Couple Agents
Chapter two : The New Agents
Disclaimer : Bleach © Tite Kubo
"Ya…." Kata Hitsugaya dan Hinamori bersamaan.
Lalu mereka menuju tempat duduk mereka. Belum sampai 5 menit mereka duduk, tiba-tiba pintu kelas mereka terbuka lagi, "Maaf, saya terlambat!" Kata orang yang baru datang itu
"Terlambat lagi, Kurosaki Ichigo," kata Unohana-sensei kepada anak yang terlambat itu. "Berdiri di depan kelas selama 10 menit, karena kau terlambat di dalam batas waktu toleransi." Sambungnya.
"Hmmmph, baiklah," kata Ichigo seraya berdiri di depan kelas. "Sial, gara-gara perrtemuan mendadak tadi malam aku jadi terlambat…" batin Ichigo.
-----
Flashback, last night,
"Ada apa Komandan Kyouraku?" Tanya Ichigo begitu sampai di kantor Kepolisian Karakura.
"Kurosaki, aku baru saja mendapat kabar dari Kuchiki Byakuya, ia mengatakan bahwa anak buahnya sudah sampai di sini, dan mulai besok ia akan bersekolah di sekolahmu…" kata Ketua Kyouraku.
"Kenapa si Aizen itu enggak langsung di tangkap aja sih? Merepotkan…" kata Ichigo.
"Kita tidak boleh gegabah, teroris yang pandai menyamar seperti itu tidak bisa langsung menyerang begitu saja, karena kita harus benar-benar memastikan apakah itu benar-benar dia atau bukan, lihatlah, bukankah di sekolahmu juga dia menggunakan nama samaran?" kata Ketua Kyouraku.
"Ya, Gin Ichimaru," kata Ichigo serius, "Dan tingkah lakunya benar-benar seperti guru, padahal dia teroris…." Sambungnya.
"Seperti yang kukatakan bukan?" kata Ketua Kyouraku. Ichigo mengangguk. "Oh ya, si agen itu bernama Toushiro Hitsugaya…"
-----
"Yap, Kurosaki, kau boleh duduk." Kata Unohana-sensei. Ichigo menuju tempat duduknya. Ketika ia melihat dimana anak baru duduk, ada yang ganjil, "Hey, mengapa anak barunya ada dua? Tapi, ah mungkin saja hanya anak yang datang pada saat yang bersamaan…." Batin Ichigo, lalu duduk di tempat duduknya.
-----
"Kringg!!!" bel makan siang berbunyi. Anak-anak langsung menghambur ke koridor.
"Hai! Salam kenal, aku Rukia Kuchiki!" kata Rukia menghampiri Hitsugaya dan Hinamori.
"Aku Renji Abarai, Ketua kelas," Kata Renji yang juga memperkenalkan diri. "BUGHH!" tiba-tiba ada yang menendangnya dari belakang, "Maaf, aku ketua kelas yang sebenarnya, Hisagi Shuhei, dia wakil ketua kelas, selamat datang di kelas 3-2, ya…" kata Hisagi.
"Oh! Ya, terima kasih," kata Hinamori penuh senyum, "Rukia, kita makan, yuk?" Tanya Hinamori.
"Oh ya, tapi sama Orihime juga, ya?" kata Rukia, Hinamori mengangguk. Sementara Hinamori dan Rukia pergi, Hisagi dan yang lainya juga makan di luar kelas, hingga di kelas hanya ada Ichigo dan Hitsugaya saja.
"Toushiro Hitsugaya, kan?" Tanya Ichigo seraya mendekat pada Hitsugaya.
"Yeah, siapa kau?" Tanya Hitsugaya datar.
"Kurosaki Ichigo, agen termuda Kepolisian Karakura, dan berwenang untuk memberi tahu apa yang ku tahu…" kata Ichigo.
"Er, Ichigo, sebelum kita mengadakan pengusutan tentang Aizen, bisakah kau membantuku mengadakan sebuah pengusutan lain?" Tanya Hitsugaya kepada Ichgo.
"Pengusutan apa?" Tanya Ichigo penasaran.
"Kau tahu si Hinamori itu, kan? Sedari tadi itu bertingkah laku aneh, aku curiga bahwa dia adalah pembantu Aizen yang di sebut-sebut saat persidangan di Virginia…"
"Pembantu Aizen….?" Tanya Ichigo tak mengerti.
"Sebelum aku di tunjuk sebagai agen untuk melakukan Pengusutan ini, ada sebuah berita yang mengatakan ada pembantu Aizen di sini, belum di ketahui apakah dia guru atau murid di sini, karena itu aku belum bisa banyak percaya terhadap orang-orang yang baru saja kukenal…" kata Hitsugaya panjang-lebar.
"Uhm, baiklah…."
-----
"Hatsyii!" suara bersin Hinamori itu membuat orang-orang yang ada di taman sayap kiri Karakura International High School itu menoleh padanya.
"Ada apa Momo-chan? Kau mau Flu?" Tanya Rukia.
"Atau ada orang yang sedang membicarakanmu?" Tanya Orihime.
"Hahahaha, tak tahu, ya, sudahlah, lanjutkan saja makannya…" ujar Hinamori.
-----
"Wah, guru-guru rapat, kita di suruh belajar sendiri…" Kata Hisagi yang baru saja masuk ke kelas.
"Er, Hisagi, bolehkah ke Perpustakaan?" Tanya Hinamori.
"Ah, Boleh-boleh saja, pergilah…" kata Hisagi.
"Baiklah.." kata Hinamori seraya beranjak.
Sesampainya di Perpustakaan, hinamori langsung memakai iPod kesayangannya dan mencari buku. Tanpa menyadari sepasang mata memerhatikannya.
"Ah, akhirnya dapat juga bukunya…." Kata Hinamori. Saat keluar dari antara rak buku, ia menabrak seseorang.
"Deg! Ini dia si Aizen…" batin Hinamori.
"Hai, nona, Hinamori, kenapa melamun?" Tanya Aizen.
"Ah! Maaf Ichimaru-sensei, saya tak melihat sensei…" kata Hinamori.
"Taka pa.." kata Aizen sambil lalu.
Baru saja menabrak orang, saat berbalik, ia kembali menabrak orang, namun kali ini ia jatuh terduduk.
"Oh, maaf," kata Hinamori mengusap-usap pinggangnya.
"Ah maaf juga, aku tak melihat jalan…" kata Hitsugaya seraya membantu berdiri.
"Eh, kemana perginya bukuku tadi?" Tanya Hinamori.
"Apakah ini?" Tanya Hitsugaya, memberikan sebuah buku berjudul 'Bom dan Struktur Penyusunnya'.
"Ah, iya, terimakasih," kata Hinamori seraya mengambil buku itu. "Mau baca di sana bersamaku?" Tanya Hinamori menawarkan.
"Tidak, terimakasih, tadi aku ke sini bersama ichigo, lagipula buku yang ku cari belum ada.." kata Hitsugaya sambil lalu.
"Oh, ya sudah.." kata Hinamori seraya menuju meja baca.
-----
"Kringg!!!" bel pulang di Karakura International High School itu akhirnya berbunyi.
"Fiuhh, satu hari berakhir sudah…" kata Hinamori saat di depan lokernya.
"Matta ashita, Momo-chan!" kata Rukia yang sudah di jemput.
"Yap, jaa matta…" kata Hinamori. Setelah selesai mengganti sepatu dan melangkah keluar, ia baru teringat bahwa buku yang ia pinjam dari perpustakaan ia tinggal di kelas.
"Ya ampun, kok bisa lupa, sih!" kata Hinamori seraya menaiki tangga.
Sesampainya di lantai tiga, ia segera menuju kelasnya. Namun baru saja ia membuka pintu,
Sebuah Revolver teracung kepadanya.
--TBC--
