Chapter 02 : permulaan

Desclaimer : Semua karakter di cerita ini bukanlah milik saya.

Warning : Out of character , alur berantakan , bahasa sesukanya , Dll

''blablabla'' Bicara biasa

'blablabla' bicara dalam hati'

Naruto pov

Namaku adalah naruto kazama .sekarang ini aku berada didalam sebuah sekolahan yang dikenal sebagai totsuki gakuen, sekolah yang melatih kesatria dan pengguna kekuatan supernatural paling terkenal diseluruh dunia,aku berencana untuk sekolah disini ,karena itu aku datang kesekolahan untuk mengkonfirmasikan bahwa aku bersedia bersekolah disini . Aku memiliki sebuah cita-cita yaitu aku ingin menjadi kesatria terkuat ,karena itulah aku memilih sekolahan ini ,sekolah dimana semua orang-orang terkuat didunia berkumpul disini .aku berfikir jika aku bisa mencapai puncak disekolahan ini maka aku akan selangkah lebih dekat dengan impianku.

Naruto pov end

Naruto sekarang ini memakai jaket berhoodie berwarna hitam yang juga menutupi kepalanya ,dengan kaos berwarna merah ,celana jin panjang berwarna hitam ,sepatu jenis sneaker berwarna maroon, Sarung tangan berwarna hitam yang terdapat besi berbentuk segi empat berjumblah 12 belas (sarung tangan yang digunakan nomura fudo di anime busou shojo machiavellianism) dan juga syal berwarna merah darah yang sedikit panjang dan menutupi sedikit mulutnya. Sehingga wajah naruto tidak terlihat dengan jelas.

''kamu yang ada disana, tunggu sebentar !'' ucap seorang wanita berambut silver panjang ,dan memakai seragam khas totsuki gakuen yaitu kemeja putih polos yang memiliki saku dan kerah dan blazer berwarna hitam serta rok agak panjang berwarna hitam ,sambil berjalan menuju arah naruto.

''apa anda ada perlu dengan ku? '' ucap naruto dengan nada sopan sambil menatap wanita yang memanggilnya.

'siapa dia aku sepertinya belum pernah melihatnya ,apa dia murid baru ? .dan juga ada apa dengan penampilanya ini ,memakai syal di musim semi seperti ini .apa dia sedang sakit ?' pikir perempuan berambut silver yang sedikit bingung dengan penampilan naruto.

''kau mau kemana ,ruang berkumpul untuk ujian murid baru bukan disana ? '' ucap perempuan berambut silver sambil menujuk jalan menuju ruang berkumpul untuk ujian.

''eto,aku disuruh untuk langsung keruangan kepala sekolah .'' ucap naruto.

''disuruh kesana ?,apa kau punya buktinya ?'' ucap perempuan berambut silver sambil mengulurkan tangan nya.

''hai , ini surat yang aku terima dari kepala sekolah.'' Ucap naruto sambil menyerah kan sebuah surat yang diambilnya dari kantong celananya.

Perempuan berambut silver itu membaca surat yang diserahkan oleh naruto, setelah selesai membacanya dia mengembalikannya kepada naruto .

''baik lah kamu boleh pergi , apa kamu tau di mana ruang kepala sekolah?'' ucap perempuan berambut silver itu dengan ekspresi lega karena pemuda didepanya ini bukan orang jahat.

''hai ,aku sudah melihat petanya jadi aku tahu ruangannya .''ucap naruto dengan nada ramah .

''ja ,kalau begitu sampai jumpa lagi.'' Ucap perempuan berambut silver itu.

''ja matta ne, senpai .'' ucap naruto sambil pergi melanjutkan perjalanannya.

Sedangkan perempuan perempuan itu pergi menuju ruangan tempat ujian untuk murid baru .

'sebenarnya siapa orang itu ,berpenampilan seperti itu. Ya sudahlah ,daripada memikirkan orang aneh itu lebih baik aku menuju tempat ujian .' pikir perempuan berambut silver itu .

-kembali ketempat naruto-

'jadi dia kah keturunan valkyrie yang datang ke sekolahan ini. Kalau tidak salah namanya Rossweisse, dia pasti berfikir aku adalah orang aneh ,dia memiliki mana yang besar dan juga oppai yang besar juga. ' pikir naruto

''apakah akan ada yang lebih menyenangkan lagi.'' Ucap naruto sambil sedikit tersenyum.

-time skip-

''kriet !''

Pintu terbuka dan menunjukan seorang pemuda yang bernama naruto kazama.

''ya, hisashiburi dane naruto-kun.'' Ucap orang yang duduk diruangan itu A.K.A Mephisto

''Aaa, hisashiburi mephisto-san, apa kepala sekolah tidak ada disekolahan.'' Ucap naruto dengan memasang ekspresi malas,dan naruto berdiri di depan mephisto.

''Seperti biasanya setiap tahun dia selalu melihat ujian murid baru, jadi bagaimana keputusan mu naruto-kun apakah kau akan masuk kesekolahan ini atau tidak ?.'' ucap mephisto dengan nada santainya.

''tentu ,seperti yang aku bilang kepadamu aku akan masuk kesekolahan ini dengan senang hati.'' Ucap naruto yang masih wajah malas.

''kalau begitu ,kau bisa tanda tangan disini dan menyerahkan semua berkas-berkas mu disini.'' Ucap mephisto sambil memberikan sebuah kertas dal pulpen kepada naruto.

Naruto mengambil pulpen yang diberikan oleh mephisto dan menandatangani kertas perjanjian itu dan menyerahkan surat-surat pendaftaran miliknya.

''mephisto-san kapan aku akan mendapatkan seragam sekolah ku ?.'' ucap naruto .

''kau bisa mendapatkanya sekarang, pergilah keruang tata usaha disana kau akan mendapatkanya.'' Ucap mephisto sambil menyimpan surat-surat pendaftaran milik naruto.

''so desu ka , ja kalau begitu aku permisi dulu mephisto-san.'' Ucap naruto sambil membunguk.

''tunggu dulu .'' ucap maphisto sambil mengambil sebuah kertas dan kartu pengenal yang berlambang totsuki gakuen dari laci mejanya. ''berikan ini pada guru disana agar mereka memberimu seragam dan pakai kartu tanda ini agar kau bisa berkeliaran di sekolah ini sesukamu.'' Ucap mephisto sambil menyondorkan kertas itu kepada naruto.

Naruto mengambilnya dan berterima kasih lagi pada mephisto lalu pergi dari ruangan itu. Mephisto yang memperhatikan naruto Yang pergi meninggalkan ruangan itu dengan pandangan sedikit tajam.

''naruto kazama ,benar-benar orang yang mengagumkan ,tidak kusangka dia berhasil menaklukan dungeon dengan tingkat S/3 dalam waktu sesingkat ini.'' Ucap mahisto sambil tersenyum dan sedikit tertawa.

-flashback-

3 month ago

Dua orang laki-laki sedang berbicara disebuah ruangan kedap suara yang merupakan tempat karoke , kedua orang itu adalah seorang pemuda berambut putih dan orang dewasa berjanggut dan berambut putih.

''jadi apa kau ada perlu dengan ku ossan.'' Ucap pemuda kepada orang dewasa dihadapanya ,sambil meminum es koffie .

''perkenalkan namaku mephisto pheles , Panggil saja aku mephisto. aku ingin memberimu sebuah pekerjaan untukmu, naruto kazama.'' Ucap orang dewasa yang pernama mephisto pheles kepada pemuda yang bernama naruto kazama.(penampilan mephisto sama seperti di anime ao no extrosict ,tetapi dia memakai setelan jas berwarna hitam).

''jadi pekerjaan apa yang ingin kau berikan padaku Mephisto-san.'' Ucap naruto dengan nada ramahnya.

''sepertinya kau tidak terkejut bahwa aku tau nama mu kazama-kun.'' Ucap mephisto dengan sedikit tertawa .

''soal itu ,aku tidak terlalu memfikirkanya, jadi langsung ke intinya saja mephisto -san.'' Ucap naruto dengan nada bosan. 'palingan dia itu yang memberitahunya.'' Pikir naruto.

''baiklah kalau begitu aku ingin kau menelusuri sebuah dungeon dan mengambil gulungan sihir kuno yang ada disana.'' Ucap mephisto sambil mengambil minuman miliknya dan meminumnya.

''dungeon ,kenapa aku yang kau pilih mephisto-san bukan kah kau bisa meminta para kesatria sihir .'' Ucap naruto sambil berfikir tentang dungeon yang dikatakan oleh mephisto.

''soal itu sebenarnya dungeon itu baru-baru ini muncul dan dungeon itu berada di tengah laut yang berada di wilayah netral bagian utara kerajaan ini,karena itu kemungkinan jika kami mengirim pasukan dan bentok dengan pasukan dari kerajaan lain, maka akan terjadi perang dengan kerajaan lain. Jadi kazama-kun apakah kau akan menerima pekerjaan ini.'' Ucap mephito.

''maafkan aku mephisto -san ,akan kutolak pekerjaan darimu ini .'' ucap naruto dengan nada malasnya.

''boleh aku tau apa alasan kau menolak pekerjaan dariku kazama-san.'' Ucap mephisto dengan nada serius.

''haa,itu karena aku sedang liburan, jadi aku tidak akan menerima pekerjaan besar seperti itu.'' Ucap naruto .

'hah, Dia menolak sebuah pekerjaan hanya karena liburan ,apa benar dia benar-benar orang yang kuat. Tapi Senzaemon-dono sendiri yang memintaku untuk menawarkan pekerjaan padanya.' Pikir mephisto dengan ekspresi sedikit terkejut.

Mephisto yang tampak memegang dagunya sambil berfikir bagaimana caranya untuk membujuk pemuda didepannya ini agar menyetujui pekerjaan ini. Lalu wajah mephisto menjadi sedikit cerah dan dia tersenyum tipis.

''tapi bagaimana jika aku memberitahukan mu bahwa disana ada sesuatu yang membuatmu tertarik.'' Ucap mephisto sambil tersenyum licik.

''apa maksud perkataan mu itu mephisto -san ?.'' ucap naruto yang sedikit bingung dengan pernyataan mephisto.

Mephisto menyerahkan sebuah surat kepada naruto dan berkata ''ini adalah suarat dari temanku dia adalah orang yang memberitahuku tentang dungeon itu dan dirimu padaku.''

Naruto menerima surat itu dan membukanya lalu matanya sedikit membulat dan ekspresinya menjadi dingin.

''apa isi surat ini adalah sengguhan mephisto -san.'' Ucap naruto dengan nada datar dan tersenyum dingin.

''hai ,saya yakin 100 % bahwa isi surat ini adalah asli ,karena aku sudah menyuruh anak buah ku untuk memeriksanya.'' Ucap mephisto dengan nada serius.

Naruto menyobek surat itu dan isinya dan membuangnya ke tong sampah .sedangkan mephisto sedikit terkejut dengan tindakan naruto.

''aku akan menerima pekerjaan ini tapi dengan syarat bahwa aku dapat mengambil apapun yang aku mau dari di dungeon itu.

''tentu kau boleh mengambil apapun disana tetapi bisakah kau tidak mengambil gulungan yang berisi sihir kuno yang ada di sana,'' ucap mephisto yang kembali ternsenyum ramah.

''baiklah ,lagi pula aku tidak bisa menggunakan nya sih.''ucap naruto yang kembali memasang ekspresi malasnya.

Naruto kemudian berdiri dan menjabat tangan mephisto untuk tanda persetujuaan kepada mephisto.

Maphisto mengucapkan terima kasih dan memberikan sebuah alamat kepada naruto dan pergi meninggalkan tempat itu.

''hah, jadi aku harus menyerahkan barang rampasan dari dungeon itu kesini.'' Ucap naruto sambil menghelah nafasnya dan menyimpan alamat itu di kantong belakang celananya.

Di tong sampah disamping naruto terdapat sebuah gambar pintu dengan lambang pentagram yang telah sobek.

-flashback end- -di tempat naruto-

-tok!,tok!,tok!-

''Hai, masuklah pintunya tidak dikunci.'' Ucap perempuan berambut hitam panjang ,mata berwarna hitam dan payudara yang besar .

Naruto masuk kedalam rungan itu dan berdiri dihadapan wanita tadi.

''apa ada yang bisa ku bantu .'' ucap wanita itu.

''hai, saya mau mengambil seragam disini ,sensei.'' Ucap naruto dengan santai sambil menyerahkan surat dari mephisto.

''baiklah , akan kuambilkan dulu ,etoo..?.'' ucap wanita itu sambil melangkah mengambil set seragam di lemari belakang tempat duduknya.

''naruto kazama desu. Apa saya boleh tau namamu sensei.'' Ucap naruto dengan ramah.

''sizhuka hiratsuka ,salam kenal naruto-kun.'' Ucap hiratsuka sambil tersenyum dan menyerahkan seragam pada naruto. (penampilan sizhuka hiratsuka sama dengan di anime oregairu)

''nama yang bagus ,hiratsuka-sensei.''ucap naruto sambil tersenyum dan dan menerima seragamnya lalu memasukannya ke dalam tasnya. (seragan di totsuki gakuen standarnya untuk laki-laki memakai blazer hitam dan kemeja putih polos yang memiliki saku dan kerah dan celana hitam,sedangkan untuk wanita memakai rok berwarnaa hitam. Peraturan di totsuki gakuen untuk memaki seragam tidaklah ketat karena itulah banyak yang memakai kaos miliknya atau pakaiaan bertarung yang membuat mereka nyaman tetapi untuk acara tertentu diwajibkan memakai seragam.)

''terima kasih untuk pujianmu naruto-kun. Ne naruto-kun kenapa kau berpenampilan seperti itu ?.'' ucap hiratsuka sambil tersenyum manis.

''penampilan ini agar aku tidak terlalu mencolok saja hiratsuka-sensei.'' Ucap naruto dengan nada ramah.

''boleh aku melihat wajah mu dengan jelas naruto-kun ?.'' Ucap hiratsuka dengan nada penasaran.

''tentu saja boleh ,hiratsuka-sensei.'' Ucap naruto dengan senyum dan sambil menurunkan hoodie jaketnya dan menurunkan syal miliknya.

Sedangkan itu wajah hiratsuka menjadi memerah dan matanya sedikit membulat.

'tampan sekali !.' pikir hiratsuka bahwa wajah naruto tampan.

Naruto memiliki wajah putih bersih ,rambut putih agak panjang dan warna mata yang berbeda yaitu mata kanan biru syafir sedangkan mata kiri merah darah.

Naruto terseyum kecil karena sudah tahu apa yang ada di pikiran wanita didepannya ini.

''ja ,kalau begitu aku permisi dulu hiratsuka-sensei.'' Ucap naruto dambil tersenyum lima jari dan melambaikan tangannya lalu mengembalikan penampilannya seperti sebelumnya.

Hiratsuka yang melihat senyum naruto wajah nya tambah merah dan tanpa sadar mengangguk .

-cleck!-

''seragam telah kudapatkan sih , pulang saja kah.'' Ucap naruto sambil menepuk perutnya lalu naruto memasang ekspresi sedikit serius.

-tret..!,tret..!,tret..!-

Handphone naruto yang berada dikantong celananya berdetar .naruto lalu merogoh kantong celananya dan mengambil handphonenya lalu mengangkat panggilan itu.

''Mohon maaf panggilan anda telah dialihkan,silahkan menghubungi lagi setelah mendengar nada bibb..!.'' Ucap naruto pada penelpon.

''Haa, jangan becanda seperti itu naruto-kun ,sekarang kau ada dimana ?.'' ucap penelpon dengan nada kesal.

''jangan marah seperti itu ryu-can,aku ada digedung utama sekarang .'' ucap naruto dengan sedikit tertawa pada penelpon A.K.A Ryu.

''bukankah kau akan melihat asramah hari ini , apa kau tahu tempat asramahnya dimana ?.'' ucap ryu dengan nada datar.

''aku tidak tahu tempatnya ada dimana ?,jadi bisakah kau mengirim lokasinya padaku !.'' ucap naruto dengan nada memohon.

''baiklah akan kukirimkan lewat pesan jadi kututup dulu.'' Ucap ryu.

''terima kasih ryu-can .'' ucap naruto.

-Dret..!,Dret..!,Dret..!-

Handphone naruto bergetar menerima pesan yang berisi peta dengan sebuah tanda lokasi .

'jadi disini tempat asramahnya ,cukup jauh dari gedung utama. Ya sudah lah aku kesananya nanti saja sekarang saatnya untuk sarapan' pikir naruto sambil menyimpan handphonya di saku celana, dan mulai berjalan menuju kantin.

'totsuki gakuen ,aku memiliki firasat yang bagus dengan sekolahan ini, dari tadi aku merasakan hawa keberadaan orang yang sedang bertarung ,berarti ujian pertama telah selesai. Dan ujian kedua sedang dilaksanakan ,aku bisa merasakan banyak orang kuat di sini.' Pikir naruto lalu ekspresi naruto menjadi sedikit ceria dan dia tersenyum misterius.

'sekolah dimana yang terkuat yang dapat bertahan ,benar-benar akan menjadi sekolah yang sangat menyenangkan.' Pikir naruto

Naruto barjalan menuju persimpangan jalan digedung sekolahan itu, lalu naruto merasakan hawa keberadaan seseorang di balik persimpangan lainnya menggeser dirinya untuk berjalan lebih ketengah agar tidak terjadi tabrakan.

Naruto melangkah lurus melewati simpangan itu dan seorang seorang wanita berambut hitam dam memiliki kulit putih bepapasan dengannya .wanita itu berhenti dan menghadap naruto.

''Ano,tunggu sebentar .'' ucap wanita itu.

Merasa dia dipanggil naruto berhenti dan berbalik menghadap wanita itu.

''apa anda memanggil saya ,senpai.'' Ucap naruto dengan nada ramah.

''kamu murid baru disini bukan ,kenapa kamu ada disini ujian kedua sudah dimulai .'' ucap wanita wanita berambut panjang dengan nada ramah.

''Hai, aku adalah murid rekomendasi jadi aku tidak ikut ujian masuk ,senpai.'' Ucap naruto

''hee, murid rekomandasi kah ,sugoi ne jika boleh tau siapa namamu kohai-kun ?.'' Ucap wanita itudengan senyuman manisnya.

''Naruto kazama , jika boleh tahu siapa nama senpai ? .'' ucap naruto.

''mayumi saegusa ,salam kenal kazama-kun.'' Ucap wanita dihadapan naruto A.K.A saegusa mayumi.(penampilan saegusa mayumi sama seperti di anime mahoka koukou no rettosei tetapi memakai seragam khas totsuki gakuen ,penjelasan seragam ada diatas)

''Panggil saja aku naruto saegusa-senpai.'' Ucap naruto sambil menurunkan hodie jaketnya sehingga terlihat wajah naruto yang memeiliki eyes-smile (seperti senyum kakashi karena syal milik naruto masih menutupi mulutnya ).

''wakatta naruto-kun ,kalau kau tidak ikut ujian sekarang ini kamu mau kemana naruto-kun ?.'' ucap saegusa dengan senyum manis.

''Aku sekarang mau kekantin saegusa-senpai .'' Ucap naruto sambil meninjuk arah kekantin.

''Apa kau tau letak kantinnya naruto-kun ?.'' ucap saegusa dengan nada ceria.

''sebenarnya aku tidak tau tempat pastinya saegusa-senpai ,aku hanya mengingat peta yang aku baca di halaman tadi.'' Ucap caruto sanbil tertawa kecil dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

''Jaa ,bagaimana kalau ku antar saja.'' Ucap saegusa.

''Jika memang saegusa-senpai tidak ada urusan lain maka dengan senang hati aku terima tawarannya.'' Ucap naruto dengan eyes-smilenya.

Naruto memutar tubuhnya dan berjalan menuju kantin ,dengan saegusa memimpin jalannya.

-time skip-

Terlihat naruto dan saegusa telah sampai di kantin dimana banyak sekali tempat duduk disana ,saegusa mengajak naruto untuk duduk di bagian dekat dengan tempat pemesanan. Naruto yang telah duduk melihat keadaan dikantin dimana hanya sedikit guru dan hampir kosong.

''apakah pesan anda sekalian ?.'' ucap seorang pelayan berambut coklat dan memakai pakaian maid disana dengan membawa buku catatan kecil.

''senpai ,kau mau pesan apa ?. sebagai ganti mengantarku kesini akan ku teraktir kau senpai.'' Ucap naruto dengan nada ramah.

''benarkah ?. kalau begitu aku pesan seperti biasanya saja Mira-san, naruto-kun kau mau pesan apa ?.'' ucap saegusa kepada pelayan disana yang bernama.

''kalau begitu samakan saja dengan saegusa-senpai ,terus minumannya ice black coffee.'' Ucap naruto pada mira.

''wakarimashita ,tolong tunggu sebentar.'' Ucap mira kepada naruto dan saegusa dengan senyum manis. Lalu dia pergi menuju dapur untuk menyerahkan pesanan itu pada koki.

''Ne ,saegusa-senpai sebenarnya aku ingin sedikit bertanya padamu sedikit.'' Ucap naruto dengan nada sedikit serius.

''Nani ?,jika aku bisa menjawabnya maka akan ku jawab.'' Ucap saegusa dengan nada riangnya.

''Jika boleh aku tahu apa saja jenis Pertandingan dan peraturannya di sekolahan itu.'' Ucap naruto dengan nada serius.

''baiklah ,jika begitu akan kujelaskan jenis-jenis Pertandingan disini ,tapi akan agak panjang apa tidak apa-apa ?.'' ucap saegusa pada naruto dengan nada bingung.

''tidak apa-apa senpai ,lagi pula jika bersama perempuan secantik saegusa-senpai ,sampai akhir dunia pun akan ku temani.

Wajah Saegusa sedikit sedikit memerah lalu dia kembali tersenyum dan berkata : '' apa kau sedang mengguda ku naruto-kun. Tapi kalau kau memang ada waktu senggang maka akan ku beritahu semuanya kalau begitu—''

''hai ,ini pesanan kalian .'' ucap mera yang menyela perkataan saegusa sambil menaruh pesanan mereka berdua yaitu : beef stew dengan minuman ice coffee dan strawberry shake.

''Selamat menikmati .'' ucap mera kepada mereka dengan senyum lima jarinya ,lalu pergi meninggalkan mereka.

''kalau begitu kita makan saja terlebih dahulu .itadakimasu .'' ucap naruto kepada saegusa.

''Mmm kalau begitu ,itadakimasu.'' Ucap saegusa lalu menyantap makanan didepannya.

-time skip-

Naruto dan saegusa yang telah selesai makan ,mera datang untuk membersikan meja makan mereka berdua sekarang dimeja mereka hanya ada minuman mereka saja.

''kalau begitu kita lanjutkan pembicaraan tadi naruto-kun.'' Ucap saegusa sambil menaruh minumanya.

''silahkan kalau begitu saegusa-senpai .'' ucap naruto dengan nada penasaran.

''kita mulai dari jumblah nya dulu ,disekolahan ini memiliki 3 tradisi untuk menyelesaikan masalah yang terjadi disekolahan ini yaituShokugeki ,Festa , danReting game.Pertamaakan kujelaskan tentang adalahShokugeki, Pertarungan shokugekibiasa dimana peserta akan bertarung satu lawan satu didalam pertarungan kita harus membuat lawan menyerah ataupun pingsan.

Kedua adalah Festa ,dalam Pertandingan festa para prserta harus berpasangan dan melakukan pertarungan bersama ,dalampertarung mereka harus membuat lawan menyerah atau pingsan.

KetigaadalahReting game,reting gamemerupakan pertandingan antar tim ,dimana para peserta harus membentuk sebuah tim yang terdiri dari 2 sampai maksimal adalah 10 orang , lalu para tim akan Bertarung ,dan satu orang yang bertahan terakhir dari kedua tim maka tim itulah yang menang ,reting game memiliki tempat yang luas sebagai arenanya seperti hutan ,padang pasir dan lain lain.

Dalam semua pertandingan itu memiliki 3 syarat yaitu :

Ada hakim yang memastikan ini adalah resmi

harus ada wasit yang menjadi saksi pertandingan

persetujuan antara peserta dengan kondisi tantangan

tapi jika ketiga syarat ini terpenuhi kau bisa menantang siapa saja di sekolahan ini.

Jadi hanya ini yang aku tahu tentang pertandingan disekolahan ini naruto-kun.'' Ucap saegusa dengan panjang lebar dan meminum strawberry shake miliknya.

''terima kasih saegusa-senpai telah menjelaskan semua '' ucap naruto sambil tersenyum dengan Eye-smilenya.

''tidak apa-apa lagi pula aku senang bisa membantumu naruto-kun.'' Ucap saegusa yang membalas senyuman naruto.

Naruto dan saegusa terus mengobrol dan bercanda lalu dari arah utara kantin tedapat seorang pemuda berambut coklat yang mendekat kearah mereka .

''Kaicho ,ternyata anda disini ,dan kenapa anda bersama orang sepertinya.'' Ucap pemuda berambut coklat.

''hoi hoi ,apa maksud dari perkataan mu itu ?.'' naruto berdiri dari tempat duduknya .

''hattori-kun kau tidak boleh seperti itu kepada naruto-kun.'' Ucap saegusa yang ikut berdiri untuk melerai mereka berdua.

''aku hanya berkata sepantasnya saja orang seperti kaicho tidak boleh bersama sampah sepertinya.'' Ucap hattori dengan nada sombong.

''Bukankan orang yang hanya menilai orang dari tambilanya sepertimu ,lebih sampah dariku.'' Ucap naruto dengan nada dingin.

''perkataan orang yang bahkan tidak bisa kurasakan mananya sepertimu tidak ada artinya bagiku. '' ucap hattori tanpa rasa ragu sedikitpun.

''apa kau terlalu bodoh untuk mengetahui arti dari ucapan ku.'' Ucap naruto dengan sedikit melangkah maju dan tertawa pelan.

''HAA ,TE—.'' sebelum hattori melangkah dan berteriak pada naruto .ada seseorang yang menghentikan hattori .

''Hentikan kalian berdua apa kalian tidak malu berkelahi didepan wanita ,tertama kau hattori kenama kau bersikap seperti itu didepan kaicho. '' ucap wanita berambu hitam pendek yang melerai mereka.

''tapi mari-senpai dia yang membuatku marah .'' ucap hattori dengan nada kesal.

''Haa ,bukankah kau yang menghinaku terlebih dahulu.'' Ucap naruto dengan nada dingin.

''cukup sampai disini , hattori-kun kau minta maaflah pada dia agar permasalahanya selesai dengan damai .'' ucap mari kepada hattori.

''Haa ,aku tidak mau minta maaf pada orang sepertinya mari-senpai .'' ucap hattori dengan nada sedikit keras.

''tapi kau yang memulai semuanya jadi kau yang harus minta maaf pada naruto-kun .'' ucap saegusa dengan nada tergas .

''tapi kaicho tetap saja aku tidak sudi untuk minta maaf pada orang sepertinya.'' Ucap hattori dengan nada tenang.

''Jaa ,kalau begitu bagaimana kalau kita melakukan pertandingan jika senpai sebegitunya tidak mau minta maaf .'' ucap naruto yang membuat semua orang disana melihatnya.

''Haa ,apa kau tidak sadar diri .'' ucap hattori dengan nada sombong.

''karena itulah kita melakukan pertandingan taruhannya jika aku yang menang maka kau harus minta maaf padaku jika aku yang kalah maka aku akan minta maaf padamu. '' ucap naruto dengan nada serius.

''Baiklah kalau begitu aku yang akan menjadi wasit di pertandingan ini dan kau hattori-kun harus menerimanya .'' Ucap mari kepada mereka.

''baiklah kalau begitu mari-senpai.'' Ucap hattori kepada mari .

''kalau begitu kita pergi ke ruang latihan nomor 4 yang dekat dari sini. '' ucap saegusa kepada mereka .

Lalu mereka berempat berjalan menuju ruang nomor 4 dan saegusa sebagai pemimpinnya.

''apa ini tidak apa-apa mari-chan ?.'' bisik saegusa pada mari yang berjalan disampingnya.

''tidak apa-apa ,lagi pula ini lebih baik daripada mereka berkelahi di kantin.'' Ucap mari kepada saegusa agan saegusa tenang.

''kalau kau bilang begitu ya sudahlah .'' ucap saegusa (kayak lagunya bondan aja)

Mereka berempat sampai didepan ruangan yang bertuliskan no.4 ,mereka berempat masuk kedalam. Mereka sekarang berada didalam ruangan yang cukup luas.

''aku ingin bertanya sekali lagi padamu naruto-kun apakah kau yakin ingin bertarung dengan hattori-kun.'' Ucap saegusa dengan nada cemas .

''mata dibayar dengan mata ,darah dibayar dengan darah ,dan harga diri dibayar dengan harga diri . saegusa senpai ini adalah prinsipku.

''berkatalah semaumu dasar sampah ,akan kuhancurkan semua prinsip bodohmu itu.'' Ucap hattori dengan nada sangat sombong.

Naruto yang mendengar perkataan hattori menatap hattori dengan pandangan dingin ,sekarang naruto dan hattori saling berhadapan dengan jarak lima meter ,sedangkan saegusa terlihat khawatir pada naruto. Mari melangkah ketengah mereka.

Saegusa lalu berjalan kearah mereka berdua dan menyerahkan sebuah lencana kepada mereka.naruto dan hattori memasang lencara mereka didada bagian kiri mereka.

''kalau begitu akan kuberi waktu 3 menit untuk bersiap .'' ucap mari kepada mereka berdua .

Saegusa dan mari selaku wasit dan hakim menuju ruangan khusus pengawas yang terdapat monitar kamera dan kaca yang memeisahkan ,tempat itu.sedangkan hattori tetap berdiri ditempat dan mengeluarkan grimoire miliknya yang berwarna biru dengan lambang semanggi berdaun 3.

Sedangkan naruto menaruh tas miliknya di dalam ruangan yang sama dengan yang ditempati oleh saegusa dan mari lalu mengambil sebuah topeng dengan pola bergambar kitsune,dan sebuah grimoire berwarna hitam dengan lambang kotak/peti berwarna emas tertutup ,naruto lalu melepas syal miliknya tetapi lehernya terlilit sebuah perban berwarna putih dan menaruhnya didalam tasnya dan melangkah keluar dari ruangan itu. Saegusa duduk bersama mari dengan tenang sambil melihat naruto dan hattori yang sekarang saling berhadapan.

''Baiklah kalau begitu kalau begitu pertandingan akan segera dimulai, aku watanabe mari akan menjadi juri disini dan saegusa mayumi akan menjadi hakim pertandingan kalian.'' Ucap mari dengan menggunakan mikrofon diruangan itu.

''kalau begitu pertandingan Shokugeki antara hattori gyoubushojo hanzou dan naruto kazama ...

DIMULAI..! .''

To Be Continued ...

~bagi yang suka silahkan berkomentar ,bagi yang gak suka tolong kritik cerita ini dengan baik-baik~

Fanfic ini pernah di update sama temen saya karena saya waktu itu belum punya akun, dan sekarang karena saya sudah mempunyai aku maka saya mengupdatenya menggunakan akun ini.

Terima kasih untuk teman saya ''KAZA0'' yang telah membantu saya

~Makasih buat yang mau baca dan yang terpenting untuk ALLAH~