati para polisi lalu menyerang Grongi kepiting. Dia membuat jarak antara Grongi dan para polisi, kemudian Grongi tersebut menyerang Kuuga namun Kuuga menahan serangan tersebut dan membalasnya.
"Itu No.4!" Teriak salah satu polisi
"No.4 telah muncul!"
Para polisi ingin menembak kearah Kuuga dan Grongi, namun mereka masih ragu untuk menembak sambil menunggu perintah.
"Apa yang akan kita lakukan Shana?" Tanya salah satu atasan polisi
"Unidentified Life Form No.4 berada dipihak kita, selain itu kita harus mengevakuasi korban." Kata Shana yang dibalas dengan anggukkan kepala, lalu para polisipun segera bertindak
Sementara itu dengan Kuuga yang masih bertarung melawan Grongi melihat korban yang ada didekatnya adalah seorang gadis namun gadis tersebut tidak ada luka dan tidak mengeluarkan darah sementara korban laki-lakinya banyak yang terluka parah.
"Lagi-lagi korban gadis polisi yang tidak ada lukanya, selain itu kenapa para Grongi bermunculan kembali." Guman Kuuga
Namun dia tidak diberi waktu untuk berpikir karena Grongi tersebut kembali menyerang, Kuuga menangkis serangannya kemudian dia membalas serangan Grongi.
(Play Journey Through Decade)
(Kamen Rider Decade, Apa yang dilihat oleh matanya saat dia berkelana melewati 16 dunia.) Saat Instrument dimulai berfokus pada Decade yang baru berubah, berdiri di ruangan putih yang penuh dengan klip film.
(Miageru hoshi sorezore no rekishi ga kagayaite) Yui menutup mata Rizuki sampai dia melepaskannya. Matanya diperbesar dan segera diganti oleh kameranya, lalu kameranya diganti oleh DecaDrivernya yang mencakup 17 symbol Heisei Rider termasuk symbol Decade. Machine Decadernya diparkir di depan puing-puing yang berasap, di ruang putih Rizuki mengambil salah satu kubus dan menghadap kamera.
(Seiza no you sen de musubu shunkan hajimaru Legend) Scene diganti ke gudang yang sudah usang dengan semua Riders tapi muncul satu-satu. Yui mengambil sebuah botol dan melihatnya sementara Rizuki kembali terlihat. Akira duduk sambil bersandar ke TryChasing 2000nya saat banyangan para Riders muncul satu persatu. Yui melempar botol ke lantai.
(Oorora {aurora} yurameku jikuu koete. Tobikomu meisou suru Parallel world) Satu sisi Dark Riders menyerang sementara disisi lain Riders yang baik melakukan hal yang sama. Botol yang sama hancur saat Rizuki yang seolah-olah akan pingsan tapi sebelumnya wajahnya berganti menjadi setiap helm Riders. Kembali di gudang 17 Riders berbaris melakukan pose masing-masing dengan Decade yang berada di tengah dan dibelakangnya adalah Yui.
(On the road dare mo tabi no tonchu. Hontou no jibun jishin deau tame.) Semua 17 Riders berada di lingkaran dan menangkis Dark Riders saat mereka dikelilingi oleh mereka. Kemudian Rizuki menampilkan motornya sambil memakai helm dan Yui naik dikursi penumpang. Yui memegangnya dengan erat sebelum kita melihat Decade memperlihatkan kemampuan berkelahi terutama dengan Attack Ride: Slash card. Segera kembali ke Rider, semua orang melakukan yang terbaik mencoba untuk menperhatikan satu sama lain sementara berhadapan dengan Dark Riders.
(Atarashii yoake e to tsuzuku michi ni kawaru no darou.) Rizuki duduk sendirian kelelahan dan dengan air mata mengalir di wajahnya sampai Yui berada di depannya dengan kamera dan menawarkan yang lain untuk membantunya. Segrea kita melihat Akira mengendarai motornya dengan Shana di kursi penumpang dan Rizuki mengendarai motornya dengan Yui di kursi penumpang. Kembali pada pertempuran, Blade sedang mengalami kesulitan melawan Glaive sampai Decade muncul dan mendorong Glaive pergi. Ryuga yang akan menggunakan Strike Vent pada Decade sampai Ryuki menggunakan tinjunya untuk menyelamatkan Decade.
(Mokugekise yo Journey through the Decade.) Para Riders membantu satu sama lain mencoba untuk mengalahkan musuhnya masing-masing. Segera Yui terlihat dengan senyuman di pikiran Decade. Tapi Decade berfokus pada pertarungan dan membantu temannya. Decade segera mengemudikan motornya keluar dari Cermin abu-abu dengan gambar 16 Riders yang lain di dalamnya dan logo yang dilingkari.
(Elsewhere)
"Jadi….ini adalah dunia Kuuga di Universe ini." Kata seseorang yang mengenakan jas berhoodie hitam
Kemudian cermin abu-abu muncul dibelakang orang berhoodie itu dan muncul seseorang yang berhoodie juga yang melangkah keluar dari cermin tersebut.
"Tuan." Sapa orang tersebut, namun yang mengenakan hoodie hitam tidak membalikkan tubuhnya
"Kau mengecewakanku untuk melenyapkan Decade, Lance. Apa yang membuatmu berpikir kau mempunyai hak untuk berbicara denganku?" Tanya pria berhoodie hitam
"Maafkan aku, Dark Decade, aku meremehkannya. Hal ini tidak akan terjadi lagi." Kata Lance menjamin
"Sebaiknya begitu, karena jika kau gagal kau tahu apa akibatnya. Mengerti?" Tanya Dark Decade
"Iya pak."
"Bagus, sekarang pergi dari hadapanku sebelum aku berubah pikiran." Kata Dark Decae, Lance mengangguk mengerti dan dia menghilang ditelan oleh cermin abu-abu
"Tapi, aku penasaran seberapa kuatnya dia, aku harap ini akan menjadi hal yang menarik."
(Hiroto Photo Studio)
Di Hiroto Photo Studio terlihat Yui sedang membuka jendela, sementara Hiroto sedang menyalakan TV-nya.
"Apa benar ini dunia lain?" Tanya Yui
"Unidentifiied Life Form No.7..." Terdengar suara di TV
"Hei Yui." Kata Hiroto memanggil Yui, kemudian Yui menghampirinya
"Polisi telah melakukan pengepungan.."
"Lihat! TV-nya berfungsi."
"Bisa anda lihat seluruh petugas kepolisian berusaha mengincar makhluk yang tidak dikenal ini." Kata repoter TV
Terlihat di TV para polis yang sedang mengepung Grongi Me-Gyarido-Gi. Yui dan Hiroto yang melihatnya penasaran dengan makhluk yang ada di TV.
"Makhluk apa itu?" Tanya Yui
"Entahlah." Jawab Hiroto sambil duduk dikursi
Kemudian pintu terbuka dan Rizuki masuk sambil menutupi wajahnya dengan topi polisi dan dia segera menghampiri Yui.
"Ada yang bilang disini tempat persembunyian penjahat. Kau ditahan." Kata Rizuki yang lalu memegang tangan Yui
Namun Yui membalikkan keadaan dengan memegang tangan Rizuki dan membalikkan tubuh Rizuki dengan tangan kirinya dipunggungnya.
"Laughing Preasure Point." Kata Yui yang kemudian dia mentotok leher Rizuki dan dia tertawa tidak terkendalai
"Hahahahahaha!" Rizuki tertawa sambil memegang lahernya, kemudian dia menyentuh pundak Hiroto yang juga dia ikut tertawa karena mendengar Rizuki tertawa
"Sekarang bukan saatnya main-main, Rizuki." Kata Yui sambil mengambil topi polisi Rizuki
Rizuki masih tertawa tidak terkendali bersama Hiroto, lalu dia membalikkan badannya dan menghadap kearah Yui.
"Kau menotokku dengan tiba-tiba adalah tindakan krimal. Yui-tan! Aku gelitiki kau nanti. " Kata Rizuki sambil mengambil kembali topinya
Kemudian Yui mengambil sebuah Koran dan membacanya sementara Rizuki berusaha menenangkan dirinya karena efek Laughing Preasure Point milik Yui.
"Coba lihat ini." Kata Yui menunjukkan Koran yang dibacanya dan Rizukipun melihat Koran yang tadi dibaca Yui
"Unidentified Lifeform?" Kata Rizuki membaca judul Koran tersebut
Di Koran tersebut juga dijelaskan banyak korban, namun yang paling Rizuki merasa aneh adalah ditunjukkannya korban polisi wanita yang meninggal diserang, namun tidak mengeluarkan darah.
"Para peneliti dari universitas menyebut mereka dengan nama Grongi." Kata Yui yang membaca bagian yang lain
"Jadi di dunia ini muncul Unidentified Lifeform…dan para polisi melawan mereka?" Kata Rizuki
Lalu dia mencari informasi dari Koran lain, sementara Rizuki sedang mencari informasi di Koran Yui terdiam sebentar sampai dia berbicara lagi.
"Sepertinya kita benar-benar sampai ke dunia lain." Kata Yui
"Lihat ini." Kata Rizuki
Yui menghampirinya dan melihat Rizuki memegang Koran yang terlihat gambar Kuuga yang bertarung melawan Grongi. Rizuki menyerahkan Koran tersebut kepada Yui dan dia membacanya.
"Unidentified Lifeform No.4, sepertinya mereka menyebut Kamen Rider di dunia ini dengan sebutan itu." Kata Rizuki
Yui yang membaca Koran itu menyebutkan kalau Unidentified Lifeform No.4 masih menjadi misteri.
"Untuk menyelamatkan dunia, kita harus mengunjungi 16 dunia yang lainnya. Tapi, apa yang harus kita lakukan?" Tanya Yui
Rizuki kemudian keluar dari ruang TV dan dia menghadap pintu keluar. Yui kemudian melihat Rizuki dan dia baru menyadari pakaian Rizuki berubah, dia mengenakan seragam kepolisian.
"Ngomong-ngomong Rizuki, kenapa kau berpakaian seperti itu?" Tanya Yui
"Petugas Polisi Rizuki Narukami." Jawab Rizuki sambil mengeluarkan kartu identitasnya
Kartu tersebut terlihat foto Rizuki yang mengenakan seragam polisi dan kartu tersebut menyebutkan kalau dia adalah seorang polisi. Yui ingin mengambil kartu tersebut namun Rizuki mencegahnya.
"Sepertinya ini adalah peran yang diberikan dunia ini untukku." Kata Rizuki sambil menyimpan kartu identitasnya
"Peran?"
"Ada yang harus aku lakukan didunia ini selain memperingati Rider yang lain. Dengan menjadikanku polisi…yang artinya aku harus bertarung melawan Grongi." Kata Rizuki yang kemudian dia berlari keluar Studio
"Tunggu Rizuki!" Teriak Yui mengejarnya
Lalu Rizuki menaikki sebuah sepeda yang ada di Studio dan segera mengayuh meninggalkan Yui dan segera pergi ketempat kejadian. Yui yang melihat Rizuki sudah pergi meninggalkannya lalu melihat-lihat sekitar dan Studio. Yui berlari kesana-kesini seperti orang bingung.
"Dimana sebenarnya ini!?"
(With Kuuga)
Setelah Shana memerintahkan seluruh pasukan polisi untuk mundur, dia melihat Kuuga yang masih bertarung dengan Me-Gyarido-Gi tiba-tiba muncul Grongi gagak yang bernama Ra-Dorudo-Gu.
Kuuga melawan mereka berdua, Dia melempar Ra-Dorudo-Gu namun Me-Gyarido-Gi mengambil kesempatan untuk menyerang Kuuga. Untungnya Kuuga dapat menangkis serangannya dan membalasnya. Setelah itu kedua Grongi itu menyerang Kuuga secara bersamaan.
Kemudian Shana mengeluarkan sebuah katana dan warna rambut dan matanya berubah yang tadinya hitam legam menjadi merah membara.
"Kau tidak seimbang dengan lawanmu! Bergeraklah dengan cepat!" Kata Shana sambil membantu Kuuga
"Aku mengerti!"
Tanpa disadari oleh mereka berdua Rizuki dating dengan menggunakan sepeda, lalu dia mempersiapkan kameranya.
"Chou Henshin!" Teriak Kuuga
Kemudian dia diselimuti oleh aura biru, setelah aura itu lenyap Arclenya berubah menjadi warna biru, armornya berwarna biru, matanya dan bagian lainnya yang berwarna merah berubah menjadi warna biru, armor bahunya berubah menjadi warna hitam. Ini adalah Kamen Rider Kuuga Dragon Form.
"Kamen Rider Kuuga." Kata Rizuki sambil mengatur kameranya kemudian dia mengambil gambar Kuuga
Lalu terlihat Kuuga menyerang lagi kedua Grongi tersebut bersama Shana, namun kali ini gerakan Kuuga lebih cepat.
"Melakukan perubahan bentuk untuk membantunya bertarung." Kata Rizuki sambil mengambil gambar
Terlihat Kuuga mengambil sebuah stick yang kemudian stick tersebut berubah bentuknya menjadi tongkat besi senjata Kuuga dalam Dragon Form.
"Dia dapat mengubah benda yang ada di sekitarnya menjadi senjata. Hebat juga dia." Kata Rizuki melihat pertarungan tersebut
Namun saat mengambil gambar lagi Shana melihatnya lalu menghampirinya dengan ekspresi tidak senang atau lebih tepatnya ekspresi marah.
"Apa yang kau lakukan disini! Bukankah tadi sudah kuperintahkan seluruh pasukan polisi untuk mundur!"
"Tenanglah Shana, sekarang kau harus membantu Akira." Kata kalung yang dikenakan Shana yang bernama Alastor. Namun Rizuki tidak mempedulikan kata-kata mereka, tapi dia merespon perkataan Shana
"Iya, iya. Kalau begitu satu lagi." Kata Rizuki yang kemudian mengambil gambar lagi yang membuat Shana hampir kehilangan kesabarannya
Sementara itu Kuuga masih bertarung melawan dua Grongi tersebut dan dengan menggunakan tongkatnya dia menyerang mereka dan kemudian dia menusuk Me-Gyarido-Gi dan terpental. Me-Gyarido-Gi terdapat symbol dibagian tubuhnya yang terkena serangan Kuuga yang kemudian dia meledak.
Namun Ra-Dorudo-Gu dapat menghindar ledakan tersebut, lalu dia terbang untuk menyerang Kuuga, tapi dia menahan serangannya dengan tongkatnya. Setelah serangannya tidak berhasil dia mencoba untuk melarikan diri dengan terbang keatas.
"Akira Gunakan ini!" Kata Shana sambil melemparkan sebuah pistol, Kuugapun menangkap pistol tersebut
"Terima kasih Shana-chan." Kata Kuuga
"Shana-chan?" Kata Rizuki mengulangi perkataan Kuuga
"Chou Henshin!" Teriak Kuuga
Kuuga diselimuti oleh aura hijau dan setelah aura itu lenyap Arclenya berubah menjadi warna hijau, matanya berubah menjadi warna hijau, armor dan bagian lainnya yang berwarna biru berubah menjadi warna hijau dengan armor bahunya yang sebelah kiri berubah menjadi warna hijau. Pistol yang dipegang tadi berubah menjadi bow/gun. Ini adalah Kamen Rider Kuuga Pegasus Form.
Kemudian Kuuga melompat keatas gedung untuk mencari Ra-Dorudo-Gu, saat Rizuki melihatnya melompat Shana menatapnya dengan tajam.
"Jangan sekali-kali kau memberitahu orang lain." Kata Shana
Diatas sebuah gedung Kuuga melihat Ra-Dorudo-Gi yang sedang terbang, lalu dia membidikkan bow/gunnya setelah itu dia menarik pelatuknya dan menembak kearah Ra-Dorudo-Gu yang kemudian meledak.
Kemudian Shana menyusul keatas gedung dan dia melihat Kuuga sudah mengalahkan Ra-Dorudo-Gu. Kuugapun kembali kewujud manusianya dan mengembalikan pistol tersebut pada Shana.
"Terima kasih atas bantuannya." Kata Akira
"Ada korban jiwa, tunjukkan rasa hormatmu dan lagi ini bukan berarti aku peduli padamu atau apapun."
"Kau tahu, kau sudah bertunangan dengannya seharusnya kau sedikit menghilangkan ke tsundereanmu." Kata Alastor
"Diam kau Alastor!" Teriak Shana pada Alastor, sementara Akira hanya tertawa gugup lalu ekspresinya kembali serius
"Sekarang masalah menjadi semakin rumit." Kata Akira
"Kau benar, sudah setahun sejak kita bertarung melawan Yuuji dan para Grongi, tapi mereka kembali lagi dan urutannya sangat acak." Kata Shana
"Tapi aku tidak merasakan hawa keberadaan Tomogara selama setahun ini, namun bukannya para Grongi sudah kau habisi?"
"Aku juga tidak tahu, tapi entah kenapa perasaanku tidak enak." Kata Akira lalu mereka berdua pergi dari gedung tersebut
(Police Stasion)
Shana memutuskan untuk kembali ke stasiun polisi sementara Akira pergi untuk menyelidiki sesuatu. Di stasiun polisi mereka membahas tentang korban yang sudah dibunuh oleh Grongi. Walaupun banyaknya korban dari kepolisian, namun yang paling menonjol adalah kematian polisi wanita.
"Lagi-lagi korban yang paling menonjol adalah polisi wanita. Dengan ini sudah 3 polisi wanita yang menjadi korban." Kata Shana
"Mereka semua adalah polisi wanita yang sedang bertugas, sementara korban laki-lakinya adalah mereka yang berusaha untuk mengalahkan para Grongi." Lanjutnya
"Hei, Shana…saat Unidentified Lifeform itu muncul maka polisi akan segera pergi ke TKP jadi wajar saja kan kalau yang menjadi korban adalah petugas polisi." Kata salah satu petugas
"Tapi, sejauh ini para Unidentified Lifeform itu mengikuti suatu aturan saat melakukan pembunuhan. Pasti ada semacam pola pada masing-masing korban." Kata Shana
Kemudian seseoarng masuk sambil membawa teko dan melihat para petugas yang sedang membahas tentang Grongi.
"Pola pembunuhan, permainan Grongi? Apa benar mereka mempunyai kecerdasan untuk berpikir seperti itu?"
Lalu seseorang itu menuangkan teh pada gelas yang ada dimeja petugas polisi tersebut, namun dia terus menuangkannya sampai gelas tersebut tidak dapat menampun teh dan tumpah ke meja tersebut. Seseorang yang menuangkan teh tersebut tidak lain adalah Rizuki. Dia melihat di whiteboard tentang pola pembunuhan Grongi. Shana melihat Rizuki dengan tatapan curiga, dia pernah meilhatnya saat melawan No.7 dan No.8 namun dia mencoba untuk menahan emosinya.
"Jika benar semua korban kali ini adalah dikhususkan untuk polisi wanita, apa kita harus meningkatkan keamanan untuk melindungi mereka?" Kata salah satu petugas yang lain, Rizuki masih menuangkan teh dimeja dan mengganti gelas yang satu ke gelas yang lain tanpa melihat kearah meja
"Itu sangat mustahil!" Lanjut petugas tersebut, yang kemudian Rizuki meletakan teko tersebut diatas meja yang yang membuat semua petugas kaget
"Membunuh sambil mengikuti peraturan. Ini seperti sebuah permainan." Kata Rizuki
Shana yang sudah tidak dapat menahan emosinya langsung membentak Rizuki.
"Disini ruang rapat, kau dari divisi mana!?" Teriak Shana sambil membentak
Rizuki hanya melihatnya tidak memberi jawaban, saat Shana akan membentak lagi dia mendengar suara panggilan dari ruangan tersebut.
"Pengumuman darurat, Unidentified Lifeform yang lain baru saja menyerang sebuah mobil patrol. Kami ulangi Unidentified Lifeform yang lain baru saja menyerang sebuah mobil patrol."
Semua petugas polisi segera bersiap-siap menuju ke TKP dan meninggalkan ruang rapat tersebut.
"No.9." Kata Shana
Saat dia ingin keluar dia melihat Rizuki yang kemudian tersenyum kearah, namun dia tidak mempedulikannya dan segera pergi ke lokasi TKP. Saat sudah tidak ada orang Rizuki kembali melihat whiteboard yang ada di ruang rapat tersebut.
"Kalau begitu, mingkin sudah saatnya aku mencari informasi." Kata Rizuki sambil mengeluarkan kartu Decadenya
(Bridge near Mountain)
Terlihat Grongi Go-Baberu-Ga yang menyerang mobil patrol yang sekarang sudah hancur dan sudah membunuh polisi wanita, namun ada satu polisi wanita yang masih hidup menyaksikan rekan kerjanya dibunuh.
"Mika!" Teriak polisi wanita itu berulang kali memanggil rekan kerjanya yang sudah dibunuh
Lalu Go-Baberu-Ga berlari menuju terowongan meninggalkan polisi wanita tersebut. Saat dia memasuki terowongan tersebut terlihat lampu motor yang datang dari arah berlawanan.
"Kuuga!" Kata G-Baberu_ga menggunakan bahasa Grongi
"Kuuga? Kau salah." Kata Rizuki yang sudah berubah menjadi Decade dan turun dari motornya
"Kalau begitu, minggir dari hapadanku!" KataGo- Baberu-Ga yang sudah siap untuk bertarung dengan memegang senjatanya
"Kau berisik sekali. Aku hanya ingin berbicara sebentar." Kata Decade yang sudah siap untuk bertarung
Kemudian Go-Baberu-Ga menyerang Decade dangan tongkatnya, namun Decade menghindarinya. Go-Baberu-Ga terus mengayunkan tongkatnya kearah Decade dan serangan tersebut terus dihindari. Go-Baberu-Ga mneyerang dengan pola yang sama tapi, sekarang Decade menahan serangan tongkat tersebut dengan tangannya. Lalu dia mebalas serangan Go-Baberu-Ga.
Lalu Decade memojokkan Go-Baberu-Ga ke dekat tembok yang lalu dia mencengkram kepalanya kuat-kuat.
"Katakan apa yang kalian para Grongi rencanakan!" Kata Decade menggunakan bahasa Grongi
"Untuk apa aku memberitahumu Linto!"
Lalu Decade menguatkan cengkramannya yang membuat Go-Baberu-Ga kesakitan
"KATAKAN!"
"B-Baiklah, kami melakukan 'gegeru' di 5 lokasi yang jaraknya sama dari gunung dengan wanita pejuang Linto sebagai aturannya." Kata Go-Baberu-Ga
Decade lalu menyimpulkan kalau wanita pejuang Linto adalah aturannya, jadi kalau korabn yang lainnya diluar peraturan mungkin tidak masalah selama aturan utamanya tidak dilanggar. Lalu Decade mengambil tongkat yang dipegang oleh Go-Baberu-Ga yang lalu menyerang dengan menggunakan tongkat tersebut sampai terpental keluar terowongan.
Decade membuang tongkat tersebut dan keluar dari terowongan tersebut dan terlihat Shana, Akira dan polisi wanita yang selamat menyaksikan pertarungan antara Decade dan Go-Baberu-Ga.
Grongi tersebut mencoba menyerang Decade, namun serangan selalu ditangkis dan dia dapat membalasanya. Setelah Decade memukul Grongi itu dia mengeluarkan kartu dari Ride Bookernya lalu memasukan kartu tersebut ke drivernya.
FINAL ATTACK RIDE : D-D-DECADE
Kemudian sepuluh kartu hologram seukuran manusia muncul di depan Decade yang mengarah ke Grongi. Decade melompat keudara yang kemudian menendang melewati kartu tersebut, setelah melewati kartu tersebut dia menendang Grongi tersebut yang dimana Grongi tersebut hancur.
"Siapa itu?" Tanya polisi wanita
"Unidentified Lifeform No.10?" Kata Shana
Akira berpikir pernah melihat Rider yang ada dihadapannya, namun dia tidak tahu pasti apakah dia sama atau tidak itu yang ada dipikirannya saat ini. Saat Decade melangkah pergi Shana langsung menghentikannya.
"Hei Tunggu! Mengapa kau membunuh sesama Unidentified Lifeform?" Teriak Shana
"Karena aku bukan Grongi." Jawab Decade
"Itu bukan jawaban!" Kata Shana sambil berlari menghampiri Decade
"Shana hentikan!" Kata Alastor tapi Shana tidak mendengarkan
Decade sudah menaikki motornya dan segera pergi dari tempat tersebut. Tanpa disadarinya seseorang menyaksikan pertarungannya. Dan orang tersebut adalah Dark Decade.
"Hebat sekali, namun dia masih belum bisa mengalahkanku dengan kekuatannya yang sekarang." Kata Dark Decade yang kemudian dia segera pergi
(Outskirt of the city)
Sekarang sudah malam dan Dark Decade berjalan untuk pergi ke gunung, saat sudah sampai gunung dia mencari sebuah gua dan memasukinya. Lalu Dark Decade membacakan sebuah mantra yang kemudian muncul lambang sihir dihadapan. Lambang sihir tersebut mengeluarkan seekor makhluk yang mirip seperti kumbang rusa dan seluruh tubuhnya berwarna putih dengan tanduknya berwarna emas. Ini adalah N-Daguva-Zeba.
"Selamat datang kembali Daguva." Kata Dark Decade menggunakan bahasa Grongi
"Kau Linto yang menghidupkanku kembali ya? Siapa dirimu!" Kata N-Daguva-Zeba
"Toori-sugari no Kamen Rider da! Oboeteoke." Jawab Dark Decade
"Henshin!"
Dia meletakan kartunya ke drivernya, suaranya seperti milik Decade hanya saja lebih dalam dan jahat.
KAMEN RIDE : DECADE
Bayangan armor menyatu dengannya dan balok hitam yang keluar dari drivernya langsung mengarah ke kepalanya. Dia terlihat mirip dengan Decade hanya saja warna armornya berwarna hitam, garisnya berwarna kuning daripada putih dan warna matanya biru. Ini adalah Kamen Rider Decade.
"Hoo, menari sekali. Jadi apa maumu?" Tanya N-Daguva-Zeba yang menggunakan bahasa Linto
"Aku hanya ingin kau bergabung denganku dan jika kau setuju maka aku akan membantumu melenyapkan musuh bebuyutanmu Kuuga." Kata Dark Decade
N-Daguva-Zeba sedikit tertarik dengan tawaran itu, dia sudah dibunuh oleh Kuuga dan sekarang karena dia hidup kembali dia bisa membalaskan dendamnya kepada Kuuga.
"Baiklah aku akan bergabung denganmu, jadi apa yang kau rencanakan?"
Dark Decade tersenyum dibalik helmnya dan dia memberitahu N-Daguva-Zeba rencananya.
(Studio Photo)
Yui yang semenjak ditinggalkan Rizuki beristirahat di kasir sambil menunggu Rizuki kembali. Saat ini dia sedang meregangkan badannya dan kembali mengistirahatkan kepalanya diatas meja.
"Si bodoh itu jangan bilang dia lupa akan tugasnya." Kata Yui
Lalu pintu yang ada di depannya terbuka dan Yui mengangap Rizuki sudah kembali.
"Rizuki?"
Namun yang ada di depan pintu adalah orang yang tidak dikenalnya dan ada 2 orang, mereka tidak lain adalah Shana dan Akira.
"Are? Bukannya tempat ini seharusnya café?" Tanya Shana sambil melihat-lihat
"Sudah kubilang ini bukan café dilihat darimanapun. Kau pasti sangat lelah sampai-sampai salah masuk toko." Kata Akira
"Siapa tahu mereka sedang mendekorasi dengan tema yang baru." Kata Shana tidak mau kalah
"Maaf, ini studio photo." Kata Yui
"Sudah kubilang kan." Kata Akira
Sekarang muka Shana memerah karena malu dan dia meneriaki kearah Akira.
"URUSAI! URUSAI! URUSAI!"
"Maaf dengan tingkah lakunya dia memang seperti ini." Kata Akira yang akan segera pergi dengan Shana
"Ah! Kalau kopi kami punya. Nah mari-mari." Kata Hiroto menghentikan Akira dan Shana untuk pergi
"Kalau kalian mau…silahkan masuk." Kata Yui yang mengikuti perkataan Hiroto
Akira dan Shana melihat satu sama lain dan memutuskan untuk menerima tawaran mereka. Saat sudah masuk kedalam studio Shana sedang duduk, Akira melihat-lihat peralatan untuk berfoto, Yui dan Hiroto sedang membuat kopi.
"Hei Shana menurutmu siapa dia?" Tanya Akira
"Unidentified Lifeform No.10 kan, berikutnya kau harus mengalahkannya." Kata Shana
"Oi oi, kau masih kesal dengan yang tadi saat dia mengalahkan No.9? lagipula aku ingin memastikan sesuatu apa perkiraanku benar dan dia terlihat mirip sepertiku daripada Grongi." Kata Akira
"Apa maksudmu?"
"Aku sudah memberitahumu tentang asal-usulku kan, jika perkiraanku benar dia sama sepertiku. Ditambah lagi dia bisa membantuku untuk bertarung melawan Grongi." Kata Akira menjelaskan
"Tapi, aku tidak menerimanya! Mungkin saja dia yang akan menggantikanmu! Aku sama sekali TIDAK menerimanya!" Teriak Shana sambil memukul telapak tangannya ke meja
Yui yang ingin menyajikan kopi kaget saat dia mendengar suara dari pukulan tersebut.
"Shana tenangkan dirimu! Aku ingin dia membantuku bukan menggantikanku dan tujuannya hanya untuk meringankan sedikit beban kita. Soalnya kita tidak punya waktu untuk berdua kan." Kata Akira sambil menyeringai yang lalu Yui menyajikan kopi pada mereka
"Oh begitu ya. Ini bukan berarti aku senang atau apapun ya." Kata Shana sambil memalingkan mukanyadyang memerah namun setelah itu dia tersenyum
Beberapa saat terdengar suara yang sedang memotret, Yui melihat asal-usul suara tersebut dan terlihat Rizuki yang sedang duduk tidak disadari oleh siapapun.
"Rizuki!" Kata Yui
"Hai Detective Shana! Siapa dia." Kata Rizuki menyapa Shana dan kemudian dia menunjuk tangannya kepada Akira
Shana melihat Rizuki hampir berteriak, namun Akira memberi isyarat untuk menahan amarahnya.
"Akira Godai, dia yang membantuku dalam investigasi." Kata Shana yang berusaha untuk menahan emosinya
"Heeee. Ah ano…soal insiden Unidentified Lifeform itu, ada yang menggangu pikiranku." Kata Rizuki
"Apa kau mempunyai alasan tertentu ?" Tanya Akira dengan sopan
"Hanya…aku melihat Shana-san membantu dan memberikan instruksi pada monster yang disebut No.4 itu. Tampaknya kau kesusahaan jadi aku ingin sekali menolong." Jawab Rizuki
Mendengar itu Shana sekali lagi hampir mengeluarkan amarahnya karena Rizuki seperti menghinaAkira. Namun Akira sekali lagi memberi isyarat untuk menurutinya saat ini karena Rizuki mempunyai informasi yang merekapun tidak tahu.
"Kalau begitu tolong beritahu." Kata Shana yang menahan Amarahnya
"Kalau begitu Shana, aku akan pergi sekarang. Jika ada apa-apa tolong beritahu aku." Kata Akira yang kemudian pergi
Yui mengikuti Akira keluar, dia melihat Akira yang sedang menstart motornya berkali-kali. Akira merasakan ada seseorang dibelakangnya. Saat dia berbalik dia melihat Yui.
"Soal kopinya ya?" Tanya Akira
"Jangan-jangan kau ini…No.4?" Tanya Yui
"Kalau iya kenapa?" Tanya Akira sambil menyalakan motornya namun motornya belum menyala
"Aku benar-benar kagum…kau bertarung demi orang lain."
"Sebenarnya aku bertarung demi sesuatu yang lain." Kata Akira yang berhasil menyalakan motornya
"Apa kau menkhawatirkan orang yang bernama Shana?" Tanya Yui
"Kenapa kau bilang begitu?"
Yui hanya terdiam dan dia tahu maksud dari tidak ada responnya itu.
"Kau juga…mengkhawatirkan seseorang ya." Kata Akira
Yang pada akhirnya Yui dan Akira tidak berbicara, mereka hanya diam berpikir tentang orang yang mereka khawatirkan.
(Mountain near small Cave)
Di dekat gua kecil terlihat dua Grongi yang seperti ular laut dan piranha, kedua Grongi tersebut adalah Go-Beimu-Gi dan Me-Biran-Gi.
"Sebentar lagi ritualnya selesai." Kata Go-Beimu-Gi
"Dan kekuatan kegelapanpun akan bangkit." Kata Me-Biran-Gi
"Bagaimana kalau kami membantu kalian." Terdengar suara yang membuat Go-Beimu-Gi dan Me-Biran-Gi berbalik melihat siapa suara yang seperrtinya mereka kenal
Setelah itu mereka melihat dua sosok dan sosok tersebut tidak lain adalah Dark Decade dan N-Daguva-Zeba
"DAGUVA!" Teriak kedua Grongi itu terkejut
"Bagaimana? Aku juga ingin membangkitkan saudaraku." Kata N-Daguva-Zeba
Kedua Grongi tersebut berterima kasih karena dengan bantuan N-Daguva-Zeba maka ritualnya dapat dipercepat. Di dalam gua tersebut terlihat reruntuhan yang mengeluarkan asap, lalu dari asap itu terlihat banyangan sosok seperti serigala yang sedang melolong.
(Police Stasion)
Disini terlihat Rizuki bersama divisi yang mengurus Grongi. Mereka sedang mendengarkan Rizuki yang mengeluarkan pendapatnya, dibelakangnya terlihat whiteboard yang ditempeli photo korban polisi wanita.
"Menurutku polisi wanita yang dibunuh itu memiliki faktor umum yang aneh dibandingkan dengan korban lainnya." Kata Rizuki
"Faktor umum?"
Rizuki tidak melanjutkan dia memegang gelas teh yang kososng dan diperlihatkan kepada salah satu petugas yang memegang teko. Petugas tersebut mengetahui maksudnya dan dia mengisi gelas teh yang kosong itu. Setelah itu Rizuki meminum teh tersebut dan melanjutkan perkataannya.
"Tanggal lahir." Kata Rizuki
"Tanggal lahir?"
Kemudian Rizuki mengambil spidol dan menuliskan tanggal lahir pada photo korba polisi wanita.
"Yang pertama tanggal 3, lalu yang berikutnya tanggal 17, lalu berikutnya 25 dan yang baru saja terbunuh tadi…lahir pada tanggal 6." Kata Rizuki menjelaskan
Lalu Rizuki menandai dengan spidol merah tanggal lahir yang paling belakang.
"Mi-na-go-ro-shi." Kata Rizuki yang memulis angka 4 di bagian paling bawah
"Begitu ya! Target berikutnya adalah yang memiliki angka 4 di tanggal lahirnya."
"Cepat periksa semua tanggal lahir polisi wanita! Lindung mereka yang lahir tanggal 4, 14 dan 24." Kata petugas polisi yang kemudian mereka semua bergerak kecuali Shana dan Rizuki
"Apakah aku membantumu?" Tanya Rizuki
"Sebenarnya siapa kau?" Tanya Shana
(Next Day)
Pagi-pagi Rizuki mencuci photo yang kemarin diambilnya, namun hasilnya sama seperti sebelumnya.
"Yang inipun juga jelek." Kata Rizuki sambil melihat-lihat semua photo yang kemarin dia ambil laluYui datang melihat Rizuki yang sedang mencuci photonya
Dia menghampiri Rizuki dan kemudian dia melihat phot yang kemarin dia ambil yang hasilnya sama seperti sebelumnya.
"Dunia ini juga menolakmu ya, seperti mengatakan 'kau bukanlah orang dari dunia ini' kan." Kata Yui
"Aku sama sekali tidak mengerti." Kata Rizuki yang keluar dari ruang cuci photo dan masuk keruang studio
"Tidak mengerti, maksudmu?" Tanya Yui yang mengikutinya
"Sama halnya seperti ini." Kata Rizuki mengambil kartu Ridernya yang masih berwarna abu-abu
"Aku harus pergi ke 16 dunia dan menghentikan Dark Decade. Tapi, aku sama sekali tidak tahu bagaimana caranya. Untuk itulah…" Kata Rizuki
"Untuk itulah?"
"Sekarang ini, lebih baik aku bermain-main dengan para Grongi itu." Kata Rizuki yang kemudian mengambil telepon untuk menghubungi Shana
"Haah?"
(Police Stasion)
Terlihat Shana yang tertidur diatas meja, lalu ponselnya bergetar dan membangunkannya. Kemudian dia mengangkat telepon tersebut.
"Ya, dengan Shana." Kata Shana
"…."
"Petugas Narukami?"
"…."
"HAAAH, apa maksudmu analisismu salah!"
"…."
"Sebaiknya kau tidak main-main kali ini." Lalu Shana menutup teleponnya
Shana memutuskan untuk menelepon Akira.
"Akira tolong temani aku sebentar."
(Near Mountain)
Akira segera bergegas saat dipanggil Shana, saat ini dia dan Shana pergi ke dekat gunung seperti yang diminta oleh Rizuki. Saat sudah sampai dilokasi mereka melihat Rizuki yang duduk disebuah batu.
"Bagaimana mungkin analisismu salah? Apa kau mempermainkan polisi?" Tanya Shana
"Sudah kuduga kau akan pergi bersamanya, tapi untuk sekarang lihat ini." Kata Rizuki yang menyadari kalau Shana akanpergi bersama Akira dan dia memperlihatkan sebuah peta pada Shana
"Ini semua lokasi tempat para polisi wanita itu dibunuh." Kata Rizuki dan terlihat di peta lima tempat berbeda namun tempat-tempat tersebut berhubungan denga gunung
"Kesemua tempat memiliki jarak yang sama dengan gunung ini. Begitu juga dengan tempat ini, berikutnya polisi yang wanita yang akan diserang adalah ditempat ini."
"Memang ada apa dengan gunung itu?" Tanya Akira
"Digunung itu terdapat reruntuhan Grongi, di tempat itu terdapat kekuatan kegelapan yang mengerikan. Untuk membangkitkannya, mereka melakukan 'gegeru' yang berbeda dari yang biasanya. Bisa dibilang mereka sedang melakukan permainan." Jawab Rizuki
"Ternyata kau tahu banyak juga ya…soal Grongi." Kata Akira
"Aku mendengarnya sendiri dari Grongi yang kulawan kemarin. Yang kalian panggil No.9 itu" kata Rizuki
"Kau mendengarnya!? Jadi bagaiman dengan 'Mi-na-go-ro-shi' yang kau katakan semalam itu?" Tanya Shana
"Ah! Itu bohong, tidak ada hubungannya dengan tanggal lahir. Lima lokasi yang jaraknya sama dari gunung itu dan lima wanita petarung Linto. Dengan kata lain, membunuh polisi wanita adalah peraturannya." Jawab Rizuki
"Kenapa kau berbohong?" Tanya Shana mengeluarkan emosi kesalnya
"Begitu ya, kalau polisi memperketat perlindungan pada polisi wanita yang lain maka tidak aka nada polisi wanita yang akan datang kesini." Kata Akira menyimpulkan
"Benar. Satu-satunya polisi wanita yang ada disini adalah…kau Detective Shana." Kata Rizuki
Shana terkejut dengan perkataan Rizuki dan berpikir apa mungkin dia akan dijadikan tumbal.
"Keluarlah! Kalian ada disini kan?"Tanya Rizuki menggunakan bahasa Grongi
Lalu Grongi Go-Beimu-Gi dan Me-Biran-Gi keluar dan melompat dari atas pohon.
(Studio Photo)
Yui yang tinggal di studio melihat kearah gunung yang terdapat cermin abu-abu. Perasaannya tidak enak karena Rizuki berada didekat gunung itu.
"Dunia inipun juga." Kata Yui
Lalu dia berlari kearah gunung untuk mencari tahu dan memeriksa keadaan Rizuki apa dia baik-baik saja atau tidak.
(Back With Rizuki)
"Saatnya gegeru dimulai!" Kata Go-Beimu-Gi
"Kalau kita membunuh wanita petarung Linto ini, semuanya akan selesai." Kata Me-biran-Gi
Rizuki melihat kebelakangnya yang dimana ada dua Grongi tersebut.
"Kali ini dua dalam satu." Kata Rizuki
"Kau ternyata bisa bahasa Grongi selain Akira." Kata Shana terkejut
"Jika mereka membunuh korban kelimanya disini, maka kegelapan tersebut akan bangkit." Kata Rizuki
Para Grongi tersebut sudah siap untuk membunuh, sementara Akira juga sudah berada didepan Shana untuk melindunginya. Tapi, Rizuki mendorong Akira lalu dia memukul Shana tepat diwajahnya.
"Kau apa yang kau lakukan padaku!" Teriak Shana yang sekarang hidungnya berdarah karena pukulan tadi
"Begitu ya, ternyata memang sama." Kata Akira pelan
"Lihat baik-baik." Kata Rizuki yang mengarah kepada Grongi
Para Grongi tersebut terdiam karena melihat Shana yang mengeluarkan darah dari hidungnya.
"Linto-nya mengeluarkan darah!" Kata Go-Beimu-Gi
"Persembahan gegeru-nya batal!" Kata Me-Biran-Gi
"Sejauh ini mereka membunuh empat korban sebelumnya tabpa mengeluarkan darah sedikitpun, sementara korban yang karena tidak dalam peraturan jadi mereka tidak mempedulikan mengeluarkan darah atau tidak." Kata Rizuki menjelaskan
Kemudian Shana mengingat kembali korban polisi wanita dan dia langsung facepalm karena dia tidak menyadarinya.
"Dalam persembahan gegeru kali ini, peraturan yang paling penting adalah membunuh tanpa mengeluarkan darah , mereka gagal karena…aku sudah membuatnya berdarah." kata Rizuki
"Kenapa kau bisa tahu?" Tanya Shana
"Biar kuakhiri gegeru ini agar tidak ada lagi korban." Kata Rizuki sambil mengenakan drivernya, setelah mengenakan drivernya dia langsung membukanya
"Sisanya tinggal menghancurkan mereka saja." Kata Rizuki lagi sambil mengeluarkan kartu dari Ride Bookernya
"Henshin!"
Kemudian Rizuki memasukan karyu kedalam drivernya dan setelah itu dia menekan Decadrivernya.
KAMEN RIDE : DECADE
Bayangan armor menyatu dengannya dan balok magenta yang keluar dari drivernya langsung mengarah ke kepalanya, Rizuki berubah menjadi Kamen Rider Decade. Setelah itu dia segera melawan Grongi meninggalkan Akira dan Shana yang terkejut.
"Decade?" Kata Shana
Lalu Go-Beimu-Gi menyerangnya dengan tongkat dan Me-Biran-Gi menyerangnya dengan pedang, namun serangan Grongi tersebut dapat dihindari oleh Decade. Saat Go-Beimu-Gi menyerangnya dengan tongkat Decade menahan serangannya kemudian dia memukulnya. Saat Me-Biran-Gi menyerangnya dengan pedang Decade juga menahan serangannya dan membalas serangan tersebut.
Kemudian Decade memukul kedua Grongi tersebut dan kedua Grongi tersebut tidak diberi kesempatan untuk menyerang balik. Saat Me-Biran-Gi mengayunkan pedangnya Decade menahan dengan Ride Bookernya yang sekarang dalam sword mode lalu membalas serangan Me-Biran-Gi.
Sekarang Decade menyerang dengan pedangnya dan seperti sebelumnya dia tidak memberi kesempatan kepada kedua Grongi tersebut. Dan sekarang dia memfokuskan serangannya pad Go-Beimu-Gi sedangkan Me-Biran-Gi bersembunyi sambil menunggu kesempatan untuk menyerang. Setelah menebas Go-Beimu-Gi dia pada akhirnya meledak.
Akira melihat satu Grongi sudah hancur, namun dia menyadari Me-Biran-Gi akan menyerangnya dari atas. Lalu dia mempusatkan kedua tangannya pada pingganmya yang kemudian Belt Arcle muncul, setelah itu dia melakukan pose perubahannya.
"Henshin!" Teriak Akira yang berubah menjadi Kuuga Mighty Form
Decade terkejut saat melihat Akira menjadi Kuuga dan melompat kearah, namun bukan menyerangnya tapi dia menyrang Grongi yang tadi bersembunyi.
"Kau tidak apa-apa?" Tanya Kuuga
"Ya, terima kasih." Kata Decade
Lalu kedua Rider tersebut melawan Grongi, Decade yang menahan serangan pedang Me-Biran-Gi dan Kuuga yang memukulnya. Kemudian Decade menahan pergerakkan Me-Biran-Gi dan Kuuga memfokuskan kekuatannya pada kaki kanannya, lalu dia menendang Grongi tersebut dan meledak.
"Sudah kuduga kau adalah Decade." Kata Kuuga
"Kau mengetahui tentang diriku?" Tanya Decade
Sebelum Kuuga menjawab muncul sosok yang mengenakan jas hitam dan kepalanya ditutupi oleh hoodie. Decade lalu mengetahui sosok ini mungkin adalah Dark Rider.
"Apa kau Dark Rider?" Tanya Decade
"Bukan hanya sekedar Dark Rider." Kata sosok itu yang mengenakan driver yang sama dengan Decade membuat dia dan Kuuga terkejut
"Henshin!"
KAMEN RIDE : DECADE
Kemudian sosok tersebut berubah menjadi Dark Decade.
"Tidak kusangka akan bertemu denganmu secepat ini." Kata Decade
Dia dan Kuuga sudah siap untuk bertarung dengan Dark Decade, namun Dark Decade hanya tertawa.
"Bisa dibilang sekarang aku hanya menyapamu sebelum aku menghancurkanmu dan Kuuga aku perkenalkan seseorang yang sangat mengenalmu." Kata Dark Decade
Perkataan Dark Decade membuat Kuuga penasaran, lalu disamping Dark Decade muncul Grongi yang sangat dikenal oleh Kuuga dan dia sangat terkejut karena pemimpin para Grongi yang seharusnya sudah mati hidup kembali.
"Daguva!? Seharushnua kau sudah mati!" Kata Kuuga
"Seperti yang kau lihat sekarang aku hidup kembali berkat Dark Decade dan aku akan membalaskan dendamku Kuuga." Kata N-Daguva-Zeba
Beberapa saat kemudian Yui sudah sampai didekat gunung dan melihat Rizuki yang sudah berubah menjadi Decade berhadapan dengan Dark Decade. Yui terkejut melihat sosok Dark Decade seperti yang ada dimimpinya.
"Mari kita lihat seberapa hebatnya dirimu Decade!" Teriak Dark Decade
Dia dan Daguva bersiap menyerang Decade dan Kuuga.
Seperti di Chapter kemarin mungkin karakter-karakter dari anime lain mungkin agak OOC, sebelumnya terima kasih buat yang udah ngasih saran, review, fav, dan follow. Dan juga ada perubahan dunia karena setelah ane pikir-pikir lagi
List Heisei and Neo-Heisei Worlds :
Kuuga - Shakugan no Shana
Agito - Gakusen Toshi Asterisk
Ryuuki - Seikoku no Dragonar
Faiz - Hyperdimension Neptunia
Blade - Dog Days
Hibiki - Omamori Himari
Kabuto - Date a Live
Den-o - Stein Gate
Kiva - Strike the Blood
W - Kantai Collection
OOO - Love Live
Fourze - Senki Zessho Symphogear
Wizard - Seirei Tsukai no Blade Dance
Gaim - Rakudai Kishi no Cavalry
Drive - Infinite Stratos
Ghost - Musaigen no Phantom World
Mohon R&R tapi jangan Flame. Sampai berjumpa di cerita yang lain.
