MEANIE STORY
RATED : T
HURT/ FRIENDSHIP
GS for UKE.
Sorry For Typo.
HAPPY READING
"Vernon-ah.. hiks…., ini benar benar menyakitkan kau tau, apa Tuhan hiks… tidak menyayangiku? Kenapa akuuu! Haaaa?! Ini sangat sulit kujalani hiks…., bahkan mendengarnya saja rasanya aku tidak dapat bernapas!" tidak dapat ku tahan tangisanku. Aku tidak kuasa menahan tangis ku.
"ceritakan padaku, itu akan mengurasi sedikit bebanmu, heyy tidak ku sangka wonwoo yang ku kenal kuat ternyata sangat lemahh " sambil mengusap kembali air mataku dana berusaha menghiburku.
Chapter 2
THAT'S MY STORY
"Vernon-ah, saat kemaren aku cek up, keadaan ku semakin memburuk, kau tau, hikss… dokter hikss… diaa…. Dia bilang aku terkena pembengkakan rahim. Apa kau tau, ini sangat menyakitkan. Dadaku terasa sesak mendengarnya hikss…. Ini benar benarrr! Hahhh…. Apa Tuhan benar benar membenciku? Iini tidak bisa di percaya! Hikss… " ku genggam tangannya kuat.
ia terdiam sesaat dan menatapku kembali "hey cantik, tidak perlu menangis. Tuhan tidak membencimu. Tuhan menyayangimu, mungkin ini cara yang di berikan Tuhan untuk mengujimu. Aku ada di sini bersamamu. Kuatlah okey… coba lah untuk terus bertahan. Kau bkan gadis yang kuat bukan?,,, hyaa ayo tersenyumm ? smile?" dia berusaha membuat ku tetap kuat menyemangatiku untuk terus bertahan.
"Vernon-ah, kumohon jangan katakana ini pada yang lain, terutama pada mingyu. Aku sangat menyayanginya, aku tidak ingin dia mengetahuinya. Aku takut dia akan meninggalkanku Vernon-ah hikss…." Katakku sambil memohon padanya.
"aku tau kau sangat menyayanginya, tapi jika dia juga menyayangimu, dia tidak akan meninggalkanmu. Sebaiknya kita beritahu saja dia. Sebab lama kelamaan pasti dia akan mengetahuinya, dan itu pasti membuatnya sangat kecewa. Aku akan mengatakannya, dan jika dia meninggalkanmu, aku yakin dia akan sangat menyesal karna telah meninggalkan yeoja sepertimu." Dia berkata sambil menatapku dengan yakin.
"Tidak!, apa kau tau! Hari minggu nannti Aku akan melakukan USG, jika pembengkakanku ini menjadi kista, ini akan menjadi kista yang sangat berbahaya! Mau tidak mau aku hiks… harus merelakan rahimku,. Kau tau itu? Aku ini mimpi buruk semua laki laki, laki laki yang ingin menikah dengan wanita cantik dan memiliki anak! Hiks… " aku tak kuasa menahan air mataku yang kembali mebasahi pipiku,
"apa kau tau, hikss… mingyu sering berkata padaku, kalau kita akan menikah dan memiliki banyak anak yang tampan sepertinya dan cantik sepertiku. Hikss… aku bukan wanita sempurna setelah penyakit ini datang padaku. Jika dia mengetahui penyakitku ini dia pasti akan lansung meninggalkanku. Ini benar benar sakiitt verr-ah….!" Aku menangis dan terus menangis sedangkan Vernon hanya menatapku seakan tak mampu berkata.
Mingy u POV
Wuaahhhh Vernon dan Mingyu apa yang mereka bicarakan. Hey hey tunggu? Kenapa noonaku yang cantik itu menangis? Tidak biasanya aku melihatnya menangis. Dia wanita yang kuat, tidak pernah menangis sekalipun di depanku. Sebenarnya apa yang terjadi? Apa ada rahasia besar yang ia sembunyikan dariku. Aku mendekali mereka perlahan dan bersembunyi di balik seluncuran anak yang ada di dekat ayunan.
Tidak bisa dipercaya, aku mencintainya benar benar mencintainya. Aki tidak mencintainnya hanya karna fisiknya, dia memiliki kulit yang pucat kulit yang memiliki bekas bintik bintik yang dia bilang padaku bahwa itu efek samping obat yang dia gunakan yang hamper memenuhi seluruh tubuhnya. Aku mencintainya karna dia benar benar wanita yang berbeda dari wanita lainnya, dia wanita yang sangat tangguh. Dia benar benar mengalihkan duniaku sejak pertama aku bertemu dengannya.
Seketia sekujur tubuhku rasanya melemah mendengar apa yang keluar dari mulut kekasihku itu.
"Vernon-ah, saat kemaren aku cek up, keadaan ku semakin memburuk, kau tau, hikss… dokter hikss… diaa…. Dia bilang aku terkena pembengkakan rahim. Apa kau tau, ini sangat menyakitkan. Dadaku terasa sesak mendengarnya hikss…. Ini benar benarrr! Hahhh…. Apa Tuhan benar benar membenciku? Iini tidak bisa di percaya! Hikss… " sambil menangis dia berkata seperti itu. Seberat itukah hidupnya? Kenapa dia tidak membaginya kepadaku? Ya Tuhan, kenapa kau biarkan dia memiliki penyakit seperti itu. Tidak bisa ku percaya di balik senyumnya yang sangat indah ia memiliki luka yang luar biasa dalam.
"Vernon-ah, kumohon jangan katakana ini pada yang lain, terutama pada mingyu. Aku sangat menyayanginya, aku tidak ingin dia mengetahuinya. Aku takut dia akan meninggalkanku Vernon-ah hikss…." Apa lagi ini? Perkataan yang sangat tidak ingin ku dengar. Aku tidak mungkin meninggalkannya hanya karna hal ini. Benar benar tidak bisa ku percaya kasihan sekali wanitaku.
" kenapa tidak aku saja? Kenapa harus dia? Yatuhannn " kataku dalam hati tidak kurasa air mataku mengalir membasahi pipiku.
"Tidak!, apa kau tau! Hari minggu nannti Aku akan melakukan USG, jika pembengkakanku ini menjadi kista, ini akan menjadi kista yang sangat berbahaya! Mau tidak mau aku hiks… harus merelakan rahimku,. Kau tau itu? Aku ini mimpi buruk semua laki laki, laki laki yang ingin menikah dengan wanita cantik dan memiliki anak! Hiks… " yatuhan sesulit itukah hidupnya? Aku tidak habis pikir apa yang terjadi pada dirinya.
"apa kau tau, hikss… mingyu sering berkata padaku, kalau kita akan menikah dan memiliki banyak anak yang tampan sepertinya dan cantik sepertiku. Hikss… aku bukan wanita sempurna setelah penyakit ini datang padaku. Jika dia mengetahui penyakitku ini dia pasti akan lansung meninggalkanku. Ini benar benar sakiitt verr-ah….!" Rasanya hati ku tergores gores mendengar perkataannya, sebesar itukah dia mencintaiku sampai dia menyembunyikan penyakitnya itu? Aku bahkan tidak perduli kami akan memiliki anak atau tidak, aku hanya ingin bersamanya selamanya. Hanya dia, dan akan terus dia.
Yang inginku lakukan saat ini hanyalah datang kepadanya dan memeluknya. Dan mengatakan aku benar benar mencintainya tidak perdulii apapun yang terjadi pada dirinya. Dengan yakin ku langkahkan kaki ku mendekat padanya Dan langsung memeluknya.
Vernon POV
"Vernon-ah, saat kemaren aku cek up, keadaan ku semakin memburuk, kau tau, hikss… dokter hikss… diaa…. Dia bilang aku terkena pembengkakan rahim. Apa kau tau, ini sangat menyakitkan. Dadaku terasa sesak mendengarnya hikss…. Ini benar benarrr! Hahhh…. Apa Tuhan benar benar membenciku? Iini tidak bisa di percaya! Hikss… " dia menggenggam kuat tanganku seperti Manahan sakit yang luar biasa. Rasanya aku tak bisa berkata, melihat genangan air mata yang jatuh membasahi pipinya. Ini pertama kalinya aku melihatnya benar benar terpukul seperti ini.
"hey cantik, tidak perlu menangis. Tuhan tidak membencimu. Tuhan menyayangimu, mungkin ini cara yang di berikan Tuhan untuk mengujimu. Aku ada di sini bersamamu. Kuatlah okey… coba lah untuk terus bertahan. Kau bkan gadis yang kuat bukan?,,, hyaa ayo tersenyumm ? smile?" akuu mencoba membuatnya tersenyum .
"Vernon-ah, kumohon jangan katakana ini pada yang lain, terutama pada mingyu. Aku sangat menyayanginya, aku tidak ingin dia mengetahuinya. Aku takut dia akan meninggalkanku Vernon ah hikss…." Dia memohon kepadaku, bahkan saat dia seperti ini dia masih menjaga perasaan seseorang? Sedangkan dia tersiksa sepertii ini? "ohh Tuhan dia benar benar malaikat " kata ku dalam hati.
"aku tau kau sangat menyayanginya, tapi jika dia juga menyayangimu, dia tidak akan meninggalkanmu. Sebaiknya kita beritahu saja dia. Sebab lama kelamaan pasti dia akan mengetahuinya, dan itu pasti membuatnya sangat kecewa. Aku akan mengatakannya, dan jika dia meninggalkanmu, aku yakin dia akan sangat menyesal karna telah meninggalkan yeoja sepertimu." Aku mencoba meyakinkannya bahwa mingyu bukanlah namja seperti itu.
"Tidak!, apa kau tau! Hari minggu nannti Aku akan melakukan USG, jika pembengkakanku ini menjadi kista, ini akan menjadi kista yang sangat berbahaya! Mau tidak mau aku hiks… harus merelakan rahimku,. Kau tau itu? Aku ini mimpi buruk semua laki laki, laki laki yang ingin menikah dengan wanita cantik dan memiliki anak! Hiks… " ia menangis lagi, menangis seperti rasanya benar benar sakit, dia benar benar terpukul, aku menatapnya lidahku sampai keluh untuk berbicara.
"apa kau tau, hikss… mingyu sering berkata padaku, kalau kita akan menikah dan memiliki banyak anak yang tampan sepertinya dan cantik sepertiku. Hikss… aku bukan wanita sempurna setelah penyakit ini datang padaku. Jika dia mengetahui penyakitku ini dia pasti akan lansung meninggalkanku. Ini benar benar sakiitt verr-ah….!" Kata kata iru lagi membuatku sangat merasa benar benar kasihan terhadap sahabatku. Rasanya aku ingin menangis melihatnya. Namun aku tetap berusaha tenang dan menahan air mataku.
Wonwoo POV
Aku masih terus menangis, rasanya ingin berteriak. Kenapa ini semua terjadi kepadaku? Ini sangat menyesakkan. Vernin masih tetap terdiam ia kembali menaiki ayunan di sampingku. Aku menundukan kepalaku berusaha untuk mengatur nafasku ini benar benar sesak.
"wonwoo ya? Kenapa kau tidak menceritakan ini padaku? Aku mencintai dirimu dengan segala kekurangan dan kelebihan yang kau miliki. Untuk apa kau sembunyikan hal ini untuk menjaga perasaanku, namun membuatmu tersiksa dan terasa sangat sesak? Itu sama saja kau melukai ku perlahan. Aku tidak menuntutmu untuk mennjadi sempurna aku hanya ingin kau dengan apa yang ada padamu " suara yang sangat ku kenal, bau parfum yang sangat khas , tangan hangat yang selalu ada untuk menggenggam dan memelukku, mingyu.
Seketika tubuhku terasa kaku saat dia mendekapku. Air mata ku tak tertahankan terus mengalir seakan tak dapat berhenti. "aku tidak akan meninggal kan mu, apapun yang terjadi. Kau mengerti? Aku sangat mencintaimu. Bertahanlah, aku, Vernon dan yang lainnya kami terus bersamamu, kau tidak sendirian. We always here for you. " dia masih memelukku kemudia mencium keningku dan mengelus rambutku. Mendengar perkataannya aku hanya mengangguk dalam dekapannya. " Yatuhan,,, its unbelievable dia masih mau bersama ku setelah mengetahui segalanya. Terima kasih Tuhan, aku benar benar mencintaiinya." Aku Bersyukur dalam hati.
Dia mengangkat daguku, mengecupku dengan lembut menghapus air mataku sambil berkata "wanita kuat, tidak pernah menangis sesulit apapun yang dia hadapi, jangan menangis lagi tetap tegar. Kaarna noonaku yang ku kenal tidak seperti ini? Okee" dia tersenyum dan akupun tersenyum. Lalu kembali memeluknya.
"heyy man, apa kalian masih ingat kalau aku masih di sini?" vernon nyengir sambil memisah kami berdua dan beradaa di tengah tengah kami. "nah begitu dong senyum jangan sedih lagi, nannti cantiknya hilangg" goda Vernon, dan mingyu langsung menjitaknya "hyaaa… kau menggoda noona ku? Aiishh jinjja" . "sudahlah, jangan bertengkar seperti anak kecil. Aku sangat lapar bisa salah satu dari kalian memberiku makan?" sambungku memutuskan pertengkaran mereka. Kemudia kami pergi ke café terdekat di komplek.
Keesokan harinya, Vernon menceritakan semuanya kepada yang lainnya. Dan mereka semua langsung memelukku dan menyemangatiku. Rasanya sangat lega membagi sedikit beban ku walaupun masih terasa menyakitkan.
Hari hari berlalu mereka semakin perhatian padaku dan tiba saatnya aku melakukan USG pada pembengkakan yang ada dirahimku. Dan hasilnya positive aku terkena kista, kista yang ganas yang sangat membahayakanku. Dan akhirnya dokter memutuskan untuk mengangkat rahimku.
Aku sudah membicarakannya dengan yang lainnya dengan persiapan yang matang aku memnyetujui pengangkatan rahim tersebut. Tiba waktunya untuk operasi, aku sudah siap dengan operasi ini, terasa sangat berat namun melihat teman temanku yang setia serta mingyu yang selalu medukungku, aku mencoba untuk tetap kuat.
Sesaat aku berfikir ini adalah karma ku untuk perlakuanku terhadap ibuku. Aku bahkan tidak pernah melemparkan senyuman kepadanya sampai saat ini. Aku bahkan tidak menanggapinya saat dia mencoba untuk memperbaiki sikapnya untuk mrnjadi yang lebih baik. Dan aku bahkan membencinya.
Saat perjalanan keruang operasi ibuku terus menggenggam tangan ku. Ku genggam kembali tangannya "berhenti sebentar" kataku pada suster yang membawaku keruang operasi. " ada apa sayang? Apa ada yang kau tunggu? " kata ibuku sambil mengelus lembut kepalaku. Perlahan air mata ku menetes. Terlihat dari wajahnya dia sangat bingung ibuku sangat bingung kenapa aku mengeluarkan air mata. " kenapa sayang apa kau takut? Tidak apa, ibu, Mingyu dan sahabatmu kami semua menunggumu di sini kamu akan baik baik saja." Ibu menenangkanku.
" bu, aku minta maaf atas segala kesalahan ku kepadamu, mungkin ini adalah karma karna aku selalu melukai hatimu, membuatmu menangis bersikap tidak sopan pada mu. Rasa benciku terhadapku terlampau besar mengalahkan rasa sayang ku sehinngga aku bertindak seperti ini , hikss…." Aku kembali menangis meneteskan air mataku. " maafkan aku bu, aku janji akan bersikap baik padamu , aku akan menyayangimu sama seperti ibu menyayangiku. Maaf bu." Kucoba untuk menahan air mataku, namun terasa sulit rasanya.
" sayang, ibu sudah memaafkan mu jauh sebelum ini, ibu juga sadar bahwa selama ini ibu salah terhadapmu. Ibu juga minta maaf ya. Sudah jangan menagis lagi, kita hadapi ini bersama okey" ibu mengelusku dan mencium keningku. Aku tersenyum menatap mereka semua yang perlahan terhalang pintu ruang operasi yang perlahan menutup.
*2 tahun kemudian*
Setelah operasi ku berjalan lancar, kehidupanku mulai berubah menjadi lebih indah. Hubunganku dengan ibuku semakin membaik. Hubunganku dengan mingyu? Dia melamarku di depan ibu dan teman temanku, bukan kah itu luar biasa? Rasanya sangat bahagia memilikinya.
"hey, aku hanya butuh kau dalam hidupku. Bidadari yang kuat yang cantik sepertimu, dimataku kau terlihat sempurna, sangattt sempurna. Masalah kau bisa memberiku keturunan atau tidak, kita masih bisa mengadopsi anak yang tidak memiliki orang tua." Tiba tiba dia berlutut dihadapanku dan mengeluarkan sebuah cicin dari kantungnya " jadilah milikku? selamanya" mingyu berkata sambil menggenggam sebelah tanganku.
aku tidak bisa berkata apapun, hanya menganggukan kepala saat dia melamarku. Tak kuasa air mataku terjatuh namun kali ini bukan air mata kesedihan namun air mata kebahagiaan, ini benar benar sesuatu yang tak kuduka dengan segera dia memasangkan cincinya kemudian memelukku.
Sahabat sahabatku ? mereka sudah memiliki pasang masing masing.
Vernon memiliki kekasih bernama seungkwan dia anak dari teman ayahnya, mereka bertemu saat jamuan makan malam yang diadakan oleh teman ayahnya tersebut. Dan mereka mulai bersama sejak saat itu.
Jisoo memiliki kekasih seperti angel, wajahnya sempurna sangat cantik bernama Jeonghan. Gadis yang tidak sengaja ia tabrak saat menjengukku dirumah sakit.
Jihoon sedang dekat dengan pelatih dancenya laki laki tampan. Dia sangat sering menceritakannya laki laki itu hingga aku bosan mendengarnya
Seokmin? Dia bertemu dengan gadis berdarah china yang ia tabrak di stasiun kereta yang ia tau hanya namanya yaitu Minghao. Dan sampai sekarang ia masih berusaha menemukan gadis itu.
Aku tidak menyangka bahwa akhirnya akan seperti ini, ini benar benar di luar dugaanku. Aku berfikir bahwa aku tidak akan bersama dengan orang orang yang kucintai. Tapi ternyata, benar kata Vernon mungkin ini adalah cara tuhan untuk mengujiku, dan akan memberiku bahagia di akhir cobaan ini.
*END*
review juseyeo
thanks buat yang udah baca,. Jujur ini pertama kalinya Gstiff nyoba untuk nulis, Gstiff minta review yaa.. kasii saran atau inspirasi buat ikin cerita lagi terima kasihhhhh….
Gstiff udah ngebaikin certita ini dari saran saran sebelumnya,,, jika masih ada yang salah. Gstiff minta tolong agar di beri masukan lagi, agar bisa menulis dengan baik lagi…..
Terimakasih buat saran sarannya. Maafkan kesalahan Gstiff apa lagi typo yang ada di dalam tulisan tersebut. Gumawo…
Thanks buat yang udah ngereview, semoga aja yang ini susunan katanya udah membaik. Sorry lama ngupdatenya. Ntar aku bakalan nyoba deh nulis lagi.
Sampai jumpa di ff selanjutnya.
