DESTINY
Super Junior © SMentertainment
Story by Coil Lawliet
A/N: Mianhe jika Kyuhyun disini sedikit egois, angkuh, nyebelin dan kawan-kawannya, hal itu semata-mata hanyalah tuntutan peran *ditabokReaders*
Haapy Reading…
Chapter.2
MANSION CHO…
Siwon tidak tahu… untuk apa dia memenuhi undangan dari tuan besar Cho, dan datang ke kediamannya… tapi yang Siwon tahu, keluarga Cho, apalagi Cho Hanggeng adalah sahabat dekat ayahnya dan setahu Siwon Hanggeng adalah orang yang sangat baik, karena dulu ayahnya pernah mengajaknya untuk bertemu dengan keluarga Cho walaupun hanya sekali… setelah menekan bell beberapa kali, akhirnya pintu rumah mansion Cho terbuka, lalu seorang pelayan menyambut kedatangannya dengan ramah…
"Silahkan tuan Choi, tuan dan 'nyonya' Cho sudah menunggu didalam…" ucap seorang yeojya yang diketahui bernama Yoona sambil tersenyum
"Gomawo.." ucap Siwon tersenyum canggung
Ruangan mewah dengan nuansa putihlah yang pertama kali terlihat oleh mata Siwon, tampak guci-guci besar berjejer dengan rapi disetiap sudut ruangan yang belum pernah Siwon lihat sebelumnya, tentu saja karena Siwon adalah namja biasa dan lahir dikeluarga yang biasa-biasa saja, berbeda dengan tempat yang sekarang Siwon kunjungi, dari barang-barang mewah yang ada dirumah tersebut bisa dipastikan betapa kayanya pemilik rumah ini…
"Wonnie, kau sudah datang…" ucap sesosok namja cantik yang tengah berdiri tidak jauh dari Siwon
Siwon segera tersadar dari kegiatannya mengagumi semua benda-benda yang kelihatan sangat mewah dimansion Cho, beberapa detik kebelakang Siwon seperti wong deso yang datang kekota lalu celingak-celinguk melihat semua benda-benda yang belum pernah ia lihat sebelumnya. Beruntunglah Heechul segera datang sehingga niat Siwon untuk mengambil pilar-pilar kokoh yang berdiri menyangga langit-langit mansion Cho tidak jadi…
"Ne, ahju_"
"Panggil 'umma' saja…" ucap Heechul menginterupsi
"Eh, wae?" tanya Siwon bingung
Heechul hanya tersenyum lalu menarik lengan Siwon menuju ruang makan.
"Hannie bilang malam ini akan ada tamu istimewa, jadi aku memasak menu istimewa malam ini…" ucap Heechul tersenyum, sementara Siwon hanya terdiam saat melihat sebuah meja besar yang telah terisi banyak makanan diatasnya, Siwon hanya menelan lidah melihatnya
"Kau sudah datang Siwonnie…" ucap Hanggeng yang tiba-tiba saja muncul entah dari mana
"Ne, ah_"
"Kau bisa memanggilku Appa mulai sekarang…" ucap Hanggeng yang lagi-lagi menginterupsi ucapan Siwon
Siwon hanya menggaruk-garuk belakang kepalanya karena gatal akibat ketombe *dibunuhSiwonest* maaf, maksudnya karena bingung, Siwon benar-benar tidak mengerti dengan maksud dari tuan dan 'nyonya' Cho.
"Appa, Umma aku mau izin keluar un_" ucapan Kyuhyun terhenti saat melihat Siwon tengah berdiri disamping Appanya, sesaat acara pandang-pandanganpun terjadi antara Siwon dan tuan muda Cho a.k.a Kyuhyun
"Kyunie, kebetulan.. ayo makan dulu Chagi…" ucap Heechul yang bosan dengan keheningan yang tiba-tiba saja terjadi
"Ani Umma, aku ada tu_"
"Tidak ada kata menolak atau apapun, malam ini kau tidak boleh keluar Cho Kyuhyun." Ucap Heechul datar
"Ekhmm, baiklah… Siwonnie, ayo duduk.." ucap Hanggeng yang mencoba mencairkan suasana yang tiba-tiba saja menjadi canggung
'Mungkin Chullie lagi dapet, dari tadi dia sensitive terus…' batin Hanggeng ngawur
"Duduk, Cho Kyuhyun." Perintah Heechul saat melihat Kyuhyun hanya diam ditempat, Kyuhyun hanya menganggukkan kepalanya lalu segera mengambil tempat duduk yang berhadapan dengan Siwon yang sudah terlebih dahulu duduk bersama Appanya
Siwon tersenyum lembut saat melihat Kyuhyun duduk dihadapannya, berbeda dengan Kyuhyun yang memasang wajah masam saat melihat Siwon tengah tersenyum kearahnya.
"Siwonnie, apa kau tahu kenapa aku menyuruhmu datang kemari?" tanya Hanggeng pada Siwon yang tampak sibuk mengunyah makannannya, Siwon hanya menggelengkan kepalanya karena mulutnya masih penuh dengan makanan
'Buat makan gratiskan Ahjusi…' batin Siwon gak penting
"Sebenarnya, aku hanya ingin mewujudkan keinginan Appa-mu untuk menikahkan kau dengan putra kami, Kyuhyun." Ucap Hanggeng memandang Siwon
Mendengar perkataan Hanggeng barusan, Siwon memuntahkan makannannya, begitupun dengan Kyuhyun yang menyemburkan minumannya saking kagetnya dengan perkataan Appanya barusan…
Hanggeng hanya terbengong melihat reaksi Siwon dan Kyuhyun, sementara Heechul hanya tersenyum gaje..
'Mereka kompak sekali, benar-benar jodoh… sepertinya harus cepat dinikahkan…' batin Heechul yang entah kenapa sangat bersemangat sekali untuk menikahkan Siwon dengan Kyuhyun
"A-apa… apa aku tidak salah dengar?" ucap Kyuhyun sambil berdiri dari duduknya, sementara tangannya sibuk membersihkan mulutnya dengan tissue, Heechul dan Hanggeng kompak menggelengkan kepala mereka
'Aish, ternyata Kyuhyun Oppa lebay… masa mau dinikahkan sama namja se'sempurna' tuan Choi saja sampai segitunya…' batin Yoona yang tengah melihat kejadian diruang makan keluarga Cho lewat jendela dapur
'Kyuhyun Oppa ternyata jorok…' batin Jessica yang juga tengah mengintip bersama dengan Yoona saat melihat Kyuhyun tengah membersihkan mulutnya dari tumpahan minuman yang tadi ia semburkan
"Aku tidak mau menikah dengan namja miskin dan bodoh seperti dia…" ucap Kyuhyun sinis sambil menunjuk Siwon dengan jari telunjuknya
DEEEGGGG…
Entah kenapa hati Siwon terasa sakit saat mendengar perkataan Kyuhyun barusan, ingin sekali Siwon menumpahkan air matanya tapi beruntung Siwon selalu dididik oleh Appanya agar jangan pernah menangis dihadapan siapapun, jika kau merasa dirimu seorang Seme.
"KYUHYUN, JAGA BICARAMU… Mungkin Siwon tidak kaya, tapi asal kau tahu dia itu jenius, bahkan mungkin LEBIH JENIUS DARIMU…" ucap Hanggeng dengan nada tinggi dibagian hurup yang dicaps lock
Kyuhyun hanya berdecak kesal mendengar perkataan Appanya.
"Kalian punya waktu 1 bulan untuk saling mengenal, sebelum tanggal pernikahan kalian ditentukan…" ucap Hanggeng datar, lalu Hanggeng segera berlalu diikuti oleh Heechul yang kini tengah menatap tajam putranya
Melihat Heechul yang tengah melayangkan tatapan menusuk kearahnya, Kyuhyun hanya mengalihkan pandangannya kearah lain seolah-olah tidak melihat tatapan mata Heechul yang menurut Kyuhyun dapat membunuhnya, setelah Hanggeng dan Heechul pergi tiba-tiba ruang makan menjadi hening.
"Aku memaafkan mu, Kyu…" ucap Siwon memecahkan keheningan
"Maaf…? Kau pikir aku melakukan kesalahan padamu sehingga kau harus memaafkanku Hahhh…?" ucap Kyuhyun marah, Kyuhyun hendak pergi tapi langkahnya tertahan karena_
"Aku harap kita bisa berteman Kyu… dan bisakah kau bersikap sedikit sopan padaku, aku lebih tua darimu Kyu… jadi, bisakah kau memanggilku Hyung." ucap Siwon tersenyum tulus kearah Kyuhyun
"Kau bilang apa?" tanya Kyuhyun membalikan tubuhnya menghadap Siwon, Siwon hanya tersenyum saat melihat Kyuhyun tengah menatapnya dengan penuh emosi
"Dengar, sampai kapanpun aku tidak akan pernah mau memanggilmu Hyung ataupun menyebut namamu… menjijikan sekali aku harus berteman dengan orang sepertimu.. kau tahu, kau sudah menghancurkan hidupku… kau tidak ada bedanya dengan sampah." Ucap Kyuhyun dingin sambil memandang Siwon dengan tatapan menjijikan seolah Siwon adalah pengemis yang sedang numpang makan dirumahnya, setelah menyelesikan kata-katanya Kyuhyun pergi kekamarnya, senyumpun langsung hilang tidak berbekas dari wajah Siwon saat mendengar kata-kata Kyuhyun barusan…
'Sebenarnya siapa yang sudah menghancurkan hidup seseorang disini Kyu, andai kau tahu bahwa namja yang tempo hari kau tabrak hingga meninggal adalah Appa-ku… apa yang akan kau katakan padaku.. Hhhh, aku bahkan ragu apa kau masih mengingat kejadian itu.' batin Siwon sedih saat mengingat kejadian saat Siwon harus menyaksikan Appanya meninggal dihadapannya karena orang yang sangat dia cintai
'Salahkah jika aku mencintaimu, Kyu…' batin Siwon yang mulai melangkahkan kakinya menuju pintu keluar, tapi belum sempat Siwon meraih gagang pintu_
"Siwonnie… kau mau kemana?" tanya Heechul yang tiba-tiba muncul lalu segera menghampiri Siwon
"Aku mau pulang Ahjuma, terimakasih untuk makan malamnya…" ucap Siwon sambil tersenyum memperlihatkan lesung pipitnya. Heechulpun terpaku saat melihat senyum Siwon…
'Benar-benar tampan, cocok sekali dengan Kyuhyunie… aku tidak sabar menunggu mereka segera menikah, Hmmm.. akan aku rekam saat mereka malam pertama nanti… Hahaha…..' batin Heechul tertawa nista
"Ahjuma?" panggil Siwon saat melihat Heechul hanya terdiam sambil senyam-senyum gaje
"Ah, ne… aku sudah membicarakan tentangmu dengan Hannie, dan kami sepakat agar kau tinggal dirumah ini bersama kami, bagaimana Siwonnie? Kau pasti mau bukan…" tanya Heechul sedikit memaksa
"A-aku, sep-sepertinya…, tidak_"
"Tidak menolak, ya aku tahu itu… kajja, kita lihat kamar yang akan kau tempati bersama dengan Kyunie…" ucap Heechul memotong kata-kata Siwon dan secepatnya menarik Siwon menuju tangga
"Maksudku aku tidak bis_ a-apa? Be-bersama Kyuhyun?" ucap Siwon saat sadar apa yang barusan dikatakan oleh Heechul
"Ne, tentu saja… bukankah kalian akan segera menikah, jadi apa salahnya jika kalian tidur satu kamar…" ucap Heechul menyeringai
'Tidur satu kamar? Apa malaikat seperti dia mau untuk tidur satu kamar dengan orang yang dia anggap sampah…' batin Siwon miris
.
.
.
.
.
Saat ini Kyuhyun tengah bersantai dengan membaca sebuah buku novel diatas tempat tidurnya, sesekali tangan Kyuhyun meraih gelas diatas meja disamping tempat tidur saat merasakan haus melanda tenggorokannya, dan tiba-tiba saja Kyuhyun mendengar pintu kamarnya diketuk dari luar, Kyuhyun segera bangkit dari tempat tidurnya untuk membuka pintu, tapi saat jarak Kyuhyun dengan pintu kamarnya tinggal satu meter tiba-tiba pintu kamarnya terbuka.
"Umma?" ucap Kyuhyun saat melihat Heechul membuka pintunya lalu segera memasuki kamarnya
"Ne, Kyunie… kau belum tidur chagi?" tanya Heechul sambil tersenyum manis pada Kyuhyun, mendadak perasaan Kyuhyun menjadi tidak enak
"Ani Umma, sebentar lagi…" ucap Kyuhyun menggaruk pelipisnya yang sama sekali tidak gatal
"Baguslah kalau begitu, karena malam ini kau akan mendapatkan teman tidur… Umma harap kalian bisa akrab, Siwonnie… masuklah." Panggil Heechul melihat keambang pintu, dimana Siwon tengah berdiri disana, mendengar Heechul menyuruhnya masuk Siwon langsung memasuki kamar Kyuhyun.
"Maksud Umma?" tanya Kyuhyun mengerutkan keningnya tidak mengerti
"Ne, malam ini Siwonnie akan menginap dirumah kita, bukan hanya malam ini… tapi juga malam-malam selanjutnya, intinya Siwonnie akan tinggal bersama kita…" Ucap Heechul gembira
"Lalu, apa hubungannya denganku?"tanya Kyuhyun ketus
"Tentu ini berhubungan denganmu chagi, karena kalian akan tidur satu kamar." Ucap Heechul tanpa beban
"A-apa?" tanya Kyuhyun memastikan pendengarannya
"Siwonnie akan tidur satu ranjang denganmu chagi." Ucap Heechul enteng
"ANIYAAA… AKU TIDAK MAU…" teriak Kyuhyun setelah mendengar apa yang dikatakan Heechul
"Tidak ada kata menolak tuan muda Cho Kyuhyun, atau kau mau semua fasilitas yang kau dapatkan selama ini aku ambil kembali, Hmmm…?" ancam Heechul yang mampu membuat nyali Kyuhyun menciut
"Tapi Umma, masih ada kamar untuk tamu bukan? Kenapa dia ti_"
"Kamar untuk tamu? Aniyo, Umma mau kalian tidur bersama." Ucap Heechul memaksa
"Tapi Umma_"
"Stop, tidak ada penolakan tuan muda, baiklah Siwonnie… selanjutnya aku serahkan Kyuhyunie padamu, mungkin kau ingin 'bermain' beberapa ronde dengannya, atau jika kau ingin menidurinya sampai pagi juga terserah…" ucap Heechul menyeringai, sementara Siwon hanya tersenyum simpul
"UMMAAA…!" teriak Kyuhyun marah
"Baiklah, selamat malam… dan, Kyuhyunie… buatkan Umma beberapa cucu yang tampan dan manis-manis ne…" ucap Heechul segera menutup pintu saat melihat Kyuhyun tengah mengambil beberapa bantal dari atas tempat tidur dan hendak melemparkannya pada Heechul
Setelah Heechul pergi, hanya keheningan yang ada dikamar Kyuhyun. akhirnya Kyuhyun memutuskan untuk segera tidur saja, dan saat Kyuhyun mengetahui bahwa Siwon tengah mengikutinya dari belakang, Kyuhyun langsung melemparkan sebuah bantal tepat kewajah Siwon, dengan sigap Siwon menerima bantal 'pemberian' dari Kyuhyun.
"Kau tidur disofa saja, aku tidak mau berbagi tempat tidur denganmu…" ucap Kyuhyun ketus
"Mianhe Kyu, bukannya aku ti_"
"Jangan membantah, beruntung aku menyuruhmu untuk tidur disofa bukan dilantai…" ucap Kyuhyun dingin, Siwon hanya terpaku sambil terus memperhatikan Kyuhyun yang mulai naik keatas tempat tidur lalu Kyuhyun segera membaringkan tubuhnya dengan memunggungi Siwon
"Segera pergi tidur, atau aku akan berteriak bahwa kau akan memperkosaku…" perintah Kyuhyun tanpa melihat kearah Siwon, saat Kyuhyun tahu Siwon masih diam ditempat dan terus memperhatikannya
"Aku bisa saja melakukan apa yang kau katakan barusan Kyu, karena aku tahu kamarmu ini kedap suara…" ucap Siwon sambil berjalan menuju sofa, Kyuhyun hanya diam menggigit bibir bawahnya.. Kyuhyun tahu apa yang dikatakan Siwon adalah benar.
'Sial… awas kau..' batin Kyuhyun kesal, tangannya meremas seprai dengan kuat
.
.
.
Setelah satu jam berlalu dan tidak terdengar suara apapun dari Kyuhyun, Siwon bangkit dari sofa dan menuju ketempat tidur untuk melihat Kyuhyun, Siwon hanya tersenyum lembut saat melihat Kyuhyun sudah tertidur, terbukti dengan adanya suara dengkuran halus saat Siwon mendekatinya… Siwon sedikit membenarkan letak selimut Kyuhyun yang mulai melorot kelantai karena gaya tidur Kyuhyun yang bisa dibilang 'unik'…
'Selamat malam BabyKyu… saat seperti ini kau benar-benar polos seperti bayi.. aku semakin mencintaimu…' batin Siwon sambil terus memperhatian wajah damai Kyuhyun saat sedang tertidur
'Hhhh, waktunya tidur…' batin Siwon yang mulai melangkahkan kakinya menuju sofa
Sementara itu, tanpa Siwon sadari sesosok namja cantik tengah memperhatikan gerak-gerik Siwon dari celah pintu kamar yang sedikit terbuka…
'Kau memang Seme yang baik Siwonnie, kau tidak mau tidur sebelum memastikan Kyuhyunie tidur dengan tenang…' batin Heechul, perlahan Heechul menutup pintu kamar Kyuhyun, sejenak Heechul hanya diam berdiri didepan pintu kamar putranya
'Kyuhyun beruntung karena dicintai oleh namja sepertimu Siwonnie, semoga kau tetap mencintai Kyuhyunie…' batin Heechul sedih saat mengingat sikap kasar Kyuhyun terhadap Siwon, dan Heechul mulai melangkahkan kakinya menuju kamar yang dia tempati bersama Hanggeng
T.B.C
Apa yang Readers pikirkan setelah membaca fic ini? Tolong kasih tahu Author lewat Review ne, atau Readers punya saran untuk kemajuan Fic ini, silahkan memberi tahu Author, Author akan dengan senang hati menerima setiap saran dari Readers… oke, Gomawo for Reading and Review…
