Nyahoooo.. gimana? Cukup cepet apdetnya? Udah saya usahakan apdet kilat. Yosh, RnR? Rated M muncul sekarang! RnR? Warning : OOC, AU, Abal, Gaje, Lemon Stres! (Maaf kalo lemonnya dikit dan abal! Author gak bakat bikin lemon) Yuk RnR!
Naruto©Masashi Kishimoto-sensei
"Huh! Jelek!"
Kata-kata yang diucapkan Sasuke waktu itu telah merubahku menjadi seorang gadis yang dipuja-puji semua kalangan karena kecantikanku. Ya, aku Sakura Haruno telah menjadi wanita yang cantik sekarang. Kata-kata kasar seorang Uchiha membuatku berubah. Kata-kata itu takkan pernah kulupakan sampai aku mati.
XoXoXoXoXoXoXoXoXoXoXoX
"Hn.." image Sasuke sudah kembali seperti semula. Apa Sasuke berkepribadian ganda? *plak* "Jadi Sakura, kira-kira kapan kita mulai membuat video nya?" tanya Sasuke.
"Secepatnya!" jawabku mantap sambil menunjukkan senyum manisku.
"Hmm.. besok, kita janjian di tempat ini lagi ya Sakura, jam 2 siang!" perintah Sasuke.
0.o
"Senang sekali rasanya diajak Sasuke membuat video, aku harus dandan yang cantik untuk nanti, lalalala" gumamku disela-sela waktuku merapikan rambutku dan berdandan untuk bertemu Sasuke nanti siang.
Aku memblow rambutku selama satu jam, luluran dan memakai kosmetik natural, dan hasilnya aku makin cantik! Dan, mohon jangan lempari aku batu dulu dong, readers!
Tak lupa aku memakai baju berbahan kemeja ditemani rok merah setinggi lutut dan high hells tinggi lima centimeter yang membuat penampilanku makin cantik. Tak sabar menemui Sasuke nanti, hihihihi.
Café The Rainbow Love 14.15
"Sasukee! Maafkan aku, aku terlambat" senyumku manis pada Sasuke yang telah duduk manis menungguku.
"Huh, dasar si jelek! Kenapa kau terlambat begini sih? Aku lelah menunggumu!" sahut Sasuke marah sambil terus mengaduk segelas ice cream didepannya yang meleleh.
"Beda lima belas menit doang kok!" sahutku membela diriku sendiri sambil memajang(?) muka tanpa dosaku. "Heh, Sasuke, aku manis kan?" tanyaku pede sambil nyengir-nyengir ke Sasuke.
"Tidak. Kau tetap jelek seperti biasanya" jawab Sasuke datar. "Ayo cepat kerumahku!" titahnya lagi sembari menggandeng tanganku keluar dari café dan mengajakku kerumahnya.
0.o
"Sa.. Sasuke, ini rumahmu?" tanyaku takjub saat melihat rumah Sasuke yang dipenuhi rak-rak berisi kaset-kaset video koleksinya. Rumah Sasuke memang kecil, tapi rapih sekali, Sasuke memang tinggal sendiri tanpa orang tuanya.
"Iya.. kau takjub?" tanya Sasuke sedikit tersenyum, "ini semua koleksi videoku, ayahku, dan kakakku" sambungnya lagi.
"Ke.. keren!" sahutku takjub sekali lagi, aku sangat takjub!
"Hahaha.. sebentar ya Sakura, aku ambil baju untuk kau pakai nanti," seru Sasuke, Sasuke pun berlari kecil ke arah kamarnya untuk mengambil sesuatu.
Sembari menunggu Sasuke, aku pun melihat-lihat rak video Sasuke, dan aku menemukan sebuah kaset kecil, bertuliskan 'anak jelek yang menari' hoo.. aku pun tercengang melihat judul kaset video itu, lalu kubuka bungkus kaset kecil itu, kubuka dan aku menemukan foto masa kecilku dulu! Ya.. dulu aku memang satu sekolahan dengan Sasuke, dan ternyata video itu berisi dokumentasi saat aku menari pada perpisahan kakak kelasku dulu, waktu itu, ketika aku menari aku jatuh tersandung kabel. Haa.. kejadian memalukan!
"Sakura, kau melihat apa?" tiba-tiba Sasuke datang menghampiriku, buru-buru kusimpan lagi kaset video itu ke tempatnya semula.
"Eng, Tidak kok, aku Cuma melihat-lihat," jawabku pelan.
"Ini bajunya, silahkan pakai," kata Sasuke lagi sambil menyerahkan sebuah gaun yang cantik berwarna merah maroon dihiasi renda-renda yang tak kalah cantik, dan kancingnya berbentuk lambang Uchiha!
"Waw.. bagus bangett!" teriakku, "Dimana aku bisa mengganti bajuku Sasuke?" tanyaku lagi.
"Dikamarku!" jawab Sasuke sembari menunjuk kamarnya yang ada di belakangnya, "Awas Sakura, jangan ambil barang-barang disana!" lanjutnya lagi.
"Aku bukan pencuri" teriakku ke arah Sasuke yang sejak tadi cengar cengir. Dan, aku pun langsung berlari ke arah kamar Sasuke untuk mengganti bajuku.
XoXoXoXoXoX
"Bagaimana Sasuke? Aku cantik?" seruku tersenyum ke arah Sasuke sambil menggoyang goyangkan potongan bawah gaun ke samping kanan dan kiri.
"Bajunya Cantik, Kau nya tetep Jelek!' sahut Sasuke watados, "Cukup, sekarang.. kau tinggal berjalan dari ujung sana ke ujung sini.. bla bla bla" jelas Sasuke panjang lebar.
"Uh.. baiklah" aku pun segera berlari menuju tempat dimulainya aku berjalan, dan tanpa sadar kakiku menginjak gaun panjang yang aku pakai dan aku pun jatuh tersungkur.
"Sakura!" teriak Sasuke panik menghampiriku, ia pun membangunkanku.
"Sakit!" rintihku pelan, "Bajunya rusak.." sahutku lagi ketika melihat gaun nya robek.
"Cih.. ini semua gara-gara kau! Bajunya mahal tau! Dasar bodoh" sahut Sasuke pelan sembari melemparkan tatapan dasar-kau-sangat-bodoh nya padaku.
"Ma.. maaf Sasuke, aku tidak sengaja!" sahutku meminta maaf sambil berlinang air mata.
"Tiada kata maaf bagimu, kau telah merusak bajuku!" teriak Sasuke.
Normal mode Normal mode Normal mode Normal mode.. (Author baru sadar kalo fic nya masuk 'Sakura POV' jadinya sekarang normal –author geblek- Gomenna)
"Sasuke.." seru Sakura lirih dan makin menangis.
"Dasar!" jawab Sasuke setengah berteriak.
"Sas…" Sakura tidak bisa melanjutkan lagi kata-katanya karena bibir Sasuke sudah melekat erat ke bibir Sakura pelan. Lama-lama, ciuman hangat Sasuke menjadi ciuman yang panas, lidah Sasuke mencoba masuk ke dalam mulut Sakura, namun gigi Sakura masih belum mengijinkan lidah Sasuke masuk ke dalam mulutnya.
"Sakura, ayolah!" sahut Sasuke melepaskan ciumannya dan mengajak Sakura untuk bercinta sekarang juga.
"Emm.." sahut Sakura pelan sembari menitikkan air matanya, "Bercinta?" tanyanya lagi.
"Iya!" jawab Sasuke singkat dan kembali mencium Sakura, kali ini gigi Sakura mengijinkan lidah Sasuke masuk ke dalam mulutnya. Kini, lidah kedua pasangan 'S' itu saling bertautan, lidah Sasuke juga memeriksa gigi-gigi Sakura.
Tangan Sasuke yang tak bisa diam pun langsung ke bawah dan mulai menggerayangi payudara Sakura lembut, meskipun masih tertupup baju, namun Sakura merasakannya dan menggeliat manja membuat Sasuke semakin bergairah.
"Sakura, kulepas bajumu!" seru Sasuke lagi dan menyeringai mesum sambil membuka gaun Sakura, kini tubuh Sakura yang putih dan mulus tanpa noda terexpos keluar, hanya bra dan celana dalam sajalah yang melindungi tubuh Sakura. Namun bra Sakura kini sudah ditarik Sasuke dan entah dibuang ke mana.
"Sasuke.. ah.." sahut Sakura pelan sembari mendesah karena tangan Sasuke terus menggerayangi kedua payudaranya dan memilinnya lembut. Tanpa ba-bi-bu lagi, Sasuke pun menyapu area payudara Sakura dengan lidahnya. Tangan kanan Kiri Sasuke terus memilin salah satu puting payudara Sakura pelan namun cukup membuat Sakura mengerang dan mendesah lembut.
Setelah puas menyapu seluruh tubuh Sakura, tangan dan lidah Sasuke pun berpindah sasaran, mata Sasuke menatap daerah kewanitaan Sakura yang sudah basah namun masih tertupi celana dalam. Sasuke pun membuka celana dalam Sakura yan sudah basah dan melemparnya asal.
Lidah Sasuke yang nakal pun langsung menjilati daerah kewanitaan Sakura lembut dan pelan, tangan Sasuke membelai-belai paha Sakura lembut.
"Sasu.. ah.. hentikan~" desah Sakura. Sasuke pun menghentikan pekerjaannya dan menatap mata emerald Sakura tajam.
"Sakura, maafkan aku. Tapi, sesungguhnya, aku sangat ingin memilikimu sejak dulu! Dan biarkan impianku tercapai sekarang!" jawab Sasuke pelan dan ia pun mencium lembut kening Sakura, "Aku mencintaimu, jelek!" sahut Sasuke lagi.
"Huh!" desis Sakura, kini air mata Sakura menjadi senyuman, "Lanjutkan Sasuke!" ucap Sakura sambil menyeringai mesum ke arah Sasuke. Ternyata Sakura juga mesum! *dijotos Sakura*
Tanpa aba-aba dari Sakura pun Sasuke mengerti, ia pun melanjutkan pekerjaannya yang tadi sempat terhenti, kali ini Sasuke benar-benar sangat bergairah, karena daerah kewanitaan Sakura terus mengeluarkan sesuatu yang membuat lidah Sasuke menjilatinya.
Setelah puas menjilati, Sasuke pun memasukkan salah satu jarinya ke daerah kewanitaan Sakura. Sakura hanya mendesah panjang, yang membuat Sasuke makin beringas.
"Sakura, mulai ya!" sahut Sasuke yang dijawab dengan anggukan Sakura, Sasuke pun segera menelanjangi dirinya sendiri. Sakura yang melihat kejantanan Sasuke hanya mengejap-kejapkan matanya sendiri.
Sasuke yang melihat Sakura blushing-blushingan(?) hanya diam saja, dan meneruskan pekerjaannya. "Sakura, mulai ya?" tanya Sasuke lagi, Sakura hanya mengangguk kecil.
Lalu, Sasuke membuat paha Sakura agak mengangkang supaya ia bisa bebas di dalam kewanitaan Sakura, Sasuke pun memperkirakan kejantanannya agar pas masuk ke suatu titik di dalam lubang kewanitaan Sakura.
Akhirnya, dengan susah payah, kejantanan Sasuke pun masuk ke lubang kewanitaan Sakura, tentu saja diiringi teriakan sakit Sakura.
"Sas.. Sasukeh! Ah.. sa.. kit!" desah Sakura, sebagai tanda permintaan maaf Sasuke pun mencium bibir mungil Sakura.
Agar Sakura merasakan yang terbaik, Sasuke pun menggoyang-goyangkan dan memaju mundurkan kejantanannya dan sukses membuat Sakura makin mendesah hebat.
"Sa.. Sakura, aku Klimaks!" sahut Sasuke dan langsung mengeuarkan kejantanannya pada lubang kewanitaan Sakura. Untung saja tidak terlambat.
0.o
Kini, Sakura dan Sasuke telah selesai melakukan kegiatan mereka. Mereka mandi dan memakai bajunya masing-masing.
"Sasuke, kenapa kau lakukan ini?" tanya Sakura pelan.
"Emm.. 'kan tadi sudah kubilang, aku mencintaimu jelek!" jawab Sasuke setengah menggoda.
"Dasar Sasugay!" Sakura pun mencubit pelan pipi Sasuke, "Eh.. Sasu, kenapa video-ku yang dulu masih kau simpan?" tanya Sakura penuh selidik.
"Haa.. itu Ino yang memberinya padaku, dan sebenarnya.. aku yang memintanya. Sebenarnya, aku suka kau dari dulu Sakura! Tapi, kau jelek!" jawab Sasuke.
"Ho? Lalu, kenapa dulu kau membuang coklat yang aku beri kepadamu dulu?" tanya Sakura lagi.
"Aku takut sakit perut!" jawab Sasuke, "Tapi, sebenarnya, setelah kau pulang, aku mengambil coklatmu loh!" lanjut Sasuke lagi.
"Ha? Kenapa?" tanya Sakura lagi.
"Aku gengsi menerima coklat darimu! Kau 'kan jelek!" ejek Sasuke.
"Uh!" ambek Sakura.
"Huh! Dasar Jelek!" teriak Sasuke mengejek.
-Tamat dengan gajenya-
Uh.. akhirnya selesai! –lap keringet- Lemonnya jelek yah? Hahahah gomen, nggak ahli bikin lemon! (Readers : napa bikin?) Endingnya gaje pula. Uh.. Gomennasai banget! Apdet lama, Ending gaje, Lemon kurang memuaskan, Cerita abal. Heheh~ GOMEN ya? Okeh, ada yang mau ripyu lagi?
